UNIFA Online Journal Systems
Not a member yet
599 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN SISTEM AKADEMIK BERBASIS FRAMEWORK CODEIGNITER
Sebuah universitas biasanya terdiri dari beberapa fakultas, jurusan dan program studi. Pegawai di universitas akan kewalahan jika pelayanan yang berkaitan dengan administrasi , pengumpulan data dosen dan mahasiswa dan semua yang berhubungan dengan akademik kampus masih dilakukan secara manual tanpa sistem. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem akademik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi dan akademik di sebuah Universitas. Pengembangan sistem akan melalui tahap desain kemudian dibangun dengan framework Codeigniter. Kemudian sistem yang telah dibangun diuji dengan pengujian fungsional sistem. Hasil dari pengujian didapatkan 100% fungsi telah berjalan dengan benar sesuai kebutuhan. Pembangunan sistem akademik dengan framework codeigniter dapat menigkatkan pelayanan di lingkungan perguruan tinggi
RANCANG BANGUN PENGHANCUR LIMBAH CANGKANG KEPITING DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM GRINDING DAN SIZING
Rancang bangun penghancur limbah cangkang kepiting dengan menggunakan sistem grinding dan sizing, Dedy Putra Odam dan Didit Putra Odam. Grinding adalah proses pengurangan ukuran partikel bahan olahan dari bentuk besar/kasar diubah menjadi ukuran yang lebih kecil. Untuk itu yg namanya grinding adalah proses pemecahan atau penggilingan. Sizing adalah proses penyamarataan ukuran dalam ayakan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki sehingga ukuran partikel menjadi homogen. Pembuatan atau perancangan alat/mesin penghancur limbah cangkang kepiting dengan menggunakan sistem grinding dan sizing ini membutuhkan konsep perancangan yang jelas. Hal ini menjadi sangat penting sebab dasar-dasar perancangan sebuah alat/mesin yang akan menuntun perancang dalam membuat alat. Adapun prosedur rancang bangun penghancur limbah cangkang kepiting dengan menggunakan sistem grinding dan sizing, yaitu: studi literature, analisa perancangan, gambar kerja, pengadaan alat dan bahan, pembuatan komponen, dan perakitan komponen. Kemudian dari hasil percobaan dari mesin penghancur limbah cangkang kepiting dengan menggunakan sistem grinding dan sizing ini diperoleh berupa butiran ± 1 mm dengan waktu rata–rata penghancuran 4 menit 39 detik (putaran rendah) dan 2 menit 36 detik (putaran sedang) untuk setiap berat awal 1 kg cangkang kepiting
ANALISIS PERAWATAN DAN KEANDALAN MESIN PEMISAH BIJI MARKISA
PT. Usaha Timur Gowa merupakan perusahaan Industri yang bergerak dalam industri Sari Buah Markisa. Pada proses produksi mesin utama yang digunakan adalah alat press atau sentrifugal. Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan jadwal perawatan mesin. Untuk menjamin kelancaran suatu proses produksi maka diperlukan adanya sistem perawatan yang teratur agar mesin dapat berjalan dengan baik. Karena apabila sering terjadi breakdown pada jam operasi maka akan menghambat proses produksi. Sistem perawatan yang baik dapat meningkatkan keandalan suatu mesin. Selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan bantuan Software Weibull++4.3 sebagai penentu analisis data yang terkait dengan hasil penanganan mesin selama periode satu tahun dengan total rata-rata waktu 8 jam per satu kali beroperasi, dari data waktu antar kerusakan. untuk mengetahui distribusi data yang digunakan guna menentukan ekspektasi nilai kerusakan komponen mesin dengan metode MTTF (Mean Time To Failure). MTTF merupakan interval waktu maksimal dalam menggunakan komponen mesin sampai komponen mesin tersebut rusak. Komponen impeller pada mesin ekstracktor sentrifugal mempunyai ekspektasi kerusakan pada jam ke-247 yang dianggap akan mampu membawa dampak yang lebih baik dengan referensi jadwal interval perawatan pada Shaft, Casing, Impeller, Bearing, Coupling dan packing and seal merupakan factor penyebab kerusakan mesin pada PT. Usaha Timor Gowa , hal ini agar dapat dilakukan pada manajemen produksi khususnya pada penanganan mesin ekstracktor sentrifugal yakni mesin pemisah biji markisa untuk menghindari breakdown. Strategi perawatan dalam bentuk pemeliharaan selang optimal disusun untuk mencapai target dengan tingkat keandalan system dan interval perawatan dapat di tentukan untuk mencegah insiden kerusakan selanjutnya antara 247.2712 jam (10 hari) dan 558.9799jam (32 hari
Analisis Karakteristik Turbin Air Cross Flow Untuk Pembangkit Tenaga Listrik di Desa Singa Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kapasitas, tinggi terjun, putaran turbin dan sudut pengarah terhadap daya yang dihasilkan, dan mengetahui perbandingan antara hasil eksperimen dengan teoritis. Penelitian ini dilakukan di sungai Ereinung Desa Singa Kec. Herlang Kab. Bulukumba dengan metode langsung dilapangan secara eksperimen meliputi pengukuran tinggi air dengan taraf meter, putaran turbin menggunakan hand Tachometer dan pengukuran kapasitas air dengan alat ukur Rehboock, serta pengaturan katup sudut pengarah pada turbin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya air yang diperoleh secara teoritis sebesar Nh = 28,954 kW – 108,242 kW, pada bukaan sudut pengarah α = 60 – 200, kapasitas air Q= 0,292 – 0,691 dengan daya turbin Nt = 24,611 kW – 92,006 kW. Sedangkan hasil secara eksperimen menunjukkan daya air sebesar Nh = 26,448 kW – 95,613 kW, dan daya turbin sekitar Nt = 22,480 kW – 81,271 kW. Daya yang diperoleh dari perhitungan segitiga kecepatan berdasarkan sudut bukaan sudut α = 60- 200 adalah daya sudut sebesar 30,441 kW – 43,846 kW dengan daya generator Ng = 27,202 kW – 57,472 kW terhadap debit aliran
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN HOTSPOT OUTDOOR MENGGUNAKAN NANOSTATION M2 FREKUENSI 2.4 GHZ DENGAN SISTEM VOUCHER PADA MIKROTIK DI JARINGAN RT/RW-NET
Pada penelitian ini, sistem RT/RW-NET diintegrasikan dengan jaringan GPON sebagai backbone utama agar sistem ini mempunyai bandwidth yang besar dan menambahkan konfigurasi management bandwidth dengan sistem voucher serta menambahkan sistem IP-Cloud agar dapat dilakukan pengontrolan. Penelitian menggunakan model pendekatan research and development. Sistem kerja metode pengembangan yang akan dilakukan adalah menggunakan langkah-langkah yang terdapat pada metode pengembangan, yaitu mengidentifikasi kebutuhan pengguna, membuat sebuah prototipe, melakukan uji coba produk dan menentukan apakah prototipe dapat digunakan atau belum melalui uji validasi terhadap pengguna, kemudian tahap selanjutnya adalah menggunakan prototipe apabila dapat diterima oleh pengguna, apabila belum bisa diterima, kembali ke tahap mengidentifikasi kebutuhan pengguna. Dari hasil uji coba sistem RT/RW-NET dapat diketahui bahwa frekuensi 2.4 GHz penguatan 28 dB cocok diimplementasikan sebagai frekuensi wifi outdoor dan dengan menambahkan manajemen voucher membuat penggunaan bandwidth lebih optimal selain itu dengan menanamkan sistem IP-Cloud pada router RT/RW-NET maka kita sudah dapat melakukan pengontrolan sehingga sistem sudah dapat diakses kapan saja dan dimana saja
PENGARUH PERENDAMAN AIR LAUT TERHADAP SIFAT MEKANIS KOMPOSIT SERBUK KAYU MERBAU
Analisa sifat bahan komposit akibat pengaruh perendaman air laut merupakan studi pemanfaatan serebuk kayu merbau sebagai matriks bahan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman air laut terhadap kekuatan material komposit melaui pengujian tensile, pengujian SEM untuk mengetahu struktur material komposit akibat pengaruh perendaman air laut. Bahan komposit ini terdiri dari tiga variasi persentase serbukn kayu merbau yaitu 20%, 40%, 60% dan proses perendaman air laut dilakukan dengan skala laboratorium dengan lama perendaman 10 hari, 20 hari, 30 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kekuatan tarik maksimal menunjukkan nilai persentase serbuk 40% yang paling tinggi, seiring dengan perendaman yang dilakukan kekuatan dan kekerasan material komposit mengalami penurunan ini diakibatkan kandungan NaCl pada air laut sangat mempengaruhi kondisi material
DISTILASI BIOETANOL DARI NIPAH MENGGUNAKAN KOLEKTOR SURYA PLAT DATAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi bioetanol nira nipah dengan menggunakan kolektor surya plat datar, menganalisis kadar bioetanol dengan variasi perlakuan nirah nipah, menganalisis perpindahan panas pada kolektor surya plat datar, dan membandingkan hasil pengujian bioetanol dari dua prosedur. Penelitian menggunakan adalah metode eksperimen yaitu melakukan pengujian produksi etanol nira nipah dengan menggunakan kolektor surya plat datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi etanol melalui prosedur I sebesar 68 cc dan rata-rata produksi 17 cc dengan konsentrasi etanol rata-rata sebesar 62,7%. Prosedur II, total produksi etanol diperoleh sebesar 49 cc dan rata-rata produksi sebesar 16,3 cc dengan konsentrasi etanol sebesar 60,9%
PENGARUH PENAMBAHAN ABU TONGKOL JAGUNG TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PALU DAN AGREGAT HALUS PASIR TENGGARONG
Beton merupakan salah satu bahan yang umum digunakan untuk konstruksi bangunan. Beton dengan kualitas baik sangat mendukung struktur bangunan teknik sipil serta dapat menghasilkan bangunan yang lebih kuat dan kokoh sehingga aspek keselamatan lebih terjamin. Salah satu usaha untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja beton adalah dengan menambah bahan tambah pada campuran beton. Misalnya dengan menambahkan abu tongkol jagung. Penambahan abu tongkol jagung diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap beton yaitu dengan memberi daya lekat pada campuran beton sehingga dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak pengaruh penambahan abu tongkol jagung terhadap kuat tekan dan mengetahui kadar optimum abu tongkol jagung terhadap campuran beton. Pengujian kuat tekan menggunakan total 30 sampel terdiri dari beton normal dan 4 variasi kadar abu tongkol jagung mulai dari 2,5%; 5%; 7,5%; 10%. Dimana sebanyak 3 buah sampel untuk masing – masing uji sampel. Perancangan campuran menggunakan metode standar SK SNI T-15-1990-03. Semua sampel dibuat dengan menggunakan cetakan kubus dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 150 mm. Pengujian akan dilakukan pada umur 14 dan 28 hari. Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian kuat tekan, nilai untuk masing – masing beton normal dan variasi abu 2,5%; 5%; 7,5%; 10% berturut – turut pada umur 14 hari adalah 17,773 Mpa; 22,262 Mpa; 22,807 Mpa; 21,812 dan 21,011 Mpa. Nilai kuat tekan pada umur 28 hari adalah 21,875 Mpa; 23,049 Mpa; 23,771 Mpa; 23,369 Mpa dan 22,045 Mpa. Dengan peningkatan kuat tekan maksimum yaitu 23,714 Mpa pada kadar optimum 5,3%
TEKNIK SISTEM SIMULASI TERMAL BANGUNAN DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT COMPUTATING FLUID DYNAMIC (CFD)
Continuous aeration in the tropics to the main function room cooling naturally in improving the indoor climate, air movement and control that will deliver the best refreshment. The flow of air inside the building is not only influenced by the wind speed but supported by the architectural aspect. Getting the proper air flow patterns to the room as well as the controlling will depend on the performance of building ventilation which then can be a factor for good or bad, depending on the location of the building ventilation varied by using simulation method, which affect thermal comfort penghuni. Penelitian discusses thermal simulation techniques building flats on the behavior patterns of airflow and performance effective ventilation system simulation techniques software device Computating Fluid Dynamic (CFD) in some residential space in the flats Mariso in Makassar. Mechanical simulation performed to study the rate of air distribution pattern and obtain the optimal design model then completed with the parameters according to the actual conditions then iterated until it reaches convergenitas. Conclusions derived from the results of the display contours, velocity vector, or a stream of particles in the simulation result
PENGARUH PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN TANAH LIAT TERHADAP KUAT TEKAN BATU BATA MERAH
Perilaku kuat tekan adalah salah satu parameter penting dalam analisa suatu elemen struktur. Penelitian batu bata merah sebagai komponen dalam konstruksi dan merupakan salah satu aplikasi dari analisa perilaku kuat tekan. Beberapa hasil kajian mengemukakan bahwa pembuatan batu bata merah dapat dikembangkan dengan cara ilustrasi yaitu menggunakan material lain sebagai bahan pengganti sebagian tanah liat. Salah satunya adalah bahan abu sekam padi. Dalam penelitian ini yang diteliti adalah penyerapan air, kerapatan dan kuat tekan. Adapun tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui sifat fisis batu bata merah, mengetahui daya serap air dan kerapatan batu bata merah serta mengetahui nilai presentase kuat tekan optimum batu bata merah. Adapun komposisi campuran antara tanah liat dan abu sekam padi yaitu 0% dan 20 kg, 5% dan 19 kg, 10% dan 18 kg, 15% dan 17 kg. Berdasarkan hasil pengujian nilai penyerapan air diantara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 19.73%. Hal ini disebabkan penambahan 10% abu sekam padi mampu memperkecil penyerapan air sesuai syarat SNI-15-2094-2000. Tingkat penyerapan air maksimum batu bata merah sebesar 20%. Adapun pengujian nilai kerapatan batu bata merah diantara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 0.888 g/cm3 dan pengujian kuat tekan batu bata merah antara komposisi 0% - 15% didapat nilai komposisi 10% campuran abu sekam padi dan tanah liat sebesar 54.64 kg/cm2