Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar
Not a member yet
    385 research outputs found

    Pengembangan Media Arttrace untuk Meningkatkan Keterampilan Menari Siswa SDN Karang Satria 04

    Get PDF
    The purpose of this research is to improve students' dancing skills using ART TRACE media with TIK devices. This work of learning innovation was developed on the basis of the lack of dance skills of grade VI students and the lack of skilled teachers in learning related to the practice of dancing, the cause because the teacher does not have the background and expertise in dancing. The model used in this study is design and development (D&d) whose feasibility of learning media has been validated by material experts and media experts who are competent in their field. From the results of media validation and material validation that has been done obtained percentage from material experts by 89% and media experts by 94%. From the validation results, experts agreed that this innovation work is in the category of Excellent so that this innovation work can be said to be worth using in learning. In learning activities, his dancing skills improved nicely, this is evidenced by the learning results obtained by students. Where before using this innovation work was below KKM, with the average score of dance skills of 65.95 increased to 80.94.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menari siswa menggunakan media ART TRACE dengan perangkat TIK. Karya inovasi pembelajaran ini dikembangkan atas dasar kurangnya keterampilan tari siswa kelas VI dan kurang terampilnya guru dalam pembelajaran terkait praktek menari,penyebabnya karena guru tidak memiliki latar belakang dan keahlian dalam menari. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah Perancangan dan pengembangan (D&D) yang kelayakan media pembelajaran ini telah di validasi oleh ahli materi dan ahli media yang kompeten dibidangnya. Dari hasil validasi media dan validasi materi yang telah dilakukan didapat presentase dari ahli materi sebesar 89% dan ahli media sebesar 94%. Dari hasil validasi tersebut para ahli sepakat menyatakan bahwa karya inovasi ini masuk dalam kategori Sangat Baik sehingga karya inovasi ini dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.Pada kegiatan pembelajaran, keterampilan menarinya meningkat dengan baik, ini dibuktikan dengan hasil belajar yang diperoleh siswa. Dimana sebelum menggunakan karya inovasi ini berada dibawah KKM, dengan skor rata-rata keterampilan tari sebesar 65,95 meningkat menjadi 80,94

    Pembelajaran Menulis Cerpen dengan Strategi Bantuan Setan Jenius

    Get PDF
    The research objective was to improve the students in writing short essays through the creation of wicked antagonist with geneius satan strategy in the Junior Secondary School at Klabang. This descriptive research was conducted in several steps, they are: analysis of short essay basic ideas, designing innovative learning, discovering new ideas, applying practical data, analyzing analysis results, and disseminating results. Genius satan strategy was implemented for improving the students’ creativity in creating antagonists with bad character.  Bad satanic characters were used to trigger tension and surprises. The obtained data were analyzed descriptively and explanatorily with expositions. Research result show that the students’ skill in writing short essays is improved.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen dengan tokoh antagonis berkarakter jahat melalui strategi strategi bantuan setan jenius pada siswa SMPN 1 Klabang. Penelitian deskriptif ini mengkaji ide dasar cerpen, merancang karya inovasi pembelajaran, melakukan penemuan atau pembaharuan, mengaplikasikan dalam pembelajaran, mendata hasil aplikasi inovasi pembelajaran, menganalisis data hasil aplikasi praktis inovasi pembelajaran, dan mendiseminasikan. Setan jenius ini dijadikan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dalam mencipta karakter tokoh berwatak antagonis. Tokoh setan jenius dihadirkan dalam cerpen karya peserta didik sehingga dihasilkan cerpen yang kaya penggambaran karakter dengan kisah yang seru dan menegangkan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif eksplantori dan eksposisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan siswa menulis cerpen dan mencipta tokoh antagonis berkarakter jahat semakin meningkat

    Halantas sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Tertib Berlalu Lintas

    Get PDF
    Pancasila State Ideology and citizenship play important roles in developing citizens with good characters including traffic disciplinary behaviors. The research objective was to improve children’s diciplines in traffic regulation in public Elementary School Tanjung 1 at Bangkalan. Halantas is an educative play combining halma and traffic rules. A classroom action research was conducted using qualitative method. Quantitative data were gathered on four aspects, namely: comprehension, strategy, creative thinking, and honest attitude. The research result shows that Halantas play  could improve children’s understanding on traffic rules.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki peranan penting dalam menumbuhkan warganegara yang berkarakter, termasuk cara berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban berlalu lintas siswa SDN Tanjung 1 Kecamatan Bangkalan melalui halantas. Halantas adalah sebuah permainan edukatif berlalu lintas yang memadukan konsep permainan halma dan aturan lalu lintas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan metode kualitatif. Data kuantitatif berupa nilai peserta didik pada empat aspek, yaitu: pemahaman, strategi, kecerdasan, berpikir kreatif, dan sikap jujur dikumpulkan dan dianalisis secara kualitatif.  Hasil analisis dan interpretasi data mengindikasikan bahwa permainan Halantas dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang aturan berlalu lintas

    Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Model Pembelajaran Snowball Throwing dengan Media Pita Asi

    Get PDF
    The purpose of this study was to improve the ability to write short stories through the Snowball Throwing learning model using Pita Asi media. The design used classroom action research with two cycles of activity. The subjects consisted of twenty nine students of class IX SMPN 4 Sampit. Initial observations show that the grade score for writing short stories by grade IX students is low 63.00. The collection of data on students' short story writing skills used a writing test. Selection of actions to improve students 'writing skills utilizing students' potential through the Snowball Throwing learning model with Pita Asi media. The data on the ability to write short stories were analyzed descriptively and quantitatively for each learning cycle. The results showed the students' ability to write short stories increased from the mean score = 63.00 (category less) at the initial observation to 73.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen melalui model pembelajaran Snowball Throwing menggunakan media Pita Asi.Desain menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus kegiatan. Subyek terdiri atas duapuluh Sembilan siswa kelas IX SMPN 4 Sampit. Pengamatan awal menunjukkan bahwa reratas kor menulis cerpen siswa kelas IX rendah 63,00. Pengumpulan data kemampuan menulis cerpen siswa menggunakan tes menulis. Pemilihan tindakan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa memanfaatkan potensi siswa melalui model pembelajaran Snowball Throwing dengan media Pita Asi. Data kemampuan menulis cerpen dianalisis secara deskriptif kuantitatif setiap siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis cerpen siswa meningkat dari rerata skor = 63,00 (kategori kurang) pada pengamatan awal menjadi 73,00 (kategori cukup) padasiklus 1 dan 81,00 (kategori baik) padasiklus 2

    Pengembangan Alat Peraga Papan Pelangi pada Operasi Hitung Pecahan di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Based on mathematics instructional observation result in SDN 7 Lembang West Bandung regency, it founded low condition of mathematics  conceptual understanding on fraction material that caused a low students learning outcomes. So that to solve this problem by developing papan pelangi media board. A board that consist of colorful blocks. The aimed of developing this papan pelangi is to increasing students learning outcomes and mathematics conceptual understanding. The leraning innovation development result shows students learning outcomes are arising, before using papan pelangi are in 60,33% rates, then increasing on first implementation to 70,33% and then increasing on second implementation to 82,67% rates. We can conclusing that this achievement is because the using of papan pelangi media where students are active in manipulating papan pelangi as mathematics conceptual understanding.Berdasarkan observasi pada pembelajaran matematika di SDN 7 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan kondisi lemahnya pemahaman konsep matematis pada materi pecahan yang berakibat rendahnya hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkan alat peraga papan pelangi, sebuah papan yang berisi balok-balok pecahan yang dicat warna warni. Tujuan pengembangan papan pelangi untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konsep matematis. Inovasi pembelajaran ini dikembangkan menggunakan metode penelitian dan pengambangan. Hasil pengembangan inovasi pembelajaran menunjukan presentase hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan, sebelum penggunaan papan pelangi rata-rata hanya 60,33% kemudian meningkat pada ujicoba 1 menjadi 70,33% dan semakin meningkat pada uji coba 2 menjadi 82,67%. Dapat disimpulkan pencapaian peningkatan ini karena penggunaan alat peraga papan pelangi dimana peserta didik aktif memanipulasi papan pelangi sebagai tahapan pemahaman konsep matematis

    Puppet Beton Story Berbantuan Gawai untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

    Get PDF
    The research objectives were to improve children’s learning activities and outcomes through puppet BETON story scaffolded with gadget. A classroom research was conducted at the fifth grade children at Public Elementary School 2 Tarubatang, District of Boyolali in semester II academic year 2016/2017. Learning was initiated with information on media and they continued telling incidence around proclamation of the Indonesia Republic.  Data were analyzed descriptively and qualitatively.  Analysis results show that children’s most active efforts are evident in observation and communication of contents. Moreover, children’s learning outcomes improved to a mean score 80.76 with minimum mastery level 86.6%.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil pembelajaran siswa menggunakan model puppet BETON story berbantuan gadget. Penelitian kelas ini dilakukan pada duapuluh enam siswa kelas V SDN Tarubatang 2 Boyolali Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Pembelajaran diawali dengan pemberian informasi tentang aplikasi dan dilajutkan siswa menceriterakan peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa yang menonjol ditemukan pada kegiatan mengamati dan mengomunikasikan pesan dengan sangat baik. Sedangkan, hasil pembelajaran  siswa mencapai rerata skor 80,76 dengan ketuntasan belajar  mencapai 86,6%

    Media Stupa Merah Putih Bermagnet untuk Meningkatkan Hots dan Hasil Belajar dalam Penguatan Pendidikan Karakter

    Get PDF
    Teachers must be able to innovate in learning that can create appropriate and visionary learning. This condition is the background of the research on learning innovation using the media of the Red and White Magnetic Stupa. The aims of this study was to describe the results of learning innovations using the media of Magnetic Red and White Stupa in Improving High Order Thinking Skills (HOTS) and learning outcomes of VIIG class students at SMP Negeri 1 Rakit. This research is included in the type of classroom action research, with the subjects of the research of teachers and students of class VIIG SMP Negeri I Rakit, and research objects in the media of the Red and White Magnetic Stupa. Data collection using test techniques and data analysis is done qualitatively and qualitatively. The results showed 93% of students increased in the application of HOTS, learning outcomes increased, where 85% of students showed complete learning with an average value of 79.67. Thus it can be said that learning using media Magnetic Red and White Stupa can increase HOTS, learning outcomes, and in the end can strengthen students' character.Guru harus mampu berinovasi dalam pembelajaran sehingga dapat tercipta pembelajaran yang bermakna dan visioner. Kondisi inilah yang melatarbelakangi penelitian tentang inovasi pembelajaran dengan menggunakan media Stupa Merah Putih Bermagnet. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil inovasi pembelajaran dengan menggunakan media Stupa Merah Putih Bermagnet dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan hasil belajar siswa kelas VIIG SMP Negeri I Rakit. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian guru dan semua siswa kelas VIIG SMP Negeri I Rakit, dan obyek penelitian media Stupa Merah Putih Bermagnet. Pengumpulan data dengan teknik tes dan observasi, analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 93% siswa meningkat dalam menerapkan HOTS, hasil belajar meningkat, di mana 85% siswa menunjukkan tuntas belajar dengan nilai rata-rata 79,67. Dengan demikikan dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media Stupa Merah Putih Bermagnet mampu meningkatan HOTS, hasil belajar, dan pada akhirnya dapat menguatkan karakter siswa

    Media Vivocom Z-Book untuk Meningkatkan Minat serta Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa

    No full text
    The research objectives were to understand the effects of Vivocom Z-book. on the students’ interest and learning outcomes in EFL in the State Junior High School 2 Sidoarjo. One Static Group experimental design was employed to compare 35 ninth graders’ comprehension of narrative texts at SMPN2 Sidoarjo before and after using ViVoComZ-Book. This technique was developed as inspired by the students’ interest in playing on-line games. VivoComZ-Book is an acronym. It stands for Video Scribe, Vocab Puzzle, ComicLife3, Z-Book. Videoscribe sparkol was used to draw the students’ attention, and vocab puzzle was used to improve their vocabulary; comiclife3 was used to improve the students’ comprehension and z-book was used to improve the students’ thinking skills. It was discovered that Vivocom Z-book could improve the students’ interest in  EFL from the score 2.16 to 4.53, and the students’ learning outcomes from 71% to 91%.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa setelah menggunakan media Vivocom Z-book.  Metode eksperimen digunakan kepada 35 orang siswa. Desain one group experiment digunakan untuk membandingkan sebelum dan setelah menggunakan Vivocom Z-book dalam memahami teks narasi siswa kelas 9 SMPN 2 Sidoarjo.  ViVoComZ-Book yang diilhami oleh minat siswa terhadap komik daring adalah sebuah nama yang merupakan sebuah akronim,  Video Scribe, Vocab Puzzle, ComicLife3, Z-Book. Videoscribe sparkol digunakan untuk menarik minat siswa, vocab puzzle untuk mengatasi kelemahan keterampilan kosa kata siswa, comiclife3 untuk meningkatkan pemahaman, dan z-book untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Vivocom Z-book dapat meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran Bahasa Inggris dari kurang berminat menjadi sangat berminat atau dari indeks 2,16 menjadi 4,53, dan hasil belajar siswa dari ketuntasan 71% menjadi 91%

    Penggunaan Media Risingstar untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar

    Get PDF
    The research objective was to improve science learning effectiveness through environmentally-based science learning materials related to their day-to-day life. Pupils’ environment was meant to mediate awareness, comprehension, and solution to science problems logically, critically, accurately and creatively. Prior observation indicated the pupils’ understanding on plants’ fertilization was categorized as low. The research implemented a descriptive qualitative design. The subjects included children at the public elementary school 2 Gedong Tataan, Pesawaran District, Lampung Province. Data were collected by means of RISINGSTAR media, an acronym of ‘independent, crossed, neighbour, bartered‘.   Data were analyzed descriptively focusing on the pupils’ learning achievement. Results show that RISINGSTAR media could improve their mean score = 80.33 with minimum master level of 93.33%. Moreover, their learning attitudes were categorized as creative, disciplined, and respected others.Penilitan ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran IPA menggunakan berbagai materi yang berkaitan dengan kehidupan siswa dengan lingkungan. Pemanfaatan lingkungan dimaksudkan agar siswa lebih mengenal, memahami, dan dapat memecahkan masalah secara logis, kritis, cermat dan kreatif dalam pembelajaran IPA. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa pemahaman materi pembelajaran penyerbukan tumbuhan tergolong rendah pada siswa kelas VI B SDN 2 Gedong Tataan. Desain penelitian yang digunakan tergolong penelitian deskriptif. Subyek penelitian terdiri atas siswa SDN 2 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Metode pengumpulan data menggunakan media pembelajaran RISINGSTAR, yang merupakan akronim dari proses penyerbukan tumbuhan ‘ sendiri, silang, tetangga, dan bastar’. Data analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan difokuskan pada pencapaian hasil pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media RISINGSTAR dapat meningkatkan rata-rata skor = 80,33 dengan ketuntasan belajar minimal mencapai 93,33%. Disamping itu, sikap pembelajaran siswa kreatif, disiplin, dan menghargai pendapat teman

    Mini Seri Scrapbook's Review untuk meningkatkan Pembelajaran Sejarah Siswa Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    The research objective was to improve learning on history through mini serial scrapbook’s review for the seventh grade students in the Junior Secondary School 1 Baleendah. The scrapbook was implemented as project-based learning model with key pictures organized in meaningful album. Project-based learning was meant for improving the students’ knowledge, skills, and attitude. Project was meant to improve the students’ knowledge and skills. While scrapbook review was meant to improve their attitude. An experimental design was implemented with One Group Pretest and Posttest. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics.  Descriptively, the students’ knowledge and skill’s mean scores were improved from 61 to 85 and 45 to 88 respectively. The students’ attitude was also improved from the mean score of 70% to 90% respectively. The 93.8% students responded positively to mini serial scrapbook review and 100% intended to continue using this learning model.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran sejarah melalui pembuatan mini seri scrapbook’s review pada kelas VII 12 SMPN 1 Baleendah.  Pembuatan scrapbook merupakan model pembelajaran berbasis proyek yang memuat gambar kunci dan disusun menjadi album bermakna. Kerja proyek bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sedangkan review scrapbook bertujuan untuk membentuk sikap. Desain penelitian menggunakan eksperimen, yaitu: One Group Pretest dan Posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial.  Secara deskriptif, pengetahuan dan keterampilan siswa meningkat dari rerata skor 61 menjadi 85 serta 45 menjadi 88. Sikap siswa menunjukkan peningkatan dari rerata skor 70% menjadi 93%.  Respon positif siswa terhadap pembuatan mini seri scrapbook’s review sebesar 93,8% dan 100% menunjukkan agar pembelajaran ini dilanjutkan

    372

    full texts

    385

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇