Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar
Not a member yet
    385 research outputs found

    Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Pemahaman Siswa

    No full text
    The purpose of this study is to describe the improvement of literacy skills in reading comprehension through the application of differentiated learning strategies for fifth-grade elementary school students in reading and learning habits in the classroom. The method used is a qualitative approach with a descriptive method. In a case study in class 5 SDN Larangan 2, Cirebon City The academic year 2021-2022 face-to-face learning is limited. The results showed that the differentiated learning strategy was able to improve the literacy skills of 5th-grade elementary school students.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi membaca pemahaman melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas V Sekolah Dasar pada kegiatan pembiasaan membaca dan pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Studi kasus di kelas 5 SDN Larangan 2 Kota Cirebon Tahun pelajaran 2021-2022 dalam pembelajaran tatap muka terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca pemahaman siswa kelas 5 Sekolah Dasar

    Penerapan Permainan Edukatif ‘Harta Karun’ Berbasis Problem Based Learning terhadap Literasi Sains Siswa

    Get PDF
    This study aims to describe increasing scientific literacy through the 'Harta Karun' educational game based on problem-based learning. The method is classroom action research (CAR). The subjects were students of class VI A SD Negeri 1 Pandansurat totaling 21 students. The results showed there was an increase in learning outcomes of science content from pre-cycle to cycle I by 38%. Then, from cycle I to cycle II by 43%. The increase in students' scientific literacy was also seen from the analysis of the questionnaire which was compiled based on competencies according to the OECD which had increased from pre-cycle to cycle II. These are: (1) explain the phenomenon scientifically; (2) competence in designing and evaluating scientific investigations; (3) interpreting data and evidence scientifically. It can be concluded that the application of the problem-based learning-based educational game 'Harta Karun' can improve the scientific literacy of grade VI elementary school students.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan literasi sains melalui game edukasi 'Harta Karun' berbasis problem based learning. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI A SD Negeri 1 Pandansurat yang berjumlah 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar materi IPA dari pra siklus ke siklus I sebesar 38%. Kemudian dari siklus I ke siklus II sebesar 43%. Peningkatan literasi sains siswa juga terlihat dari analisis angket yang disusun berdasarkan kompetensi menurut OECD yang mengalami peningkatan dari pra siklus ke siklus II. Yaitu: (1) menjelaskan fenomena tersebut secara ilmiah; (2) kompetensi dalam merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah; (3) menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Dapat disimpulkan bahwa penerapan game edukasi berbasis problem based learning 'Harta Karun' dapat meningkatkan literasi sains siswa kelas VI SD

    Project Based Learning pada Literasi Sains Berbasis Budaya Lokal Bahari dengan Penggunaan Alat Wind Detection

    Get PDF
    The natural phenomenon of the sea about the wind that is still not taken up in science learning and learning media is needed. To understand the phenomenon, scientific literacy is needed, it is necessary for the creativity of the teacher. The aim is to improve students' scientific literacy skills and obtain teaching aids that can be used in local maritime and 21st-century culture-based learning. Learning activities are carried out using a project-based learning model combined with scientific literacy stages using a Bluetooth digital wind detection tool. learning media is developed and validated by experts, learning stages are developed according to needs, scientific literacy skills are obtained based on observations of scientific literacy skills, interviews, response questionnaires, and product assessments at 80 to 100%, are in the good and very good categories. It is concluded that this learning innovation can improve students' scientific literacy skills, and produce teaching aids that utilize local culture based technology according to the demands of the 21st century learning that can be used in science learning in everyday life to help the community.Fenomena alam bahari tentang angin masih kurang diangkat dalam pembelajaran IPA dan dibutuhkan media pembelajaran untuk dapat mempelajarinya. Untuk memahami suatu fenomena dibutuhkan literasi sains dan kreativitas guru. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik dan diperolehnya alat peraga yang dapat digunakan pada pembelajaran berbasis budaya lokal bahari dan pembelajaran abad 21. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model project based learning dipadu tahapan literasi sains menggunakan alat wind detection digital bluetooth. Media pembelajaran dikembangkan dan divalidasi oleh ahli, tahapan pembelajaran dikembangkan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan literasi sains berdasarkan observasi kemampuan literasi sains, wawancara, angket respon, dan penilaian produk pada angka 80 - 100 %, berada pada kategori baik dan sangat baik. Disimpulkan bahwa inovasi pembelajaran ini mampu meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik, dan menghasilkan alat peraga yang memanfaatkan teknologi sesuai potensi lokal dan tuntutan pembelajaran abad 21 yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu masyarakat

    Implementasi Pemanfaatan Dinding Edukasi dalam Peningkatkan Literasi Numerasi Sebagai Perwujudan Karakter Kemadirian Siswa

    Get PDF
    This study aims to determine the increase in students' teaching and learning achievement in learning mathematics after the use of educational walls outside the school which was specially prepared for learning mathematics was activated. The paper is best practice report. Data obtained through questionnaires and interview guidelines. Data on the aspects of success were obtained from the responses of 30 students and 3 teachers in grades 4,5, and 6. The increase in student creativity was measured from the data on the success of student learning outcomes before and after the effort to use the outer walls of the school specifically about flat shapes and building spaces. The results, t was concluded that the the use of the outer wall of the school could increase the achievement of learning mathematics in flat-building materials and the habituation of numeracy literacy for both teachers and students at SD Negeri 7 Rejang Lebong. Educational walls that are created along the way students walk also make it easier for students to learn. Indirectly during breaks and sitting in the school environment, students are used to reading educational walls.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika setelah penggunaan dinding pendidikan di luar sekolah yang khusus disiapkan untuk pembelajaran matematika. Tulisan ini merupakan hasil pelaksanaan best practice. Data diperoleh melalui kuesioner, dan pedoman wawancara. Data aspek keberhasilan diperoleh dari tanggapan 30 siswa dan 3 guru di kelas 4,5, dan 6. Peningkatan kreativitas siswa diukur dari data keberhasilan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan dinding luar sekolah khusus untuk bentuk datar dan ruang bangunan. Hasilnya, penggunaan tembok luar sekolah dapat meningkatkan prestasi belajar matematika pada bahan bangunan rumah susun dan pembiasaan literasi berhitung baik bagi guru maupun siswa di SD Negeri 7 Rejang Lebong. Dinding pendidikan yang dibuat sepanjang jalan di lingkungan sekolah juga memudahkan siswa untuk belajar. Secara tidak langsung, pada saat istirahat dan duduk-duduk di lingkungan sekolah, siswa menjadi terbiasa membaca tembok pendidikan

    Pengembangan Local Intructional Theory Penjumlahan untuk Meningkatkan Kemampuan Numerik Siswa Diskalkulia di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Children who have dyscalculia (difficulty in counting), learning mathematics results are lower than normal children. A learning design is needed that can facilitate their difficulties. This study aims to develop Local Instructional Theory (LIT) with the topic of adding whole numbers. LIT consists of a set of Hypothetical Learning Trajectory (HLT), Learning Implementation Plans (RPP) and Student Worksheets (LKPD). This development uses the Gravemeijer and Cobb model which consists of three stages, namely research preparation, classroom research, and review analysis. Data was collected by means of observation, interviews, document analysis, video documentation and tests and then analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that the LIT product based on Realistic Mathematical Education (RME) for dyscalculia students was in a very valid and practical category with a score of 86.00 and could improve students' problem solving abilities.Anak-anak yang mengalami diskalkulia (kesulitan berhitung), hasil belajar matematika lebih rendah dibanding anak-anak normal. Diperlukan desain pembelajaran yang dapat memfasilitasi kesulitan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengambangkan Local Intructional Theory (LIT) dengan topik penjumlahan bilangan cacah. LIT terdiri dari seperangkat Hypothetical Learning Trajectory (HLT), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Pengembangan ini menggunakan model Gravemeijer dan Cobb yang terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan penelitian, penelitian di kelas, dan analisis tinjauan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, analisis dokumen, dokumentasi video dan tes kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan produk LIT berbasis Realistic Mathematic Education (RME) untuk siswa diskalkulia dengan kategori sangat valid dan praktis  dengan memperoleh nilai 86,00 dan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada siswa

    Literasi Sains dan Digital dalam Pembelajaran IPA Melalui Window Shopping Berbantuan Flyer Maker

    Get PDF
    The scientific and digital literacy of grade VIII-B students at SMP Negeri 2 Tambakboyo in science learning is still very low. The results of observations showed that students' reading interest in scientific information was very low, students had not been able to process and present the information they received well, and students lacked confidence when presenting in front of the class. To overcome this problem, the authors designed science learning with a scientific approach through window shopping assisted flyer maker aplication. The research method uses quantitative descriptive analysis. Observation results show that students' ability to find scientific information through digital devices shows a score of 2.79 (good), finding scientific information from relevant and reliable digital sources shows an average of 2.54 (good), presenting scientific information in writing shows a number 2.41 (good), and presenting scientific information verbally shows a score of 1.9 (enough).Literasi sains dan digital siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 2 Tambakboyo dalam pembelajaran IPA masih sangat rendah. Hasil observasi menunjukkan bahwa minat baca siswa terhadap informasi sains sangat rendah,siswa belum mampu mengolah dan menjayikan informasi yang diperolehnya dengan baik, dan siswa kurang percaya diri saat presentasi di depan kelas.Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis merancang pembelajaran sains dengan pendekatan saintifik melalui window shopping berbantuan flyer maker. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuansiswa dalam menemukan informasi sains melalui perangkat digital menunjukkan skor 2,79 (baik),menemukan informasi sains dari sumber digital yang relevan dan terpercaya menunjukkan rata-rata 2,54 (baik), menyajikan informasi sains secara tertulis menunjukkan skor 2,41 (baik), dan menyajikan informasi sains secara lisan (verbal) menunjukkan skor 1,9 (cukup)

    Pengembangan E-Modul IPS Berbasis Literasi dan Perubahan Sosial Budaya pada Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    The purpose of this research is to produce social studies e-modules based on literacy and socio-cultural changes during the Covid 19 pandemic. The background for developing e-modules is the lack of learning media used independently by students when learning online. The development method used is the Research & Development Method from Borg, W.R & Gall. This method is modified according to need into seven stages. The research subject is e-module which is tested from material, language and graphic elements by experts, teachers and students. The test results obtained a score of 81.7 (good, needs partial revision), 91.6 (very good, does not need revision), and 91.9 (very good, does not need revision). The average score is 88.4 (very good), which means that it is worthy of being used as reading material if it refers to bookkeeping standards. Improvements are still made based on input during the trial, before being widely disseminated and implemented. The resulting e-module has limitations that need to be developed further, especially on the themes or backgrounds studied in social studies subjects.Tujuan penelitian untuk menghasilkan e-modul IPS berbasis literasi dan perubahan sosial budaya pada masa pandemi Covid 19. Latar belakang dilakukan pengembangan e-modul adalah kurangnya media pembelajaran yang digunakan secara mandiri oleh peserta didik saat pembelajaran dalam jaringan. Metode pengembangan yang digunakan adalah Research & Development Method dari Borg, W.R & Gall. Metode ini dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan menjadi tujuh tahapan. Subjek penelitian yaitu e-modul yang diuji dari unsur materi, bahasa dan grafika oleh ahli, guru dan peserta didik. Hasil uji coba diperoleh skor 81,7 (baik, perlu revisi sebagian), 91,6 (sangat baik, tidak perlu revisi), dan 91,9 (sangat baik, tidak perlu revisi). Rata-rata skor tersebut 88,4 (sangat baik), yang bermakna layak dijadikan bahan bacaan jika mengacu pada standar Perbukuan. Perbaikan tetap dilakukan berdasarkan masukan pada saat uji coba, sebelum didesiminasikan dan diimplementasikan secara luas. E-modul yang dihasilkan memiliki keterbatasan yang perlu dikembangkan lebih lanjut, khususnya pada tema atau latar belakang yang dikaji dalam mata pelajaran IPS

    Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Tutor Sebaya Kegiatan P5 Project Demokrasi di SMPN 41 Surabaya

    Get PDF
    Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) at SMPN 41 Surabaya for the theme of democracy was integrated into several subjects, namely PKN, Indonesian, Cultural Arts and Javanese in the Merdeka Curriculum. The heterogeneity of students' intelligence in completing group assignments encourages teachers to carry out classroom actions using the peer tutor model. This class action was carried out in two cycles with the same stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. There was an increase in student learning outcomes from cycle I to cycle I. In cycle I, 27 students entered the upper category and in cycle 2 all students (30 people) entered the upper category.Pelaksanaan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 41 Surabaya untuk tema demokrasi dilakukan terintegrasi pada beberapa mata pelajaran yaitu PKN, Bahasa Indonesia, Seni Budaya dan Bahasa Jawa pada Kurikulum Merdeka. Heterogenisme kecerdasan peserta didik dalam penyelesaian tugas kelompok mendorong guru untuk melaksanakan tindakan kelas dengan menggunakan model tutor sebaya. Tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan yang sama yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus I. Pada siklus I sebanyak 27 siswa masuk kategori upperdan pada siklus 2 seluruh siswa (30 orang) masuk kategori upper

    Peningkatan Kreativitas Guru dalam Program School in the Park Melalui Metode Group-Based Flipped Classroom

    Get PDF
    The increase in teacher creativity in strengthening the value of students' entrepreneurial character can be seen from the planning, implementation and assessment of learning. The research was conducted on students at SMPN 4 Lembang, West Bandung Regency in the School in the Park program. This program utilizes the geographical wealth of the school environment as a learning resource in applying character values ​​(entrepreneurship) which is integrated in the development of teaching tools by teachers and also in the preparation of school programs related to the importance of life skills for students. By using the Group based-Flipped Classroom method, intervention activities were carried out to 10 subject teachers online. Activities are divided into three, namely pre-meeting, meeting and post-meeting. At the pre-meeting, assignments were given to teachers related to the use of the Merdeka Mengajar Platform. Qualitative descriptive research was carried out in even semesters using instruments such as observation sheets, interviews and analytical documents. The results of the analysis of the data indicate that the increase in teacher creativity in implementing integrated entrepreneurial values ​​in subjects including Mathematics, Language, Cultural Arts is illustrated in teaching tools where the selection of themes, management of learning activities, assignments and assessments are character-based. On the other hand, changes in student attitudes can be seen from the achievement of the attitude values ​​of each class.Peningkatan kreativitas guru dalam menguatkan nilai karakter kewirausahaan siswa terlihat dari perencanaan, pelaksanaan serta penilaian pembelajaran. Penelitian dilakukan kepada siswa di SMPN 4 Lembang, Kab Bandung Barat dalam program School in the Park. Program ini memanfaatkan kekayaan geografis lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam menerapkan nilai karakter (kewirausahaan) yang diintegrasikan dalam pengembangan perangkat ajar oleh guru dan juga dalam penyusunan program sekolah terkait pentingnya lifeskill bagi siswa. Dengan menggunakan metode Group based-Flipped Classroom, kegiatan intervensi dilakukan kepada 10 guru mata pelajaran secara daring. Kegiatan terbagi menjadi tiga, yaitu pra pertemuan, pertemuan dan paska pertemuan. Pada pra pertemuan, penugasan diberikan kepada para guru terkait pemanfaatan platform Merdeka Mengajar, Penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam semester genap menggunakan instrumen seperti lembar observasi, wawancara dan dokumen analisis. Hasil analisis dari data menunjukkan bahwa peningkatan  kreativitas guru dalam menerapkan nilai kewirausahaan terintegrasi pada mata pelajaran diantaranya pada mata pelajaran Matematika, Bahasa, Seni Budaya tergambar dalam perangkat ajar dimana pemilihan tema, pengelolaan kegiatan pembelajaran, pemberian penugasan dan penilaian sudah berbasis karakter. Disisi lain, perubahan sikap siswa terlihat dari pencapaian nilai sikap masing-masing kelas

    Penerapan Live Worksheet pada Model Pembelajaran Flipped Learning untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Peserta Didik

    Get PDF
    Learning at SD N 6 Getas in a pandemic condition is carried out online, but the activeness of students in learning is low which causes student learning outcomes to be low, so it is necessary to research the application of live worksheets in the flipped learning model to improve student learning outcomes. The purpose of this study was to determine the increase in student learning outcomes and to know the implementation of learning by applying a live worksheet to the flipped learning model. This research is a classroom action research with the subjects of this research are students in grade 5 SD N 6 Getas, Kec. Singorojo Kendal academic year 2020/2021. This research in the subject of action is mathematics material building space. The research instruments included teacher observation sheets, students, test questions, and documentation. The results of this study are the application of a live worksheet in the flipped learning model can improve student learning outcomes, this is evidenced by the increase in learning outcomes in cycle 1 and cycle 2. In cycle 1 achieved 75% classical completeness with an average of 75, and cycle 2 reached 84% with an average of 80.5. The conclusion of this study is that the application of a live worksheet in the flipped learning model can improve student learning outcomes.Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 6 Getas pada kondisi pandemi dilakukan dengan cara daring, tetapi keaktifan peserta didik dalam pembelajaran rendah yang menyebabkan hasil belajar peserta didik menjadi rendah, maka perlu penelitian penerapan live worksheet pada model pembelajaran flipped learning untuk meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dan mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan live worksheet pada model pembelajaran flipped learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Getas, Kec. Singorojo, Kendal tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini pada mata pelajaran yang dilakukan tindakan adalah matematika materi bangun ruang. Instrumen penelitian ini meliputi lembar pengamatan guru, peserta didik, soal tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah penerapan live worksheet pada model pembelajaran flipped learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar pada siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1 mencapai ketuntasan klasikal 75 % dengan rata-rata 75,dan siklus 2 mencapai 84 % dengan rata-rata 80,5. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan live worksheet pada model pembelajaran flipped learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik

    372

    full texts

    385

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇