E-journal Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Not a member yet
    982 research outputs found

    CULTURAL EXPRESSIONS IN PARENTING: FIGURATIVE LANGUAGE IN THE CIA-CIA LANGUAGE FOR EDUCATING CHILDREN IN WABULA DISTRICT

    Full text link
    This qualitative study explores the role of cultural expressions, specifically figurative language in the Cia-Cia language, used by parents to educate their children in Wabula District, Buton Regency. The study aims to identify (1) the types of figurative expressions embedded in daily parent-child communication and (2) their influence on children's cognitive development. Data were gathered through naturalistic observation and semi-structured interviews with four parents who frequently use Cia-Cia in household interactions. The findings reveal that similes, hyperboles, idioms, and personifications are commonly used—often unconsciously—to communicate values, emotions, and abstract concepts. These figurative expressions not only enrich the children’s linguistic input but also facilitate imagination, critical thinking, and the internalization of cultural norms. The study highlights the educational potential of local language expressions in fostering both cognitive growth and cultural identity. Increasing parental awareness of the pedagogical power of figurative language could enhance intentional teaching practices within local cultural contextsPenelitian kualitatif ini mengeksplorasi peran ekspresi budaya, khususnya bahasa kiasan dalam bahasa Cia-Cia, yang digunakan oleh orang tua untuk mendidik anak-anak mereka di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi (1) jenis-jenis bahasa kiasan yang tertanam dalam komunikasi sehari-hari antara orang tua dan anak, serta (2) pengaruhnya terhadap perkembangan kognitif anak. Data diperoleh melalui observasi naturalistik dan wawancara semi-terstruktur dengan empat orang tua yang secara aktif menggunakan bahasa Cia-Cia dalam interaksi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simile, hiperbola, idiom, dan personifikasi merupakan bentuk bahasa kiasan yang sering digunakan seringkali tanpa disadari untuk menyampaikan nilai-nilai, emosi, dan konsep abstrak. Ungkapan-ungkapan ini tidak hanya memperkaya input linguistik anak, tetapi juga mendorong imajinasi, berpikir kritis, serta internalisasi norma budaya. Studi ini menyoroti potensi pendidikan dari ekspresi lokal dalam mendukung pertumbuhan kognitif dan identitas budaya. Peningkatan kesadaran orang tua terhadap nilai pedagogis bahasa kiasan lokal dapat memperkuat praktik pengasuhan yang lebih sadar dan kontekstual

    Perencanaan Pola Parkir di Kawasan Kotamara

    Full text link
    Kota Baubau, sebagai salah satu kota madya di Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki beragam destinasi wisata. Salah satunya adalah kawasan Kotamara, sebuah ruang terbuka hijau yang sering menjadi tujuan rekreasi warga lokal dan pendatang. Kecenderungan bertambahnya penduduk dan perkembangan teknologi transportasi, memicu banyaknya pengguna kendaraan pribadi dan secara tidak langsung diperlukan lahan parkir yang memadai. Lonjakan jumlah pengunjung di malam hari, khususnya saat akhir pekan, mengakibatkan kebutuhan mendesak akan area parkir yang memadai bagi kendaraan pribadi. Tujuan dilakukannya penelitian iniyaitu untuk mengetahui berapa banyakkebutuhan parkir sertaperencanaan pola parkir yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Kawasan Kotamara, Adapun metode survey yang digunakan yaitu survey patroli, yakni dengan menghitung dan mencatat kendaraanyang keluar dan masuk area parkir. Metode ini memiliki tujuan untuk mengetahui informasi perihal karakteristik parkir. Berdasarkan hasil survei dan analisis data, jumlah ruang parkir yang diperlukan untuk kendaraan roda dua adalah sebanyak 229 petak, sedangkan kendaraan roda empat memerlukan 33 petak parkir. Untuk kendaraan roda dua jumlah SRP On-Street Parking yang direncanakan 219 petak dan Off-Street Parking 115 petak. Sedangkan untuk kendaraan roda empat jumlah SRP On-Street Parking yang direncanakan 44 petakdan Off-Street Parking 16 petak

    Optimalisasi Mixing Aspal Buton BRA (Buton Rock Asphalt ) dengan Metode Simpleks pada PT. Wijaya Karya Aspal

    Full text link
    Aspal Buton (Asbuton) merupakan sumber daya alam strategis Indonesia yang berpotensi menjadi alternatif utama pengganti aspal minyak. Namun, pemanfaatan Asbuton secara optimal masih menghadapi berbagai kendala, seperti biaya produksi, distribusi, dan efisiensi penggunaan dalam proyek infrastruktur serta variasi kualitas aspal dari pit yang berbeda di lokasi penambangan PT Wijaya Karya Aspal menimbulkan tantangan dalam memenuhi permintaan konsumen, khususnya terkait dengan kadar bitumen dan kadar air yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula pencampuran aspal Buton berkualitas tinggi dan rendah menggunakan metode simpleks guna mencapai kualitas yang sesuai dengan standar konsumen. Metode simpleks, yang merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menentukan solusi optimal dalam permasalahan dengan batasan terbatas. Dalam studi ini, variabel-variabel seperti biaya produksi, kapasitas distribusi, permintaan regional, dan kualitas campuran aspal dianalisis untuk menentukan alokasi sumber daya yang paling efisien. Data primer dan sekunder diperoleh melalui observasi lapangan, pengujian laboratorium, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimal adalah 40.168,539 ton aspal berkualitas rendah dan 14.831,461 ton aspal berkualitas tinggi, yang menghasilkan kadar bitumen 21% dan kadar air 2%, sesuai dengan kriteria permintaan konsumen. Formula ini diharapkan dapat digunakan oleh PT Wijaya Karya Aspal untuk meningkatkan kualitas produk dan memenuhi kebutuhan konsumen secara efektif

    PERLINDUNGAN DAN PENEGAKKAN HUKUM BAGI PELAKU DAN KORBAN PERUNDUNGAN ( BULLYING)

    Full text link
    This study aims to examine how the law is enforced against perpetrators of bullying in Indonesia, and how legal protection is provided to both victims and perpetrators. The research uses a normative method with a statutory and restorative justice approach, especially concerning children as both offenders and victims. The results show that law enforcement is carried out in stages, from reporting and investigation to possible resolution through mediation or juvenile justice proceedings. Legal protection is provided under the Child Protection Law and the Witness and Victim Protection Law, which guarantee safety, identity confidentiality, psychological assistance, and rehabilitation. Bullying management should ideally be handled collaboratively among the police, psychologists, and educational institutions, using an approach that emphasizes recovery rather than retribution.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penegakan hukum terhadap pelaku perundungan (bullying) di Indonesia serta bagaimana bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada korban dan pelaku bullying. Penelitian menggunakan metode normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konsep keadilan restoratif, khususnya terhadap anak sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dilakukan secara berjenjang mulai dari laporan, penyelidikan, hingga kemungkinan penyelesaian melalui mediasi atau proses peradilan anak. Perlindungan hukum diberikan berdasarkan UU Perlindungan Anak dan UU Perlindungan Saksi dan Korban yang menjamin keamanan, kerahasiaan identitas, pendampingan psikologis, dan rehabilitasi. Penanganan bullying idealnya dilakukan secara kolaboratif antara kepolisian, psikolog, dan lembaga pendidikan dengan pendekatan yang menekankan pemulihan, bukan pembalasan

    Penerapan Model Pembelajaran Missouri Mathematich Project (MMP) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pokok Fungsi pada Siswa SMP

    No full text
    The purpose of this study was to improve the learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri 4 Mawasangka in Buton Tengah Regency in the subject of functions through the application of the MMP learning model. This study was a classroom action research with 30 eighth-grade students at SMP Negeri 4 Mawasangka as the research subjects. The instruments used in this study were observation sheets and learning outcome tests. The conclusion of this study is that using the MMP learning model in the subject of functions can improve student learning outcomes. This can be seen from the initial test results, which were categorized as sufficient with an average score of 47.58 and a completion rate of 30%. The average mathematics learning score in cycle I was 64.67, and the number of students who achieved a passing score was 60%, which was categorized as good. In cycle II, the average mathematics learning score increased to 74.67, and the number of students who achieved a passing grade was 86.67%. In addition, the observation data in each cycle showed a change in attitude towards a more positive direction, both in terms of attitude towards learning and active participation in assignments and homeworkTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pokok fungsi siswa kelas VIII2 SMP Negeri 4 Mawasangka Kabupaten Buton Tengah melalui  penerapan model pembelajaran MMP. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian siswa kelas VIII2 SMP Negeri 4 Mawasangka yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar observasi dan tes hasil belajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran MMP pada materi pokok fungsi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes awal yang dikategorikan cukup dengan nilai rata-rata yaitu 47,58 dan jumlah persentase siswa yang tuntas adalah 30%. Skor rata-rata hasil belajar matematika pada siklus I adalah 64,67 dan jumlah siswa yang memperoleh nilai tuntas sebesar 60% yang dikategorikan baik. Pada siklus II, skor rata-rata hasil belajar matematika meningkat menjadi 74,67 dan jumlah yang siswa memperoleh nilai tuntas 86,67%. Di samping itu, data hasil observasi disetiap siklusnya menunjukkan adanya perubahan sikap ke arah yang lebih positif, baik dari segi sikap dalam belajar dan keaktifan mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah

    Pengaruh Gaya Belajar dan Kecerdasan Emosional Siswa Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 18 Baubau

    No full text
    The aims of this research are: 1) to see the influence of learning style on the mathematics learning achievement of class VII students at SMP Negeri 18 Baubau; 2) to find out the effect of emotional intelligence on the mathematics learning achievement of class VII students at SMP Negeri 18 Baubau; 3) to determine the influence of students' learning styles and emotional intelligence on the mathematics learning achievement of VII students at SMP Negeri 18 Baubau. This research is quantitative research using an ex post facto correlation research model. The population of this study were all class VII students at SMP Negeri 18 Baubau with a sample consisting of 5 classes, namely classes VII 1, VII 2, VII 3, VII 4, and VII 5 totaling 217 students selected through the Purposive Sampling technique where each class A total of 6 students were taken, namely, 2 students based on the category that achieved the highest ranking, 2 students based on the category that achieved the middle ranking, and 2 students based on the category that achieved the lowest ranking. Data collection instruments and techniques used questionnaires and documentation. Then, the data were analyzed by using descriptive statistics, inferential statistics using multiple linear regression. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that: 1) there is a significant influence of learning style on the mathematics learning achievement of class VII students at SMP Negeri 18 Baubau with a variable significance of 0.000 0.05; 2) there is no significant influence of students' emotional intelligence on the mathematics learning achievement of class VII students at SMP Negeri 18 Baubau with a variable significance of 0.191 > 0.05; 3) there is a significant influence of learning style and emotional intelligence on the mathematics learning achievement of class VII students at SMP Negeri 18 Baubau with a variable significance of 0.000 < 0.05.Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau; 2) untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau; 3) untuk mengetahui pengaruh gaya belajar dan kecerdasan emosional siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa VII SMP Negeri 18 Baubau. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan model penelitian korelasi ex post facto. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau dengan sampel yang terdiri dari 5 kelas, yaitu kelas VII 1, VII 2, VII 3, VII 4, dan VII 5 sebanyak 217 siswa yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling dimana setiap kelas diambil sebanyak 6 siswa yaitu, 2 siswa berdasarkan kategori yang meraih ranking tertinggi, 2 siswa berdasarkan kategori yang meraih ranking sedang, dan 2 siswa berdasarkan kategori yang meraih ranking terendah. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu, statistik deskriptif, statistik inferensial dengan menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau dengan signifikansi variabel 0,000 < 0,05; 2) tidak ada pengaruh kecerdasan emosional siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau dengan signifikansi variabel 0,191 > 0,05; 3) ada pengaruh gaya belajar dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 18 Baubau dengan signifikansi variabel 0,000 < 0,05

    THE Efek Dari Strategi Mengajar Dosen Dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Kemampuan Membacanya

    No full text
    Problem in this research was whether there is a positive and significant effects of teaching reading strategy and students’ learning style on reading performance. The objective of the research was to measure is there any positive significance the effect of teaching reading strategy and students’ learning style on reading performance at English education study program, Dayanu Ikhsanuddin University. This research method was survey design using path analysis approach. Population in this research was all of third semester students at English Education Study Program, Dayanu Ikhsanuddin University with total 40 students which was taken using total sampling technique. The instrument used was a questionnaire (Teaching Reading Strategy & Perceptual Learning Style) and test (TOEFL). This research found that there were: 1) the score of each lecturers’ teaching strategy questionnaire were 80.1% Reciprocal Teaching Strategy, 79% for SQ3R Strategy, 78.5% for Scaffolding Strategy, 77.3% for Think-Aloud Strategy and 75.9% for QARs Strategy. It indicated that one strategy (Reciprocal Teaching Strategy) is always category and four strategies (SQ3R Strategy, Scaffolding Strategy, Think-Aloud Strategy and QARs Strategy) are often category applied by EFL lecturers in teaching reading, 2) the average of each learning style questionnaire were 4.2 for Auditory, 4.2 for Kinesthetic and 4.0 for Visual Learning Style used by students, based on the high percentage of questionnaire, there was 85% or 34 students in major learning style category, it meant the students’ learning style was major learning style, 3) based on the high percentage of reading performance test, there was 65% or 26 students in fair category, it suggests the students’ reading performance was fair, 4) based on the result of hypothesis testing using independent sample T-test obtained fcount 7.951 and obtained significant value 0.001 < 0.005, with a positive effect 0.301 or 30.1% therefore Ha was accepted and H0 was rejected. Thus, it can be concluded that reading performance can be affected by teaching reading strategy and students’ learning style on third semester students at English Education Study Program, Dayanu Ikhsanuddin University.Masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara strategi pengajaran membaca dan gaya belajar siswa terhadap kinerja membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara strategi pengajaran membaca dan gaya belajar siswa terhadap kinerja membaca di program studi pendidikan bahasa Inggris, Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Metode penelitian ini adalah desain survei dengan menggunakan pendekatan analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester tiga di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Dayanu Ikhsanuddin dengan jumlah 40 mahasiswa yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (Strategi Pengajaran Membaca & Persepsi Gaya Belajar) dan tes (TOEFL). Penelitian ini menemukan bahwa: 1) nilai dari masing-masing kuesioner strategi mengajar dosen adalah 80,1% untuk Strategi Pengajaran Timbal Balik, 79% untuk Strategi SQ3R, 78,5% untuk Strategi Perancah, 77,3% untuk Strategi Berepikir Keras dan 75,9% untuk Strategi QAR. Hal ini menunjukkan bahwa satu strategi (Strategi Pengajaran Timbal Balik)kategori selalu dan empat strategi (Strategi SQ3R, Strategi Perancah, Strategi Berpikir Keras dan Strategi QARs) kategori sering diterapkan oleh dosen EFL dalam mengajar membaca. 2) rata-rata dari masing-masing kuesioner gaya belajar adalah 4.2 untuk Auditori, 4.2 untuk Kinestetik dan 4.0 untuk Gaya Belajar Visual yang digunakan oleh mahasiswa, berdasarkan persentase tinggi dari kuesioner, ada 85% atau 34 mahasiswa dalam kategori gaya belajar utama, hal ini berarti gaya belajar mahasiswa adalah gaya belajar utama, 3) berdasarkan persentase tinggi dari tes kinerja membaca, ada 65% atau 26 mahasiswa dalam kategori cukup, hal ini menunjukkan bahwa kinerja membaca mahasiswa adalah cukup, 4) berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t sampel independen diperoleh fhitung 7,951 dan diperoleh nilai signifikan 0,001 < 0,005, dengan pengaruh positif 0,301 atau 30,1% sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja membaca dapat dipengaruhi oleh strategi pengajaran membaca dan gaya belajar siswa pada mahasiswa semester tiga di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

    BEYOND THE RED PEN: EXPLORING EFL STUDENTS’ AUTONOMY AND STRUGGLES IN GRAMMAR CORRECTION

    Full text link
    This study investigates how Grammarly, an automated writing feedback tool, supports the development of learner autonomy in grammar correction among EFL students; uncovers students’ perceptions of Grammarly’s role in grammar correction, their self-perceived responsibility in revision, and the challenges they face in becoming autonomous writers. This qualitative case study research involved ten students from the English Education Program at UIN Walisongo Semarang, representing both fifth and seventh semesters. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis of student writing samples. The findings reveal that Grammarly contributes to learner autonomy by providing real-time, non-judgmental feedback that encourages revision and raises grammatical awareness. Students demonstrated increasing responsibility for their learning by combining Grammarly feedback with self-editing and peer consultation. However, challenges such as tool over-reliance, limited grammar knowledge, and emotional barriers were also evident. The study concludes that while Grammarly has significant potential to support grammar learning autonomy, its effectiveness depends on students’ critical engagement and reflective use. Pedagogical guidance is needed to help learners maximize the tool’s benefits and avoid passive dependencePenelitian ini melihat bagaimana Grammarly, sebuah alat untuk memberikan umpan balik otomatis pada tulisan, membantu mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) menjadi lebih mandiri dalam memperbaiki tata bahasa mereka. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan pandangan mahasiswa tentang peran Grammarly dalam memperbaiki tata bahasa, tanggung jawab mereka dalam melakukan revisi, dan kesulitan yang mereka hadapi untuk menjadi penulis yang mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan sepuluh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Walisongo Semarang, yang terdiri dari mahasiswa semester lima dan tujuh. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen terhadap contoh tulisan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grammarly berkontribusi terhadap kemandirian belajar dengan memberikan umpan balik secara real-time dan tanpa penilaian yang menghakimi, sehingga mendorong mahasiswa untuk melakukan revisi dan meningkatkan kesadaran tata bahasa mereka. Mahasiswa menjadi lebih bertanggung jawab atas pembelajaran mereka dengan menggunakan umpan balik dari Grammarly, melakukan penyuntingan sendiri, dan berdiskusi dengan teman. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan, seperti ketergantungan berlebihan terhadap alat, keterbatasan pengetahuan tata bahasa, dan hambatan emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Grammarly bisa sangat membantu dalam belajar tata bahasa secara mandiri, seberapa baik alat ini bekerja sangat tergantung pada seberapa aktif dan reflektif mahasiswa dalam menggunakannya. Oleh karena itu, dibutuhkan bimbingan pedagogis agar mahasiswa dapat memaksimalkan manfaat alat ini dan menghindari ketergantungan pasif

    THE EFFECT OF USING PICTURES SERIES ON STUDENTS’ WRITING PARAGRAPH AT SMAN 2 LAKUDO

    Full text link
    The problem statement, “was there any significant differences effect on writing paragraph between group of students were taught by using pictures series and group on students who were taught with non using pictures series. The objective of this study was to find out if there was a significant differences effect on writing paragraph between group of students were taught by using pictures series and group on students who were taught with non using pictures series.” The present research employed a non-equivalent control group design and was classified as a quasi-experimental design.  The population of this research consisted of all second-grade students at SMAN 2 Lakudo, which is a senior high school with six classes and a total of 150 students. The sample for this study consisted of approximately two classes, each of which had twenty-five students, selected using the cluster random sampling technique.  The objective assessment used in the present study was a paragraph-writing activity.  The SPSS 13 program was employed to collect data through pretests, posttests, and analysis. The findings of this study indicated that the use of picture series has a significant differential impact on students' paragraph writing when comparing those who taught by using picture series to those who taught without using pictures series. In this study, the experimental class (which received treatment using pictures) demonstrated greater comprehension of the text in comparison to the control class.  This is evident in the mean score and the results of the ANOVA Analysis.Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: " Apakah ada perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mendapatkan rangkaian gambar dengan kelompok siswa yang tidak mendapatkan rangkaian gambar dalam pembelajaran writing? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan dalam menulis paragraf antara kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan rangkaian gambar dan kelompok siswa yang diajar tanpa menggunakan rangkaian gambar. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan menggunakan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas dua di SMAN 2 Lakudo yang terdiri dari enam kelas dengan total 150 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yang masing-masing terdiri dari 25 siswa, yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes subjektif berupa tugas menulis paragraf. Prosedur pengumpulan data menggunakan pretest, posttest, dan dianalisis menggunakan program SPSS versi 13. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan rangkaian gambar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis paragraf siswa antara kelompok yang diajar menggunakan rangkaian gambar dan kelompok yang diajar tanpa menggunakan rangkaian gambar. Dalam penelitian ini, kelas eksperimen (yang mendapatkan perlakuan berupa penggunaan gambar) menunjukkan hasil yang lebih baik dalam memahami dan menulis paragraf dibandingkan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata dan hasil analisis menggunakan analisis ANOVA

    Pengaruh Kecemasan Matematika (Math Anxiety) dan Gender Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 12 Baubau

    No full text
    The formulation of the problem in this research is whether math anxiety and gender the mathematics learning outcomes of the students at SMP 12 Baubau. This research is comparative causal research or ex post facto with regression correlation methid to see the relationship and influence between math anxiety and gender whit students’ math learning outcomes. The population in this study were all 8th grade students at SMP Negeri 12 Baubau, 2023/2024 school year consisting of 3 classes with a total of 88 students. In this study, so the sample of this study was class VIII-C. The instruments used was a questionnaire about students’ math anxiety and mathematics learning outcomes in the form of documentation of  students’ semester test scores. This data was analyzed using multiple linear regression analysis. The results of the study obtained the conclusion that there is no significant influence influence between math anxiety and gender simultaneously on student learning outcomes. However, there is a reciprocal relationship between (math anxiety) and gender.Rumusan masalah dalam penelitan ini adalah apakah kecemasan matematika (math anxiety) dan gender berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 12 Baubau. Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif atau ex post facto dengan metode korelasi regresi untuk melihat adanya hubungan dan pengaruh antara kecemasan matematika (math anxiety) dan gender dengan hasil belajar matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Baubau, tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri atas 3 kelas dengan jumlah 88 siswa. Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam menentukan sampel penelitian yaitu metode purposive sampling, sehingga sampel penelitian ini adalah kelas VIII-C. Instrumen yang digunakan berupa angket tentang kecemasan matematika siswa serta hasil belajar matematika berupa dokumentasi data nilai ulangan semester siswa. Data ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini diperoleh Kesimpulan yaitu tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika (math anxiety) dan gender secara simultan terhadap hasil belajar siswa. Namun, terdapat hubungan timbal balik antara (math anxiety) dan gender

    458

    full texts

    982

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-journal Universitas Dayanu Ikhsanuddin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇