Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
The Influence Of Website Design Quality, Perceived Value, And Satisfaction As A Mediator On Repurchase Intentions: A Case Study Of Tokopedia
Indonesia diperkirakan akan muncul sebagai ekonomi global terkemuka di masa depan, memposisikannya sebagai target yang menarik bagi banyak perusahaan e-commerce. Hal ini menyebabkan lingkungan pasar yang sangat kompetitif, memaksa para pelaku industri untuk fokus pada mempertahankan loyalitas konsumen. Dampak kualitas desain situs web dan nilai yang dirasakan pada niat pembelian kembali, dengan E-kepuasan bertindak sebagai faktor mediasi, merupakan bidang studi utama dalam sektor e-commerce. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kausal, yang melibatkan 250 responden yang merupakan konsumen Tokopedia, salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia. Temuan ini mengungkapkan bahwa kualitas desain situs web, nilai yang dirasakan, dan E-satisfaction memiliki efek yang signifikan dan positif pada niat pembelian kembali
Pengaruh Kebijakan Belanja Daerah terhadap Efektivitas Produk Domestik Regional Bruto dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Indramayu
Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan belanja daerah terhadap PDRB dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Indramayu. Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi sederhana, data penelitian diambil dari Badan Pusat Statistik dan laporan keuangan daerah 2014-2023. Tujuan utamanya adalah menilai sejauh mana kebijakan belanja daerah meningkatkan PDRB dan pertumbuhan ekonomi. Hasil analisis menunjukkan belanja daerah berdampak positif signifikan terhadap PDRB dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan belanja terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi meski pengaruhnya bervariasi menurut sektor strategis. Disarankan fokus kebijakan belanja pada investasi infrastruktur dan sektor produktif untuk hasil optimal
Konstruksi Konsep Pangan dalam Budaya Indonesia pada Terjemahan Indonesia Jerman
Pangan merupakan unsur yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep pangan pada masing-masing negara dan budaya berbeda satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep pangan pada majalah NADI pada teks berbahasa Indonesia sebagai bahasa sumber dan terjemahannya dalam bahasa Jerman sebagai bahasa sasaran, dan melihat bagaimana wacana yang muncul menggunakan pendekatan analisis wacana three model dimension pada tahap deskripsi berdasarkan teori dari Fairclough (1989) dan bagaimana konstruksi konsep atau wacana dari pangan dalam teks menggunakan pendekatan ideation taxonomic relation dari Martin dan Rose (2008). Dari hasil analisis ditemukan tiga jenis ideation taxonomic relation, yakni repetisi, sinonimi, dan komposisi. Konsep pangan yang terbentuk pada teks ini adalah makanan Indonesia yang terdiri atas makanan khas dari berbagai daerah. Penerjemahan dalam bahasa Jerman cenderung mempertahankan nama makanan dalam bahasa Indonesia, berkaitan dengan bentuk hubungan taksonominya. Selain itu, terdapat juga wacana iklan atau promosi budaya Indonesia yang muncul pada teks ini. Wacana iklan pada teks ini dapat disimpulkan bertujuan untuk mempromosikan dan memberikan identitas budaya makanan Indonesia terhadap pembaca teks sasaran (bahasa Jerman)
Rethinking Standardized Testing in English Language Proficiency: Moving Toward Culturally Responsive Assessment Models
This paper explores the limitations of traditional standardized English language proficiency tests and advocates for the development and implementation of culturally responsive assessment models. While standardized tests such as TOEFL and IELTS are widely used to assess English proficiency, they often fail to account for the cultural and linguistic diversity of test-takers, leading to biases that disadvantage non-Western learners. This study examines existing research on cultural bias in language testing and proposes new assessment models that integrate cultural sensitivity and inclusivity. Using both qualitative and quantitative data, the paper outlines a framework for designing more equitable English language assessments, aimed at fostering fairness and improving the validity of language proficiency measures. The findings provide actionable recommendations for educators, policymakers, and test developers seeking to create assessments that reflect the diverse backgrounds and experiences of global learner
Implementasi Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) bagi Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah, Malaysia. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada anak-anak PMI yang memiliki keterbatasan akses ke pendidikan berkualitas di luar negeri. Penelitian ini merupakan implementasi dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) guna memberikan gambaran yang komprehensif tentang implementasi dan hasil yang dicapai. Pada penelitian ini, teori implementasi, teori manajemen dan model CIPP menekankan pentingnya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Kemudian teori yang membangun affirmative action, teori self-management dan teori parenting dapat menekankan pentingnya peran dari pemerintah, peserta didik dan orang tua. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitian studi multi-kasus pada jenjang SMA dan SMK di SIKK. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait dengan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan dari perspektif konteks, program ini sangat dibutuhkan mengingat tingginya jumlah PMI di Malaysia dan kebutuhan untuk menyediakan pendidikan yang setara dengan yang ada di Indonesia. Namun, dari sisi input, program ini masih menghadapi masalah dalam anggaran dan pendanaan serta kurangnya fasilitas pendukung di SIKK. Proses implementasi program berjalan dengan baik, namun kendala dalam hal legalitas dokumen, peran peserta didik dan peran orang tua. Dari sisi produk, meskipun sebagian besar peserta program berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, beberapa peserta didik mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan akademik di Indonesia karena kurangnya persiapan awal. Berdasarkan hasil implementasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa Program ADik telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi anak-anak PMI, tetapi masih terdapat beberapa area yang perlu diperbaik
Konseling Kelompok dengan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy
Pentingnya kesejahteraan mental dalam kehidupan sehari-hari telah menarik perhatian masyarakat modern. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Konseling Kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan mengelola stres pada peserta konseling. Pendekatan REBT, dikembangkan oleh Albert Ellis, menekankan pengenalan dan perubahan pola pikir irasional yang dapat memengaruhi perilaku dan emosi seseorang. Melalui kajian literatur, penelitian ini juga mengembangkan model REBT untuk konseling kelompok, memperkaya pendekatan ini dengan interaksi kelompok. Hasilnya menunjukkan bahwa REBT efektif dalam membantu individu mengatasi masalah psikologis, dengan teknik emosional, kognitif, dan perilaku. Melalui tahapan konseling, seperti evaluasi, persuasi, dan pengembangan pemikiran rasional, konseling kelompok REBT memberikan kontribusi positif terhadap perubahan pikiran dan perilaku anggota kelompok, menghasilkan peningkatan kesejahteraan psikologis dan manajemen stres. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan ini dapat menjadi pilihan efektif dalam konteks konseling kelompok untuk mendukung perkembangan individu dan menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih efektif
Implementasi Media Looseparts Untuk Meningkatkan Kecerdasan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Aba Jambu
Pentingnya pengembangan aspek bahasa pada anak usia dini terlihat dari kemampuan mereka dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan. Untuk memperbaiki kurangnya kemampuan tersebut, sekolah memerlukan media yang menarik seperti Loose parts yang dapat merangsang perkembangan bahasa anak melalui berbagai alat main yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskrpsikan pengembangan kecerdasan bahasa dengan media Looseparts di TK ABA Jambu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan yang menggunakan metode deskriptif kualitataif. Penelitian ini dilakukan di TK ABA Jambu dengan subjek penelitian yakni kepala sekolah, guru dan kelompok usia 4-5 tahun atau kelompok TK A TK ABA Jambu. Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini proses pelaksanaan kegiatan di TK ABA Jambu terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penggunaan media Looseparts dalam kegiatan inti berhasil mengembangkan kecerdasan bahasa anak usia 4-5 tahun dengan hasil optimal, ditunjukkan melalui catatan anekdot dan foto berseri sebagai penilaian. Implementasinya dilakukan dengan memperkenalkan media Loose parts dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, sehingga anak-anak dapat secara aktif berpartisipasi dan mengembangkan kemampuan bahasa mereka melalui berbagai aktivitas kreatif yang disediakan. Melalui penggunaan media Loose parts, anak-anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif, serta mengembangkan kecerdasan bahasa mereka dengan lebih optimal
Implementation of Child Friendly Pesantren Program
This research discusses the correlation between the results of socialization of child-friendly pesantren program by the ministry of religion and the ministry of women's empowerment and protection on the program implementation in pesantrens in Padangpanjg City, West Sumatra. The purpose of the research was to obtain information about the correlation between the results of socialization on the implementation of the child-friendly pesantren program. The hypothesis in this study is that there is a correlation between the results of socialization and the on the implementation of child-friendly pesantren programs in Pesantrens in Padangpanjang City. The research method is descriptive method.The technique used in this research is proportionate stratified random sampling technique.The results showed that the proposed hypothesis was accepted that there was a significant correlation between the results of socialization on the implementation of the child-friendly pesantren program with he correlation coefficient calculation known that r hitung is 0,660 wheres r table with significant degree 5% for N = 62 and df = N-2 = 62 - 2 = 60 is 0,254. Thereby r hitung ≥ rtabel or 0,660 > 0,254, thereby Ha is accepted
Exploring EFL Learners Students-Teacher Relatedness
Purpose this study of to know how students’ and teacher views on students and teacher relatedness in the classroom related to vocabulary learning. Specifically, the methodology used in this research was giving the researcher ability to explore students and teacher point of view on the relatedness between them inside and outside classroom. Thus, qualitative research methodology is going to be utilized to achieve the research objective. The subjects of the study were one senior high school EFL teacher, and the students of one class of English language major class consisting of 4 students. The data of this research was obtained using interview questions instrument. The scope of this study is to explore students-teacher relatedness inside or outside the classroom. However, the results of this study might not be able to be generalized. SDT believe parents also has playing role in learners’ success in learning, meanwhile, this research is only focuses on the relatedness between students-teacher. In addition, it would be inconvenient to do research on every parents. The results of this study are expected to give beneficial information for other researcher who conduct study on this similar topic. The results of this study are expected to give beneficial information for the teacher which may giving better attention in the learners learning process by providing support in every chance they have. To the curriculum designer what is learners needs when they conduct vocabulary learning
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Pendidikan Akhlak di SMK YASPIA
Pendidikan akhlak merupakan aspek fundamental dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pendidikan akhlak di SMK YASPIA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada siswa melalui berbagai strategi seperti keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan integrasi nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, kerjasama dengan orang tua, dan lingkungan kondusif. Sementara kendala yang dihadapi adalah minimnya alokasi waktu, kurangnya kesadaran diri siswa, dan pengaruh negatif lingkungan eksternal. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan akhlak melalui pelatihan guru, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan optimalisasi teknologi dalam pembelajaran