Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Analisis User Interface Usablity Aplikasi Tisa (Ticketing Support Application) Dengan Metode Hueristic evaluation
Objek dalam penelitian ini adalah mengukur tingkat usability pada aplikasi TISA (Ticketing Support Application) pada salah satu perusahaan swasta.Dalam penelitian ini menggunakan metode Heuristic. Metode Heuristic yang digunakan menggunakan 10 prinsip usability Nielsen. Penelitian ini melibatkan 50 responden dari perusahaan dan subjek penelitian adalah aplikasi TISA (Ticketing Support Application). Responden yang berfungsi untuk memberikan penilaian berdasarkan 10 prinsip usability dengan memberikan kuisioner berjumlah 23 pertanyaan.Berdasarkan hasil dari rata-rata presentase pada hasil Heuristic eval__uation yang terdapat pada table 4.33. hasil tertinggi terdapat pada variabel Visibility of System dengan presentase sebesar 81%, dilanjut dengan variabel Use Control and Freedom dengan presentase sebesar 79%, kemudian variabel Flexibility and Efficient of Use dengan presentase sebesar 78%, kemudian variabel Aesthetic and Minimalist Design dengan presentase sebesar 77%, kemudian variabel Consistency and Standards dan Help and Documentation dengan rata-rata presentase sebesar 75%, kemudian variabel Match between system dengan presentase sebesar 74%, kemudian variabel Error Prevention dan Recognation Rather than Recall dengan rata-rata sebesar 73%, dan hasil terendah terdapat pada variabel Help users recognize, dialogue, and recovers from errors sebesar 72%Berdasarkan analisis presentase pada hasil Heuristic eval__uation yang dilakukan terhadap aplikasi TISA (Ticketing Support Application) pada salah satu perusahaan swasta, ditemukan bahwa variabel Visibility Of System memperoleh presentase tertinggi dengan nilai 81% dengan ini menyatakan . Variabel lainnya seperti Use Control and Freedom, Flexibility and Efficient Of Use, serta Aesthethic and Minimalist Design mendapatkan presentase yang cukup tinggi yaitu diatas 75%. Namun, variabel Help users recognize, dialogue, and recovers from errors mendapatkan presentase terendah dengan nilai 72%
Evaluasi Program Ekstrakurikuler Pramuka dalam Membentuk Karakter Disiplin di SDN Rambutan 03
Masa remaja merupakan masa mereka membutuhkan pengakuan akan kemampuannya dari orang lain. Fenomena ini merupakan indikasi dari dekadensi karakter yang pada dasarnya tidak memiliki kedisiplinan dan contoh karakter bangsa yang bertentangan dengan visi misi pendidikan nasional. Kurangnya disiplin dapat berakibat melemahnya motivasi seseorang untuk melakukan sesuatu. Oleh karena itu, betapa pentingnya menegakkan disiplin agar sesuatu yang diinginkan dapat tercapai dengan tepat waktu. Untuk menanamkan karakter yang religius, cerdas dan berkarakter disiplin, sepertinya untuk pendidikan dasar tidak cukup hanya mengandalkan proses pembelajaran di kelas saja. Kurikulum pendidikan dasar yang ada di sekolah adalah pendidikan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Model eval_uasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model eval_uasi CIPP. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan analisis hasil eval_uasi yang telah dilakukan oleh peneliti, didapatkan hasil penelitian bahwa program ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter disiplin di SDN Rambutan 03 sudah terlaksana dengan baik
Can Scanning Technique and Mastery of The Vocabulary Affect Students’ Reading Proficiency? (Case Study at Junior Secondary School in Purwakarta)
The objective for this article is for understanding whether the scanning technique and mastery of the vocabulary can affect students’ reading proficiency at Junior Secondary School in Purwakarta. Research methodology used was experiment. Samples were taken with random technique from 40 students; half of them were in conventional group/class and the rest were in the experiment group/class. From the outcome, it is concluded that scanning, as one of the methods taught in reading comprehension, could affect the students’ proficiency as well as the mastery of vocabulary. However, when the variables are combined, it was concluded that they could not affect the proficiency significantly. Since most exams of the English lesson in school use reading comprehension, teaching technique in understanding text such as scanning needs to be taught for the students to do the tests efficiently for the time given is limited. Hopefully, with the improvement of the vocabulary mastery, students can reach their competency in reading proficiency
Literasi Numerasi Pada Perangkat Pembelajaran di SMK
Revolusi industri 4.0 telah mempengaruhi berbagai sektor, termasuk bidang Pendidikan Kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran SMK yang mengintegrasikan kemampuan literas dan numerasi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam hal kompetensi, literasi dan numerasi. Dalam penelitian ini digunakan metode studi literatur. Teknik analisis data yang dilakukan adalah (1) Mengkaji literasi dan numerasi beserta permasalahan yang mungkin muncul dan solusinya dalam pembelajaran di SMK. (2) Mengkaji berbagai komponen perangkat pembelajaran yang memungkinkan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK, (3) Menetapkan komponen yang memiliki peluang yang besar sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan kualitas pembelajaran di SMK, yaitu model pembelajaran karena dalam penggunaan model pembelajaran komponen pembelajaran lain dapat diintegrasikan (Pendekatan Model Pembelajaran Work-based Learning). (4) Sinkronisasi antara literasi dan numerasi dengan karakteristik perangkat pembelajaran di SMK, dan (5) Merancang hasil sinkronisasi berupa muatan materi dan aktivitas yang akan dilakukan dalam langkah-langkah Work-bassed Learning (WBL). Hasil penelitian adalah berupa rancangan model WBL dalam pembelajaran mata pelajaran produktif di SMK dengan mengintegrasikan kemampuan literasi dan numerasi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan
Pengaruh Pemberian Bee Pollen Terhadap Pemulihan Hemoglobin (Hb) Mahasiswa Putri Unesa Setelah Latihan Submaksimal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bee Pollen terhadap pemulihan kadar hemoglobin setelah latihan submaksimal. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi S1 Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya angkatan 2021 dengan mengambil sampel sebanyak 20 mahasiswi yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (anova repeated measure), Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh terhadap pemulihan hemoglobin setelah latihan submaksimal dari pemberian bee pollen yang dikonsumsi selama 10 hari dengan dosis 520 mg. hasil uji hipotesis repeated measures ANOVA menghasilkan nilai dari Sphericity Assumed Sig senilai 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dari nilai tersebut dapat dikatakan bahwa ada kenaikan kadar hemoglobin yang nyata dari pemberian Bee pollen selama 10 hari. Dengan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian suplemen Bee pollen terhadap kelompok eksperimen dapat menaikkan kadar hemoglobin setelah latihan submaksimal. Untuk hasil dari kelompok kontrol menghasilkan nilai Nilai dari Sphericity Assumed Sig senilai 0,195 > 0,05, maka dapat disimpulkan H0 diterima dan Ha ditolak. Dari nilai tersebut dapat dikatakan bahwa tidak ada kenaikan kadar hemoglobin yang nyata dari pemberian Bee pollen selama
Pengaruh Brand Image, Religiusitas, Dan Fasilitas Terhadap Keputusan Orang Tua Menyekolahkan Putranya Di Smp Bukit Asam, Lawang Kidul Muara Enim Sumatera Selatan
Pendidikan merupakan bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada anak, agar mereka memiliki kecakapan dan kemandirian dalam hidupnya, mampu mencapai cita-citanya, mampu beradaptasi dengan berbagai lingkungan, dan mampu menghadapi tantangan. Masyarakat semakin menyadari akan pentingnya membekali anak dengan pendidikan yang tepat. Kesadaran akan pentingnya pendidikan ini telah mendorong orang tua untuk lebih selektif dalam memilih sekolah bagi anaknya. Fenomena yang terjadi saat ini adalah masyarakat rela membayar mahal dan menempuh jarak yang jauh, demi untuk mendapatkan sekolah yang sesuai dengan standar atau kriteria yang mereka inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, religiusitas, dan fasilitas sekolah terhadap keputusan orang tua dalam memilih SMP Bukit Asam untuk Putranya di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Pemilihan SMP Bukit Asam sebagai obyek penelitian didasarkan pada beberapa pertimbangan, seperti adanya karakteristik tertentu yang dimiliki SMP Bukit Asam, sebagai pembeda dari sekolah lain di sekitarnya, serta melihat adanya tren pendaftar yang semakin meningkat dari ta-hun ke tahun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, yang fokus pada pengumpulan dan analisis data numerik. Pengumpulan data menggunakan angket, yang disebarkan kepada 193 orang tua siswa sebagai responden. Analisa data menggunakan teknik regresi linier berganda.Teknik analisa ini bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel independen (X) dan Variabel terikat (Y). Hasil analisis menunjukkan brand image, religiusitas, dan fasilitas sekolah secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan orang tua dalam memilih sekolah”
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa SMP Negeri 6 Malang
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan 30 siswa kelas XI di SMP Negeri 6 Malang, dan dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran pada bulan Juli 2024. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi rencana pembelajaran dengan model PBL, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), soal tes tertulis, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam keterlaksanaan pembelajaran PBL maupun kemampuan berpikir logis matematis siswa. Pada siklus 1, keterlaksanaan pembelajaran mencapai dan meningkat menjadi pada siklus 2. Kemampuan berpikir logis matematis siswa juga meningkat dari pada siklus 1 menjadi pada siklus 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa
Eksplorasi Media Edukasi untuk Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini: Studi Kasus Kualitatif di Desa Dayak Pampang
Pendidik sering memanfaatkan berbagai jenis media edukasi untuk mendukung proses pengajaran dan meningkatkan efektivitas kemampuan bahasa anak usia dini di lembaga Taman Kanak-Kanak (TK). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi media edukasi yang digunakan oleh pendidik serta menganalisis kendala yang dialami oleh peserta didik dalam memanfaatkan media tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Observasi dan wawancara dilakukan dengan pendidik untuk mengetahui jenis-jenis media edukasi yang digunakan dalam subelemen anak mengenali dan memahami berbagai informasi, mengomunikasikan perasaan dan pikiran secara lisan, tulisan, atau menggunakan berbagai media serta membangun percakapan. Sementara itu, angket disebarkan kepada 6 guru untuk mengidentifikasi kendala yang mereka hadapi dalam menggunakan media tersebut. Data dikumpulkan dari 2 TK di Desa Dayak Pampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media edukasi yang digunakan oleh guru terdiri dari buku cerita (32%), video edukasi (14%), Flashcard (8%), boneka tangan (8%), gambar (16%), lagu (12%), LKPD (2%) dan bermain peran (8%). Penggunaan beragam media edukasi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya dan menarik anak. Namun, anak menghadapi beberapa kendala kurangnya ketuntasan belajar anak dan kurangnya motivasi anak berbahasa karena pembelajaran masih berorientasi pada buku teks. Hal ini menyebabkan pendidik lebih banyak menggunakan metode penugasan, ceramah, dan LKPD, sehingga progresivitas pemahaman mengenal huruf, membaca huruf dan menulis menjadi kurang optimal dalam menggunakan media edukasi tersebut, seperti keterbatasan aksesibilitas, kurangnya keterampilan teknologi, minimnya dukungan teknis, gangguan distraksi, serta kesulitan dalam beradaptasi dengan media pembelajaran yang tersedia
Pembelajaran Berdiferensiasi Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII Materi Garis dan Sudut (SMP Negeri Satu Atap-1 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan peserta didik serta menganalisis hasil belajar dan respon peserta didik pada pembelajaran matematika berdiferensiasi menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada materi garis dan sudut. Penelitian ini dilakukan di Desa Kiapak dengan integrasi pembelajaran luar kelas di SMP Negeri Satu Atap-1 Kahayan Kuala melalui wisata edukasi mangrove "Si Mangki". Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari lima peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk observasi dan secara kuantitatif untuk tes hasil belajar dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemanfaatan hutan mangrove di Desa Kiapak sebagai alternatif pembelajaran luar kelas sangat inovatif; (2) peserta didik menunjukkan peran aktif dan sikap positif selama pembelajaran PBL, baik di dalam maupun di luar kelas; (3) hasil belajar peserta didik meningkat dari siklus I ke siklus II, dengan tingkat ketercapaian mencapai 100% pada siklus II, dan hasil akhir tes menunjukkan ketercapaian belajar sebesar 88,2%; (4) respon peserta didik terhadap pembelajaran PBL sangat positif, dengan 100% peserta didik menunjukkan respon positif
Explorasi Tingkat Kedisiplinan Mahasiswa Mengumpulkan Tugas Online Pembelajaran Bahasa Inggris yang Diselenggarakan oleh Arizona State University
Kegiatan pembelajaran online untuk mata kuliah bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh pihak Arizona State University sudah berlangsung dua tahun di Universitas Esa Unggul. Kali ini peneliti ingin mengeksplorasi kedisiplinan mahasiswa dalam mengumpulkan tugas yang diberikan oleh pihak Arizona State University setiap selesai pembelajaran online yang diselenggaraan setiap minggu dikarenakan tidak adanya penguncian akses tugas setiap minggunya yang seharusnya sebelum pertemuan selanjutnya di sesi minggu depan harus sudah tuntas dan dikunci oleh sistem. Dengan tidak adanya sistem penguncian akses tugas itu peneliti ingin melihat seberapa banyak mahasiswa yang tepat waktu (sebelum pertemuan sesi selanjutnya) dengan mahasiswa yang hanya menyerahkan tugas namun tidak tepat waktu. Penelitian ini didukung data primer yang dikumpulkan penulis dari kelas mata kuliah bahasa Inggris 2 semester genap 2023/2024 sebagai pengajar di kelas yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus terhadap permasalahan sejauh mana ketepatan mengirimkan tugas secara online pada mata kuliah bahasa Inggris 2 yang dikelola oleh provider dari luar yaitu Arizona State University berapa banyak mahasiswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu dan berapa banyak mahasiswa yang hanya sebagai persyaratan kehadiran mereka mengerjakan tugas dan dilihat berapa lama mahasiswa yang terlambat mengerjakan tugas. Dengan adanya penelitian ini diharapkan ke depannya pihak penyelenggara mata kuliah bahasa Inggris ini bisa mengantisipasi tingkah pola mahasiswa dalam mengirimkan tuga