Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Literature Study: The Effect of The Problem-Based Learning Model Assisted by The Flipped Classroom on Mathematical Creative Thinking Ability
The development of mathematical creative thinking abilities is a crucial goal in modern education, as these skills enable students to approach complex problems innovatively and adapt to diverse challenges. However, traditional teaching methods often fail to nurture creativity, focusing instead on rote learning and procedural tasks. This study aims to investigate the impact of integrating the Problem-Based Learning (PBL) model and the Flipped Classroom approach on enhancing students' mathematical creative thinking abilities. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) methodology, analyzing previous studies that explore the effects of these pedagogical strategies individually and in combination. Data were collected and synthesized through a rigorous process of identification, screening, and inclusion based on predefined criteria. The findings reveal that the integration of PBL and the Flipped Classroom significantly improves students' flexibility, originality, and ability to generate innovative solutions in mathematics. PBL fosters collaborative problem-solving and real-world application, while the Flipped Classroom prepares students with foundational knowledge, allowing class time to focus on exploration and creativity. This research highlights the potential of innovative teaching models to transform mathematics education by creating dynamic and student-centered learning environments. The results provide valuable insights for educators seeking to foster higher-order thinking skills and creativity in their students
Effect of Share Ownership Concentration, Audit Committee Meeting Frequency, Type of External Auditor, and Risk Monitoring Committee Size on Operational Risk Disclosure in Non-Bank Financial Services Institutions (LJKNB) for the 2019-2023 Period
In an increasingly complex global business environment, effective corporate governance is one of the main pillars to maintain economic stability and encourage sustainable growth in the financial sector. This study aims to analyze the Effect of Share Ownership Concentration, Audit Committee Meeting Frequency, Type of External Auditor, and Risk Monitoring Committee Size on Operational Risk Disclosure in Non-Bank Financial Services Institutions (LJKNB) for the 2019–2023 Period. The content analysis method was used to collect operational risk disclosure data from the annual reports of 42 LJKNB listed on the IDX during the period 2019 to 2023. Using GLS regression analysis, this study shows the influence of governance on the disclosure of operational risks quantitatively and qualitatively. The results show that the concentration of share ownership, the number of audit committee meetings, and the external auditors of the Big 4 have a significant positive effect on the disclosure of quantitative operational risks, while the number of risk monitoring committees has a significant negative effect. The four governance variables did not have a significant effect on the qualitative disclosure of operational risk
Public Relations Crisis Communication of Surabaya Shipping Polytechnic in Post-Crisis Image Recovery
In a crisis that occurs in an organization, PR is an important functional organization that bridges communication between the organization and the public. It is the main task and function of Public Relations to be able to overcome a crisis that affects the institution. This research uses descriptive qualitative methods. The results of this study show that in maintaining the image of the crisis issue that occurred, it is divided into four stages. The first is the Denial stage, where the Public Relations of the Surabaya Shipping Polytechnic denies by providing the postitive information side of the institution/organization so that not only negative information becomes the main statement. Second Evasion of Responsibility by convincing that the organization does not intend to do negative things and fully supports the running of a fair legal process regarding the crisis issue that occurred. Third Reducing Offensiveness, convincing the public that in addition to the negative crisis that occurred, there are still positive actions that have been taken in the past and can be well received by the public. Then the last stage is Corrective Action, which is to ensure that the crisis issues that occur can be handled properly so that it will not become a problem again in the future
Peran Supervisi Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Era Digital (Studi Literatur)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan berbasis digital dalam meningkatkan mutu pembelajaran di era digital. Kajian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis jurnal serta artikel terkait yang relevan dengan topik supervisi pendidikan dan teknologi digital. Fokus kajian meliputi peran supervisi dalam transformasi pembelajaran, tantangan implementasi supervisi digital, dan strategi untuk mengoptimalkan penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan berbasis digital memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inovasi pembelajaran. Teknologi seperti aplikasi monitoring, dashboard evaluasi, dan platform kolaborasi digital memungkinkan pemantauan kinerja guru secara real-time dan memberikan umpan balik berbasis data. Namun, pelaksanaan supervisi digital menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital di kalangan guru dan pengawas, serta isu keamanan data. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan penguatan infrastruktur, pelatihan intensif bagi pengawas dan guru, serta regulasi yang menjamin perlindungan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa supervisi berbasis digital dapat menjadi katalisator utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang responsif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kajian ini juga merekomendasikan penelitian lanjutan yang mengintegrasikan data empiris dari berbagai wilayah dan kebijakan pemerintah untuk memperkuat penerapan supervisi digital secara optimal. Dengan langkah tersebut, supervisi pendidikan berbasis digital berpotensi besar untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan
Implementasi Game Based Learning Kahoot Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kosa Kata Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas I SD Katolik 03 Fr Don Bosco Manado
Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Perantau di Universitas’aisyiyah Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara komunikasi interpersonal dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di Universitas’Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa perantau yang berasal dari luar Yogyakarta sejumlah 100 orang. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui kuisioner menggunakan link gform. teknik yang digunakan yaitu dengan accidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu menggunakan korelasi product moment menggunakan SPSS versi 21,0. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau dengan nilai korelasi sebesar 0,328. Berdasarkan hal tersebut maka komunikasi interpersonal memiliki hubungan dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.  
Penciptaan Nilai Publik Menggunakan Kecerdasan Buatan: Studi Empiris terhadap Pengguna Chatbot BPJS Kesehatan CHIKA di Indonesia
Penelitian ini berusaha memahami hubungan antara pemanfaatan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dan penciptaan nilai publik dari perspektif warga negara dengan memanfaatkan gagasan nilai publik oleh Moore (1995) dan Kelly (2002) sebagai landasan konseptual. Survei terhadap 438 pengguna CHIKA, chatbot milik BPJS Kesehatan, di Indonesia dilakukan untuk menguji model penelitian. Dengan menggunakan dua indikator nilai publik, keadilan prosedural dan kepercayaan, hubungan antarkonstruk diuji menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan chatbot berbasis AI berpengaruh secara signifikan terhadap penciptaan nilai pelayanan publik. Selain itu, studi empiris ini juga berhasil mengeksplorasi perbedaan pengaruh penggunaan layanan chatbot oleh warga negara terhadap penciptaan nilai publik berdasarkan tingkat pengalaman, usia, pendidikan, pendapatan, dan gender. Dengan berfokus terhadap penciptaan nilai publik di sektor layanan kesehatan di Indonesia yang masih kurang tereksplorasi, adanya temuan-temuan tersebut diharapkan dapat menyajikan pengetahuan baru serta memperkaya literatur nilai publik melalui perspektif yang berbeda. Selain itu, hasil studi empiris ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis kepada pemangku kepentingan dalam rangka penyediaan layanan berkualitas kepada publi
Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Jombang
Stunting is a condition of failure to grow and develop that results in children being shorter than their age due to improper nutritional fulfillment in the first 1000 days of life which affects the physical and functional of the child's body. Stunting affects Indonesia's future generations, especially in the golden age of independence in 2045. The Regional Government of Jombang Regency issued Jombang Regent Regulation number 4 of 2022 concerning the Acceleration of Integrated Stunting Reduction in Jombang Regency. Stunted toddlers in early 2024 in Jombang Regency totaled 3639 children under five with a stunting prevalence of 5.85%, which has reached the national target of not exceeding 14%. The purpose of this study is to identify and analyze the implementation of integrated stunting reduction acceleration policies in Jombang Regency and the factors that are inhibiting it. The research uses a qualitative method with data collection carried out by observation, interview, and document study techniques. Using analysis based on the theory of Soren C. Winter (2004) where the success of implementation is influenced by the behavior of relationships between organizations, the behavior of lower-level bureaucrats, and the behavior of target groups. The results of the study show that the Jombang district government has implemented policies quite well, marked by a decrease in stunting cases from 5,509 cases in 2022 to 3,428 as of September 2024. However, there are still indicators of acceleration in stunting reduction that have not met the target, especially related to the behavior of lower-level bureaucrats that need to be improved and improved. Obstacles in the implementation of stunting reduction policies that arise can be used as material for improvement in the future. In line with the conclusion, it is recommended; to optimize the performance of policy actors and improve human resources of lower-level implementers. Collaborate with the public and private sectors so that they can optimize preventive measures to prevent stunting
Penerapan Prinsip Exceptio Non Adimpleti Contractus dalam Perkara Wanprestasi pada Perjanjian Lisan
Prinsip Exceptio Non Adimpleti Contractus merupakan salah satu asas dalam hukum perjanjian yang memberi hak kepada salah satu pihak untuk menunda pelaksanaan kewajibannya jika pihak lawan belum melaksanakan kewajibannya. Penelitian ini berfokus pada penerapan prinsip tersebut dalam perkara wanprestasi yang timbul dari hubungan kontraktual dalam perjanjian lisan antara artis dan personal manajernya di Indonesia, khususnya dalam Putusan Nomor 63/PDT.G/2022/PN JKT.BRT. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode statute approach dan case approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Exceptio Non Adimpleti Contractus dalam konteks perjanjian lisan menegaskan pentingnya itikad baik dan transparansi dari kedua belah pihak untuk menjaga keseimbangan hak dan kewajiban. Sehingga, ketika terdapat pihak yang ingin menuntut prestasi, pihak tersebut juga harus memenuhi terlebih dahulu prestasinya. Dalam penelitian ini juga memberikan gambaran historis mengenai perkembangan Exceptio Non Adimpleti Contractus dalam sistem hukum Indonesia yang diwarisi dari tradisi hukum Belanda dan relevansinya dalam penyelesaian sengketa kontraktual di era modern
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Penggunaan Teknologi Self-Service Kiosk dalam Bidang Makanan dan Minuman di Restoran Fast Food
Tujuan – Penggunaan Self-Service Kiosk di industri makanan dan minuman terus berkembang untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan layanan. Teknologi ini memungkinkan konsumen memesan, menyesuaikan, dan membayar makanan secara mandiri. Penelitian ini menganalisis kepuasan konsumen terhadap Self-Service Kiosk dan mengeksplorasi niat untuk menggunakan kembali sistem ini di restoran Fast Food. Metodologi/Desain/Pendekatan – Penelitian kuantitatif berbasis survei daring menggunakan kuesioner untuk mengukur kepuasan konsumen dan niat menggunakan kembali Self-Service Kiosk. Temuan – Hasil analisis menunjukkan dimensi kualitas layanan, persepsi nilai, dan pengalaman konsumen mempengaruhi kepuasan yang kemudian berdampak signifikan pada niat penggunaan kembali. Sistem layanan mandiri di restoran Fast Food memiliki karakteristik unik yang memerlukan perhatian khusus dalam kajian akademis dan praktik manajemen. Implikasi Praktis – Manajemen restoran harus memastikan standar pelayanan Self-Service Kiosk sesuai ekspektasi konsumen. Penggunaan teknologi harus mendukung kebutuhan konsumen untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Kesimpulan – Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam layanan mandiri terhadap pengalaman konsumen. Penelitian lanjutan di negara-negara Barat diperlukan untuk memahami perbedaan konteks budaya dalam penggunaan Self-Service Kiosk