Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Pengaruh Lingkungan Kerja, Kompensasi Langsung, dan Fasilitas Kerja Terhadap Produktivitas Kerja pada Karyawan Swasta Generasi Milenial di Kota Surabaya
Generasi milenial mulai mendominasi angkatan kerja pada dunia kerja saat ini. Generasi Y atau dapat disebut juga sebagai generasi milenial merupakan generasi yang lahir antara tahun 1980 dan 1995. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Hal ini sesuai dengan pendapat yang mengemukakan penelitian kuantitatif adalah pendekatan penelitian yang banyak dituntut menguakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan hasilnya. Berdasarkan uraian di atas maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: 1. Menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan generasi milenial di Surabaya. 2. Menguji dan menganalisis pengaruh kompensasi langsung terhadap produktivitas kerja karyawan generasi milenial di Surabaya. 3. Menguji dan menganalisis pengaruh fasilitas kerja terhadap produktivitas kerja karyawan generasi milenial di Surabaya. 4. Menguji dan menganalisis pengaruh simultan lingkungan kerja, kompensasi langsung, dan fasilitas kerja terhadap produktivitas kerja karyawan generasi milenial di Surabaya. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan swasta generasi milenial di Surabaya. Ruang kerja yang nyaman dan memadai, seperti pencahayaan yang baik dan perabotan ergonomis, dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus karyawan
"Remedies" Postpartum Care Center: Human Capital Strategy Planning
Human capital planning is a crucial aspect of the healthcare service industry, particularly in the postpartum care sector, which requires a workforce with high medical, psychological, and social competencies. Qualified healthcare professionals play a vital role in ensuring maternal recovery after childbirth, preventing health complications, and supporting the success of exclusive breastfeeding and infant well-being. However, challenges in human resources management in this sector remain significant, including high turnover rates among medical personnel, heavy workloads, and limited competency-based training systems. To address these challenges, a strategic and adaptive human capital planning approach is necessary to ensure a high-quality and sustainable workforce. This business plan aims to analyze the human capital planning strategy implemented by Remedies, a postpartum healthcare center, using the McKinsey 7S Model. This approach is used to evaluate the alignment of human resources strategies with the organization’s business objectives, which influence the effectiveness of workforce management. Remedies applies a short-term, medium-term, and long-term human capital strategy, focusing on enhancing medical staff competencies, strengthening organizational culture, and adopting digital technology in HR systems. In the short-term strategy, Remedies emphasizes competency-based recruitment and fundamental training for new healthcare staff. The medium-term strategy focuses on workforce skill development, professional certification, and reinforcing an empathy- and innovation-based organizational culture. Meanwhile, the long-term strategy involves the implementation of a knowledge management system, human resources digitalization, and leadership programs to prepare the future workforce. This business plan provides valuable contributions to healthcare service providers, academics, and policymakers in understanding effective human capital planning strategies to improve postpartum healthcare services. The recommendations include strengthening competency-based recruitment policies, developing incentive and employee welfare systems, and optimizing digital technology in human resources management. By implementing these strategies, healthcare organizations are expected to enhance competitiveness, reduce turnover rates, and ensure high-quality services for mothers and infants after childbirth
Pengaruh Inisiatif Qatar Sebagai Pendorong Terwujudnya Gencatan Senjata Serta Pemulihan Krisis Kemanusiaan dalam Konflik Israel-Palestina
Konflik Israel-Palestina yang menjadi isu kompleks dan berkepanjangan dalam sejarah, membuat banyak aktor terlibat dalam konflik ini tentunya dengan kepentingan masing-masing. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis bagaimana Humanitarian Diplomacy efektif dan berhasil pada masalah kompleks ini serta apa latar belakang dari Qatar sebagai dominasi utama konflik ini. Dengan pendekatan kualitatif yang mengeksplorasi strategi dan latar belakang terjadinya termasuk dari awal bantuan dilaksanakan serta bagaimana hubungan dengan pihak-pihak yang terlibat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan menggunakan Resolusi Konflik masih bisa terwujudnya sebuah penyelesaian konflik tanpa pertumpahan darah melainkan dengan berfokus kepada bantuan kemanusiaan dan negosiasi
Analisis Pola Komunikasi Diskominfo Jawa Barat di Media Sosial: Kajian Sintaksis, Wacana, dan Keterlibatan Publik
This study aims to analyze the communication patterns used by the West Java Diskominfo in social media, focusing on syntactic aspects, discourse strategies, and the effectiveness of digital communication. The method used in this study is a qualitative method with critical discourse analysis techniques. There are several approaches in the analysis process, ranging from a syntactic approach to identify the structure of active and passive sentences; discourse analysis approaches to examine messaging strategies, cohesion, and coherence; and analysis of audience engagement in digital communications. The data used is in the form of discourse and content that is under the responsibility of the West Java Provincial Communication and Information Department. The source of data for this study refers to the official web and social media accounts managed by the West Java Provincial Diskominfo. The results of the study show that the West Java Diskominfo uses more active sentences in its social media uploads, which gives a more direct and firm impression. In discourse strategies, the narrative patterns and arguments used tend to clarify the problem before offering solutions that the government does. In addition, the use of persuasive words and hashtags strengthens the consistency and branding of local government communication. In terms of digital communication, audience engagement is higher in uploads that discuss public policy and strategic issues. The effectiveness of messages is enhanced through the use of multimedia and language styles tailored to audience segments. This study concludes that the communication pattern of the West Java Diskominfo is quite effective, but it can still be optimized by increasing two-way interaction and the use of interactive visual elements
Eksaminasi Penerapan Rule of Reason Terhadap Persekongkolan untuk Memperoleh Rahasia Perusahaan Kompetitor dan Probabilitas Dominasi Perusahaan dalam Tindakan Anti Kompetitif: Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 08/Kppu-L/2024
Penelitian ini mengisi celah dalam penegakan hukum persaingan Indonesia dengan menganalisis Putusan Perkara No. 08/KPPU-L/2024, di mana PT. Maruka Indonesia bersekongkol mengeksploitasi informasi rahasia PT. Chiyoda Kogyo Indonesia, menyebabkan penurunan pendapatan 64%. Meski ada indikasi dominasi tidak langsung melalui kepemilikan saham Maruka Corporation Japan, KPPU mengabaikan rule of reason dan doktrin SEE. Menilai kelalaian metodologis KPPU dan mendorong adopsi SEE untuk mengatasi penguasaan pasar terselubung. Analisis yuridis normatif terhadap kerangka hukum, putusan pengadilan, dan data sekunder. Pengabaian rule of reason oleh KPPU menyembunyikan penyalahgunaan posisi dominan Maruka, sementara SEE dapat mengungkap kontrol ekstrateritorial. Pelanggaran etika bisnis Jepang memperparah pelanggaran. Studi ini merekomendasikan pedoman KPPU tentang SEE, penyempurnaan rule of reason, dan amendemen UU No. 5/1999
Exploring A Private Islamic Primary School Teachers’ Perspectives on English as Medium of Instruction (EMI): A Phenomenological Case Study
This phenomenological case study explores teachers' perspectives on implementing English as a Medium of Instruction (EMI) with the Cambridge curriculum in a rural Islamic primary school in Mojokerto, Indonesia. Against the backdrop of global EMI expansion and Indonesia’s push for bilingual education, the study addresses gaps in EMI research, which predominantly focuses on higher education. Through interviews and classroom observations, four key challenges emerged: teacher language proficiency, students’ low English comprehension, inadequate professional development, and teaching anxiety, rooted in rural and non-English educational backgrounds. Conversely, benefits included global competence, improved English skills, elevated school credibility, and teacher enthusiasm. Findings underscore the transformative potential of EMI in marginalized settings, alongside the need for context-specific teacher training and curriculum integration. The study advocates for longitudinal research on student outcomes and technology-enhanced solutions to address rural disparities, contributing to debates on equitable EMI implementation in religious and low-resource contexts
Peran Media Audio Visual dalam Pembelajaran Bulutangkis :Systematic Literature Review dan Bibliometric Analysis
Integrasi media audiovisual dalam pendidikan bulutangkis semakin populer karena potensinya dalam meningkatkan pemahaman teknis dan taktis. Namun, sintesis komprehensif tentang tren penelitian dan efektivitasnya masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi tren publikasi, (2) mengevaluasi efektivitas media audiovisual dalam pembelajaran bulutangkis, dan (3) memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik. Pendekatan gabungan SLR dan Bibliometric Analysis diterapkan pada 795 publikasi terindeks Scopus (2013–2024), dianalisis menggunakan VOSviewer dan Covidence. Hasil menunjukkan tren positif publikasi, dengan media audiovisual secara signifikan meningkatkan keterampilan teknis dan motivasi siswa. Topik utama meliputi waktu reaksi visual dan aplikasi VR, sementara celah dalam interaksi siswa-media teridentifikasi. Penelitian ini menganjurkan integrasi alat audiovisual dalam kurikulum dan menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut tentang sinergi psikologis dan teknologi untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran
Pengembangan Modul Pembelajaran Transformasi Geometri Dengan Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics Berbantuan Scratch Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa
Pendidikan matematika sering menghadapi tantangan karena rendahnya motivasi siswa dan sifat abstrak dari topik seperti transformasi geometris. Metode tradisional gagal melibatkan siswa, membutuhkan pendekatan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul transformasi geometri berbasis STEM yang dibantu oleh pemrograman Scratch untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman konseptual siswa. Dengan menggunakan model pengembangan Plomp (2013), penelitian melibatkan tiga fase: penelitian pendahuluan (analisis kebutuhan), pembuatan prototipe (desain dan validasi modul), dan penilaian (uji coba terbatas dengan 30 siswa kelas sembilan). Data dikumpulkan melalui lembar validasi, kuesioner guru/siswa, dan survei motivasi, dianalisis secara kuantitatif untuk validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Modul ini divalidasi sebagai "valid" (skor rata-rata 3,33) dan "praktis" (tanggapan siswa rata-rata 3,25; respon guru rata-rata 3,08). Survei motivasi menunjukkan 66,7% siswa mencapai tingkat motivasi "tinggi". Namun, uji coba skala besar diperlukan untuk penerapan yang lebih luas. Modul ini berhasil mengintegrasikan STEM dan Scratch untuk membuat pembelajaran interaktif dan relevan secara kontekstual, menawarkan model potensial untuk meningkatkan pendidikan matematika. Penelitian di masa depan harus memperluas uji coba dan mengevaluasi dampak pada pemikiran kritis dan kreativitas
Analisis Perlindungan Hukum terhadap Konsumen Korban Kasus Kartel Asosiasi Perusahaan Ban di Indonesia
Kartel merupakan praktik yang dilakukan oleh sekelompok pelaku usaha dengan tujuan menghilangkan persaingan di pasar, yang pada akhirnya merugikan konsumen. Salah satu kasus kartel yang terjadi di Indonesia adalah kartel ban kendaraan, di mana enam perusahaan terbukti melakukan pengaturan harga dan pembatasan produksi dalam periode 2009–2012. Praktik ini menyebabkan kenaikan harga yang tidak wajar dan mengurangi hak konsumen untuk mendapatkan produk dengan harga yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan (statute approach) guna menganalisis implikasi kartel ban terhadap perlindungan konsumen serta efektivitas regulasi yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi konsumen yang menjadi korban kartel, termasuk hak atas informasi yang benar, hak atas kompensasi, serta hak untuk menggugat secara hukum. Keberadaan regulasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan konsumen, mendorong transparansi dalam bisnis, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat dari otoritas terkait guna memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan yang ada dan mencegah terjadinya praktik kartel di masa mendatang
Introduction English Literacy through Vocabulary Memorization in Students
Indonesia, with a population of 278,696,200 as of July 4, 2023, is ranked as the fourth most populous country in the world. Lacking official school permits and high education fees, they often continue their education at guidance centers, such as the one in Subang Mewah, Selangor. One of the main problems faced is the low achievement of literacy among elementary school students, especially in memorization skills. The lack of emphasis on teaching vocabulary hinders the development of students' English language skills. This research aims to improve students' literacy skills in English by implementing environment-based vocabulary learning methods that are relevant to students, in order to improve their understanding of the English language. This study uses a qualitative approach with a vocabulary teaching method that connects words with everyday objects, such as household items and objects in the classroom. Data were collected through direct observation and interviews with students regarding their interests and engagement in learning. After the application of the method, students show increased enthusiasm in learning English vocabulary. They are more interested in mastering the basics of English and show a greater curiosity about the language. Learning vocabulary that connects to students' environments is effective in improving their literacy in speaking and listening. This method not only improves language skills but also arouses students' interest in English. This research can be a reference for educators and education policy in developing innovative literacy strategies, especially in the context of education abroad for Indonesian students studying abroad, such as in Malaysia. The application of context-based methods can improve the overall quality of English language learning