Jurnal Pendidikan Indonesia
Not a member yet
1056 research outputs found
Sort by
Pembinaan Pegawai Negeri Sipil melalui Pendekatan Keagamaan: Studi atas Kebijakan Publik Pemerintah Kota Palopo
Penelitian ini membahas kebijakan publik Pemerintah Kota Palopo dalam pembinaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui pendekatan keagamaan. Tujuannya adalah menjelaskan bentuk kebijakan serta implementasi program pembinaan yang dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palopo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembinaan keagamaan bagi PNS Kota Palopo berpedoman pada PP RI Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, yang ditindaklanjuti dengan surat edaran Wali Kota. Program yang dilaksanakan pada 2005–2010 meliputi Workshop Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah, Siraman Kesegaran Rohani (SKR), Tadarrus Ramadhan, tes baca Al-Qur’an, Diklat Mental Spiritual, salat berjamaah Zuhur dan Asar, serta gerakan zakat, infak, dan sedekah. Namun, program ini tidak berlanjut karena ketiadaan regulasi pengikat, perubahan visi-misi kepala daerah, lemahnya advokasi birokrasi, dan keterbatasan anggaran. Secara umum, kebijakan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan religiusitas dan spiritualitas PNS. Oleh karena itu, surat edaran wali kota perlu ditingkatkan menjadi Peraturan Wali Kota atau Peraturan Daerah agar memiliki kekuatan hukum dan menjamin keberlanjutan program
Pengaruh Penggunaan Energi Listrik PLN Dengan Surya Panel Bagi Terwujudnya Rumah Ramah Lingkungan
Konservasi dan efisiensi energi pada rumah tinggal telah diatur oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Namun, dalam pengaplikasiannya belum adanya Grand Design yang sesuai dengan konsep GBCI. Konsep yang dikeluarkan GBCI dalam urusan konservasi dan efisiensi energi mencakup delapan aspek, yaitu: penggunaan meteran listrik, analisis desain pasif, sub meteran, pencahayaan buatan, pengkondisian udara, reduksi panas, penggunaan piranti rumah tangga hemat energi, dan sumber energi terbaharukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami, sera menjelaskan bagaimana desain rumah ramah lingkungkan yang efisien terhadap energi. Dan untuk mengetahui, memahami, serta menjelaskan material apa saja yang digunakan pada suatu bangunan agar tercipta rumah ramah lingkungan yang efisien terhadap energi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan konsep arsitektur dan konsep efiseinesi energi. Akan menjelaskan tentang penggunaan penghematan listrik pada rumah tinggal sesuai ketentutan bangunan ramah lingkungan “green building”. Hasilkan dari penelitian ini adalah desain konservasi dan efisiensi energi untuk rumah ramah lingkungan. Terlihat perbedaan biaya dalam menggunakan listrik dari PLN dan menggunakan solar panel yang sangat jauh, walau solar panel lebih mahal, tapi itu teknologi terbaharukan yang ramah lingkungan
Analisis Efektifitas Kerjasama TNI-Polri untuk Menangani Destructive Fishing Guna Mendukung Ekonomi Biru dalam Rangka Pembangunan Nasional
Ancaman praktik destructive fishing seperti pengeboman dan penggunaan racun di wilayah perairan Indonesia telah menimbulkan kerusakan ekosistem laut yang serius, menurunkan stok ikan, serta mengganggu stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional. Sebagai respons, sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi elemen kunci dalam penegakan hukum dan pengawasan maritim. Penelitian ini menganalisis efektivitas kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menanggulangi praktik destructive fishing sebagai bagian dari strategi nasional menuju pembangunan Ekonomi Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan di wilayah kerja Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap enam informan kunci lintas institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama TNI–Polri diwujudkan dalam empat bentuk utama, yaitu patroli laut gabungan, pertukaran data intelijen, forum koordinasi lintas sektor, dan penyuluhan masyarakat pesisir. Sinergi ini terbukti menurunkan pelanggaran hukum di laut dan meningkatkan kesadaran hukum nelayan. Namun demikian, efektivitasnya masih terkendala oleh tumpang tindih kewenangan, perbedaan rantai komando, keterbatasan sumber daya, serta tekanan ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Joint Maritime Command yang mengintegrasikan TNI–Polri dengan instansi maritim lainnya, modernisasi sistem pengawasan laut berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai mitra strategis pertahanan nirmiliter untuk mendukung ketahanan maritim dan pembangunan nasional berkelanjutan
An Overview of Monitoring Patient Safety in Nurses: A Comparative Analysis of Demographic Characteristics
Harmful events in the handling of patients in hospitals can be prevented by the principle of patient safety. Nurses as part of the health workforce have an important role in the implementation of patient safety, as well as nurses who become clinical educators who assist nursing students in carrying out studies in teaching hospitals. The success of achieving goals, the high quality of patient safety, is half determined by the plan that has been set and the other half functions by supervision or monitoring. This study aims to analyze the picture of monitoring patient safety in nurses. This research method uses a quantitative research with analytic observational methods and cross sectional approaches. In this study, it was found that the monitoring of patient safety by nurses to nursing students was well implemented and obtained a high implementation score. There are no differences in monitoring patient safety carried out by nurses between age groups, gender, last education, or length of work
Karakteristik Remaja yang Terindikasi Adiksi Pornografi
Perkembangan energi terbarukan khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi fokus utama dalam transisi energi Indonesia. Namun, pertumbuhan kapasitas terpasang PLTS yang fluktuatif memerlukan analisis proyeksi yang akurat untuk mendukung perencanaan kebijakan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah baseline proyeksi yang valid secara statistik untuk pertumbuhan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia, berdasarkan data historis periode 2014-2024. Untuk mencapai tujuan tersebut, diterapkan sebuah studi perbandingan model deret waktu. Tiga kandidat pemodelan Double Exponential Smoothing (DES), ETS, dan ARIMA diseleksi. Hasil dari proses seleksi model yang didasarkan pada algoritma optimisasi dan validasi out-of-sample, mengidentifikasi Metode DES sebagai representasi yang paling akurat dan robust, dengan nilai MAPE sebesar 14,95% pada data uji. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode DES dengan parameter alpha 0.3808 dan beta 1 terbukti paling optimal dalam memproyeksikan pertumbuhan kapasitas PLTS, menunjukkan tren pertumbuhan linier yang stabil dengan tingkat akurasi yang tinggi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah kuantifikasi terhadap karakteristik tren pertumbuhan tersebut dan implikasinya terhadap reliabilitas peramalan jangka menengah
Konsep Filsafat Klasik dan Modern Perkembangan Ilmu Pendidikan Abad 21
Perkembangan filsafat klasik dan modern membentuk paradigma pemikiran pendidikan. Hal ini akan memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap pendidikan. Paradigma yang digunakan masyarakat akan menentukan arah dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar paradigma pemikiran pendidikan yang berkembang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan. Kegiatan penelitian dilakukan dengan menelusuri literatur seperti buku, jurnal, artikel, atau teks lain yang terkait dengan permasalahan penelitian. Hasil kegiatan penelusuran data kepustakaan kemudian ditelaah, diinventarisasi sesuai kebutuhan penelitian, dan kemudian diolah. Dari hasil pembahasan, perkembangan filsafat klasik dan modern di abad ke-21 memengaruhi paradigma pemikiran pendidikan. Paradigma pemikiran pendidikan yang awalnya didominasi oleh pemikiran konservatif, kini bergeser ke paradigma humanis. Filsafat modern memberikan sentuhan pemikiran yang kritis dan humanis. Hal ini tentu saja memengaruhi cara pandang dan praktik pendidikan di Indonesia. Dari hasil pembahasan, perkembangan filsafat klasik dan modern di abad ke-21 memengaruhi paradigma pemikiran pendidikan. Paradigma pemikiran pendidikan yang awalnya didominasi oleh pemikiran konservatif, kini bergeser ke paradigma humanis. Filsafat modern memberikan sentuhan pemikiran yang kritis dan humanis. Hal ini tentu saja memengaruhi perspektif dan praktik pendidikan di Indonesia. Suka atau tidak, perkembangan filsafat dalam pendidikan menentukan arah dan tujuan pendidikan yang tepat. Meskipun berada pada tataran pemikiran atau paradigma, filsafat klasik dan modern merupakan tolok ukur perkembangan pendidikan di abad ke-2
Urgensi Constitutional Complaint dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Sebagai Mekanisme Perlindungan Hak Konstitusional Terhadap Tindakan Pemerintah yang Melampaui Wewenang
Sebagai negara hukum dan demokrasi, konstitusional menuntut setiap penyelenggaraan kekuasaan tunduk pada konstitusi sebagai hukum tertinggi. Namun, dalam praktiknya, banyak pelanggaran hak konstitusional warga negara yang bersumber bukan dari norma undang-undang, melainkan dari tindakan pemerintah atau peraturan kebijakan (beleidsregel) yang bersifat ultra vires, yaitu melampaui kewenangan yang diberikan undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan constitutional complaint sebagai mekanisme perlindungan hak konstitusional terhadap tindakan pemerintah yang melampaui wewenang (ultra vires) serta menawarkan desain perluasan kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Dengan pendekatan normatif-konseptual, penelitian ini menegaskan bahwa constitutional complaint merupakan instrumen koreksi konstitusional terhadap pelanggaran hak warga negara yang tidak dapat dijangkau melalui mekanisme judicial review. Mekanisme ini berperan menjembatani kesenjangan antara teori konstitusionalisme dan praktik administrasi pemerintahan, sekaligus memperkuat fungsi Mahkamah Konstitusi sebagai guardian of constitutional rights. Oleh karena itu, penerapan constitutional complaint di Indonesia menjadi kebutuhan mendesak untuk menegakkan prinsip rule of law, checks and balances, dan supremasi konstitusi dalam kehidupan bernegara
Peran Aparat Penegak Hukum dalam Pencegahan Tindak Pidana Kolusi dalam Proyek Pemerintah
Kolusi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah tetap menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih di Indonesia. Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 menunjukkan bahwa sektor pengadaan memiliki tingkat kerentanan tertinggi terhadap praktik korupsi, yang tercermin dari tingginya potensi persekongkolan tender, pengondisian pemenang, serta penyalahgunaan kewenangan di berbagai level pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran aparat penegak hukum dalam mencegah tindak pidana kolusi serta menilai efektivitas kerangka regulatif dan mekanisme koordinatif antar-lembaga dalam konteks pengadaan publik. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan dukungan analisis empiris terhadap perkembangan kasus-kasus aktual. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui evaluasi norma hukum, identifikasi pola kolusi, serta penilaian efektivitas sinergi institusional yang melibatkan KPK, Kepolisian, Kejaksaan, APIP, dan LKPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolusi dalam pengadaan merupakan persoalan struktural yang dipengaruhi oleh kelemahan pengendalian internal, diskresi administratif yang luas, serta minimnya integrasi sistem pengawasan. Pembuktian kolusi memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena praktiknya berlangsung melalui jaringan informal dan rekayasa proses administrasi. Perpres 46 Tahun 2025 membawa sejumlah perbaikan, namun belum sepenuhnya mampu menutup ruang kolusi. Selain itu, efektivitas pencegahan sangat bergantung pada sinergi antarlembaga penegak hukum, yang hingga kini masih menghadapi hambatan kewenangan, fragmentasi data, kesenjangan kapasitas teknis, dan kultur birokrasi yang tidak mendukung kolaborasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan kolusi memerlukan pendekatan sistemik melalui penguatan regulasi, peningkatan kapasitas teknis pengawasan, integrasi platform data pengadaan, serta harmonisasi SOP koordinasi antar-lembaga. Sinergi kelembagaan menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan pencegahan maupun penindakan, sekaligus menjadi dasar untuk membangun ekosistem pengadaan yang transparan dan akuntabel
Peran Etika Kerja Dalam Memediasi Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Adaptif
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja melalui etika kerja pegawai Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan survei dengan teknik cross section. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan sebanyak 32 orang. Metode penentuan sampel adalah full sampling. Data dianalisis dengan analisis jalur. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap etika kerja pegawai; (2) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja adaptif pegawai; (3) etika kerja berpengaruh terhadap kinerja adaptif pegawai; (4) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja adaptif melalui etika kerja pegawai
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis STEM - Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Keterampilan Kolaborasi Siswa SD
Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis STEM-Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa SD. Metode penelitian menggunakan model pengembangan four-D (4D), meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Validasi ahli dan praktisi menunjukkan perangkat ini "sangat valid" dengan revisi kecil yang mencakup penyempurnaan modul ajar dan LKPD. Uji coba perangkat pada siswa kelas IV SDN 37 Kendo menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi, dengan skor posttest yang lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Analisis data menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai Cohen's d dalam kategori "besar," membuktikan efektivitas perangkat ini. Penyebaran perangkat dilakukan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk mendukung implementasi di sekolah lain. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru, pengadaan sarana pendukung, dan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis STEM-PjBL untuk materi IPAS lainnya