Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Pembuatan SOP Permohonan Uang Muka dan Pertanggung Jawaban Uang Muka Yayasan SATUNAMA Yogyakarta
Standar Operasional Prosedur (SOP) Permohonan UM dan PJUM penting bagi Yayasan SATUNAMA sebagai lembaga non-profit. Penyajian laporan keuangan lembaga yang terhambat salah satunya disebabkan oleh SOP yang tidak konsisten. Berdasarkan hasil wawancara tim pengabdi kepada Kepala Departemen Keuangan, masalah yang saat ini terjadi pada Yayasan SATUNAMA adalah Standar Operasional Prosedur Permohonan Uang Muka dan Pertanggung Jawaban Uang Muka yang tidak konsisten dan perlu diperbaiki. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pedoman, petunjuk atau arahan kepada semua pekarya Yayasan SATUNAMA Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian tersebut adalah sosialisasi pembuatan SOP permohonan UM dan PJUM baru yang akan digunakan oleh pemohon UM di Yayayasan SATUNAMA. Adanya SOP ini diharapkan mampu menjadikan arus kerja lebih baik, sebagai panduan bagi pekarya baru, menghemat biaya, mempermudah pengawasan, serta menghasilkan alur koordinasi yang baik antar departemen di Yayasan SATUNAMA
Edukasi Pemanfaatan Lemon dan Sereh Sebagai Minuman Dalam Pemeliharaan Daya Tahan Tubuh di Kelurahan Bentakan Baki Sukoharjo
Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia dan keadaan pasca pandemi menyebabkan kondisi imunitas tubuh masyarakat rentan terhadap berbagai penyakit. Menjaga imunitas dapat dengan menjaga kebersihan, berolah raga sera mengkonsumsi makanan yang bergizi. Cara lain dalam menjaga imunitas adalah dengan mengkonsumsi produk herbal tradisional atau jamu. Salah satu minuman tradisional yang mudah dibuat dan bahan mudah ditemukan di masyarakat adalah rebusan lemon sereh. Buah lemon (Citrus limon) memiliki manfaat sebagai antioksidan karena mengandung vitamin C sedangkan sereh atau serai (Cymbopogon nardus L) memiliki senyawa citral dan geranial yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi. Melalui kegiatan workshop di kelurahan Bentakan, Baki, Sukoharjo dengan peserta Ibu-Ibu PKK ini diharakan dapat memberikan pengetahuan serta wawasan kepada peserta tentang manfaat yang terkandung di dalam minuman lemon sereh dan cara pengolahannya yaitu dengan cara bahan-bahan dicuci bersih kemudian direbus bersama gula jawa dan rempah lainnya seperti kayu manis dan jahe kemudian disaring sehingga siap dikonsumsi sebagai minuman yang dapat digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh. Peserta sangat antusias karena tema yang disampaikan dalam kegiatan sangat relevan, diharapkan dengan adanya kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menjaga daya tahan tubuh terutama saat musim pancaroba dan pasca pandemi. Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, berdasarkan hasil test yang diberikan sebelum dan sesudah acara menunjukkan hasil peningkatan pemahaman mengenai materi workshop yaitu meningkat hingga 95%
Peningkatan Pembuatan Surat formal Bahasa Inggris dan Pengelolaan Mail Merge dalam pembuatan surat elektronik tingkat Operasional Dasar untuk Siswa-Siswi SMK Triguna 1956
Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pembuatan surat formal sehingga dapat menghasilkan isi surat formal jelas dan koheren dengan pengembangan, organisasi, dan gaya yang sesuai dengan tugas. Disamping itu, pembuatan dan pengelolaan Mail Merge diperlukan bagi siswa siswi SMK Triguna 1956 untuk memahami proses pembuatan surat masal di Microsoft Word. Rangkaian kegiatan ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pemilihan metode kegiatan ini adalah ceramah dan praktik. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman bidang teknologi informasi dan bahasa Inggris kepada para siswa-siswi SMK Triguna 1956. Peserta memahami prosedur dan strategi penulisan surat formal dalam bahasa Inggris mengenai alamat (pengirim/penerima), tanggal, salam, subjek, isi teks & akhir. Sementara itu, peserta mengetahui perbedaan dan penulisan surat bisnis, surat pengunduran diri, surat resmi, surat undangan, surat keterangan, surat bisnis, dan surat undangan. Pelaksanaan pelatihan, persentase tertinggi pada kategori sangat efektif mencapai 72%. kinerja pelatihan mencakup nilai tertinggi dalam kategori sesuai mencapai 79%. Terdapat 41% responden yang memberikan pendapat sangat setuju bahwa kegiatan ini dilakukan kembali. Peningkatan kemampuan membuat Mail Merge bagi peserta meliputi dokumen utama, sumber data, dan dokumen penggabungan. Kemampuan literasi komputer dapat membantu siswa siswi SMK Triguna 1956 menghadapi tantangan dunia pekerjaan, sehingga pekerjaan mereka dapat menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan efesien. Kefasihan komunikasi tertulis berbahasa Inggris mampu memberikan peluang dan kesempatan lain dalam bekerja dengan lingkungan global
Edukasi Burung Cekakak Biru-Putih (Todiramphus diops) Kepada Anak Usia Dini Menggunakan Metode Story Telling di Kelurahan Kastela
Pemberdayaan Masyarakat adalah proses pembangunan dimana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri. Kegiatan sosialisasi dan edukasi “Mengenal lebih dekat cekakak biru-putih (T.diops), burung endemik Maluku Utara” ini diselenggarakan di Kelurahan Kastela yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak usia dini tentang satwa liar endemik Maluku Utara yang ada di sekitar lingkungan mereka. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahapan yaitu tahap sosialisasi dan literasi pantai Kastela. Kegiatan sosialisasi merupakan kegiatan penyampaian materi seputar fakta ekologis, status penyebaran, status konservasi, dan peran penting burung cekakak di alam menggunakan metode story telling. Sementara itu literasi pantai Kastela merupakan kegiatan bebas yaitu membaca dan bermain bersama mitra. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa anak-anak usia dini yang terlibat sangat antusias dengan kegiatan yang ditawarkan. Beberapa dampak positif yang ditunjukan oleh mitra adalah perkembangan imajinasi dan daya pikir anak saat proses diskusi berlangsung serta ketertarikan anak-anak pada buku bacaan yang ditawarkan oleh tim PKM
Edukasi Sistem Pendukung Keputusan Sekolah Menengah Kejuruan Telkom Purwokerto
Teknologi saat ini memiliki peran penting sebagai penentu keputusan maupun pendukung keputusan, hal ini dapat diimplementasikan Bidang Pendidikan. Kegiatan OSIS guna meningkatkan pengalaman jiwa kepemimpinan, kersama tim yang solid dan diakhir tahun ajaran pembelajaran pengurus OSIS SMK Telkom memberikan apresiasi bagi anggota terbaiknya. Saat mekanisme pemilihan menggunakan cara mengumpulkan poin yang didapatkan akan tetapi masih belum menerapkan teori sistem pendukung keputusan. Kegiatan pengabdian menggunakan teknik ceramah teori dasar sistem pendukung keputusan dan pendampingan menggunakan algoritma sistem pendukung keputusan. Hasil kegiatan ini guna meningkatkan pengetahuan sistem pendukung keputusan untuk diimplementasikan lingkungan sekolah dan bisa memberikan rekomendasi alternatif keputusan. Dampak positif para siswa mengetahui teori-teori sistem pendukung keputusan, algoritma hingga perhitungan algoritma sistem pendukung keputusan. Pemahaman ilmu sistem pendukung keputusan dengan tiga kategori menghasilkan nilai rata-rata sembilan
Evaluasi Pemenuhan Kriteria Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik Pada UKM Bakso Beku di Kabupaten Malang
Usaha kecil menengah bakso beku (UKM“X”) yang berlokasi di Kabupaten Malang belum memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). UKM”X” harus menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan UKM”X” dalam pemenuhan kriteria CPPOB untuk menjamin keamanan bakso beku. Metode kegiatan ini adalah observasi, evaluation sarana produksi, analisis kesenjangan kondisi UKM dengan kriteria pada CPPOB, perbaikan sarana produksi, penyusunan kelengkapan dokumen dan evaluasi kembali sarana produksi untuk pemenuhan kriteria CPPOB. Analisis cemaran bakteri koliform juga dilakukan. Hasil evaluasi menemukan 23 ketidaksesuaian minor dan 16 mayor dengan bobot nilai 55 (rating C-Kurang). Setelah perbaikan sarana produksi dan kelengkapan dokumen maka dilakukan evaluasi kembali. Hasil evaluasi masih didapatkan sedikit temuan yang bersifat minor dengan dengan bobot nilai 6 (rating A-Sangat Baik). Hasil analisis cemaran bakteri koliform bakso beku adalah 3,0 MPN/g yang masih memenuhi persyaratan SNI 3818 : 2014 syarat mutu bakso. UKM disarankan untuk melakukan pengawasan, monitoring dan juga dokumentasi secara konsisten. Hasil pendampingan menghasilkan perbaikan, sehingga diharapkan UKM“X” bisa mengurus izin penerapan CPPOB dengan sukses dan selanjutnya dapat mendaftarkan produk bakso bekunya
Peningkatan Kesadaran Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Hidup Melalui Gerakan Disiplin Pemilahan Sampah Organik dan Non Organik
Permasalahan sampah pada saat ini masih merupakan permasalahan nasional dan masalah internasional. Perlu kesadaran yang tinggi dari setiap individu pentingnya memilah sampah untuk mempermudah pengumpulan sampah, pengolahan sampah dan untuk keperluan daur ulang sampah. Dengan pengolahan sampai yang baik, diharapkan mampu untuk memberikan nilai ekonomis selain untuk perlindungan lingkungan hidup. Sampah yang dikelola dengan baik dapat menjadikan lingkungan lebih sehat dan lebih baik. Semua itu harus dimulai dari hal yang paling sederhana, tetapi kadang masih sulit untuk dilakukan, karena kurangnnya kesadaran masyarakat, akan pentingnya pengelolaan sampah. Oleh karena itu pada program pengabdian kempada masyarakat dilakukan kerja sama dengan industri untuk pengadahaan tong sampah organik dan non organik melalui kegiatan CSR. Selain itu mahasiswa juga membuat sendiri tong sampah dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah. Gerakan disiplin pemilahan sampah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup, terutama untuk lingkungan di sekitar mereka sendiri. Jika telah tumbuh kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampai, yang dimulai dengan memilah sampah, maka di waktu yang akan datang dapat ditingkatkan edukasi ke arah daur ulang sampah atau pemanfaat sampah untuk memberikan nilai ekonomi untuk peningkatan kesejahteraa masyarakat. Dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penelolaan sampah yang serius dan sungguh-sungguh maka sampah tidak hanya dapat menjadikan lingkungan lebih bersih dan sehat, tetapi juga meningkatkankan kesejahteraan
Pendampingan Edukasi Hak-Hak Konsumen Pengguna Jasa Transportasi Udara Berdasarkan Konvensi Montreal 1999
Hak-hak pengguna jasa transportasi udara, khususnya dalam lingkup penerbangan internasional telah diatur dalam Konvensi Montreal 1999 ( vide Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2016). Masyarakat Jawa Timur, khususnya di Surabaya sering melakukan perjalanan ke luar negeri, mengingat tingkat ekonomi yang baik. Wilayah tersebut merupakan wilayah kerja Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan dalam hal penggunaan dan pemahaman Konvensi Montreal 1999, mengingat sosialisasi terkait hal ini masih sangat minim. Metode yang digunakan melalui beberapa tahap, pertama persiapan dan perijinan dengan kelompok mitra; kedua identifikasi latar belakang pendidikan individu anggota mitra, pengalaman bekerja dan pengetahuan regulasi bidang penerbangan; ketiga pemaparan materi dua arah interaksi langsung tentang pengalaman lapangan dari para individu mitra yang dikombinasikan dengan transfer pengetahuan dari sisi akademik. Hasil yang diperoleh adalah anggota mitra dalam menyelesaikan permasalahan pengguna jasa transportasi udara bisa mengkombinasikan peraturan terkait perlindungan konsumen, penerbangan, dan Konvensi Montreal 1999.
Peran Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Cipetir, Kabupaten Sukabumi
Penelitian ini mengkaji tentang Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Desa Cipetir, Kabupaten Sukabumi. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat lewat posyandu dengan mengetahui Persepsi masyarakat terhadap Program Posyandu, Peran posyandu dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, dan Kendala serta solusi posyandu dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, kajian ini mengunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Focus Group Discussion, Participatory Rural Appraisal (PRA), dan studi pustaka. Narasumber dalam penelitian ini adalah, para kader PKK Desa, para kader posyandu,dan para anggota posyandu. Hasil penelitian menujukkan bahwa persepsi sebagian kecil masyarakat terhadap Program Posyandu cukup postif, sedang sebagian besar beranggapan negatif terhadap Posyandu akibat kepercayaan masyarakat terhadap mitos-mitos yang ada. Menyikapi hal ini, Peneliti melakukan tiga program yaitu sosialisasi, home care, dan posyandu award sebagai motivasi kader, dan terobosan dalam meningkatkan kesadaran warga dimana posyandu memiliki peranan penting dalam meningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui proses pelayanan kesehatan
Pelatihan Konselor Kreator untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Bimbingan dan Konseling Berbasis Digital
Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dengan media tentunya membutuhkan penggunaan dan pemanfaatan teknologi sehingga proses layanan dapat diterima dengan baik oleh siswa. Peningkatan kualitas layanan berbasis digital yang menarik dan dekat dengan tren yang diikuti oleh siswa. Menjadi konselor kreator, membutuhkan sebuah usaha dan pelatihan untuk mampu membuat layanan yang dekat dengan siswa dan menarik bagi siswa. Pelatihan konselor kreator untuk meningkatkan kualitas layanan BK berbasis digital merupakan upaya penyelesaian masalah yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini dengan memberikan kegiatan pelatihan kepada MGBK SMA Kota Malang. Pelatihan dilakukan secara berkala dengan kombinasi pertemuan daring dan luring dan intensive coaching melatih konselor menjadi konselor creator. Secara kesuluruhan berdasarkan hasil angket evaluasi yang diisikan oleh 8 orang dari 15 peserta pelatihan menyatakan bahwa pelatihan sangat menyenangkan dengan presentase 55,6% sangat menyenangkan dan 44,4% menyenangkan, dengan fasilitator yang cukup jelas dalam menyampaikan materi dengan metode yang tepat dengan presentase 55,6% sangat jelas dan 44,4% jelas. Sehingga konselor dapat mengembangan konten layanan BK berbasis digital berupa skenario konten layanan, video, dan microblog. Selanjutnya peserta pelatihan menyatakan bahwa pelatihan ini sangat memberikan manfaat dalam membantu konselor dalam mengembangkan media layanan BK