Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Pengolahan Daun Jeruju Menjadi Produk Pangan Fungsional di Kelurahan Tanjung Solok
Mangrove merupakan tanaman agroindustry yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Tanjung Solok merupakan daerah pesisir yang dikelilingi oleh tanaman mangorove dimana salah satu jenisnya adalah jeruju. Masyarakat belum mengetahui bahwa jeruju memiliki banyak manfaat diantaranya pada bidang kesehatan sebagai antioksidan, antiinflmasi, antijamur dan antikanker. Selain itu jeruju juga dapat diolah menjadi berbagai produk pangan. Ekstrak daun jeruju telah diteliti memiliki kandungan senyawa golongan flavonoid, polifenol, kumarin, alkaloid, saponin dan terpenoid. Adanya potensi antioksidan dari daun jeruju, membuka peluang dengan pemanfaatannya sebagai teh herbal. Ekstrak daun jeruju juga dapat digunakan sebagai bahan pada pembuatan kerupuk. Melihat adanya potensi pengembangan produk pangan berbahan dasar daun jeruju, maka perlu dilakukan pendampingan kepada masyarakat dalam melakukan pengolahan daun jeruju menjadi produk pangan fungsional. Berdasarkan Evaluasi kegiatan PPM, peningkatan pemahaman dan keterampilan Masyarakat meningkat sebesar 80-87%
Penerapan Teknologi Digital 3D untuk Optimalisasi Pemasaran Fashion Lokal pada UMKM Sarikat Jaya Kekean
Pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk “Penerapan Teknologi Digital 3D untuk Optimalisasi Pemasaran Fashion Lokal pada UMKM Sarikat Jaya Kekean” bertujuan membantu UMKM mengoptimalisasi pemasaran, meningkatkan jangkauan pasar produk, inovasi dalam tampilan produk fashion yang lebih detail dan interaktif dengan teknologi 3D (e-catalog), dan penerapan penelitian menggunakan metode validasi ahli untuk e-catalog dan metode Structure-from-Motion (SfM) untuk mobile robot. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di UMKM Sarikat Jaya Kekean yang berada di Desa Begadung, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. Hasil dari kegiatan ini adalah terwujudnya penerapan e-catalog yang menjadi pemasaran, branding, dan inovasi dalam bidang fashion dan teknologi dari UMKM Sarikat Jaya Kekean dan kerjasama antar pihak Program Studi Teknik Mekatronika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan UMKM Sarikat Jaya Kekean
Analisis Minat Belajar Siswa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 1 Ciruas Tahun Pelajaran 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi minat belajar siswa kelas XI di SMAN 1 Ciruas selama praktik pembelajaran. Jenis penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pada siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Ciruas, dengan minat belajar sebagai variabel penelitian. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Ciruas. Pendekatan pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan metode skoring. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 1 Ciruas selama pembelajaran berlangsung memerlukan lebih banyak perhatian, terutama dari pihak guru (pendidik) dan lingkungan sekitarnya. Secara spesifik, minat belajar siswa kelas XI IPS 3 terhadap Bahasa Indonesia di SMAN 1 Ciruas tercatat pada tingkat yang cukup baik, dengan persentase yang didapat sebanyak 62,9% siswa melakukan persiapan belajar, 48,6% minat belajar di awal positif, 42,9% minat bertanya, 68,6% minat belajar meski duduk di kursi belakang, 14,3% minat bersiap untuk ujian, dan 37,1% siswa aktif dalam belajar kelompok. Oleh karena itu, diharapkan adanya upaya dari pihak guru dan orang tua untuk memberikan motivasi dan perhatian tambahan kepada siswa dalam meningkatkan minat belajar mereka
Optimalisasi Bumdes di Desa Taro, Pasca PP No. 11 Tahun 2021 Tentang Badan Usaha Milik Desa
Keberlakuan UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Cipta Kerja memberikan dampak yang signifikan terhadap eksistensi BUMDes. Pengaturan lebih lanjut tentang BUMDes diatur dalam PP No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa yang mewajibkan BUMDes melakukan beberapa penyesuaian. Untuk mengoptimalisasi fungsi BUMDes, Desa Taro telah memiliki BUMDes bernama Sarwada Amerta yang memiliki beberapa unit usaha dibawahnya. Pada perkembangannya, BUMDes ini telah melakukan beberapa upaya penyesuaian pasca keberlakuan beberapa peraturan terbaru, namun berdasarkan hasil dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan masih terdapat beberapa kekurangan. Metode yang digunakan adalah yuridis dan empiris dengan pendekatan sosiolegal dan partisipatif. Hasil yang diperoleh adalah masih ditemukan beberapa hal yang belum optimal untuk dapat mengembangkan BUMDes lebih jauh seperti pemanfaatan perkembangan teknologi, kesesuaian pada sektor perijinan, kemudian pada aspek peraturan yang dibuat oleh Pemerintah Desa, serta pada sektor promosi yang belum masif. Dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan, ada beberapa rekomendasi untuk BUMDes Sarwada Amerta yang berpotensi dapat lebih meningkatkan kiprah BUMDes lebih jauh lagi seperti pemanfaatan teknologi dalam hal promosi, penjualan, serta penyesuaian rancangan kontrak dan regulasi baik untuk kesesuaian peraturan dan prinsip keseimbangan, serta kesesuaian pada aspek leglitas dan perijinan
Membangun Kekuatan Mental Pada Gen Z Di Era Digital di Panti Baitul Walad Samarinda
Sosialisasi mengenai kesehatan mental dan cara untuk meningkatkan kemandirian merupakan hal yang penting untuk diberikan terutama pada Generasi Z yang digadang-gadang terlalu bergantung pada teknologi serta karena stigma negatif yang telah menyebarluas mengenai masalah kesehatan mental membuat mereka enggan untuk mencari pertolongan ke tenaga profesional seperti psikiater dan psikolog, karenanya kami para penulis memutuskan untuk mengadakan kegiatan Talk Show dengan tema “Membangun Kemandirian Melalui Regulasi Emosi pada Remaja” dalam meningkatkan “Kekuatan Mental Pada Gen Z di Era Digital” sebagai salah satu cara untuk meningkatkan mental health bagi generasi zoomer sebagai solusi bagi remaja generasi Z untuk mengetahui pentingnya menjaga kesehatan mental pada usia dini. Metode pengabdian ini berupa penyuluhan di salah satu panti di Samarinda yaitu Panti Baitul Walad. Hasil dari kegiatan ini ialah: terlaksananya Talk Show kami di Panti Baitul Walad dengan peserta sekitar 50 orang yang merupakan campuran siswa MTS dan SD pada Minggu, 12 November 2023. Keterlibatan generasi Z di panti Baitul Walad diharapakan bisa lebih bersikap bijaksana terhadap adanya teknologi yang berkembang pesat, dan membuka pola pikir agar generasi Z tidak mudah berpikir instan karna segala sesuatu yang diinginkan harus melalui sebuah proses yang mengorbankan apa yang kita miliki
Edukasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Siswa SMPN 4 Mamuju
Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dapat diajarkan kepada masyarakat umum dan tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan saja namun juga kepada masyarakat umum dengan memberikan edukasi dan pelatihan BHD awam. Saat ini diharapkan kepada setiap orang harus memiliki kemampuan dalam memberikan pertolongan bantuan hidup dasar dimana kemampuan ini sangat dibutuhkan karena didalamnya telah diajarkan keterampilan dan teknik dasar dalam melakukan pertolongan kepada korban dari berbagai kecelakaan maupun kejadian yang tidak diharapkan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan BHD kepada siswa SMPN 4 Mamuju. Pengetahuan, pandangan, sikap dan keputusan pada siswa sangat berpengaruh dalam pengambilan Keputusan Tindakan BHD. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini, dilakaukan dengan tiga sesi yaitu; pada sesi satu telah diberikan edukasi BHD, kemudian pada sesi ke dua melakukan simulasi atau demonstrasi terkait pemberian BHD. Pada sesi ketiaga kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan perlombaan ketangkasan dalam melakukan BHD kepada masing-masing perwakilan sebanyak 2 orang dari 5 kelompok. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 4 Mamuju yang telah mengikuti edukasi dan Pelatihan BHD dapat memahami materi penyuluhan dan pelatihan BHD, pengabdaian Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan BHD serta mampu mempratekkan dan mengimplementasikan dalam melakukan BHD dengan baik dan benar jika mendapatkan korban yang membutuhkan pertolongan pertama
Pemulihan Ekonomi Melalui Optimalisasi Produksi Ketan Hitam Sebagai “Mabello”
Lulur tradisional dapat memiliki beberapa manfaat yang bermanfaat yang baik bagi kulit, meskipun pengaruhnya pada setiap orang dapat bervariasi tergantung pada individu dan jenis kulit masing-masing. Lulur yang diproduksi ini menggunakan manfaat ketan hitam, dimana Lulur dari ketan hitam ini dapat memberikan beberapa manfaat sekali bagi kulit diantaranya adalah menghaluskan kulit, mengurangi peradangan dan mencerahkan kulit. Produk yang dihasilkan ini memiliki nilai tambah yaitu belum ada sama sekali produk sejenis bahkan di malang raya rata-rata produk pesaing ini berada diluar pulau jawa seperti didaerah asalnya Kalimantan, sehingga besar sekali peluang usaha yang dapat dilakukan dan dikembangkan dengan tidak adanya produk pesaing sejenis disekitar. Kegiatan pendampingan proses produksi yang masih sangat tradisional serta proses packaging sudah bagus tetapi yang menjadi perhatian utama adalah lulur masih berbentuk basah sehingga bisa dilakukan adalah dalam proses packaging dan proses produksi harus diperhatikan lebih mendalam agar kemanan serta kulitas dari hasil lulur yang diproduksi terjamin. Dalam pengabdian ini kami memberikan design logo baru pada produk agar lebih menarik dan mendaftarkan merk dagang serta logo pada HAKI
Penerapan Metode Need Analysis Pada Karyawan Perusahaan X
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk membahas mengenai kebutuhan para karyawan Perusahaan X, serta memaparkan berbagai macam saran intervensi yang dapat dilaksanakan dalam meningkatkan motivasi kerja, produktivitas para pekerja dan kebutuhan peningkatan pengembangan pada karyawan Perusahaan X. Asesmen yang digunakan dalam mencari tahu kebutuhan yang diperlukan oleh para karyawan menggunakan metode observasi untuk mengetahui lingkungan kerja para karyawan serta dilakukan penyebaran kuesioner yaitu, Training Need Analysis (TNA) questionnaire untuk mengetahui pemetaan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja (KSA) para karyawan. Setelah melakukan asesmen, didapatkan temuan berupa kebutuhan para karyawan akan layanan konseling serta harapan para karyawan terhadap perusahaan agar dapat memenuhi peningkatan pengembangan kemampuan karyawan untuk 5 tahun kedepan. Kemudian, intervensi yang dilakukan peneliti untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan saran dan rekomendasi berupa beberapa program yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengatasi kebutuhan para karyawan Perusahaan X serta pemasangan standing banner dengan 3 tema berbeda yaitu, “Tips Dalam Membangun Motivasi Kerja Agar Dapat Lebih Produktif”, “Membangun Lingkungan Kerja Positif”, dan “Afirmasi Diri Positif”
Peran Alumni Penerima Beasiswa LPDP: Pengenalan Program ‘School of Science Communication’ di Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru, Riau
Salah satu peran Alumni Penerima Beasiswa LPDP adalah sebagai pemimpin bagi dirinya sendiri dan masyarakat di sekitarnya. Alumni juga perlu mempersiapkan pemimpin masa depan Indonesia yang dinamis dan profesional di bidangnya masing-masing. Salah satu pendekatan yang dilakukan berbasis 5S: Senyum Salam Sapa Sopan Santun dalam lingkungan rukun tetangga. Hasil dengar pendapat dari orang tua adalah perlu dilakukan proses pendampingan belajar bersama teman-teman agar anak-anak dapat berfungsi sebagai makhluk sosial. Program yang telah diselesaikan pada tahap pertama adalah ‘School of Science Communication’ sebagai langkah awal pengabdian kepada masyarakat. Program ini berhasil mendapatkan enam belas orang anak-anak yang memiliki semangat dan kemauan untuk belajar sains
Pelatihan Exspressive Art untuk Menurunkan Emosi Negatif pada Anak Yatim & Dhuafa Mizan Amanah Yogyakarta
Program pelatihan seni ekspresif menjadi solusi efektif untuk mengatasi emosi negatif pada anak-anak di Asrama Yatim & Dhuafa Mizan Amanah Yogyakarta. Dengan fokus pada kelompok usia 6-12 tahun, metode kuantitatif digunakan untuk mengukur dampak program ini. Skala diberikan kepada 14 anak, dan hasilnya dievaluasi menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tingkat emosi negatif sebelum (pretest) dan setelah (posttest) anak-anak mengikuti pelatihan seni ekspresif. Pelatihan ini berhasil memberikan outlet bagi mereka untuk mengekspresikan emosi negatif melalui karya seni, yang pada gilirannya menurunkan tingkat emosi negatif secara keseluruhan. Pelatihan seni ekspresif tidak hanya terbukti efektif, tetapi juga sangat membantu anak-anak yang mengalami kehilangan keluarga. Dengan menurunkan tingkat emosi negatif, program ini memberikan dampak positif pada kesejahteraan anak-anak, membantu mereka dalam mengatasi tantangan emosional sehari-hari. Dengan demikian, pelatihan seni ekspresif muncul sebagai pendekatan yang berdaya guna dan bermanfaat untuk menangani masalah emosi negatif pada anak-anak di lingkungan asrama ini