Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Lokakarya Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar
Terjadinya pandemi covid-19 berdampak pembelajaran di sekolah tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka dan harus melalui pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ-daring). Pelaksanaan PJJ-daring juga ditempuh oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Teladan, namun demikian hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah dan guru-guru diperoleh informasi bahwa sekolah selama melaksanakan PJJ-Daring belum menggunakan media pembelajaran interaktif. Permasalahan ini disebabkan guru-guru belum terlatih membuat dan menggunakan media pembelajaran interaktif, hal ini menunjukkan bahwa guru-guru SDIT Insan Teladan membutuhkan fasilitasi bimbingan teknis pembuatan dan penggunaan media pembelajaran interaktif. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan oleh sekolah untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif adalah dalam PJJ-daring, peserta didik tidak selalu didampingi oleh orang tua karena sebagian besar orang tua peserta didik adalah karyawan atau karyawati. Berdasarkan permasalahan tersebut maka Tim Pengabdian termotivasi melaksanakan lokakarya pembuatan dan penggunaan media pembelajaran interaktif yang mudah dan praktis bagi guru-guru SDIT Insan Teladan untuk dapat dimanfaatkan dalam PJJ-daring. Tujuan lokakarya adalah untuk melatih guru-guru membuat dan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mudah diterapkan untuk PJJ-daring. Metode pelaksanaan kegiatan ditempuh melalui tahap observasi dan wawancara, rapat koordinasi dan needs assessment, lokakarya, dan follow up. Hasil dari kegiatan lokakarya, nilai pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan perolehan rata-rata nilai, yakni rata-rata nilai pretest 54,74 dan postest mencapai 75,71. Hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui lokakarya pengembangan media pembelajaran interaktif, guru-guru SDIT Insan Teladan mampu mengembangkan media pembelajaran interaktif dalam bentuk powerpoint interaktif, lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif, dan video animasi powtoo
Pelatihan Kewirausahaan dan pengembangan Belanja Online Gordyn Ma’david di Desa Sainties
Kewirausahaan merupakan bidang yang paling banyak diminati oleh masyarakat umum. Seorang wirausahawan atau yang biasa disebut Entrepreneur adalah seseorang yang memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi. Namun permasalahan yang dihadapi saat ini adalah perkembangan teknologi yang semakin canggih. Dimana semua kegiatan menjadi berbasis teknologi termasuk dalam ranah kewirausahaan. Seorang Enterpreneur harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar mampu bersaing dalam memasarkan produk. Namun kenyataannya masih banyak pedagang yang belum mampu berkreasi dan berinovasi dalam memasarkan produk dengan teknologi terlebih lagi dimasa pandemik covid 19. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan diera pandemik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode daring menggunakan zoom meeting. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga kali pertemuan dengan materi yaitu trik jitu wirausaha sukses, Jiwa Entrepreneur dan cara mengembangkan produk (Gorden). Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari masyarakat desa sainties Sumatera Utara. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa setelah kegiatan dilaksanakan terjadinya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap kewirausahaan serta bagaimana mengembangkan produk yang sudah ada
Pembinaan Masyarakat Tentang Komersialisasi Dan Sterilisasi Industri Pada Pengolahan Abon Ikan Tongkol
Pengabdian kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan income masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pendampingan Usaha kecil menengah dengan stimulant keterampilan di bidang teknologi dan pengelolaan higiyenisasi produksi abon ber merk “Sari Abon” di kelurahan tanjung Buntung kecamatan Bengkong. Tahapan langkah pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini diawali dengan pendekatan terpadu yang dilakukan dari proses awal sosialisai dan rencana selama kegiatan berlangsung secara efektif kurang lebih 3 bulan. Pada sosialisasi awal, tim mengundang para pekerja yang terlibat pada proses pembuatan abon ikan untuk menyosialisasikan kegiatan yang dilaksanakan agar terjadi komunikasi yang efektif dan timbal balik. Pembinaan yang akan dilakukan oleh pengabdi akan dilanjutkan dengan pengelolahan pengolahan abon ikan tongkol “Sari Abon” menjadi lebih baik dengan melakukan peningkatan kualitas produk dan pemasaran yang dilakukan dari pemilik dan juga menambah memperbaiki sisten manajemennya. Produk abon akan memiliki label sendiri dan kemudian akan dipasarkan melalui platform e-commerce
Pemanfaatan Tanaman Enceng Gondok Sebagai Peluang Usaha Kerajinan Anyaman Di Kelurahan Kebraon Karangpilang Surabaya
Alasan pengabdian masyarakat dikarenakan banyak tanaman Enceng gondok tumbuh masif dan subur kurang dimanfaatkan sehingga perlu pendampingan agar tumbuhan ini mempunyai nilai tambah bagi masyarakat terutama peningkatan pendapatan. Salah satu lokasi tempat pertumbuhan enceng gondok yang sangat berlimpah yakni di daerah Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, pada kegiatan ini diperkenalkan bahwa tanaman enceng gondok tersebut dijadikan sebuah kerajinan anyaman yang bermanfaat sebagai peluang usaha untuk alternatif menambah pendapatan. Metode yang digunakan Pelatihan. dan diskusi serta difusi teknologi pengolahan serat enceng gondok. Proses pengolahan yaitu: proses, Membuat pola, Proses menganyaman, Proses menyulam, Membuat handel, menjahit, Finishing . Kesimpulan dengan adanya pengabdian masyarakat pelatihan enceng gondok dapat mengurangi dampak negative dari keberadaan enceng gondok yang dapat mengurangi kadar oksigen didalam perairan. Serta memberdayakan masyarakat sekitar yakni bertugas untuk menganyam kerajinan tersebut. Selain itu, lingkup pemasaran juga semakin luas terbukti dari adanya pesanan kerajinan eceng gondok tidak hanya dari dalam kota saja tetapi dari luar kota bahkan sampai luar negeri
Perakitan Wastafel Otomatis dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis baru yang menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Sehingga, World Health Organization (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukan kasus positif di Indonesia juga semakin bertambah sehingga pemerintah menerapkan PSBB serta tatanan hidup normal baru, salah satunya adalah dengan menyosialisasikan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Sarana/perangkat cuci tangan manual yang digunakan secara bersama-sama dapat menjadi media penyebaran virus sehingga harus diminimalisir, salah satunya yaitu dengan menggunakan wastafel otomatis serta dengan terus melaksanakan protokol kesehatan. Hasil ujicoba sensor air dan sensor sabun cair dapat beroperasi dengan baik pada rentang jarak 1-6 cm terhadap objek di depan senso
E-Commerce Sebagai Media Pemasaran Produk Industri Rumah Tangga Di Desa Klambir Lima Kebun
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu kelompok ibu rumah tangga yang mengalami kesulitan dalam memasarkan peroduknya. Selama ini kelompok ibu rumah tangga hanya memasarkannya ke warung-warung sekitar Desa atau pasar tradisional. Terkadang menunggu pemesanan khusus untuk acara-acara tertentu, dan ini sifatnya tidak tetap. Akibat dari terbataskan pemasaran produk maka perekonomian yang dihasilkan oleh kelompok ibu rumah tangga tidak maksimal. Tim Pengabdian telah menyusun kegiatan untuk mengatasi permasalahan yang timbul kepada kelompok ibu rumah tangga dengan pemberian pelatihan tentang penggunaan aplikasi mobile ecommerce dalam memasarkan produk. Pemasaran produk dengan mobile e-commerce karena aplikasi ini bisa digunakan pada smartphone / telpon pintar yang ada pada hampir setiap orang begitu juga halnya dengan kelompok ibu rumah tangga, yang rata-rata mereka juga memiliki telpon pintar ini. Dengan pelatihan yang diberikan pada kelompok ibu rumah tangga dalam hal penggunaan mobile dengan aplikasi e-commerce maka kelompok ibu rumah tangga ini sudah menggunakan e-commerce yang lebih mudah dan cepat dalam menjual produk yang sudah mereka hasilkan. Sehingga hasil yang didapat dari pelatihan tersebut terjadi peningkatan penjualan produk dan dari penjualan sebelumnya dan perekonomian kelompok ibu rumah tangga meningkat. Selain itu kelompok ibu rumah tangga juga lebih mudah memasarkan produknya dengan aplikasi mobile ecommerce
Sosialisasi Covid-19 Dan Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Upaya Pemeliharaan Kesehatan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah
Penyebaran Covid-19 sangat cepat sehingga semua negara di dunia ini sedang menghadapi masalah kesehatan yang sama. Tak terkecuali di Indonesia, hingga saat ini di Kabupaten Maluku Tengah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 20-an. Hal itu tentu saja membuat semua orang khawatir akan terjadi penularan yang lebih masif. Di awal Covid-19 masuk Indonesia, di masyarakat beredar informasi bahwa empon-empon dapat menyembuhkan Covid-19. Fenomena yang muncul setelah berita tersebut, memicu persepsi masyarakat Desa Tehoru bahwa empon-empon bisa dijadikan obat tradisional untuk menyembuhkan Covid-19. Dari permasalahan tersebut maka, tim pengabdian mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya pemeliharaan kesehatan tubuh sehingga upaya mencegah penularan lebih maksimal. Serta edukasi bagi masyarakat Desa Tehoru bahwa empon-empon itu belum terbukti secara klinis dapat menyembuhkan Covid-19, melainkan untuk menjaga kesehatan dari segi imunitas tubuh. Adapun hasil kegiatan yang dicapai dari kegiatan ini terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan terutama pada masyarakat Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya pemeliharaan kesehatan tubuh
Pelatihan Membaca Gambar Teknik Untuk Tim Sales Dan Produksi Pada PT. ISTW Jakarta
Pelatihan membaca gambar teknik tidak banyak ditawarkan di pasaran, sehingga mitra mengalami kendala dalam ketersediaan nara sumber yang dapat memberikan materi. Pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat tim Dosen Teknik Industri UMJ yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam membaca gambar teknik. Mitra kerjama dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah PT. Indonesia Steel Tube Works (ISTW) Jakarta. Alur langkah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui identifikasi masalah yang terjadi pada mitra, menentukan skala prioritas yang perlu dilakukan tindakan perbaikan, problem solving dengan memberikan pelatihan, feedback berupa evaluasi peninjauan hasil kegiatan pelatihan. Tahapan kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi presentasi materi pelatihan, diskusi, tanya jawab dan evaluasi pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi video converence zoom meeting. Materi pelatihan membaca gambar teknik mencakup 4 topik yang meliputi standarisasi, mendeskripsikan gambar teknik, simbol las dan toleransi. Hasil kegiatan pelatihan membaca gambar teknik dalam pengabdian masyarakat untuk tim sales dan produksi PT. ISTW sebagai peserta pelatihan sudah mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dalam membaca gambar teknik. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan yang sudah dilakukan menyatakan bahwa pelatihan dapat memperluas keilmuan gambar teknik sehingga mitra dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang ada di perusahaan
Penerapan Aplikasi Ruang Informasi Pendeteksi Dini Coronavirus Disease Pada Puskesmas Berbasis Android
Puskesmas Samata merupakan salah satu puskesmas yang menangani orang dalam pemantauan di Kabupaten Gowa. Kasus positif virus Covid-19 di Sulawesi Selatan meningkat drastis sampai di bulan Desember 2020. Total kasus yang positif 22.661 orang, sembuh 19.294 orang dan 521 orang meninggal. Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak puskemas, terdapat masyarakat yang dinyatakan orang tanpa gejala, orang dalam pemantauan, dan pasien dalam pengawasan. Adanya permasalahan yang meresahkan masyarakat karena mereka tidak dapat memastikan kondisi fisik dan tetap beraktifitas yang mengakibatkan kekhawatiran. Selain itu, penyebaran infomasi di puskesmas masih bersifat manual sehingga kurang optimal dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berbasis android telah meningkat pesat. Oleh karena itu, kami bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pendeteksi Covid-19 secara dini dengan metode System Development Life Cycle (SDLC) dimulai dari tahap Identifikasi kebutuhan dan wawancara mitra, studi literature, analisis dan perancangan sistem, pembuatan aplikasi, uji coba sistem dan implementasi dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi ruang informasi pendeteksi dini Covid-19 berbasis android. Hasil kegiatan PKM menunjukkan 78% tenaga kesehatan profesional di puskesmas Samata dapat menggunakan dan menambahkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat terkait penanganan dini. Selain itu, 84% masyarakat dapat mengakses informasi penanganan covid-19 secara real time dengan menggunakan handphone dengan standar sistem operasi android
Sosialisasi Manfaat dan Pembuatan Hand Sanitizer Daun Sirih Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah
Virus Covid-19 pertama kali muncul di tahun 2019. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus corona sebagai pandemik. Hal ini membuat pemerintah dan masyarakat dunia makin waspada dengan penyebaran virus corona. Meski penting untuk mencari informasi terpercaya, kita juga perlu mengetahui langkah-langkah untuk membentengi diri dari stres dan panik berlebih di tengah wabah corona. Pemerintah menghimbau setiap masyarakat melakukan isolasi mandiri dan mengurangi aktivitas keluar rumah. Selain itu pemerintah juga menghimbau menerapkan pola hidup bersih untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satunya adalah tetap menjaga tangan agar tetap bersih. Sulitnya mendapatkan hand sanitizer sekarang ini membuat masyarakat khawatir bila harus beraktifitas di luar rumah. Fenomena tersebut juga terjadi pada masyarakat Desa Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. Sesuai dengan fenomena tersebut, maka Tim Pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penggunaan dan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih di Desa Tehoru. Metode yang digunakan adalah observasi dan sosialisasi tentang penggunaan dan pembuatan hand sanitizer serta praktek langsung dengan masyarakat desa. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi dan pembagian hand sanitizer untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sosialisasi ini memiliki dampak positif terhadap masyarakat Desa Tehoru dan dari segi ekonomi dapat menurunkan biaya pengeluaran untuk pembelian produk hand sanitizer