Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Upaya Menangani Nyeri dan Kecemasan pada Lansia yang Mengalami Hipertensi di Masyarakat
Hipertensi adalah penyakit pembuluh darah yang mempunyai tekanan darah tinggi (sitolik 140 mmHg serta diastolik 90 mmHg) yang menetap. Gejala hipertensi ialah nyeri serta kekakuan otot. Hal ini yang menimbulkan lansia yang mengidap hipertensi mengalami permasalahan psikologis salah satunya kecemasan. Nyeri serta kecemasan bisa dilakukan dengan tindakan mandiri oleh lansia. Tujuan kegiatan ini lansia yang hipertensi diharapkan mampu melakukan relaksasi nafas dalam, relaksasi otot progresif serta yoga ringan supaya mengurangi nyeri serta kecemasan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi. Hasil dari pengabdian ini dari 10 lansia mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 90%. Lanisa yang mengikuti program ini sangat bersemangat dalam proses praktek dan pemberian materi. Hasil dari pretest lansia belum mengenali penanganan nyeri serta kecemasan sebaliknya hasil dari post test lansia mampu memahami dan mempraktikan secara benar. relaksasi nafas dalam, relaksasi otot progresif serta latihan gerakkan yoga ringan sebanyak 90%. Latihan ini dapat dilaksanakan setiap hari untuk mengurangi tekanan darah, nyeri serta kecemasa
Upaya Meningkatkan Partisipasi Dan Minat Masyarakat Terhadap Koperasi Syariah BMT At-Tiin
Koperasi syariah atau yang disebut Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) merupakan identitas keuangan mikro syariah yang unik dan spesifik khas Indonesia. KSPPS dalam melaksanakan fungsi dan perannya menjalankan peran ganda yaitu sebagai lembaga bisnis dan disisi yang lain melakukan fungsi sosial yakni menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana ZISWAF. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pengabdian kualitatif dengan analisis deskriptif. Tujuan dari pengabdian ini adalah; Meningkatkan kesejahteraan hidup anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, Menjadi gerakkan ekonomi serta ikut tatanan perekonomian nasional, Ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan pancasila dan undang –undang dasar 1945, Menggiatkan kesadaran anggota untuk mengumpan pada koperasi secara teratur dan Meningkatkan pengetahuan anggota melalui penyuluhan latihan dan pendidikan tentang perekonomian maupun keterampilan lainnya sesuai syariah. Adapun manfaat dari pengabdian ini adalah; Masyarakat dapat memulai suatu usaha dengan keikutsertaan dalam keanggotaan koperasi dan dapat mengetahui syarat-syarat apa saja yang diperlukan untuk menjadi nasabah yang mempunyai simpanan berjangka (deposito) di koperasi BMT AT-TIIN. Hasil pengabdian ini membangun efektifitas pengawasan Dewan Pengawan Syariah (DPS) terhadap koperasi syariah yaitu peran dan fungsi DPS di KSPPS BMT AT-TIIN telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dimana DPS memiliki tiga kedudukan, diantaranya sebagai penasihat dan pemberi saran, sebagai mediator antar lembaga keuangan syariah dengan DSN-MUI dalam mengkomunikasikan usul dan saran pengembangan produk, dan sebagai perwakilan DSN yang ditempatkan pada lembaga keuangan syariah
Pengenalan Alternatif Usaha Bagi Santri Pondok Pesantren Salaf Al Anwar Bogangin Melalui Pelatihan Teknologi Pengolahan Hasil Ternak
Pondok Pesantren Al Anwar Bogangin merupakan pondok pesantren salaf yang masih menerapkan model pembelajaran tradisional. Santri tidak mendapatkan pendidikan formal, sehingga perlu diberikan pelatihan keterampilan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan keterampilan teknologi pengolahan hasil ternak sebagai alternatif usaha santri dimasa mendatang. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan, serta praktek, diakhiri dengan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri sebagai kelompok sasaran mampu membuat produk yang serupa dengan model percontohan yang diberikan tim penyuluh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dengan hasil peningkatan nilai sebesar 57.43% pada kelompok santri putra dan peningkatan sebesar 60% pada santri putri pada nilai post test dibandingkan nilai pre test. Sebanyak 100% peserta menyatakan kegiatan menarik dan 68% menyatakan berminat untuk membuat usaha dengan bahan serupa materi pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa pengenalan teknologi pengolahan hasil ternak sebagai alternatif usaha Santri Pondok Pesantern Salaf Al Anwar berhasil dilaksanakan dengan menarik, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta menimbulkan minat sebagian besar santri untuk berwirausaha pada bidang serupa
Akibat Hukum Perkawian Siri Di Kelurahan Sekip Kecamatan Lima Puluh Pekanbaru
Analisis situasi mitra mengambarkan fenomena di masyarakat banyak yang tidak memahami akibat hukum perkawinan siri. Begitu juga dengan masyarakat di kelurahan sekip kecamatan lima puluh belum mengetahui ketentuan hukum mengenai perkawinan seperti akibat hukum perkawinan siri yang termasuk didalamnya mengenai waris dan status hukum anak dari perkawinan siri. Permasalahan yang mungkin timbul ketika masih ada warga yang melakukan perkawinan siri (tidak dicatatkan), kemudian timbul permasalahan mengenai hak waris ketika suami meninggal dunia dan hak harta bersama saat terjadi perceraian. Tidak tertutup kemungkinan akan dialami oleh masyarakat kelurahan sekip kecamatan lima puluh kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan merupakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi mitra. Sesuai dengan persoalan prioritas yang dihadapi mitra sebagaimana telah disinggung maka metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah dengan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini para peserta telah merasakan manfaatnya, yaitu mendapat tambahan pengetahuan dan pemahaman tentang akibat hukum perkawinan siri (tidak dicatatkan). Hal itu disimpulkan tim pengabdian kepada masyarakat setelah membandingkan hasil tes awal (pre test) dan tes akhir (post test) dengan cara mengajukan pertanyaan (kuesioner) sebelum dan sesudah pemberian materi.
Kata kunci: Akibat, Hukum, Perkawinan Sir
Pelatihan Komputer Akutansi Desa Dengan Aplikasi Keuangan Desa (Siskuedes) Untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru
Penerbitan Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Nomor 113 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa telah menarik perhatian publik. Mengingat dana langsung pemerintah ke desa mencapai 10% dari total anggaran pendapatan dan belanja negara, tentu diperlukan sistem akuntabilitas yang jelas. Adanya aplikasi SISKEUDES yang dibangun oleh BPKP bersama Kementrian Dalam Negeri yang didistribusikan ke desa-desa di seluruh Indonesia secara gratis melalui pemerintah kabupaten/kota, diharapkan mampu mempermudah pengelolaan keuangan desa dengan tujuan sebagai upaya mengawal transparansi pengelolaan dana desa. Hal ini menarik perhatian dunia pendidikan, khususnya SMK yang memasukkan materi pembelajaran akuntansi desa berbasis IT pada tahun ajaran 2019/2020 sesuai Kurikulum 2013. Kegiatan pengabdian ini bermaksud untuk menjembatani demi meningkatkan pemantapan wawasam dan profesionalitas guru akuntansi SMK se-Kota Malang terhadap sistem keuangan desa serta pengoprasian sistem aplikasi siskeudes. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pelatihan dan pengajaran aplikasi sistem keuangan desa. Hasil pengabdian ini adalah guru akuntansi di MGMP Akuntansi Kota Malang menjadi lebih meningkat kompetensi profesionalnya dalam mengajar komputer akuntansi desa. Hal ini dilihat dari antusias peserta dalam menyelesaikan modul komputer akuntansi desa. Selain itu juga dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata peserta dari nilai pre test sebesar 5,5 menjadi rata-rata 6,7. Selepas adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan apa yang telah diajarkan pendidik berhasil dipahami dengan lancar oleh peserta didik yang outputnya dapat melahirkan lulusan peserta didik yang kompeten dalam mengambil peran penting yakni menjadi operator dalam mengoprasikan aplikasi siskeude
Minat Belajar Matematika dengan Memanfaatkan Budaya Lokal di Desa Silo Lama
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, peneliti melakukan sebuah penyuluhan penelitian tentang minat belajar matematika dengan memanfaatkan Budaya Lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa dengan memanfaatkan budaya local. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data yang ditunjukkan oleh hasil angket, wawancara atau observasi selama proses pembelajaran berlangsung, rata-rata hasil angket minat belajar sebelum tindakan adalah 63,07%, setelah siklus I adalah 65,70% dan setelah siklus II adalah 76,48% (tinggi) artinya ada peningkatan minat belajar dari prabelajar ke siklus I sebesar 7,33% dan dari siklus I ke siklus II sebesar 7,08%. Untuk rata-rata hasil observasi minat belajar pra penelitian adalah 34. 54% pada siklus I adalah 54,43% dan siklus II adalah 71,21% Dari pra penelitian ke siklus I terjadi peningkatan sebesar 14,46%, dari siklus I ke siklus II naik 18,41%. Secara keseluruhan dari pra penelitian sampai akhir penelitian terjadi peningkatan sebesar 33,57%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan Budaya Lokal siswa menjadi lebih bersemangat untuk belajar matematik
Pelatihan Pembuatan Salad Buah Keju Sebagai Program Usaha Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah
Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Masyarakat saat ini berusaha mengkonsumsi makanan sehat harus menjadi kebiasaaan agar kesehatan badan terjaga. Hal itu dilakukan dengan memilih makanan alami dan dalam kondisi segar, tanpa bahan pengawet. Salah satu makanan sehat yang aman dikonsumsi adalah salad, baik salad sayuran atau buah-buahan. Salad buah adalah makanan alternatif yang menyehatkan. Bahkan bisa mencegah dan mengobati beberapa jenis penyakit. Sayuran dan buah dalam salad kaya akan nutrisi, kandungan gizi, mengandung serat tinggi, juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Kita sering tak menyadari, semangkuk kecil salad buah dengan komposisi tepat, akan sangat berguna bagi ‘kesegaran’ tubuh kita. Salad memberikan kepada tubuh begitu banyak serat yang pada gilirannya akan menurunkan kolesterol dan mengurangi sembelit. Sejalan dengan masalah yang ditemukan maka pengabdian ini lebih memberikan suatu pengajaran bagaimana memanfaatkan buah-buahan untuk diolah menjadi salad yang nantinya dapat dikembangkan untuk menaikkan ekonomi masyarakatnya melalui penjualan dengan memanfaatkan e-commerce, tetapi sedikit pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat menengah ke bawah. Pola ajar dengan memberikan resep dan praktik lapangan pembuatan berbagai macam salad sayur dan pencampurannya dengan bahan lain seperti buah dan biji-bijian, serta mengenal jenis kemasan dan cara mengemas dengan baik lalu memasarkannya melalui e-commerce. Diharapkan masyarakat menegah ke bawah menjadi mengerti lebih lagi tentang bagaimana mengolah salad menjadi tahan lama serta dapat membuka peluang untuk menekuni bisnis makanan seha
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Masa Pandemi Covid-19 di Dusun Topore Selatan Desa Topore Kabupaten Mamuju
COVID-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat bahkan dapat mengakibatkan kematian. Beberapa gejala diantaranya seperti common cold atau pilek, flu, radang tenggorokan, demam tinggi, nyeri otot. popularitas tanaman obat semakin meningkat. Masyarakat percaya bahwa menggunakan obat tradisional seperti jamu dari rimpang jahe, kunyit, temulawak atau kencur dapat meningkatkan imunitas tubuh. Masyarakat dapat melakukan penanaman toga di lahan yang kosong, Dusun Topore Selatan merupakan salah satu Desa yang sebagian Masyarakat masih belum mengetahui tentang khasiat tanaman obat keluarga dan cara pengolahan yang baik dan benar. Selain itu, tanaman obat keluarga dapat dibudidayakan secara individual dan memanfaatkannya sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, mengolah jamu untuk menjaga kesehatan dengan bahan yang berasal dari hasil tanaman sendiri akan sangat membantu menjaga sistem imun. Berdasarkan analisis permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, maka beberapa usaha dapat dilakukan sebagai solusi untuk memberdayakan masyarakat Dusun Topore Selatan dalam peningkatan pemanfaatan tanaman obat keluarga di masa pandemi covid-19. Kegiatan ini dilakukan dengan metode observasi, penyuluhan, pendampingan dan demonstrasi pembuatan jamu dari tanaman obat keluarga. Upaya pemberdayaan masyarakat yang berbasis keluarga binaan dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga dimasa pandemi sangat efektif dilakukan karena dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai upaya untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Pemulung Tempat Pembuangan Akhir Sampah Di Kabupaten Sumbawa
Masalah kesehatan seringkali muncul di masyarakat tanpa disadari dan diketahui penyebabnya. Terutama bagi masyarakt yang berprofesi sebagai pemulung, apalagi dalam kondisi pandemic covid 19 saat ini. Pemerintah sudah lama menjalankan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan kerja akan tetapi lingkungan kerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah seringkali diabaikan.. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat yang berprofesi sebagai pemulung akan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan kerja di masa pandemic saat ini. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di TPA Raberas yaitu penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang Perilaku Kesehatan Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan kerja dengan cara ceramah dan diskusi. Pengabdian di lakukan di TPA Raberas Kabupaten Sumbawa, pada tanggal 20 Desember 2020 dengan melibatkan seluruh pemulung yang ada. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman pemulung masih rendah terkait dengan kepatuhan APD dan pengetahuan PHBS di lingkungan kerja sebesar 40.8% di kategori cukup dan 59,2% di kategori kurang. Selain meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pemulung, dari kegiatan pengabdian ini mampu membangun kesadaran seluruh pemulung dan keluarganya untuk tetap menjaga kebersihan diri dan kebersihan lingkungan sekitar agar tetap bekerja dengan aman dan nyaman
Workshop Penggunaan Microsoft Office Sebagai Penunjang Keterampilan Hard Skill Siswa Pendidikan Dasar
oai:ojs2.jpmi.journals.id:article/2Dusun Siwarak Kulon merupakan salah satu desa yang ada di Desa Watuagung yang terletak di ketinggian 200- 250 MDPL di kawasan hutan pinus Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas. Di sini terdapat sebuah Sekolah Dasar yang ketersediaan fasilitas pendukung pendidikan formal dan kegiatan ekstra yang terbatas. Kemampuan pada penggunaan Microsoft Office merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang pendidikan formal, oleh karena itu kegiatan workshop penggunaan Microsoft Office untuk pendidikan dasar sangat dibutuhkan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang penggunaan Microsoft Office. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode presentasi materi dan praktik sederhana. Hasil worskhop menunjukan nilai rata-rata pre test peserta adalah 37.39, sedangkan nilai rata-rata post test peserta adalah 72.60. Hasil tersebut menunjukan bahwa kegiatan workshop menunjukan adanya dampak peningkatan dalam pemahaman dan ketrampilan peserta dalam penggunaan komputer dan pengoperasian aplikasi Microsft Office