Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Budidaya Sayuran Selama Pandemi Covid-19 di Kampung Sayur, Desa Pandanarum, Kabupaten Blitar
Ketahanan pangan menjadi salah satu aspek yang terganggu akibat adanya pandemi Covid-19. Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat menjadi terganggu, bahkan di beberapa wilayah menyebabkan ancaman krisis pangan. Kampung Sayur yang berada di Dusun Klampok (Desa Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar) telah melakukan program penanaman sayur sebelum pandemi sebagai upaya ketahanan pangan, Namun, dengan adanya pandemi kegiatan tersebut terhenti. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggerakkan kembali kegiatan penanaman sayur di Kampung Sayur yang didahului dengan membersihkan jalan dan pekarangan warga. Metode pengabdian dilakukan dengan eksplorasi deskriptif. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap observasi dan perencanaan, tahap implementasi kegiatan, serta tahap refleksi evaluasi. Kelompok sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah warga RT 2 Dusun Klampok sebanyak 30 kepala keluarga. Implementasi praktek budidaya tanaman sayuran diantaranya adalah labu siam, sawi hijau, pakcoy, cabe rawit, bayam, kangkung, tomat, dan sayur oyong. Hasil dari kegiatan ini adalah edukasi warga dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dalam budidaya sayuran. Pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan motivasi warga untuk aktif dalam kegiatan budidaya sayur di Kampung Sayur
Edukasi Penyakit Alergi dan Cara Mengatasinya Kepada Masyarakat Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
Alergi merupakan reaksi-reaksi dari sistem kekebalan yang terjadi ketika jaringan tubuh yang normal mengalami cedera/terluka. Salah satu penyebab alergi yang paling sering dialami oleh orang dewasa dan anak-anak adalah alergi makanan. Alergi makanan merupakan salah satu penyebab tersering reaksi anafilaksis, terutama pada anak-anak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai reaksi alergi dan cara mengatasinya. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 menggunakan Zoom Meeting dengan mengundang masyarakat Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dengan jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 96 orang. Tahapan awal dari kegiatan ini dimulai dengan memberikan pre test kepada para peserta. Setelah itu, dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan dengan topik “Alergi dan Cara Mengatasinya” melalui media Zoom Meeting. Setelah penyuluhan selesai, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab dengan para peserta. Kemudian sebelum menutup acara kegiatan ini, para peserta diberikan post test tentang pemahaman materi penyuluhan yang telah diberikan. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan pada masyarakat Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tentang penyakit alergi dan cara mengatasinya dengan benar
Meningkatkan Kualitas Genteng Hasil Produksi IKM Kebakkramat Karanganyar untuk Memenuhi SNI 03-2095-1998
Mayoritas masyarakat di Pulau Jawa menggunakan genteng sebagai atap bangunan. Genteng yang beredar di pasar, sebagian besar dari IKM yang belum memenuhi standar kualitas sesuai SNI 03-2095-1998. Untuk meningkatkan kualitas genteng supaya memenuhi SNI 03-2095-1998 dilakukan pendekatan eksperimen proses pembuatan genteng. Ekperimen dilakukan pada komposisi bahan baku pembuat genteng. Bahan baku utama adalah tanah liat, sedangkan bahan baku lain adalah serbuk kaca dan abu sisa pembakaran kayu. Pemanfaatan bahan ini sebagai usaha untuk memanfaatkan limbah lingkungan. Strategi eksperimen dilaksanakan untuk mendapat komposisi bahan yang menghasilkan kualitas genteng yang sesuai SNI 03-2095-1998. Eksperimen dilaksanakan dengan melibatkan pembuat genteng, sehingga hasil optimal dapat diterapkan dalam industri pembuatan genteng. Kualitas yang diukur adalah kekuatan tekan dan penyerapan air. Hasil eksperimen menunjukan bahwa kekuatan tekan adalah 371,72 Kgf dan penyerapan air adalah 0,16%. Hasil optimal ini sudah memenuhi syarat kualitas genteng menurut SNI 03-2095-1998
Pelatihan Pemaafan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Wanita Korban KDRT
Kasus Kekerasan dalam rumah tangga di Kota Surakarta mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19 Peningkatan kasus tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya stres dan ketakutan selama proses melewati masa pandemi. Kondisi mengalami KDRT berdampak pada menurunnya kesejahteraan korban yang mengalaminya. Pelatihan pemaafan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif korban KDRT. Sebanyak lima orang korban KDRT mengikuti pelatihan pemaafan. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan aktif dengan experiential learning melalui diskusi, mental imagery, studi kasus, relaksasi dan ice breaking yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai rerata skor tingkat kesejahteraan subjektif sebelum pelatihan sebesar 50,20 dan sesudah pelatihan sebesar 75,80 sehingga terdapat peningkatan sebesar 25,6 dengan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,005 (p<0,05), dan nilai t = -5,716. Hasil tersebut menjelaskan bahwa pelatihan pemaafan berpengaruh positif terhadap tingkat subjective well being wanita korban KDRT
Penerapan Sistem Pemasaran berbasis E-Commerce pada Produk Batik Tulis di Desa Balairejo
Kegiatan Sistem Pemasaran berbasis E- Commerce merupakan praktik penggunaan promosi untuk meningkatkan traffic ke dalam toko online. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah Produk Batik Tulis di Desa Balairejo. Dimana permasalahan mitra adalah mereka masih kesulitan dalam memasarkan produk nya, kendala ini terjadi karena mereka hanya memasarkan produk batik tulis pada lingkungan terdekat nya saja dan belum memasarkan secara digital karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Oleh karena itu Perlunya pelatihan para penduduk khususnya karang taruna desa Balairejo dalam memasarkan produk batik tulis melalui e-commerce, sehinga diharapkan dapat membantu menggunakan pemasaran melalui e-commerce. Pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi pendekatan kualitatif yang meliputi pendekatan minstitusional dan pendekatan partisipatif. Pada pendekatan institusional dilakukan dengan cara berkomunikasi secara langsung perihal kebutuhan yang diperlukan mitra dan masalah masalah yang sedang dihadapi oleh mitra. Di sisi lain, pendekatan partisipatif dilakukan dengan melibatkan peserta pelaksanaan pengabdian agar tercapainya kebutuhan mitra dengan cara: metode diskusi; pemberian sosialisasi terhadap IPTEK, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan e-commerce untuk produk batik yang akan dibuat oleh karang taruna desa Balairejo. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan penerapan pemasaran berbasis e-commerce ini diterima dengan sangat baik oleh para peserta di desa balairejo, dan peserta juga sudah sangat baik dalam menggunakan pemasaran berbasis e-commerce ini
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Dengan Lamikro Bagi Umkm Milenial
Program kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan dengan lamikro ini adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan bagi pemilik UMKM Milenial. Lamikro merupakan sebuah aplikasi penyusunan laporan keuangan berbasis web dan android yang dikembangkan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia.
Metode kegiatan ini menggunakan metode ceramah dengan melakukan presentasi. Sasaran peserta kegiatan ini adalah pemilik UMKM milenial yakni pemilik UMKM generasi muda yang dicirikan dengan adanya kedekatan dengan teknologi. Kegiatan ini diikuti 17 pemilik UMKM generasi muda di Bangka Belitung. Mengingat masa pandemi, kegiatan ini dilakukan melalui platform meeting online dengan durasi kurang lebih 90 menit.
Kegiatan ini dievaluasi dengan memberikan lembar feedback kepada peserta diakhir acara melalui google form. Hasil menunjukkan 80% peserta memahami materi yang disampaikan, meskipun tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan ini baru mencapai 70%. Kegiatan ini harus langsung diimplementasikan dibandingkan dengan memberikan pelatihan. Pengguna memahami penggunaan namun belum tentu dapat mengimplementasikannya ke dalam kegiatan pembukua
Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Produktivitas, Efisiensi dan Pendapatan UMKM JHN Shop Batam
Masa pandemi COVID-19 dapat dinilai sebagai ancaman dan juga peluang dalam dunia bisnis. Untuk bertahan dalam masa pandemi ini, UMKM JHN Shop harus berinovasi agar dapat bersaing dengan UMKM lainnya. Karena adanya masa pandemi COVID-19 telah membuat JHN Shop mengalami penurunan pendapatan. Strategi yang cukup populer saat ini dalam mengatasi permasalahan JHN Shop adalah pemasaran digital dengan memanfaatkan iklan dan media sosial seperti Instagram, Facebook, maupun Tiktok. Pemasaran digital sebagai upaya yang dapat dilakukan oleh JHN Shop dan dengan melakukan pemasaran digital maka JHN Shop dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi dan pendapatannya. Dalam membantu UMKM JHN Shop dalam menerapkan pemasaran digital, pelaksana kegiatan memberikan edukasi dan juga membuatkan akun Instagram untuk Bapak A Ing selaku pemilik JHN Shop. Pengabdian dilakukan melalui tahap persiapan untuk memperoleh data dengan wawancara dengan Bapak A Ing, tahap pelaksanaan untuk mengimplementasikan kegiatan yaitu menciptakan luaran berupa akun Instagram, dan tahap penilaian untuk mengevaluasi kegiatan yaitu memantau penggunaan akun tersebut oleh JHN Shop serta mengamati peningkatan pengikut pada akun tersebut. Setelah JHN Shop mencoba melakukan pemasaran digital, mereka mendapatkan beberapa pelanggan baru. Seiring dengan bertambahnya pelanggan, produktivitas, efisiensi dan pendapatan JHN Shop pun ikut meningkat
Pengenalan Pemrograman Perangkat Bergerak bagi Siswa SMA/SMK dalam Kegiatan Seminar Ilmiah Populer Online
Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki latar belakang dimana kegiatan siswa SMA/SMK khususnya anak kelas XII di sekolah pada bulan Mei sudah tidak ada kegiatan akademik. Kegiatan siswa/SMK pada bulan Mei biasanya sedang mengikuti UTBK untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Kegiatan ini bermaksud untuk memfasilitasi pengetahuan awal di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebelum siswa SMA/SMK masuk ke bangku perkuliahan. Program kegiatan Seminar Ilmiah Populer (SIP) online merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang memberikan banyak manfaat bagi siswa SMA/SMK yang sedang berada di rumah selama kondisi pandemik. Siswa SMA/SMK mendapatkan banyak ilmu terkait teknologi informasi pada perangkat bergerak. Siswa SMA/SMK dapat mengenal lebih awal tentang pemrograman mobile agar dapat membuat aplikasi yang dapat berjalan pada perangkat bergerak. Perangkat yang dimaksud adalah ponsel pintar, tablet, jam pintar, dan gelang pintar. Tujuan akhir dari program pengabdian masyarakat ini adalah siswa-siswa SMA/SMK dapat menambah wawasannya tentang bagaimana membuat aplikasi perangkat bergerak, serta dapat mengetahui perangkat lunak apa saja yang perlu disiapkan
Pentingnya Pelatihan Autodes Inventor Bagi SMK Purwakarta Penunjang Pembangunan Konstruksi & Manufaktur
Telah dilakukaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen beserta mahasiswa Prodi Teknologi Mesin Politeknik Enjinering Indorama dengan tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang pendidikan kejuruan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian siswa SMK Purwakarta dalam desain gambar yang dibutuhkan oleh perusahaan manufaktur yang ada di purwakarta dan sekitarnya. Inventor adalah suatu produk dari Autodesk Inc. USA yang lebih familier dengan produk AutoCAD. Autodesk Inventor fokus untuk perancangan objek 3D. Pelaksanaan pelatihan diawali dengan survei ke SMK yang dituju, membuat kesepakan, mengurus perijinan kedirektur dan LPPM Politeknik Enjinring Indorama, perijinan dan kesiapan dari pihak SMK, hingga pelaksanaan. Pihak SMK sangat puas dengan pelatihan yang diselenggarakan dan berharap peletihan semacam ini dapat berjalan secara kontinu minimal 1x dalam setahun, para guru SMK berharap pelatihan yang sama juga dapat dilakukan terhadap guru SMK di Purwakarta untuk meningkatkan keahlian, terutama bagi guru yang mengajar pada bidang menggambar
Pengenalanalan Rambu-rambu Lalu Lintas Melalui Edugames untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Separe
Di desa ini tidak semua siswa memiliki latar belakang pada dunia teknologi informasi / IT yang memadai. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini memberikan pengenalan kepada siswa sekolah dasar berupat edugames/permainan berbasis IT dalam rangka mengenalkan rambu-rambu lalu lintas melalui edugames yaitu berupa power point yang berisi materi tetang rambbu-rambu lalu lintas serta menjawab soal yang terkait dengan rambu-rambu lalu lintas. Dengan menggunakan media pembelajaran berbasis game, anak-anak dapat belajar di waktu luang. Tujuan pengabdian ini adalah pengenalan rambu lalu lintas di Desa Separe ini bertujuan untuk 1. Mengenalkan kepada siswa sekolah dasar tentang rambu-rambu lalu lintas, 2. Meningkatkan kesadaran pembelajaran tentang rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya keselamatan di jalan raya. Survei dilakukan kepada peserta untuk mendapatkan kondisi sebelum dan setelah pengenalan yaitu doperoleh data dari angket yang disebar, didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa angket yang disebarkan yaitu sebelum pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada siswa, diperoleh hasil bahwa terdapat skor 6 yaitu pada pertanyaan nomor 1 yang menjawab “Ya”, sedangkan pada nomor 7 dan 8 masing-masing mendapatkan skor 1, sehingga pemahaman siswa tentang lalu lintas sangatlah kurang sebelum kegiatan pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Sedangkan hasil angket setelah dilakukan kegiatan pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada siswa di Desa Separe diperoleh hasil angket bahwa pada pertanyaan nomor 1 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 2 memperoleh skor 13, pertanyaan nomor 3 memperoleh skor 12, pertanyaan nomor 4 memperoleh skor 14, pertanyaan nomor 5 memperoleh skor 13, pertanyaan nomor 6 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 6 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 7 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 8 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 9 memperoleh skor 15, pertanyaan nomor 10 memperoleh skor 14. Dengan demikian bahwa pada pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas sudah berhasil dan para siswa paham tentang materi yang sudah disampaikan