Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Mendukung Perkembangan UMKM (Nyong Group)
Tantangan yang dihadapi pelaku UMKM terkait teknologi adalah pemahaman atau pengetahuan mereka tentang teknologi, hingga pemanfaatan teknologi yang dapat bermanfaat bagi perkembangan bisnis mereka. Dari sisi teknologi informasi, pertumbuhan data secara digital menjadi sangat masif. Dari aspek sederhana seperti pencatatan penjualan ataupun platform perdagangan pun saat ini sudah beralih ke model digital. Itu artinya, setiap apapun yang tercatat akan tersimpan dan dapat kemudian digunakan untuk kepentingan kemajuan usaha. Data tersebut dapat diolah menjadi informasi dan kemudian dapat menjadi pengetahuan bagi pelaku bisnis dalam menentukan perencanaan strategis mereka. Dari permasalahan yang telah dikemukakan sebelumnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan terhadap mitra terkait potensi dari data-data yang telah mereka miliki dan memberikan edukasi terkait bagaimana cara data tersebut dapat diolah untuk kepentingan kemajuan bisnis mereka. Dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa awalnya mitra belum memahami terkait pemanfaatan data yang dapat menjadi nilai tambah bagi bisnis mereka jika mereka mengolah data-data tersebut. Ditunjukan dari perubahan grafik yang diukur menggunakan kuisioner sederhana sebelum dan sesudah kegiatan diskusi. Kemampuan dasar penggunaan teknologi dari mitra sudah cukup baik. Namun belum pernah menggunakan piranti yang digunakan pada pelatihan yang diikuti. Sehingga terjadi peningkatan pemahaman secara teknis maupun teoritis dari mitra
Pelatihan Lesson Study Berbasis Musyawarah Guru Mata Pelajaran Guru IPA SMP Kabupaten Ogan Ilir
Proses pembelajaran dan mengajar (PBM) pada umumnya luput dari perhatian wali murid dan pihak-pihak lain yang terkait. Wali murid terkadang menuntut pendidikan untuk anak-anaknya adalah pendidikan yang berkualitas. PBM yang dilakukan oleh guru tidak ada yang tahu atau hanya guru itu sendiri. Siswa terkadang tahu tetapi untuk menyatakan kekurangan dari setiap guru tidak dapat menyampaikan pesan. Tentu saja kami sebagai pihak yang mengajar di Pendidikan biologi FKIP Unsri terpanggil secara moral ikut ambil bagian merubah kondisi ini. Salah satunya melalui Lesson Study (LS) berbasis MGMP guru IPA di kabupaten Ogan Ilir.Tujuan dan manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat (PM) ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru IPA SMP menguasai materi IPA, mengajar, membuat perangkat pembelajaran dan dapat percaya diri serta terampil membimbing praktek IPA di laboratorium sekolah. Pelaksanaan kegiatan PM diperlukan beberapa tahap sebagai berikut: Tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dari kegiatan PPM tentang pelatihan LS Berbasis MGMP IPA SMP Kabupaten Ogan Ilir dapat disimpulkan bahwa kegiatan LS sangat berpotensi meningkatkan profesionalisme guru IPA SMP Ogan Ilir, sebab dapat meningkatkan kemampuan guru IPA SMP menguasai materi IPA, meningkatkan keterampilan PBM guru IPA dan meningkatkan kemampuan membuat perangkat pembelajaran di sekolah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan MGMP guru IPA dapat menemukan metode atau model meningkatkan profesionalisme guru IPA SMP kabupaten Ogan Ilir
Diseminasi Informasi Potensi Desa Wisata Melalui Website: -
Priwisata merupakan sektor penting dalam mendorong pembangnandan pertmbuhan ekonomi nasional. Salah satu pendekatan pengembangan pariwisata yang startegis dewasa ini adalah desa wisata. Desa Wisata Tanjung Pasir merupakan wisata pesisir pantai yang dalam pelaksanaannya desa wisata ini menemui berbagai kendala. Salah satunya adalah terbatasnya proses diseminsi informasi terkait potensi wisata yang menyebabkan masyarakat luas tidak mengetahui keberadaan dari desa wisata ini. Website merupakan solusi strategis yang dapat dijadikan sarana diseminasi informasi yang dapat menjangkau khalayak luas tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah FGD dan substitsi IPTEKS. FGD ditujukan untuk menggali informasi terkait potensi wisata sedangkan substitusi IPTEKS adalah cara membuat, menawarkan dan mengaplikasikan teknologi yang dibutuhkan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya website Tanjung Pasir yakni tanjungpasir.com yang dapat diakses oleh kalangan luas dan pemetaan potensi-potensi wisata yang dibutuhkan bagi pemerintah dalam membuat program pengembangan wisata. Website terdiri dari fitur home, jelajah, blog, video dan kontak. Dengan adanya website, informasi terkait desa wisata menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. Adanya website juga menuntut pengelolaan desa wisata agar lebih profesional, modern dan mampu bersaing dengan objek wisata lainnya. Rekomendasi yang dihasilkan dari kegiataan ini diantaranya diperlukannya maintanance terhadap website yang sudah dibuat, dengan memperbahari informasi, video dan gambar terbaru. Diperlukan pendampingan dan kontrol terukur atas pelaksanaan pengembangan desa wisata baik oleh pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Kerjasama dengan pihak swasta perlu digagas oleh pemerintah dan masyarakat agar pengembangan Desa Wisata Tanjung Pasir lebih tersinergi
Pengaplikasian Trash Burner Untuk Memperbaiki Sistem Sanitasi Di Desa Sumber Tengah Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso
Sumber Tengah merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso. Salah satu permasalahan yang terdapat di Desa Sumber Tengah yaitu permasalahan sanitasi dan cara pengelolaan sampah yang kurang benar. Permasalahan pengelolaan sampah yang tak kunjung usai mulai dari rendahnya kesadaran masyarakat hingga terbatasnya keberadaan sarana dan prasarana yang mendukung seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menyebabkan masyarakat memiliki kebiasaan dalam membuang sampah sembarangan seperti di sungai maupun di selokan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan sanitasi beserta pengelolaan sampah yang terdapat di Desa Sumbertengah dengan berbagai keterbatasan. Metode pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan program yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, FGD (Focus Group Discussion), penyuluhan, serta dokumentasi. Program kerja yang telah dilaksanakan sebagai solusi dari permasalahan sanitasi dan pengelolaan sampah yang ada di Desa Sumber Tengah diantaranya yaitu dengan mengadakan program penyuluhan PHBS di Sekolah Dasar, penyuluhan pengelolaan sampah pada masyarakat dan menyediakan tempat pembakar sampah (Trash Burner) di beberapa RT. Trash burner ini nantinya akan dikelola oleh kader yang telah dibentuk agar dapat mengatasi permasalahan sampah secara berkelanjutan.
Internalisasi Nilai Kebangsaan (Nasionalisme) Melalui Pendampingan Penyusunan Statuta Satuan Pendidikan SMA YP UNILA Bandar Lampung
Banyak riset menunjukkan beberapa kecenderungan menipisnya jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda termasuk para pelajar sekolah. Pada saat yang sama, pengembangan nasionalisme melalui peran satuan pendidikan dalam beberapa kajian teori memberikan kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, menjadikan satuan pendidikan sebagai lokasi pengabdian sebagai ikhtiar membentuk dan mengembangkan karakter kebangsaan (nasionalisme) menjadi jawaban yang tepat dalam penyiapan generasi muda (peserta didik) menjadi sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi globalisasi. Dunia pendidikan pada setiap tingkatan (melalui statuta pendidikan dan kurikulum pembelajaran) sangat dibutuhkan perannya dalam membangun semangat nasionalisme pada generasi muda (peserta didik di sekolah). Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah terbentuknya “Statuta Sekolah Berkarakter Nasionalime” yang tumbuh dari kesadaran dan pengetahun para pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) yang dikembangkan dengan langkah pendampingan dan pembinaan yang tepat. Metode yang dipakai Tim Pengabdi adalah sosialisasi, penyuluhan, pendampingan, serta pembinaan sehingga para pendidik (guru) dan peserta didik (siswa) memiliki pengetahuan komprehensif tentang nasionalisme, pengukuran indeks nasionalisme, serta statuta berkarakter nasionalisme serta mampu bersikap dengan baik dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan pertanyaan yang sama saat pre test dan pos test, terjadi peningkatan pemahaman. Secara rata-rata, terdapat peningkatan aspek pengetahuan sebesar 63,9%. Pada pertanyaan terkait dengan sikap, terjadi peningkatan kapasitas peserta dari 90% menjadi 100% dan cenderung sangat yakin sehingga risiko turunnya aspek sikap tidak menjadi tantangan yang berarti dalam aspek ini. Adapun pada aspek perilaku, terjadi kenaikan dari sebelumnya hanya 80% menjadi 100% artinya seluruh peserta (para guru) bersedia untuk menginternalisasikan nilai-nilai nasionalisme ke dalam statuta di SMA YP UNILA Bandar Lampung
Program Tanggap Darurat Penanganan Limbah B3 di Lingkungan Proyek Bendungan Jlantah Karanganyar
Pembangunan suatu proyek menunjukan adanya kemajuan pembangunan infrastruktur yang ada. Pelaksanaan pembangunan proyek tentunya memerlukan beberapa perencanaan, pengendalian, dan pelaksanaan yang matang agar tujuan pembangunan sesuai dengan kulaitas yang dinginkan. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) merupakan hasil sisa dari suatu proyek yang mengandung bahan racun karena adanya sifat zat yang dapat merusak lingkungan hidup dan mengganggu kesehatan pekerja selama dalam masa pelaksanan proyek baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan yang ada di proyek bendungan Jlantah adalah banyaknya limbah material bangunan yang berserakan di lingkungan proyek yang kurang teratasi sehingga akan berdampak negatif terhadap keselamatan pekerja proyek. Program kegiatan penanggulangan limbah B3 diberikan kepada seluruh pekerja proyek bertujuan agar limbah didalam lingkungan proyek dapat teratasi secara maksimal dan pengolahan limbah ekonomis harus dilaksanakan secara terus menerus demi meminimalisir adanya limbah dalam jumlah banyak. Program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan proyek dilaksanakan dengan cara praktik penanganan secara langsung terhadap adanya limbah hasil pelaksanaan proyek yang memungkinkan dapat mencemari lingkungan sekitar dan dapat mengganggu kesehatan pekerja proyek. Hasil dari pelaksanaan dan evaluasi secara berkala pada proyek jlantah adalah semakin gencar pekerja dalam mengolah limbah ekonomis proyek dan menangani limbah non ekonomis dengan benar sehingga tidak menciptkan cemaran bagi lingkungan proyek dan lingkungan sekitar proyek
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Cair Secara Daring di Masa Pandemi Covid-19
Penggunaan sabun cair semakin meningkat setelah banyak ibu rumah tangga yang meninggalkan sabun padat. Konsumsi sabun cair menambah pengeluaran rumah tangga. Minimnya pengetahuan dalam pembuatan dan bahan sabun cair menjadi masalah besar bagi masyarakat. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatih pembuatan sabun cair bagi anggota Nasyiatul Aisyiyah Bantul. Metode kegiatan terdiri dari sosialisasi materi pokok tentang sabun melalui zoom dan pelatihan pembuatan sabun cair melalui video tutorial. Tahapan produksi sabun cair terdiri dari persiapan bahan dan peralatan, pencampuran dan pengadukan semua bahan, kemudian sabun disimpan dalam botol dan didiamkan selama 24 jam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami teknik pembuatan sabun cair dengan persentase pencapaian sebesar 74%
Sosialisasi Pelayanan Publik Yang Bebas Kkn Dalam Penyaluran Bantuan Alat Tangkap Ikan (Studi kasus dalam penyaluran bubu rajungan di Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan)
Pelayanan publik yang sarat KKN masih sering terjadi mulai dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Daerah. Hal ini dapat dilihat dari masih adanya pejabat pemerintah yang menjadi tersangka dalam kaitanya dengan pemberian layanan publik. Pelayanan publik yang bebas dari KKN merupakan hak dari setiap warga Negara. Untuk itu pemerintah harus memastikan bahwa setiap keluhan dari masyarakat terkait pelayanan publik akan segera ditindaklanjuti. Pemerintah harus berkomitmen untuk menciptakan pelayanan publik yang professional dan berkualitas dari tingkat atas sampai instansi yang paling bawah sekalipun. Untuk memperbaiki pelayanan publik dan mengurangi praktek KKN dalam birokrasi pemerintahan, maka harus terlebih dahulu memahami pentingnya birokrasi yang bersih dan terbebas dari KKN. Penyaluran bantuan alat tangkap ikan berupa bubu rajungan di Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan diharapkan sebisa mungkin terbebas dari praktek KKN. Untuk itu maka diperlukan sosialisasi terhadap layanan publik yang bebas dari KKN
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga dalam Membuat Produk Berbasis Singkong di Desa Tenjolayar Kabupaten Kuningan
Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga untuk dapat menambah pendapatan keluarga dengan membuar produk olahan berbahan dasar singkong. Diversifikasi produk berbasis singkong dapat menjadi peluang home industry khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga. Peluang usaha ini didasari dengan bahan baku yang mudah diperoleh serta dengan modal yang tidak terlalu besar. Singkong dapat dijadikan berbagai produk olahan yang kekinian yang banyak disukai konsumen sehingga dapat memiliki nilai jual dan daya saing di pasaran. Warga desa biasanya mengolah singkong hanya menjadi keripik singkong, tape, kerupuk beca. Namun kami memberi informasi pembuatan singkong dengan inovasi produk olahan singkong yang kekiniaan serta informasi analisis usahanya sehingga warga tenjolayar khusunya ibu rumahtangga tidak ragu untuk mengaplikasikannya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan meliputi 4 tahapan diantaranya; pendahuluan, persiapan, pelaksanaan, evaluasi. Kegiatan pendahuluan diawali dengan kegiatan observasi, perijinan kegiatan PKM ke desa. Kegiatan pelaksanaan diawali dengan sosialisasi, dan selanjutnya melakukan pelatihan pembuatan produk olahan serta analisis usaha produk olahan singkong. Selanjutnya kegiatan evaluasi dengan memberikan angket pada ibu ibu rumahtangga terkait pelaksanaan serta minat mereka untuk berwirausaha mandiri. Manfaat dari PKM adalah diharapkan ibu-ibu rumahtangga memiliki keterampilan membuat varian olahan dari singkong serta dapat membuka peluang home industry yang dapat menambah pendapatan keluarga. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh data sekitar 73 % dari jumlah Ibu-ibu rumahtangga yang ada di Desa ikut berperan serta dalam kegiatan PKM ini, dan kegiatan PKM ini bermanfaat serta memberikan pengetahuan yang baru bagi mereka
Upaya Pencegahan Penyakit Sindrom Metabolik Sejak Remaja
Masa remaja merupakan fase kritis dimana terjadi beberapa perubahan, seperti perubahan fisik, perkembangan otak, maturasi organ seksual, dan perkembangan psikososial yang mempengaruhi perilaku terkait kesehatan. Remaja rentan mengalami permasalahan kesehatan, terutama pada penyakit sindrom metabolik. Hal ini juga didukung apabila gaya hidup masa remaja tidak diperhatikan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini, dimana makan yang tidak terkontrol dan jarang melakukan aktivitas fisik sehingga penyakit sindrom metabolik ini semakin rentan terjadi pada usia remaja. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai sindrom metabolik pada 30 siswa siswi kelas IX SMP 264 Jakarat berupa pemberian materi mengenai bagaimana mencegah sindrom metabolik dengan menerapkan pola makan yang sehat, dan aktivitas fisik yang teratur, agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu dilakukan pula pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, dan lingkar pinggang untuk melihat gambaran kesehatan siswa-siswi SMPN 264 Jakarta. Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan 5 orang siswa memiliki tekanan darah ?130/85 mmHg. Pemberian Edukasi pada 30 siswa siswi kelas IX SMPN 264 Jakarta mengenai bagaimana mencegah sindrom metabolik dengan menerapkan pola makan yang sehat, dan aktivitas fisik yang teratur sangat penting untuk terus dilakukan sehingga remaja memiliki pengetahuan tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah sindrom metabolik