Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Not a member yet
336 research outputs found
Sort by
Penyusunan SOP Pengadaan Barang Pada Program Lumajang Peduli Di BAZNAS LUMAJANG
Penyusunan Standar Operasional Prosedur yang efektif merupakan langkah penting bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lumajang. BAZNAS Lumajang memiliki peranan penting dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan adanya SOP yang baik maka akan memastikan bahwa proses pengadaan barang dilakukan dengan efisien dan efektif. Studi ini bertujuan untuk menyusun SOP pengadaan barang di BAZNAS Lumajang dengan fokus pada proses pengadaan barang untuk program Lumajang Peduli. Metode pengabdian yang digunakan adalah melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak terkait dan memvisualisasikan data yang telah diperoleh. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan SOP pengadaan barang yang dapat menjadi acuan oleh BAZNAS Lumajang untuk pelaksanaan pengadaan barang pada program lumajang peduli. Implementasi SOP ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan barang
Pengembangan Potensi Wisata Pantai Kembar Di Kecamatan Watubangga Guna Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan
Kabupaten kolaka merupakan salah satu daerah yang potensial akan wisata pantai atau baharinya. Kabupaten Kolaka memiliki 24 jumlah wisata dan Wisata Pantai merupakan wisata yang menduduki wisata terbanyak di Kabupaten Kolaka. Salah satu pantai atau wisata bahari yang di miliki oleh Kabupaten Kolaka yaitu Pantai Kembar yang berada di Kecamatan Watubangga. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan potensi pantai kembar guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Adapun metode dan tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini diantaranya (1) Melakukan observasi di lokasi objek wisata; (2) melakukan wawancara dan koordinasi kepada pihak pengelola; (3) Perumusan alternatif solusi; (4) Penambahan fasilitas berupa penambahan spot foto dan penyediaan sarana voly pantai. Kegiatan ini berlangsung dengan baik sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung di pantai ini, sehingga dengan adanya peningkatan pengunjung maka akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar
PKM Mesin Pencacah Rumput Gajah Untuk Membantu Peternak Kambing di Dusun Bakti Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu
Masyarakat desa Sukaraya kecamatan Pancur Batu umumnya hidup dari hasil ladang dan peternakan, satu diantaranya adalah ternak kambing karena sistem pemeliharaan yang relatif lebih mudah. Kendala yang dihadapi peternak kambing di desa Sukaraya berupa keterbatasan lahan untuk menanam rumput-rumputan, sehingga selain dari lokasi Desa Sukaraya peternak juga harus mengumpulkan rumput dan hijauan dari daerah lain yang langsung diberikan kepada ternak kambing mereka tanpa dilakukan pencacahan sehingga didapati jumlah pakan yang terbuang cukup signifikan, berkisar 25 % sd 35 %. Pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan solusi bagi permasalahan mitra tersebut yaitu dengan menyediakan mesin pencacah rumput serta melakukan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin. Tahapan pelaksanaannya dengan mendesain mesin sesuai kebutuhan, dilanjutkan dengan proses pembuatan dan ujicoba. Saat pelaksanaan dilapangan kapasitas mesin pencacah dapat mencapai 300 kg per jam. Setelah dilakukan evaluasi pasca pelaksanaan pengabdian masyarakat didapati jumlah pakan yang terbuang berkurang cukup signifikan pada kisaran 5% sd 8% dengan penambahan garam atau konsentrat pada pakan tercacah
Pendampingan Belajar Calistung untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Desa Humbang Raya
Pendampingan belajar calistung merupakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan sebagai salah satu upaya melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik di bidang calistung dan untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar. Metode pendampingan belajar calistung yang digunakan adalah dengan memberikan pendampingan belajar secara langsung dan tatap muka. Pendampingan belajar ini dilakukan dalam kelompok kecil. Pendampingan belajar calistung berlokasi di SD Negeri 1 Humbang Raya dan SMP Negeri 2 Mantangai Satu Atap Desa Humbang Raya Kecamatan Mantangai. Sebelum melakukan pendampingan belajar calistung, peneliti melakukan observasi lapangan guna mengetahui permasalahan yang sedang terjadi, kemudian menyusun rencana dan jadwal kegiatan. Materi yang diberikan kepada peserta didik tetap di dalam konteks calistung dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelas. Pendampingan belajar calistung di desa Humbang Raya ini berjala dengan baik dan lancar. Hasil yang diperoleh dari pendampingan belajar calistung di desa Humbang Raya cukup bagus mengingat respon peserta didik yang antusias selama proses pendampingan belajar ini berlangsung
Metode Benchmarking untuk Meningkatkan Produksi Jambu Madu Deli Hijau (Syzygium Aqueum) Sebagai Model Pemberdayaan
Jambu madu deli merupakan komoditas yang sangat potensial di pasar, namun petani belum mampu memenuhi kebutuhan pasar karena produktivitas yang rendah. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknologi di kebun jambu air madu deli hijau milik Bapak Ruswanto. Kegiatan pemberdayaan dilaksanakan pada Januari – Juli 2022, menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer (wawancara, observasi partisipatif, dan FGD) dan data sekunder (dokumentasi). Proses pemberdayaan diawali dengan melakukan perbandingan/benchmarking untuk mengetahui penerapan teknologi pada petani yang lebih maju. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa dalam proses perbanyakan tanaman, persiapan media tanam. pengairan, dan pemupukan Keboen Hijau lebih unggul daripada Kebun Pak Ruswanto. Pada aspek penanaman, dan pembungkusan Pak Ruswanto lebih unggul. Pada aspek penyiangan, pemangkasan, pengendalian hama, dan pemanenan sama. Rencana peningkatan produksi dilakukan pada aspek yang masih kurang. Pemberdayaan masyarakat yang ada di sekitar kebun Pak Ruswanto dilakukan dengan pelatihan stek dan memberikan bibit gratis dan sarana awal untuk memulai usaha. Rencana pemasaran dilakukan seacra bersama-sama berbasis kelompok tani.
Optimalisasi Peran Pemuda Sebagai Kader Kesehatan Dalam Upaya Edukasi Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Komunitas Wonosobo Sehat
Indonesia masih menghadapi tingginya angka kematian ibu dan anak, yang diakibatkan oleh permasalahan gizi, penyakit infeksi, serta masalah kehamilan. Data menunjukkan bahwa prevalensi status gizi balita gizi buruk sebesar 3,9%, gizi kurang 13,8% dan gemuk sebesar 8%. Prevalensi status gizi (indikator TB/U) anak dengan kategori stunting 30,8%. Masa 1000 Hari pertama kehidupan merupakan periode yang sangat penting sejak janin sampai usia dua tahun. Jika pemenuhan gizi pada masa tersebut baik, maka proses pertumbuhan dan perkembangan dapat optimal. Status gizi balita dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya penyakit infeksi, asupan makan, pengetahuan ibu, usia penyapihan, berat badan lahir, pemberian makan terlalu dini, pola asuh, kesehatan lingkungan dan pelayanan kesehatan. Wonosobo sehat merupakan komunitas para relawan yang peduli terhadap masalah kesehatan. Fokus kegiatan yang dilakukan adalah edukasi dan promosi kesehatan pada empat bidang yaitu gizi, penyakit menular dan tidak menular, kesehatan mental serta kesehatan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi peran pemuda dalam melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan optimal. Ada tiga tahapan kegiatan yaitu: 1) Tahap penyusunan Media dan Materi pelatihan untuk pendampingan relawan; 2) Tahap Traning Of Trainer bagi relawan Wonosobo sehat tentang Core skill relawan; 3) Tahap workshop dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh relawan Wonosobo sehat Bersama tim pengabdi
Pelatihan Guru SD Muhammadiyah 1 Kesamben dalam menggunakan LMS Moodle
SD Muhammadiyah 1 Kesamben masih terakreditasi C oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional). Untuk meningkatkan layanan pendidikan yang berkualitas kepada siswa, maka para guru perlu dibekali dengan kecakapan dalam menggunakan LMS (Learning Management System). Oleh sebab itu, pengabdi memberikan pelatihan LMS Moodle kepada para guru dan integrasi media pembelajaran online seperti Google Form, Google Doc, Google Sheet, Google Slides, Google Drive, Youtube, dan Google Meet ke dalam Moodle. Berdasarkan kuisioner pasca pelatihan yang diberikan kepada tujuh guru yang hadir saat pelatihan menunjukkan bahwa 71,4% guru paham, 42,9% guru bisa membuat akun, 100% guru bisa membuat mata pelajaran, 85,7% guru bisa menggunakan menu pengumuman, dan 100% guru bisa menggunakan menu-menu yang lainnya
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (Bokashi) Berbasis Teknologi Fermentasi Memanfaatkan Mikroorganisme Efekttif Pada Masyarakat Petani di Desa Kananga Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan
Kegiatan Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (Bokashi) Berbasis Teknologi Fermentasi Memanfaatkan Mikroorganisme Efekttif Pada Masyarakat Petani di Desa Kananga Kecamatan Cimahi Kab Kuningan ini bertujuan untuk melatih dan membekali skills masyarakat petani dalam pemanfaatan sumberdaya alam lingkungan yakni pemanfaatan limbah sayur/buah rumah tangga yang banyak dan belum dimanfaatkan secara optimal terutama penerapan aplikasi teknologi fermentasi yang masih belum dikenal ataupun diminati masyarakat untuk diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan ramah lingkungan memanfaatkan mikroorganisme efektif lokal. Selama ini masyarakat belum banyak perhatian yang intens ataupun kesadaran dalam mencari solusi alternatif yang dapat diterapkan dalam pemanfaatan sampah terutama sampah organik rumah tangga. Pupuk bokashi adalah pupuk organik yang dihasilkan dari fermentasi bahan-bahan organik semisal kompos dan pupuk kandang dengan memanfaatkan bantuan mikroorganisme pengurai seperti mikroba atau jamur fermenter. Hasilnya ialah berupa pupuk padat dalam kondisi sudah terurai sehingga mengandung lebih banyak unsur hara baik makro maupun mikro yang siap untuk diserap akar tanaman. Target kegiatan pengabdian masyaakat pada kegiatan pelatihan pembuatan pupuk bokashi ini adalah (1) Membekalkan dan melatih skills masyarakat dalam pengolahan material organik dari limbah rumah tangga (2) Mengenalkan kepada masyarakat teknologi fermentasi dalam pengolahan limbah organik. (3) Memberdayakan masyarakat yaitu petani agar memiliki jiwa inovatif dalam memecahkan permasalahan lingkungan. Metode pengabdian kepada masyarakat mencakup: (1) Pelatihan Peserta. (2) Praktek dan pendampingan terbimbing peserta. (3) Evaluasi terhadap seluruh kegiatan. Hasil pengambdian ini memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga. Hasil evaluasi dari data kuesioner diperoleh bahwa seluruhnya merasakan manfaat terhadap kegiatan pelatihan ini dan telah meningkatkan minat dan menambah pengetahuan baru serta bersedia mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari
Strategi Pemasaran Pembiayaan KUR Syariah pada Bank Syariah
Kredit usaha rakyat (KUR) berskema syariah kini telah dapat diakses pada perbankan syariah. Sebagaimana pada perbankan konvensional, Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai pemain utama KUR Syariah juga dituntut untuk berhati-hati dalam mengelola dana KUR agar tidak terjadi pembiayaan macet. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), dengan mengambil studi kasus BSI Kantor Cabang Pembantu Lumajang Imam Bonjol, studi ini ingin mengetahui strategi BSI dalam memasarkan KUR Syariah kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat dua strategi pemasaran, yaitu secara tradisional dan online, yang keduanya sama-sama menerapkan 5C, yaitu Character, Capacity, Capital Condition of Economy, dan Collateral, untuk menilai kelayakan nasabah mengakses KUR. Dengan menggunakan alat analisis Strenght, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT), studi ini menemukan kekuatan dan hambatan yang dimiliki BSI lebih besar daripada kelemahan dan peluang. Rendahnya literasi keuangan syariah menjadi penyebab utama. Studi ini penting untuk dilakukan mengingat KUR adalah program tahunan pemerintah yang populer dan BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia. Terlebih pasca serangan siber terhadap sistem teknologi BSI, hambatan yang dihadapi BSI semakin besar untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Keterlibatan akademisi dan mahasiswa sebagai unsur perguruan tinggi dalam kegiatan kolaboratif berbasis PAR dapat menjadi alternatif solusi untuk mereduksi hambatan melalui peningkatan literasi keuangan syariah
Pelatihan Desain Flyer Canva untuk Staf Tata Usaha Yayasan Barunawati Biru Surabaya
Branding adalah adalah salah satu bentuk kegiatan pemasaran, namun sekarang ini bukan hanya dilakukan oleh divisi pemasaran, tetapi juga dilakukan secara menyeluruh oleh setiap divisi. Hal ini dilakukan agar branding menjadi optimal. Di sisi lain penggunaan media promosi digital merupakan media utama selain media cetak. Media digital menawarkan kecepatan, penyebaran yang lebih luas, relatif lebih murah dibandingkan dengan media cetak. Guna meningkatkan ketrampilan staf tata usaha Yayasan Barunawati Biru Surabaya dalam hal pembuatan flyer untuk media digital maka diadakan pelatihan pembuatan desain flyer menggunakan Canva yang diselenggarakan selama dua hari di Laboratorium Komputer De Morgan Universitas Dinamika. Pada akhir pelatihan dilakukan angket menggunakan skala likert 1 – 5 pada peserta pelatihan untuk mengetahui sejauh mana manfaat pelatihan pada peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam membuat flyer menggunakan canva. Hasil dari angket menunjukkan bahwa pelatihan ternyata mudah untuk dipahami dan bisa meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan flyer menggunakan Canva