Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
KHALWAT DALAM ISLAM (Kajian Fiqh al-Hadis)
Khalwat merupakan perbuatan yang dilarang Islam. Dalil larangan khalwat tegasnya disebutkan dalam Hadis Nabi saw. Alquran menjelaskan persoalan khalwat dipahami dalam teks “la taqrabu al-zina” jangan mendekati zina”. Sedangkan Hadis Nabi saw menyatakan secara jelas larangan khalwat. Salah satu redaksinya adalah la yakhluanakum bi imratin= janganlah salah satu dari kamu berkhalwat dengan perempuan. ketegasan kalimat hadis itu secara makna berkualitas tinggi. Namun, untuk memahami kajian hadis, kualitas kebenaran periwatan juga harus ditelusuri. Karena, keberan yang relatif sempurna pada hadis perlu didukung oleh sisi teks (matan) dan periwayat. Dengan dua sisi itu, kebenaran yang diperoleh dalam pemahaman hukumnya akan lebih dibenarkan. Berdasarkan pemahaman itu kajian fiqh terhadap hadis khalwat dikaji lebih mendalam. Dengan sebuah ketentuan khalwat yang diberlaku dalam masyarakat, dengan melihat keuatan hadis dalam penentuan hukumnya akan lebih dipertegaskan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUZAKKI DALAM MENYALURKAN ZAKAT PERNIAGAAN SECARA LANGSUNG (STUDI KASUS DI PASAR BEURENUEN KABUPATEN PIDIE)
menyebabkan tidak efektifnya lembaga Baitul Mal dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat secara maksimal. Potensi zakat perniagaan harus diberdayakan sehingga kemiskinan dan pengangguran dapat teratasi. Zakat berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Potensi zakat yang dimiliki Aceh mencapai Rp.1.3 triliun, namun pada kenyataannya penyerapan dana zakat baru mencapai Rp. 192 Miliar pada tahun 2016. Terjadinya GAP yang besar antara potensi zakat dan nilai zakat yang terkumpul mengindikasikan ada sebagian muzakki yang menyalurkan zakat secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi muzakki dalam menyalurkan zakat perniagaan secara langsung dan pengetahuan tata cara muzakki menyalurkan zakat perniagaan secara langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif sedangkan analisis data dengan cara analisis deskriptif. Hasil analisis diperoleh bahwa, faktor-faktor yang mempengaruhi muzakki dalam menyalurkan zakat perniagaan secara langsung adanya mustahik zakat di tempat tinggal muzakki, kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Baitul Mal, serta belum terbentuknya Baitul Mal Gampong dan Kemukiman. sedangkan Pengetahuan muzakki di pasar Beureuneun Kabupaten Pidie tentang tata cara penyaluran zakat sudah sangat baik, mereka sering menyalurkan sendiri zakat perniagaan dengan melibatkan orang-orang yang mampu memberikan pemahaman cara menyalurkan zakat perniagaan secara langsung
KREATIVITAS GURU DALAM MEMBENTUK PEMBELAJARAN AKTIF (STUDI DI SMPN 1 SYAMTALIRA ARON ACEH UTARA)
Guru masih cenderung menggunakan metode ceramah, dikte dan penugasan dalam pembelajaran. Padahal guru yang profesional harus memiliki kemampuan dan ketrampilan serta kreatif dalam pembelajaran. Supaya pembelajaran benar-benar menyenangkan dan efisien. Secara konseptual, guru harus mempunyai tingkat kreativitas yang tinggi dalam mengajar, baik dari segi materi, metode serta media yang dipergunakan. Namun dalam realitanya masih banyak guru yang tidak memiliki kreativitas dalam mengajar, baik dari sisi materi, metode, maupun media. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji tentang bagaimana kreativitas guru dalam mengembangkan metode pembelajaran aktif di SMPN 1 Syamtalira Aron Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa kreativitas guru bidang studi di SMPN 1 Syamtalira Aron Aceh Utara dapat dinilai cukup baik, walaupun masih belum terlaksana dengan baik namun kreativitas guru dalam pembelajaran sedikit banyak telah dapat diwujudkan oleh sekolah tersebut, ini semua dapat terlihat dari bagaimana guru menerapkan cara pengajarannya kepada siswa dalam menyampaikan materi pelajaran, di mana cara pengajaran yang guru terapkan tersebut merupakan ciri-ciri dari guru yang kreatif
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF STANDARD FORM CONTRACTS ACCORDING TO ISLAMIC LAW (STUDY ON BANK SYARIAH MANDIRI)
This study seeks to analyze the application of standard form contracts imposed on bankssharia. The existence of a standard form contract in professional interactions of sharia business has indeed caused pros and cons in society, especially among legal experts, although it could facilitate and save time, it is also against the sharia principle of wronging others. This research aims to find out how the practice of applying and reviewing Islamic law is implemented intostandard form contracts on musyarakah financing in BSM Banda Aceh branch, including the positive and negative sides from the application of the standard form contract. The research method used is the qualitative method through primary data obtained from the field. The results showed that the standard contract at musyarakah financing at BSM Banda Aceh Branch is final and cannot be revised by the customers. Making contracts without involving the customers and the room of negotiation causes that this standard form contract is contrary to the principle of contracting in Islam, namely the principal freedom of contract, the principle of benefit (not burdensome) and the principle of balance (justice). Nonetheless, the standard contract on musyarakah financing is legally valid because the fulfillment of the terms of harmony and the terms of contract in Islam are indicated by the signing of the standard contract by both parties as proof that both parties are equally pleased. The existence of a standard contract on musyarakah financing has a positive side, and negatives are comparable, because, on the one hand, it makes it easy and saves time, on the other hand, incriminating next party. Therefore, it is deemed necessary to negotiate or eliminate a clause which is burdensome to create a balanced, fair and mutual cooperation contract between the two parties
INTERACTION OF UIN AR-RANIRY BANDA ACEH STUDENTS IN IMPROVING LEARNING MOTIVATION THROUGH THE USE OF PEER LESSONS STRATEGIES
This paper discusses that learning is not just, writing and memorizing, but students can exchange ideas in learning so that students will establish relationships with others, by teaching material to classmates, learning from friends, to create student motivation The problem in this paper is, whether student interaction can increase learning motivation using the Peer Lessons strategy (Learning from Friends)? The purpose of this study is to find out to determine student interactions in increasing motivation to use the Peer Lesson learning strategy (Learning from Friends). To answer this problem, this study uses a qualitative approach with the number of 2 lecturers, 5 students of Ar-Raniry UIN Banda Aceh. Data collection is done using observation techniques, and interviews. The results of this study indicate that the use of the Peer Lessons strategy (Learning from friends) students can easily exchange ideas with friends about learning that is difficult to understand, both groupmates or not to increase motivation in learning, therefore, with friends, Students can form study groups, so they can exchange ideas to solve problems, such as college assignments or discuss learning difficulties, study together to face exams or motivate one another in terms of learnin
MUNAWIR SJADZALI AND THOUGHT
Munawir Sjadzali is known in Indonesia as Minister of Religion of the Republic of Indonesia for two periods (1983-1988 and 1988-1993). Munawir Sjadzali is not only famous for his breakthroughs in government, but also consistent with his thoughts. This is what attracts reviewers of his thought to continue to explore who is Munawir Sjadzali? What are the characteristics of his thoughts, so that the results of his thoughts shake the scientific treasures in Indonesia? At a glance, from the educational aspect, he has made good changes by increasing human resources. Meanwhile, from the aspects of Islam and State Administration, he tends to follow the third stream, a school that on the one hand rejects the notion that Islam contains everything. Likewise, with the issue of bank interest and inheritance, he referred to the spirit of the experience of the caliph Umar bin Khattab. Regarding Munawir's thoughts on the issue of inheritance 2: 2, according to him, this can be accepted because women and men are equal before Allah. What is different is piety and faith
JIHAD IN ISLAM
Understanding the truth of jihad in Islam through its concepts -illustrated in the Koran and Hadith, the books of interpretation, hadith, and fiqh- is the most objective way of getting to know jihad. This is because jihad is a term in Islam that should be judged by its own perspective, and not in the eyes of other reviewers. Therefore, this research aims to uncover the truth of jihad from the Islamic references above to be more proportional in uncovering its nature
KONTRIBUSI HADIST DALAM KITAB AL-BUKHARI BAGI SISTEM EVALUASI PENDIDIKAN
Keteladanan Nabi Muhammad meliputi hampir semua aspek. Tarbiyah yang ditanamkan oleh Nabi Muhammad menghasilkan para sahabat terbaik.Tentunya sistem pendidikan yang dilakukan Nabi Muhammad bersifat menyeluruh termasuk dalam mengevaluasi sikap dan prilaku para sahabat. Terdapat banyak hadis yang berbicara mengenai sistem evaluasi pendidikan Nabi. Penelitian ini kemudian mencoba menganalisa kontribusi hadis Nabi dalam kitab Sahih al-Bukhari bagi sistem evaluasi pendidikan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sistem evaluasi pendidikan dalam hadits bersifat evaluatif, objektif dan rasional melalui sistem evaluasi terbuka dan tertutup
QIYAS SEBAGAI METODE PENETAPAN HUKUM ISLAM
Dalam hukum Islam, qiyas adalah sebuah solusi yang ditawarkan untuk berbagai kasus hukum yang tidak disebutkan secara eksplisit dalil dalam sumber hukum Islam. Diketahui bahwa Imam Syafi'i adalah penggagas konsep qiyas. Dalam pandangannya, berbagai kasus hukum yang terdapat dalam masyarakat Muslim yang tidak jelas diatur dalam al-Qur’an atau Sunnah dapat diselesaikan melalui qiyas, baik dalam bentuk qiyas jaly atau qiyas khafi . Semua orang mengetahui bahwa hukum Islam terkandung dalam Al-Quran, tradisi kenabian, pendapat dari generasi awal ulama, konsensus dan kontroversi di antara mereka, memiliki kapasitas intelektual yang tinggi dan analisis yang tajam di mana ia dapat mengidentifikasi fakta yang tidak jelas, dan bisa menjadi al-Qais. Konsep qiyas terdiri dari empat elemen al-ashl yaitu hukum asli yang berasal dari teks, al-far, atau dari sebuah al-' illah. Sebuah qiyas tidak boleh melampaui teks dari sumber utama hukum Islam, karena diambil dari teks yang ada
STUDI KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN M. QURAISH SHIHAB TENTANG AURAT WANITA DAN JILBAB YANG BERTENTENTANGAN DENGAN EMPAT MAZHAB
Dalam kesempatan ini penulis ingin mengkaji, menelaah lebih dalam permasalahan aurat wanita dan jilbab, sekaligus menyikapi terhadap kelirunya pendapat pentafsir kontemporer (M. Quraish Shihab). Yang menjadi permasalahan ialah bagaimana pemikiran Quraish Shihab tentang aurat dan jilbab dan bagaimna pendapat para ulama mazhab tentang aurat dan jilbab wanita muslim. penelitian ini merupakan penelitian library research atau penelitian kepustakaan yang menurut subagyo adalah penelitian yang menjadikan data-data kepustakaan sebagai teori untuk dikaji dan ditelaah dalam memperoleh hipotesa atau konsepsi untuk mendapatkan hasil yang objektif. Pengumpulan data memilih luteratur untuk dijadikan sumber data primer dan sumber data sekunder, heuristik, verifikasi, interpretasi, historiograf dan klarisifikasi. Menurut M. Quraish Shihab tidak ada batasan aurat secara tegas disebutkan baik dalam Al- Qur`an maupun Hadist. Dan menurutnya jilbab hanyalah produk Bangsa Arab dan hanya diwajibkan bagi istri-istri nabi. Adapun batasan aurat wanita muslimah disepakati oleh ulama mazhab bahwa seluruh tubuh wanita adalah ‘aurat, dengan demikian berdasarkan batas aurat wanita dari imam empat mazhab jelaslah bahwa jilbab itu hukumnya wajib bagi wanita muslimah