Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
MATERI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP TINGKAT MINAT MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN KEWIRAUSAHAAN DI STAI SYEKH ABDUR RAUF SINGKIL
Tingkat minat mahasiswa jurusan hukum ekonomi syari’ah dalam melaksanakan kewirausahaan di sekolah STAI syekh abdur rauf adalah banyak sekali mahasiwa yang jiwa kewirausahaanya belum tumbuh dan berkembang setelah mendapatkan mata kuliah yang berbau kewirausahaan di jurusan hukum ekonomi syari’ah, dan menyatakan mata kuliah yang berbau kewirausahaan belum efektif untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dikalangan mahasiswa. Dikarenakan proses pembelajaran mata kuliah yang berbau kewirausahaan di jurusan hukum ekonomi syari’ah yang diberikan selama beberapa semester dengan bobot beberapa SKS masih didominasi teori-teori saja namun prakteknya masih sedikit. Kendala berwirausaha bagi mahasiswa jurusan hukum ekonomi syari’ah dalam melaksanakan kewirausahaan di sekolah STAI syekh Abdur Rauf adalah kurangnya jiwa kewirausahaan mahasiswa, minimnya modal mahasiswa, dan minimnya pelatihan kewirausahaan. Kata Kunci : Minat, Mahasiswa dan Kewirausahaan
POLA PEMBAGIAN ZAKAT FITRAH DI KABUPATEN ACEH SINGKIL
Fast traslate Icon translate Fast traslate Icon translate Jumhur ulama sepakat bahwa zakat fitrah hanya boleh dibagikan kepada delapan kelompok, sebagaimana dijelaskan dalam al-Qurʻan surat al-Taubah ayat 60. Namun, kejadian di lapangan terdapat perbedaan yang bertentangan dengan teori. Hal ini terjadi beberapa desa di Kabupaten Aceh Singkil. Mereka membagikan zakat fitrah kepada seluruh masyarakat, tanpa memperhatikan bagian kelompok yang ditetapkan al-Qurʻan dan sunnah. Pembagianini sudah lama dipraktikkan masyarakat Aceh Singkil yang memeluk agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembagian zakat fitrah di Kabupaten Aceh Singkil mengandung tiga nilai filosofi, yaitu, sebagai tradisi yang sudah lama hidup di tengah masyarakat, untuk menjaga kemaslahatan, dan solidaritas tinggi. Sedangkan pandangan masyarakat terhadap pola pembagian zakat fitrah, masyarakat Aceh Singkil banyak mendukung, karena dengan pola pembagian tersebut mereka merasakan keadilan, dan upaya yang dilakukan oleh badan amil adalah mensosialisasikankepada masyarakat bagaimana pola pembagian zakat fitrah yang tepat dan benar. Diharapkan kepada kapada Baitul Mal untuk mengkaji kembali bagaimana pola pembagian zakat fitrah yang sesuai dengan tuntunan alQurʻan dan sunnah. Kata Kunci : Pola, P
METODOLOGI PENULISAN DAN KUALITAS KITAB HADITS (IMAM BUKHARI, IMAM MUSLIM, IMAM ABU DAUD)
Seiring dengan perkembangan Islam, pendidikan Islam pun semakin pesat, termasuk ilmu hadits. Keinginan untuk mengetahui dan mendalami hadits telah menjadi tradisi keilmuan. Kenyataan demikian telah melahirkan Imam besar dalam ilmu hadits. Di antara mereka adalah: Imam Bukhari, Imam Muslim, dan Imam Abu Daud. Mereka masing-masing menulis kitab hadits shahih Bukhari, shahih Muslim dan Sunan Abu Daud yang kemudian kita kenal sebagai kitab hadits yang refresentatif dan berkualitas tinggi juga merupakan tiga di antara enam kitab yang tergolong ke dalam kutubussittah. Hal ini karena kitab-kitab hadits tersebut disusun dengan penyaringan yang begitu ketat terhadap hadits-hadits yang ada menyangkut berbagai persoalan baik sanadn, matan dan lain-lain
URGENSI PENGAWASAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN SERBAJADI ACEH TIMUR
Pengawasan sekolah terhadap kinerja guru pendidikan agama Islam merupakan salah satu upaya dan implementasi peraturan pemerintah untuk mewujudkan serta peningkatan kinerja guru pendidikan agama Islam kearah yang lebih baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi pengawasan terhadap peningkatan kinerja guru PAI di SMP Negeri 1 Lokop Serbajadi Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pengawas pendidikan agama Islam Kemenag Aceh Timur, kepala sekolah, guru-guru pendidikan agama Islam SMP Negeri 1 Lokop Serbajadi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pengawasan terhadap guru pendidikan agama Islam sangat penting dilakukan, karena berdampak terhadap peningkatan kualitas dan sistem pembelajaran lebih terarah melalui pembinaan, bimbingan, evaluasi dan penilaian terhadap standar nasional pendidikan terutama dalam hal pelaksanaan program pengawasan peningkatan kinerja guru pendidikan agama Islam. 2) Faktor yang mempengaruhi dilakukan pengawasan terhadap guru pendidikan agama Islam menurut hasil penelitian telah memberikan sumbangsih yang sangat efektif dengan dilakukannya pengawasan. 3) Pengaruh pengawasan sekolah akan efektif apabila pengawasan itu mempunyai kompetensi yang baik sesuai dengan standar dan jabatan fungsional pengawas. Melaksanakan pengawasan di SMP Negeri 1 Lokop Serbajadi harus dilakukan secara kontinu serta fasilitas terhadap pengawasan juga harus memadai sesuai dengan program pelaksanaan pengawasan. Dengan adanya pengawasan terhadap peningkatan kinerja guru pendidikan agama Islam yang dilakukan oleh pengawas pendidikan agama Islam terhadap peningkatankinerja guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Lokop Serbajadi bahwa kepala sekolah juga harus memberikan dampak pengaruh terhadap guru-guru yang lain dalam pengawasan kinerja para pendidik. Pengawas pendidikan agama Islam juga harus selalu siap memberikan kontribusi dalam membina, membimbing, serta memberikan motivasi bagi guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Lokop Serbajadi Kabupaten Aceh Timur
GENDER RELATIONS IN ISLAMIC FIQH: THE QUEST FOR EQUALITY AND JUSTICE
The issue of gender relations is an important agenda of all parties, because the reality of gender differences that implicates the differences in status, roles and responsibilities between men women often cause what is called gender injustice or discrimination and oppression. This injustice can occur in various fields of life, both within domestic and public areas, in the fields of education, health, security, economy, politics, and broader development. This problem of gender injustice in many cases becomes an issue that is quite sensitive and not easily solved, especially when related to the religious doctrine, or even as if getting theological legitimacy. The main purpose of this study is to search the understanding and origin of gender and answer why gender construction is at issue. The next discussion will analyze at a glance the root causes of understanding gender-biased in religion. This research focuses on how to form good relations between men and women to complement each other in order to create cooperation in the family and community; therefore, it ends injustice between the two in accordance with principles the Qur'an and Hadith, also it is the importance to demand equality in order to obtain the same rights where women and men could collaborate to solve problems
THE AUTHORITY AND SUPERVISION OF NAZIR IN DEVELOPMENT OF WAQF ACCORDING TO JURISPRUDENCE PROVISION ANDA INDONESION LAW NUMBER 41 OF 2004
Nazir has main role to success development of waqf, therefore nazir needs the authority to fullfil his task and obligation as well which is the extended authority help nazir to fulfill his task as well to avoid unlawfull action and lead to disputes. This study aims to answer the question as follow: first, to determine the authority and supervision of nazir in development of waqf according to jurisprudence provision anda Indonesion law number 41 of 2004. This research uses descriptive and comparison analysis with type of library research to solve the problem by collecting, compiling, and clarified thought the study of literature then compares two variables that will be studied to aims the advantages and disadvantages of each variable. The result of this study is the discussion of nazir authority always mergering by his task. The authority of development waqf is given though nazir to make discussion, order, and delegating the task to the other parties, which is all this thing to develop dan proctec the waqf. Kind of this development authority such as to rent, plan land of waqf and partnership with the other parties Then kind of protecting authority such as record endowment, to claim, and prohibits the parties to the destruction dan another effort. Then about supervision of nazir under government authority, which is this is unstructured in jurisprudences provisions. In this case government assisted by judge in settlement of disputes dan also supervision of nazir. Unlike the supervison of nazir according the Indonesian law number 41 of 2004 structured and decided well under the authority ministry of religion dan waqf entity of Indonesia(BWI
MENINGKATKAN SELF REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA MELALUI CREATIVE ART : TEORI DAN APLIKASI
Self-regulated learning merupakan proses mengatur pembelajaran untuk diri sendiri, yang meliputi kegiatan merencanakan, memantau dan memodifikasi, manajemen metakognitif dan berkomitmen untuk selalu melakukan kegiatan belajar sendiri secara disiplin. Untuk meningkatkan self regulated learning metode creative art dapat dilakukan karena creative art terbukti dapat meningkatkan ketelitian belajar yang meliputi kegiatan pemusatan fikiran, motivasi, mengelola rasa khawatir dan perasaan tertekan, gangguan pikiran, gangguan kepanikan, dan kesiapan belajar. Selain itu, creative art juga terbukti mampu mengatasi kecemasan dan dapat meningkatkan konsep diri pada mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan mengenal kebutuhan dirinya dan memiliki kesiapan untuk berkompetesi dengan teman sejawa
SISTEM PEMBUKTIAN PERKARA DI DALAM HUKUM ACARA PERADILAN ISLAM
Sistem pembuktian sangat menentukan bagi hakim di dalam memutuskan perkara. Namun dalam praktek sistem tersebut sangat terkait dengan konsep kebenaran formil, dimana tidak mensyaratkan hakim memutus perkara dengan keyakinan (kebenaran materil), tetapi cukup berdasarkan alat bukti yang ada dan sah menurut Undang-undang. Tidak jarang, penyelesaian perkara dengan model seperti ini terkadang menjadi alasan ketidakpuasan pihak-pihak yang berperkara atas putusan hakim. Penelitian ini mengkaji urgensitas kebenaran materil sebagai bahan pertimbangan hakim ketika memutuskan perkara dan prinsip-prinsip yang harus dipegang oleh seorang hakim. Hasil penelitian ini menunjukkan agar dapat mewujudkan kebenaran dan keadilan pada setiap keputusan yang dikeluarkan oleh pengadilan terhadap suatu kasus, maka seorang hakim dituntut agar dapat mencari kebenaran materil terhadap perkara yang sedang diperiksanya. Dan prinsip umum yang harus dipegang oleh seorang hakim ketika pembuktian perkara ada dua, yaitu: hakim harus mengetahui hakikat dakwaan/ gugatan dan hakim mengetahui hukum Allah atas kasus yang dihadapinya
MENSTRUAL BLOOD PROBLEMS IN DETERMINING BID'IY DIVORCE
Phenomenon that occurs in society, many women who have come to know and understand about blood, this situation is very worrying because it can affect many things. One of them is divorce, where the condition of the woman who is being served affects whether or not her husband can release the divorce. The essence of the problem that the author wants to explore is the criteria for menstrual blood in the perspective of fiqh syafi`iyah and the relationship between blood and talak bid`iy in the perspective of syafi`iyyah fiqh. This research is a library research using descriptive analysis method and qualitative approach. Regarding data sources, the author only needs written data sources, namely by referring to primary and secondary sources. The primary sources of the book al-Mahalli (Kanz al-Raghibin `ala Syarh Minhaj al-Thalibin), Fath al-Wahab, Hasyiah Bujairimi` Alal-Khathiib. Meanwhile, the secondary sources of the authors take from the data that the authors search through online media or the internet. The results that the authors found; First, that blood has several criteria according to the review of fiqh shafi`iyah, these criteria are based on the age of the woman, the validity period, the character of the blood that is born which is stronger and weaker, and the condition of bleeding is normal and abnormal. Second, menstrual blood has a close relationship with bid`iy talak, because talak is only classified as bid`iy, if a person mentions his wife is right during menstruation, if it is not right during menstruation, then talak is dropped from bid`iy divorce. The author really hopes that the study that the author has described can be made new for women in particular and Muslims in general
SEJARAH SOSIAL HUKUM ISLAM (Masa Penulisan kitab al-Risalah)
Puncak perkembangan hukum Islam, terjadi pada periode tabi’in dan tabi’tabi’in dengan lahirnya metode dan karya tulis para fuqaha dalam bentuk literatur.Periode ini hukum Islam mencapai kemajuan yang gemilang. Pembentukan hukum dan corak pemikiran hukum fuqaha tersebut memiliki ciri tersendiri, yang kemungkinan besar pembentukannya dipengaruhi oleh perkembangan dan kemajuan social masyarakat tempat dan masanya. Salah satu literatur yang lahir pada masa adalah kitab al-Risalah. Kitab al-Risalah disusun dengan pola pemikiran pengarangnya, Imam Syafi’i dalam bidang ushul fiqh. Bentuk penulisan dan isinya mempunyai ciri tersendiri. Dalam hal ini, sisi sosial masyarakatnya besar mempengaruhi dalam lahirnya literatur tersebut. Berdasarkan uraian itu dipahami bahwa kitab al-Risalah dinilai punya perbedaan dengan kitab hukum yang lain yang lahir pada masa sekurang-kurangnya tidak jauh beda dengan al-Risalah. Oleh karena itu, kiranya melihat pengaruh dan pola penulisan karya Imam Syafi’i ini dipandang penting dalam rangka melihat perkembangan hukum Islam pada era awalnya.