Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
Not a member yet
    388 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN RPP KURIKULUM 2013 MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DI SMA NEGERI 2 BIREUEN

    No full text
    Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMA Negeri 2 Bireuen, diperoleh informasi bahwa kompetensi atau kemampuan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 masih rendah. Untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Bireuen, maka penulis merasa perlu untuk melakukan sebuah penelitian. Alternatif pemecahan masalah yang penulis pilih dalam pelaksanaan penelitian ini adalah dengan cara melaksanakan kegiatan supervisi akademik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah berupa hasil penilaian terhadap hasil kerja guru dalam mengembangkan RPP kurikum 2013, hasil observasi, dan hasil wawancara. Sedangkan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan supervisi akademik di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari persentase keberhasilan hasil kerja guru, dimana pada pelaksanaan kegiatan pratindakan diperoleh persentase sebanyak 25% meningkat menjadi 62,5% pada pelaksanaan siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada pelaksanaan siklus II. Selanjutnya hasil observasi yang dilakukan oleh 2 orang pengamat dalam pelaksanaan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas peneliti (kepala sekolah) dan guru dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan supervisi akademik di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan oleh 2 orang pengamat yang merupakan mitra peneliti dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Hasil observasi pada pelaksanaan siklus I diperoleh persentase rata-rata 70,18% dan pada pelaksanaan siklus II diperoleh persentase rata-rata 87,01%. Kemudian hasil wawancara yang penulis lakukan dengan responden penelitian menunjukkan bahwa respon guru terhadap pelaksanaan supervisi akademik dalam mengembangkan RPP Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Bireuen tahun pelajaran 2019/2020 sangat positif

    ANALISIS PEMBIAYAAN MURABAHAH DI PERBANKAN SYARIAH

    No full text
    Murabahah sebagai akad transaksi pertukar mensyaratkan adanya hak bagi penjual dalam melakukan tindakan hukum terhadap obyek yang dijualnya. Selain itu, murabahah sebagai bentuk jual beli amanah menuntut penjual dan pembeli untuk saling mengetahui dan saling berterus terang mengenai obyek jual beli baik spesifikasi barang, harga perolehan, margin yang dikehendaki, maupu metode pembayaran. Termasuk dalam harga perolehan adalah harga pokok barang dan biaya pengadaannya hingga harga perolehan baru diketahui setelah barang secara hukum dimiliki oleh penjual. Seiring muncul dan berkembangnya industri perbankan Syariah, murabahah diadopsi menjadi salah satu akad pada produk pembiayaan bank syariah. Penggunaan murabahah sebagai salah satu akad pembiayaan mengikat perbankan syariah untuk mematuhi aturan yang berlaku atasnya. Dalam realisasinya, ternyata masih banyak perbankan syariah yang terjebak dalam praktik jual beli fudhuli maupun bai’ al-’adam. Tulisan ini merupakan sebuah upaya untuk mengurai kembali konsep murabahah dalam perspektif hukum Islam klasik dan implementasinya sebagai produk pembiayaan bank syariah

    PENDIDIKAN PENGALAMAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Sistem pendidikan ini mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan zaman, sehingga hasil dari pendidikan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.  Pendidikan berbasis pengalaman adalah proses pendidikan yang dilaksanakan secara aktif dengan pola hubungan yang dialogis, dimana posisi guru sebagai fasilitator dapat membangkitkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik dengan merancang berbagai pengalaman yang dapat menstimulasi mereka untuk berfikir dan berbuat. Sehingga ketika pendidikan berbasis pengalaman diterapkan kedalam pendidikan Islam dapat menciptakan pengalaman yang mendewasakan peserta didik di atas kerja integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman, agar proses pendidikan dan pengajaran di sekolah nantinya tidak terlepas dari fungsi dan tujuan pendidikan itu sendir

    KONSEP PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM MEWUJUDKAN KOTA MADANI

    No full text
    Masyarakat sipil, pada dasarnya, memiliki ciri-ciri masyarakat yang demokratis, beretika dan bermoral, transparan, toleran, optimis, semangat, partisipasi, mendukung emansipasi dan kesetaraan hak. Masyarakat sipil adalah masyarakat sosial yang akan melindungi warganya dari negara yang menggunakan kekuasaan secara berlebihan. Masyarakat sipil merupakan tiang utama dari sebuah kehidupan politik, karena mereka tidak saja melindungi masyarakat akan tetapi juga memformulasikan dan mengartikulasikan keinginan masyarakat

    THE INFLUENCE OF AUDIT COMMITTEE INDEPENDENCE TO EARNINGS MANAGEMENT

    No full text
    This research has objectives to investigate The Influence of Audit Committee independence to Earnings Management as well as to study the Islamic framework. Using library Analysis as the research method, this paper focuses on the characteristics of the audit committee independence. The analysis shows that Independence are very important to monitoring earning management. four characters that the audit committee must possess to achieve independence, namely: Siddiq, Amanah, Tabligh, and Fathanah

    STATUS HAK WARIS ANAK ANGKAT (STUDI KOMPARASI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF)

    No full text
     Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak waris anak angkat dari perspektif hukum Islam dan Hukum Positif. Jenis penelitiannya adalah penelitian pustaka atau library  research dengan teknik analisa dengan menggunakan metode induktif dan metode deduktif. Adapun hasil penelitiannya adalah menurut hukum Islam anak angkat tidak mendapat bagian harta warisan, baik dalil Qur’an maupun sunnah. Anak angkat bisa mendapat harta peninggalan dengan jalur wasiat yang tidak melebih 1/3 harta pewaris. Jika lebih maka wasiat tersebut menjadi batal. Sedangkan menurut hukum Perdata, anak angkat tersebut mendapat bagian harta warisan sama halnya seperti bagian anak kandung dengan syarat pengangkatan anaknya tersebut dilakukan di depan notaris. 

    PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA DENGAN METODE JIGSAW

    No full text
    Inti dari pembelajaran koperatif, adalah upaya meningkatkan belajar peserta didik secara berkelompok, dengan berbagai latar belakang kemampuan akademik yang berbeda. Berbagai hasil penelian pembelajaran menunjukkan, bahwa dengan menggunakan metode diskusi, keinginan belajar mahasiswa semakin bertambah, serta memberikan kesadaran kepada mahasiswa akan pentingnya kerjasama dan saling menghargai dalam mencapai prestasi belajar yang lebih baik. Tulisan ini mencoba menguraikan lebih lanjut tentang penggunaan metode diskusi dan tugas kelompok dalam pembelajaran pada pendidikan tinggi, yaitu dalam proses perkuliahan. Secara khusus, penggunaan kedua metode tersebut dalam metode jigsaw. Konsep dan fakta dalam tulisan ini merupakan hasil penelitian tentang metode jigsaw dalam perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Prodi PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Fokus permasalahan dalam penelitian tersebut adalah bagaimana keaktifan mahasiswa dengan metode jigsaw dalam perkuliahan IPS pada mahasiswa Prodi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas. Kehadiran peneliti dalam penelitian ini bersifat participant observation. Hasil penelitian menunjukkan, pada siklus pertama, dari empat aspek yang dinilai, yaitu keaktifan berbicara, mendengar, merespon, dan mencatat, menunjukkan bahwa keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi pada keseluruhan aspek tersebut masih rendah. Rendahnya keaktifan ini antara lain, karena kurangnya pemahaman mahasiswa dengan metode jigsaw. Pada siklus kedua sudah mulai terlihat peningkatan keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi. Berbicara sudah lebih fokus, penghargaan terhadap pendapat orang lain sudah mulai tinggi, respon mahasiswa sudah lebih meningkat, dan catatan sudah mulai lebih lengkap. Hasil kuis menunjukkan, adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa

    PEWARISAN MUSLIM DENGAN NON-MUSLIM (Studi Analisis terhadap Metode Ijtihad Al-Qaraḍāwi)

    No full text
    Dalam fikih disebutkan ada tiga larangan mewarisi, salah satunya adalah perbedaan agama (ikhtilāf al-dayn). Jumhur fukaha berpendapat bahwa antara muslim dan non-muslim tidak saling mewarisi. Namun, ada fukaha yang membolehkan muslim mewarisi non-muslim, tetapi tidak sebaliknya. Dalam konteks kekinian, Al-Qaraḍāwi berpendapat sama dengan minoritas fukaha. Penulis tertarik meneliti bagaimana metode ijtihad yang dilakukan sehingga menghasilkan kesimpulan yang berbeda antara jumhur dan minoritas fukaha. Kemudian antara minoritas fukaha dengan Al-Qaraḍāwi yang menghasilkan kesimpulan yang sama. Metode ijtihad tersebut dianalisis dengan menggunakan empat teori yaitu; teori asas keadilan dan maslahat, teori ta’abbudi dan ta’aqquli, teori mu’aqqad dan mu’abbad, serta teori takhṣīṣ. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis, dengan teknik data liblary research (penelitian kepustakaan). Dari hasil penelitian diketahui bahwa: (1) hadis larangan mewarisi antar agama adalah hadis ahad, dan hadis ahad itu merupakan ẓannī al-wurūd; (2) semua fukaha sepakat bahwa non-muslim tidak bisa mewarisi muslim. Terjadi perbedaan pendapat mengenai hukum muslim mewarisi non-muslim, akibat adanya perbedaan metode ijtihad. Minoritas fukaha dan Al-Qaraḍāwi membolehkan muslim mewarisi non-muslim, namun ada perbedaan dalam metode ijtihad yang ditempuh. Minoritas fukaha yang diwakili Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim melakukan takṣīṣ, sedangkan Al-Qaraḍāwi melakukan takwil; (3) Al-Qaraḍāwi tidak konsisten dengan pandangannya yang menyebutkan bahwa maslahat dalam pewarisan adalah menguatkan ikatan keluarga. Karena secara logika lurus, larangan dzimmī —sebagai hasil dari takwil lafaz kafir— untuk menerima warisan dari muslim, hanya memandang maslahat secara sepihak, serta rawan terjadinya keretakan hubungan dalam keluarga; (4) kebolehan mewarisi antara muslim dengan non-Muslim, tidaklah bertentangan dengan prinsip umum Al-Quran yang universal

    CONSUMER PROTECTION CONCERNING CIRCULATION OF BULK COOKING OIL AFTER THE ISSUANCE OF REGULATION OF THE MINISTER OF TRADE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 80/M-Dag/Per/10/2014

    No full text
    After the issuance of the Trade Ministry Regulation No.80 / M-Dag / Per / 10/2014 on packaging compulsory of bulk cooking oil. Accordingly, bulk cooking oil labeling is required to guarantee consumer protection.  Yet, until the enactment of the ministry Regulation in 2020 bulk cooking oil is still sold in the market, however this is very detrimental to consumers. The main problems in this study are (1) what is the form of consumer protection law against the circulation of bulk cooking oil without labels? (2) what is the responsibility of the businessmen and the legal consequences of the circulation of cooking oil without labels? The purpose of this study is to determine the form of legal protection, responsibility of businessmen and the legal consequences of the circulation of cooking oil without a label after the issuance of the Minister of Trade Regulation on mandatory cooking oil. The writer will apply normative legal research, a study that places norms as research objects. The results showed that there are still many businessmen who do not label cooking oil due to lack of strictness both the government and the existing rules, so that it is very detrimental to consumers. It is suggested to the government to keep socializing to consumers about their rights and the importance of consuming labelled cooking oil and to provide legal protection so that consumers feel safe and comfortable in consuming cooking oil

    HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM (Studi Kasus Pandangan Masyarakat Desa Besito-Kudus Terhadap Hadis Larangan Tertawa)

    No full text
    The position of the hadith as a source of Islamic law has become a problematic long debate. The problem with the position of a hadith in society can be seen from the quality of the hadith. This study aims to conduct an analysis of the meanings contained in the laughter hadith and its application in certain societies. This research uses qualitative research methods through literature studies and case studies of the village community of Besito-Kudus to obtain a conclusion. This discussion presents the arguments around the hadith prohibiting laughter as a source of Islamic law in a society. This study concludes that the problems surrounding a hadith position as a basic source of Islamic law in the village community of Besito have generated positive dynamics

    0

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇