Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
Not a member yet
    388 research outputs found

    PRAKTIK JUAL BELI PULSA LISTRIK PRABAYAR MENURUT KETENTUAN MAZHAB SYAFI’I

    No full text
    Buying and selling is part of ta'awun. For buyers, helping sellers who need money (profit), while for sellers also means helping buyers who are in need of goods. Therefore, buying and selling is a noble deed and the perpetrator gets the pleasure of Allah Swt. The prepaid electricity sale and purchase agreement remains valid and does not violate the provisions' as long as the seller and the buyer share the good faith not to cheat (free from attempts of fraud or tadlis or trickery or taghir). Both the seller and the buyer are aqil baligh, adult and legally competent. Sale and purchase is an agreement to exchange objects (goods) that have value, on the basis of a willingness (agreement) between two parties in accordance with the agreement or provisions justified by the syara

    PENGUATAN MANAJEMEN DAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DALAM KEPEMIMPINAN DI KOPERASI SIMPAN PINJAM ACHEH SOCIETY DEVELOPMENT COOPERATIVE BIREUEN ACEH

    No full text
    Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa penguatan manajemen dan kompetensi komunikasi dalam kepemimpinan di Koperasi Simpan Pinjam Acheh Society Development Cooperative (KSP ASDC) Bireuen-Aceh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara yang terdiri dari beberapa level atau tingkat jabatan, mulai dari pendiri (founder), top manajemen, hingga staf dan anggota koperasi, yakni sebanyak 7 (tujuh) orang. Model penelitian dianalisis dengan teknik event history yang dikolaborasikan metode Miles dan Huberman dalam upaya memfokuskan pada hal-hal penting lewat data yang direduksi untuk memberikan gambaran permasalahan secara lebih jelas.Hasil penelitian menunjukan bahwa apa yang terjadi sejak berdirinya KSP ASDC hingga saat ini benar-benar mengalami perbedaan signifikan, khususnya dalam penguatan manajemen yang digerakkan oleh para pendiri awal sampai dengan berubahnya struktur kepemimpinan yang baru dalam koperasi. Adapun kompetensi komunikasi yang dimiliki oleh kepemimpinan sebelumnya dibandingkan dengan kepemimpinan baru, dari hasil wawancara dengan informan serta menimbangkan sejumlah data sumber daya manusia yang ada saat ini terbilang mengalami pergeseran dalam penyampaikan informasi, yakni dari awalnya tertutup hingga lebih terbuka dan terarah dalam setiap instruksi dan penyelesaian sejumlah masalah. Implikasi bagi organisasi atau manajemen KSP ASDC dan penelitian selanjutnya juga bisa didiskusikan

    STATUS QUO PENDIDIKAN DAYAH; BOARDING SCHOOL DALAM SISTEM PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Pendidikan yang menganut sistem asrama (boarding school) telah lama muncul dalam khazanah pendidikan Islam, namun istilah boarding schoolitu sendiri dikenal masyarakat luas pada akhir tahun 90-an. Sekolah, madrasah atau dayah/pesantren yang menganut sistem boarding school menjadi tempat favorit bagi orang tua untuk mendidik anak-anaknya. Tujuan pembelajaran pada dayah/pesantren yang menganur sistem boarding school yaitu membentuk peserta didik menjadi insan kamil. Selain mengajarkan pelajaran yang diajarkan pada pesantren Salafiyah ditambah juga dengan pelajaran umum sebagaimana yang berlaku dalam kurikulum Pendidikan Nasional atau kurikulum Kementerian Agama. Dalam sistem boarding school, selain materi pelajaran dayah dan madrasah juga ditambahkan dengan pelajaran ekskul yang mengarah kepada pengembanagan diri santri

    PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DITINJAU MENURUT HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

    No full text
    Korupsi dapat merusak fondasi ekonomi di negara, di mana hal ini menyebabkan tindakan korupsi telah mengambil uang sebagai aset negara yang tidak kecil, sehingga berdampakan negara-negara akan merasa sulit untuk meningkatkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, untuk setiap pelaku tindakan korupsi harus bertanggung jawab untuk mengembalikan hasil korupsi sebagai aset negara ke negara itu sendiri. Penegakan   hukum   yang   dilakukan   secara   konvensional   untuk memberantas tindak pidana korupsi terbukti mengalami berbagai hambatan. Untuk itu diperlukan metode penegakan hukum yang luar biasa melalui pembentukan suatu badan khusus yang mempunyai kewenangan luas, independen, serta bebas dari kekuasaan manapun dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, yang pelaksanaanya dilakukan dalam upaya tindak pidana korupsi, yang pelaksanaanya dilakukan secara optimal, intensif, efektif profesional, serta berkesinambungan

    DA’I DALAM PERSPEKTIF Al-QUR’AN

    No full text
    Dakwah merupakan kegiatan menyatu dengan kehidupan manusia bukti adanya hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam. Perkembangan dakwah di Indonesia cukup membahagiakan, namun sekarang ini ada fenomena baru yang muncul seperti menghilangkan esensi dari dakwah itu sendiri. Diantara fenomena tersebut adanya da’i yang sering menjadi bintang iklan produk tertentu, pendakwah selebriti, dan pendakwah yang cenderung komersial. Menghadapi fenomena tersebut perlu dilakukan kajian untuk melihat esensi dakwah dan sikap dari da’i dalam perspektif Al-Qur’an. Hasil penelitian menyebutkan pendai harus bersikap lemah lembut, tolerensi, santun, memudahkan dan membuang kesulitan, sesuaikan bahasa dengan mad’u, menjaga hak-hak orang tua, memiliki pengetahuan dan wawasan tentang apa yang didakwahkan, mengagungkan Allah, tinggalkan perbuatan keji, jangan mengharap balasan dari manusia, bersabar karena Alla

    UPAYA YANG DILAKUKAN GURU DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG SISWA DI SD NEGERI 36 BANDA ACEH

    No full text
    Penelitian yang berjudul “Upaya yang Dilakukan Guru dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang Siswa di SD Negeri 36 Banda Aceh” ini dilakukan di SD Negeri 36 Banda. Penelitian ini mengangkat masalah tentang perilaku menyimpang yang dilakukan siswa dan bagaimana upaya guru mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya perilaku menyimpang yang terjadi dan perilaku menyimpang apa saja yang dilakukan siswa serta upaya guru dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa di SD Negeri 36 Banda Aceh. Objek penelitian adalah guru dan siswa kelas III sampai VI yang berjumlah 8 (delapan) orang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan angket yang diberikan kepada guru. Hasilnya menunjukkan bahwa perilaku menyimpang di SD Negeri 36 Banda Aceh dapat dikategorikan rendah dengan persentase hasil observasi sebanyak 52,2% dan hasil angket sebanyak 45%. Frekuensi perilaku menyimpang yang paling sering terjadi (tertinggi) adalah membuang sampah sembarangan dengan rata-rata 12 kali dan terendah adalah merusak/mengotori fasilitas sekolah yaitu hanya 1 kali selama observasi. Upaya-upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi perilaku menyimpang diantaranya yaitu menegur, memberi nasehat, memberi peringatan, memanggil orang tua siswa, serta memberi hukuman dan sangsi

    Risk Protection System In Sharia Banks In Indonesia

    No full text
    Islamic banking is an institution engaged in the financial sector that is based on sharia principles. This institution operates with many systems not just buy and sell, renting, profit sharing, and other services. Consequently, the risks faced are also very diverse, including financing risk, market risk, liquidity risk, operational risk, compliance risk, legal risk, reputation risk, compliance risk, Rate and Return risk, and Equity Investment Risk. The complexity of the risks faced by Islamic banks makes this institution take a very strict policy in protecting its assets. The policy can consist of financing restructuring, dealing directly with the money market sector, conducting simple transactions, improving the quality of human resources and technology, completing written documents both SOP and others. All was done to maximize risk protection so that public confidence in Islamic banks is increasing. This will make Islamic banks more competitive in competing with conventional banks

    KEDUDUKAN MAHAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN ADAT ISTIADAT (Study Kasus di Gampong Buket Dalam, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen)

    No full text
    Dalam menentukan mahar saat pernikahan bagi kebanyakan masyarakat Gampong Buket Dalam, Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen, menentukan dengan mahar mitsil (sepadan) dengan apa yang sudah berlaku bagi kakaknya perempuan atau ibunya saat menikah. Tentu penentuan semacam ini sangat memberatkan calon suami, karena ketidak sanggupannya dalam memberikan mahar yang sepadan seperti yang berlaku pada keluarga calon istri. Maka adat istiadat atau ‘urf (kebiasaan) yang sudah turun temurun ini bertentangan dengan sendi-sendi hukum Islam., karena pada dasarnya syariat Islam tidak sama sekali memberatkan laki-laki dalam memberikan mahar kepada perempuan, meskipun mahar itu wajib diberikan kepada calon istrinya, dalam Islam tidak ditentukan kadar banyak atau sedikitnya mahar, namun yang diberikan itu adalah sesuatu yang berharga, dengan tujuan sebagai bentuk cinta dan kasih sayang kepada isterinya

    KOMUNIKASI DALAM BINGKAI TAUHID DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Tauhid adalah akar yang di atasnya tumbuh semua ajaran Islam. Sebagai asas yang fundamental tauhid harus terintegral di seluruh lini kehidupan, termasuk dalam kegiatan komunikasi. Komunikasi dalam bingkai tauhid maksudnya bahwa seluruh proses komunikasi yang melibatkan komunikator sebagai sumber komunikasi (source), pesan (message) sebagai objek komunikasi, komunikan atau khalayak sebagai sasaran komunikasi (receiver), harus diwarnai dengan nila-nilai tauhi

    METODOLOGI PEMBELAJARAN FIKIH DI PONDOK PESANTREN ALHUSNA KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji metodologi pembelajaran Fikih di Pondok Pesantren Al-Husna Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli serdang,yang dirumuskan kepada: 1) apa saja metode pembelajaran Fikih di Pondok Pesantren al-Husna? 2) bagaimana langkah-langkah penerapan metode pembelajaran Fikih di Pondok Pesantren Al-Husna?.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan.Ia bersifat kualitatif deskriptif karena dalam menjelaskan hasil penelitian menggunakan kalimat-kalimat yang menggambarkan keadaan objek penelitian sebagaimana ditemukan di lapangan. Data dalam penelitian ini didapatkan dengan menggunakan tekhnik wawancara,observasi dan studi dokumen.Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) terdapat enam metode pembelajaran Fikih yang digunakan di Pondok Pesantren al-Husna yakni metode ceramah, demonstrasi,  kunjungan lapangan (eksperimen), hafalan, membaca dan praktek.Pemilihan metode pembelajaran dipengaruhi oleh bahasa pengantar pembelajaran. 2)Penerapan metode pembelajaran fikih mengikuti tiga tahap/langkah utama,yakni: pendahuluan,kegiatan inti dan penutup.3) Ada beberapa kendala dalam pembelajaran fikih di Pondok Pesantren al-Husna, yakni berkenaan dengan:bahasa pengantar,pengetahuan guru tentang variasi metode pembelajaran,tidak efektifnya lembaga tashih i’dad,dan minimnya pembelajara

    0

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pusat Jurnal Kopertais Wilayah V Aceh
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇