Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Minat Mahasiswa Generasi Z untuk Berkarier di Sektor Pertanian dengan Pendekatan Social Cognitive Career Theory

    Full text link
    Minat generasi Z di sektor pertanian tergolong rendah karena berbagai faktor, seperti persepsi negatif terhadap prospek kerja dan ketidakpastian pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Social Cognitive Career Theory (SCCT) untuk memahami fenomena tersebut. Pendekatan ini menekankan pengaruh efikasi diri, harapan hasil, dan tujuan karier pribadi terhadap pembentukan minat karier mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat mahasiswa rumpun pertanian di Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto terhadap karier di sektor pertanian, serta mengkaji pengaruh variabel-variabel dalam SCCT terhadap minat karier tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 327 mahasiswa yang dipilih melalui teknik sampel kuota. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dan dilanjutkan Analisis Multigrup (MGA) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat mahasiswa terhadap karier di sektor pertanian tergolong dalam kategori sedang. Harapan hasil terbukti berpengaruh positif terhadap minat dan tujuan karier, sedangkan efikasi diri tidak berpengaruh langsung terhadap minat namun berpengaruh tidak langsung melalui tujuan karier. Hasil MGA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pola hubungan antar variabel berdasarkan program studi, di mana mahasiswa Teknologi Pangan menunjukkan pola yang berbeda dibandingkan program studi lainnya. Sedangkan untuk kelompok tahun angkatan, mahasiswa angkatan 2022 menunjukkan pola minat karier yang lebih rendah dibandingkan lainnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan pembinaan karier yang disesuaikan dengan karakteristik program studi dan tahap perkembangan akademik mahasiswa

    Hubungan Tingkat Stres dan Perilaku Makan dengan Premenstrual Syndrome (PMS) pada Siswi SMA Negeri 4 Purwokerto

    Full text link
    Latar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan gangguan yang ditandai gejala emosional, fisik, dan perilaku. Prevalensi PMS di Indonesia mencapai 85%, dari jumlah tersebut sekitar 60-70% terjadi pada remaja, dengan 60-75% mengalami gejala sedang hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan perilaku makan dengan PMS pada siswi SMA Negeri 4 Purwokerto. Metodologi: Desain penelitian cross sectional, yang dilakukan di SMA Negeri 4 Purwokerto dengan jumlah sampel 87 siswi, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner karakteristik responden, Depresssion Anxiety Stres Scale 21 (DASS-21), Dutch Eating Behaviour Questionnaire (DEBQ), dan Premenstrual Assesment Form (SPAF). Data pada penelitian bivariat dianalisis dengan uji korelasi Spearmen. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami stres yang normal (59,8%), perilaku external eating (52,9%), dan seluruh responden mengalami PMS, dengan sebagian besar pada tingkat sedang (41,4%). Hasil penelitian uji Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres (p=0,001 dan r=0,359), serta perilaku emotional eating (p=0,007 dan r=0,286) dengan PMS. Tidak terdapat hubungan antara perilaku restrained eating (p=0,429) dan external eating (p=0,427) dengan kejadian PMS. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat stres dan perilaku emotional eating dengan PMS. Namun, tidak terdapat hubungan antara perilaku restrained eating dan external eating dengan PMS

    Dekonstruksi Hegemoni Heteronormatif dalam Wartime Sexual Violence: Studi Kasus Queer Muslim pada Perang Afghanistan-Taliban II (2021-2024)

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji bagaimana hegemoni heteronormatif dijalankan melalui kekerasan seksual terhadap queer muslim dalam konteks Perang Afghanistan-Taliban II (2021-2024). Teori falogosentrisme digunakan untuk membaca relasi antara kekuasaan maskulin, norma seksual dominan, dan kontrol atas tubuh queer. Melalui analisis interpretatif naratif manifesto dan pernyataan Taliban, laporan-laporan kemanusiaan, serta wacana dalam media berita, penelitian ini menemukan bahwa kekerasan seksual yang dilakukan oleh Taliban bertujuan untuk menghukum penyimpangan dan menciptakan suatu instrumen simbolik untuk menegaskan tatanan heteroseksual dan religius yang hegemonik. Oleh karena itu, kekerasan seksual dipahami sebagai bagian dari strategi politik dan moral negara-bangsa dalam mereproduksi identitas nasional yang eksklusif, normatif, dan patriarkat

    Kritik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita Karya Joko Pinurbo

    Full text link
    Penelitian ini membahas kritik sosial dalam buku kumpulan cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita karya Joko Pinurbo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan catat, sedangkan pendekatannya menggunakan sosiologi sastra dan teori kritik sosial dibantu dengan teori moral dan norma oleh Soekanto dan Nurgiyantoro. Penelitian ini menemukan kritik sosial masalah moral dan norma dari lima cerpen yang terdapat dalam buku kumpulan cerpen tersebut. Hasil penelitian ditemukan kritik sosial berkaitan dengan moral dan norma yang terjadi di kehidupan Masyarakat terkait tanggung jawab, kerendahan hati, realitas dan kritis, perundungan, sopan santun, sikap menghargai, dan fitnah atau penuduhan

    Analisis Susut Umur Transformator PLTA Tulis Akibat Pola Pembebanan Dan Suhu Lingkungan

    Full text link
    Transformator merupakan komponen penting di PLTA. Keanadalan transformator perlu dijaga agar umur pakainya panjang. Susut umur transformator dapat disebabkan oleh pola pembebanan dan suhu lingkungan. Menurut standar IEC 354, transformator memiliki umur 20 – 30 tahun jika beroperasi secara kontinu pada beban penuh dan suhu lingkunan 20°C. Namun suhu di Indonesia dapat mencapai 30°C dan transformator di PLTA tidak beroperasi pada beban penuh secara kontinu. Pola pembebanan di PLTA Tulis bergantung pada ketersedian energi primer yang berada di DAM sehingga pola pembebanannya bersifat fluktuatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa semakin besar persentase pembebaban dan semakin tinggi suhu lingkungan akan mengakibatkan laju susut umur yang besar. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa transformator unit 1 mengalami susut umur sebesar 0,017 p.u dan transformator unit 2 mengalami susut umur sebesar 0,016 p.u. Berdasarkan nilai susut umur tersebut prediksi sisa umur pakai transformator unit 1 adalah 7,49 tahun dan transformator unit 2 adalah 7,52 tahun

    Potensi Formula Konsorsium Bacillus sp. Asal Rhizosfer Padi terhadap Penekanan Penyakit Blas

    Full text link
    Penyakit blas merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan aplikasi formula konsorsium Bacillus sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formula konsorsium Bacillus sp. asal rhizosfer terhadap penekanan penyakit blas, dan mendapatkan formula konsorsium Bacillus sp. terbaik dalam menekan penyakit blas. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, serta Lahan Sawah di Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Waktu penelitian dimulai pada bulan April hingga Agustus 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati antara lain intensitas penyakit, indeks penyakit, laju infeksi, AUDPC (Area Under the Disease Progress Curve), tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, kandungan klorofil, dan serapan N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula konsorsium Bacillus sp. dapat menekan penyakit blas padi dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Perlakuan H atau konsorsium T2T4T8T9 merupakan perlakuan terbaik dan potensial untuk menekan perkembangan penyakit blas pada tanaman padi. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan variabel intensitas penyakit dan laju infeksi dengan nilai terendah serta variabel tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, dan total klorofil daun dengan nilai tertinggi dibandingkan dengan kontrol dan perlakuan lainnya. Perlakuan H memiliki intensitas penyakit sebesar 13.07% dengan laju infeksi sebesar 0.0022 per unit/hari. Perlakuan H memiliki tinggi tanaman sebesar 108.73 cm dengan anakan produktif sejumlah 19.67, dan total klorofil sebesar 46.98 mg L-1

    Penerjemahan Dokumen Jobdesc Berbahasa Mandarin bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Canmax Bags Indonesia

    Full text link
    Laporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Dokumen Jobdesc Berbahasa Mandarin bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Canmax Bags Indonesia”. Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilaksanakan di PT Canmax Bags Indonesia pada tanggal 21 Agustus 2024 sampai dengan 21 Januari 2025. Latar belakang dilakukan praktik kerja ini yaitu TKA China di PT Canmax Bags Indonesia belum memahami tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya karena dokumen jobdesc yang tersedia masih berbahasa Indonesia. Praktik kerja ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen jobdesc berbahasa Mandarin di PT Canmax Bags Indonesia. Penulis menggunakan metode pengumpulan data jelajah internet, wawancara, dan observasi. Metode penerjemahan yang digunakan oleh penulis yaitu metode penerjemahan komunikatif. Metode penerjemahan komunikatif digunakan karena menekankan pada efektivitas dan kejelasan dalam penyampaian pesan, sehingga hasil terjemahan lebih relevan dengan kebiasaan bahasa sasaran (BSa). Adapun hasil dari kegiatan PKL ini adalah berupa dokumen jobdesc berbahasa Indonesia dan Mandarin dalam bentuk soft file PDF dan hard file yang akan diserahkan kepada Manajer HRD PT Canmax Bags Indonesia sebagai alat bantu untuk memberi informasi kepada TKA China mengenai tugas wewenang, dan tanggung jawab mereka di PT Canmax Bags Indonesia

    Pengaruh Latihan Plyometric Box Jump Dan Split Jump Terhadap Kemampuan Shooting Sepakbola Usia 13-15 Tahun Di SSB Indonesia Muda Purwokerto

    Full text link
    Latar Belakang: Berdasarkan observasi awal di SSB Indonesia Muda Purwokerto, pemain usia 13– 15 tahun mengalami kelemahan dalam kemampuan shooting, khususnya pada aspek kekuatan dan akurasi tendangan. Hal ini menyebabkan peluang mencetak gol sering terbuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric box jump dan split jump terhadap kemampuan shooting pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Indonesia Muda Purwokerto. Metodologi: Penelitian menggunakan desain two group pretest-posttest design dengan jumlah sampel 20 pemain, dibagi menjadi dua kelompok. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test untuk melihat pengaruh masing-masing perlakuan, dan independent sample t-test untuk melihat perbedaan antar kelompok. Pengolahan data menggunakan teknik purposive sampling dibantu dengan aplikasi SPSS versi 25. Hasil Penelitian: Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Uji homogenitas menunjukkan data homogen (Sig. > 0,05). Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada kedua kelompok: box jump (Sig. 0,001) dan split jump (Sig. 0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan (Sig. 0,889). Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan plyometric box jump terhadap kemampuan shooting pemain sepak bola usia 13–15 tahun di SSB Indonesia Muda Purwokerto. Terdapat pengaruh latihan plyometric split jump terhadap kemampuan shooting. Namun, tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan box jump dan split jump terhadap kemampuan shooting

    Efektivitas Gel Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus.) terhadap Re-epitelisasi pada Proses Penyembuhan Luka Ulkus Traumatikus Mukosa Labial Inferior (Studi in Vivo pada Tikus Wistar)

    Full text link
    Latar Belakang. Ulkus traumatikus merupakan lesi rongga mulut yang ditandai dengan hilangnya lapisan epitelium melebihi membran basalis dan lamina propia akibat adanya trauma. Keberhasilan penyembuhan luka ulkus traumatikus dapat diliha melalui parameter re-epitelisasi. Daun nangka (Artocarpus heterophyllus) diketahui mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, saponin dan tanin yang berpotensi dapat membantu dalam penyembuhan luka. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap re-epitelisasi pada proses penyembuhan ulkus traumatikus mukosa labial inferior. Metode. Jenin penelitian true experimental laboratoris secara in vivo dengan posttest control group design. Penelitian ini terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu, yaitu P1 (gel ekstrak daun nangka 5%), P2 (gel ekstrak daun nangka 10%), P3 (gel ekstrak daun nangka 15%), KP (Aloclair® Plus gel), dan KN (gel tanpa bahan aktif) pengamatan pada hari ke-7. Pengamatan re-epitelisasi preparat histologi jaringan mukosa labial inferior dengan pewarnaan HE perbesaran 400x pada 3 lapang pandang. Data dilakukan analisis uji One way ANOVA dan Uji Post Hoc LSD. Hasil. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p0,05). Simpulan. Gel ekstrak daun nangka konsentrasi 15% memiliki efektivitas paling baik dalam meningkatkan re-epitelisasi

    The Effect Of Simplicia Drying Methods On The Pararuellia napifera (Zoll.) Bremek. & Nann. (Gempur Batu)Secondary Metabolite Profiles

    Full text link
    Pararuellia napifera, from the Acanthaceae family known for its rich secondary metabolites and therapeutic potential, is understudied regarding its specific compounds and applications. This research investigates the impact of different drying methods, sun drying, oven drying, and air drying on its secondary metabolite profile, aiming to identify the most effective preservation technique. Ethanol was used for extraction due to its broad solubility. The study employed qualitative tests to identify flavonoids, alkaloids, and polyphenols, and quantitative tests to determine their total content. Leaf morphology, color, size, and shape were also observed as supporting parameters. Results indicated the presence of polyphenols, alkaloids, and flavonoids across all drying methods. Sun drying yielded the highest amounts of polyphenols and flavonoids, while oven drying resulted in the highest alkaloid content. However, statistical analysis revealed no significant difference in the overall secondary metabolite content among the three drying methods. This research provides valuable insights for the pharmaceutical and herbal industries to optimize P. napifera processing methods for preserving its bioactive compounds

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!