Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Analisis Prediksi Nilai Peak Particle Acceleration (PPA) Berdasarkan Scaled Distance (SD) Dan Pengaruh Getaran Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng Pada Tambang Batubara Terbuka PT. Sebuku Sejaka Coal, Kalimantan Selatan

    No full text
    PT. SSC adalah perusahaan pertambangan batubara di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui berapa nilai maksimum getaran yang diizinkan supaya tidak beresiko terhadap lereng dan menentukan maksimum bahan peledak serta jarak peledakan serta desain LOM (Life of Mine) yang sudah ada akan dianalisis kemudian dibuatkan rekomendasi geometri yang lebih optimal. Kajian kondisi geologi dilakukan observasi lapangan, metode analisis kestabilan lereng menggunakan kesetimbangan batas Morgenstern-Price, dan untuk analisis prediksi getaran menggunakan regresi linear. Stratigrafi lokasi penelitian terdiri dari satuan batupasir Formasi Keramaian yang diendapkan diendapkan secara tidak selaras dengan satuan batulempung sisipan batubara dari Formasi Tanjung sebagai formasi pembawa batubara, kemudian endapan alluvial sebagai lapisan paling muda. Struktur di daerah penelitian berupa lipatan dengan kemiringan 1 arah (monoklin) dan sesar naik dengan arah tegasan utama barat-timur. Low wall memiliki geometri kemiringan yang bergradasi melandai dari 17° hingga 10°, FK pada kondisi statis dan jenuh bernilai 4,05 dan secara dinamis 0,02g bernilai 2,549, rata-rata penurunan FK sebanyak 5,28% per kenaikan seismic load sebanyak 0,025g. High Wall memiliki sudut tiap jenjang 60°, tinggi 10m dan lebar 6m dengan ramp 25m serta total kemiringan 37°. FK High Wall pada kondisi statis adalah 1,653 dan pada dinamis 0,02g mendapat 1,249, rata-rata penurunan FK sebanyak 3,230% per kenaikan seismic load 0,025g. Lereng rekomendasi memiliki sudut per lereng tunggal 60°, tinggi 10m kecuali pada seam K setinggi 11,7m, lebar jenjang 5 meter dan ramp 20m, dengan kemiringan keseluruhan 39°. FK lereng rekomendasi pada dinamis 0,02g adalah 1,206. Lereng akan aman dengan getaran seismik <0,02g dengan peledak per jeda ledak maksimum 40kg dalam jarak 100 meter, dan maksimum 190kg pada jarak 200 meter, dengan jarak kelipatan 100 berikutnya lereng diprediksi akan tetap stabil hingga bahan peledak 200kg/jeda ledak

    Pengaruh Independensi, Etika, dan Sistem Pengendalian Mutu Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor BPKP Provinsi Jawa Tengah

    No full text
    Peran auditor internal sangat vital dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, khususnya di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kontroversi hasil audit dan keterlibatan BPKP dalam beberapa kasus korupsi mendorong perlunya evaluasi kualitas audit yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh independensi, etika auditor, dan sistem pengendalian mutu terhadap kualitas audit pada BPKP Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus terhadap seluruh auditor PNS BPKP Jawa Tengah yang berjumlah 161 orang. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan diperoleh 97 responden valid. Variabel independen meliputi independensi, etika auditor, dan sistem pengendalian mutu, sedangkan kualitas audit sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, etika auditor, dan sistem pengendalian mutu berpengaruh positif terhadap kualitas audit. Ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 72,1% variasi kualitas audit auditor internal BPKP Provinsi Jawa Tengah. Implikasi penelitian menekankan pentingnya BPKP meningkatkan pelatihan etika profesi, memperkuat prinsip independensi auditor, serta membenahi sistem pengendalian mutu agar proses audit berjalan lebih objektif, kredibel, dan berkualitas tinggi

    Analisis Respons Seismik Struktur Beton Bertulang dengan Ketidakberaturan Vertikal Tipe Floating Column Menggunakan Metode Linear Time History

    No full text
    Floating column merupakan suatu kondisi elemen kolom yang tidak bertumpu langsung pada elemen vertikal di bawahnya, melainkan bertumpu pada elemen balok transfer. Penerapan floating column dapat meningkatkan fleksibilitas tata ruang, namun lebih berisiko jika diterapkan di wilayah rawan gempa karena adanya diskontinuitas dalam jalur transfer beban. Penelitian ini menganalisis pengaruh floating column pada empat model bangunan terhadap respons seismik struktur beton bertulang 10 lantai dengan metode Linear Time History. Model pertama merupakan struktur beraturan, sedangkan model kedua hingga keempat memiliki variasi posisi floating column pada lantai ke-4, ke-6, dan ke-8. Parameter yang ditinjau meliputi perpindahan (displacement), simpangan antar tingkat (Inter-story drift), dan gaya geser dasar (base shear). Hasil analisis menunjukkan bahwa keberadaan dan penempatan floating column mempengaruhi respons seismik struktur dengan nilai displacement dan simpangan antar tingkat yang cenderung lebih besar, serta nilai gaya geser dasar yang cenderung lebih kecil dibandingkan struktur beraturan. Semakin rendah posisi lantai floating column akan menghasilkan respons struktur yang lebih rentan terhadap gempa. Respons seismik paling rentan terjadi saat floating column berada di lantai 4 dengan peningkatan displacement maksimum sebesar 20,29%, peningkatan simpangan antar tingkat sebesar 13,94%, dan penurunan base shear sebesar 0,22% dibandingkan struktur beraturan. Hal ini menggambarkan bahwa penerapan floating column dapat berpotensi terjadinya kegagalan pada lokasi transfer beban sehingga diperlukan perencanaan khusus berupa balok transfer dengan kapasitas yang lebih besar

    Budidaya Ayam Broiler di Peternakan New Assa Desa Tambakmulyo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen Jawa Tengah

    No full text
    Peternakan New Assa adalah usaha peternakan ayam pedaging (broiler) yang terletak di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Peternakan New Assa memiliki dua kandang yang setiap kandang memiliki tiga lantai. Kegiatan praktik kerja yang dilaksanakan selama satu periode mulai dari tanggal 25 September - 31 Oktober 2024. Praktik kerja lapangan ini bertujuan untuk lebih mengetahui tentang budidaya ayam broiler dengan tujuan mahasiswa di lapangan mempunyai pengalaman dalam praktik langsung atau terjun langsung dilapangan. Materi yang digunakan pada praktik kerja lapangan di Peternakan New Assa adalah day old chick (DOC) yaitu Strain Cobb CP-707 dengan jumlah 22.500 ekor dan bobot rata- rata ±45 gram. Metode yang digunakan dalam praktik kerja di Peternakan New Assa yaitu dengan observasi di lapangan, pengambilan data dengan cara mengikuti secara langsung seluruh kegiatan rutin, kegiatan insidental dan kegiatan pendukung atau kegiatan penunjang. Kegiatan rutin meliputi membersihkan tempat minum/nipple, mengontrol suhu pada kandang, pemberian pakan,melakukan kegiatan sampling bobot badan, dan mengecek kondisi ayam serta pengambilan bangkai ayam. Kegiatan insidental meliputi kedatangan DOC/chick in, pembedahan ayam, melakukan vaksinasi, penjarangan dan panen. Kegiatan penunjang meliputi diskusi dengan karyawan kandang, supervisor lapangan, dan pemilik Peternakan New Assa. Pemberian pakan dilakukan secara adlibitum dan tempat pakan di New Assa Farm menggunakan tempat pakan otomatis. Pemeliharaan yang dilakukan di Peternakan New Assa seperti manajemen pemberian pakan. Manajemen pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari dimulai pada pukul 06.00 WIB, 15.00 WIB, dan 19.00 WIB. Pemberian pakan diawali dengan proses manual dan otomatis menggunakan mesin automatic feeder, sedangkan pemberian air minum diberikan secara adlibitum melalui air yang disalurkan melalui nipple. Pakan yang digunakan berupa pakan S-00, pakan S-11, dan pakan 5-12 dengan kadar protein S-00 berkisar 23-24%, pakan S-11 21-23%, dan pakan 5-12 19-21%. Pertumbuhan bobot badan harian sebesar 51,95 gram/ekor/hari dan bobot akhir 2.322 gram/ekor dengan rata-rata konsumsi pakan 3048,27 gram/ekor. Kegiatan pemeliharaan dilakukan selama 44 hari. Evaluasi dalam satu periode yaitu mortalitas 5,10 %, deplesi 6,19%, daya hidup 93,81%, BEP harga Rp 16,377, BEP Produk 40.825.32 kg, R/C ratio 1,11 dan rentabilitas 3,03%. FCR 1,33 dan IP sebesar 372,224. Hasil penerimaan dalam satu periode yaitu sebesar Rp 767,934,000, total keuntungan yang dihasilkan sebesar Rp 53,490,906 dengan payback period selama 32.6 periode atau 3 tahun 6 bulan. Kesimpulan kegiatan pemeliharaan Peternakan New Assa apabila dilihat dari analisis finansialnya tergolong cukup baik karena memiliki keuntungan sebesar Rp 53,490,906 dengan nilai Rentabilitas 3% dengan nilai R/C sebesar 1,1. Perusahaan mampu mengembalikan modal pada kandang E selama 32.6 periode pemeliharaan atau 3 tahun 6 bulan. Saran melakukan pengecekan peralatan kandang sebelum memulai pemeliharaan agar mengurangi tingkat mortalitas

    Assesment Kondisi Terumbu Karang dan Ikan Ikan Karang di Pulau Tabuhan, Banyuwangi

    Get PDF
    Pulau Tabuhan, Banyuwangi memiliki potensi ekosistem terumbu karang yang tinggi yang dimanfaatkan dalam sektor wisata bahari dan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Penelitian ini dengan tujuan mengetahui kondisi terumbu karang, struktur komunitas dan biomassa ikan karang, serta mengetahui hubungan persentase tutupan karang hidup dengan kelimpahan dan biomassa ikan karang di Pulau Tabuhan, Banyuwangi. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Pengambilan data terumbu karang menggunakan Underwater Photo Transect (UPT), kemudian dianalisis dengan Coral Point Count with Excell Extentions (CPCe). Pengambilan data struktur komunitas dan biomassa ikan karang menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC). Hubungan antara tutupan karang hidup dengan kelimpahan dan biomassa ikan karang dianalisis dengan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase tutupan karang hidup termasuk kategori sedang (39,8%). Kelimpahan ikan karang berkisar 1,22-5,91 ind/m2, indeks keanekaragaman sedang (H’=1,88-2,14), indeks keseragaman stabil (E=0,728-0,734), indeks dominansi rendah (C=0,15-0,20), dan biomassa dengan kategori rendah (70,34-283,55 kg/ha). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa hubungan persentase tutupan karang hidup dengan kelimpahan dan biomassa ikan karang termasuk dalam kategori sangat kuat

    Pengaruh Salinitas Udara serta Volume Pembilasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) pada Media Tanah Pasir Pantai

    Get PDF
    Lahan pasir pantai di wilayah pesisir Indonesia memiliki potensi untuk pengembangan pertanian, namun tergolong suboptimal akibat karakteristik tanah yang memiliki permeabilitas tinggi, rendahnya kandungan bahan organik, serta cekaman abiotik seperti salinitas dan intensitas angin laut. Kubis yang secara tradisional dibudidayakan di dataran tinggi kini menunjukkan potensi adaptasi terhadap lingkungan dataran rendah melalui pemilihan varietas yang sesuai dan manipulasi iklim mikro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024 sampai dengan Oktober 2024 di screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu salinitas udara yang terdiri dari tiga taraf (0 mS/cm, 12 mS/cm, dan 24 mS/cm) serta volume pembilasan air dengan tiga taraf (0 mm, 3,5 mm, dan 7 mm). Total 27 unit perlakuan diujikan pada 135 polybag menggunakan varietas kubis Grand 22. Variabel yang diamati meliputi parameter pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah daun, luas daun, umur pembentukan krop, dan diameter krop), komponen hasil (bobot segar, bobot kering dan hasil panen), serta indikator fisiologi (kadar klorofil, kadar prolin, bukaan dan kerapatan stomata). Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan salinitas udara secara signifikan menurunkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan kadar klorofil pada fase vegetatif, yang mengindikasikan terjadinya cekaman fisiologis. Perlakuan volume pembilasan air memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kadar prolin vegetatif dan bukaan stomata generatif, menunjukkan respons adaptasi terhadap stres osmotik. Salinitas udara dan volume pembilasan menunjukkan pengaruh nyata hanya pada nilai kehijauan daun vegetatif. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa tanaman kubis mampu mempertahankan produktivitas melalui mekanisme adaptasi internal, seperti akumulasi prolin dan efisiensi fotosintetik, meskipun berada pada kondisi lingkungan yang menantang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa varietas Grand 22 memiliki toleransi yang relatif tinggi terhadap cekaman salinitas udara apabila didukung oleh manajemen pembilasan yang tepat. Pengembangan budidaya kubis di lahan pasir pantai dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan teknis berbasis pengelolaan cekaman abiotik. Penelitian lanjutan direkomendasikan dengan mempertimbangkan ekspansi taraf perlakuan, penggunaan varietas yang tepat, dan memahami respons tanaman di suatu kondisi guna memperkaya pemahaman mengenai adaptasi kubis terhadap lingkungan pesisir

    Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dengan Padat Tebar yang Berbeda dalam Sistem Budikdamber

    Get PDF
    Pemeliharaan ikan dengan kepadatan yang lebih tinggi dalam ruang terbatas dapat meningkatkan potensi terjadinya infeksi parasit pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit dan pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap nilai prevalensi dan intensitas ektoparasit ikan lele dumbo yang dipelihara dengan sistem budikdamber. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan RAL. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah 30 ekor ikan lele dumbo. Penelitian ini ditemukan dua jenis ektoparasit yaitu Trichodina sp. dan Monogenea. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari menggunakan sistem budikdamber dengan perbedaan padat tebar, padat tebar pada penelitian ini yaitu, 30, 40, dan 50 ikan/70L. Penelitian ini menghasilkan prevalensi Trichodina sp. pada ketiga perlakuan dalam kategori umumnya (20-40%), sedangkan prevalensi Monogenea pada perlakuan pertama tergolong kategori sering (10%), pada perlakuan kedua tergolong hampir tidak pernah (0%), dan pada perlakuan ketiga tergolong kategori umumnya (30%). Perbedaan padat tebar penelitian ini tidak berpengaruh nyata terhadap nilai intensitas total ektoparasit dan Trichodina sp. namun berpengaruh terhadap nilai intensitas Monogenea pada ikan lele dumbo. Intensitas total ektoparasit (1,25-2 ind/ekor), intensitas Trichodina sp. (1,25-2 ind/ekor), dan intensitas Monogenea (0-2 ind/ekor) pada penelitian ini masih tergolong dalam kategori sangat rendah-rendah

    Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Pemberitaan Kepala Desa Terkait Dugaan Korupsi Dana Bantuan di Kompas.com dan Mengomparasikan dengan Detik.com

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait dengan pemberitaan di portal media daring Kompas.com dan Detik.com dalam merepresentasikan kasus dugaan korupsi dana bantuan yang melibatkan pihak kepala desa. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough yang berfokus pada dimensi teks, meliputi aspek representasi, relasi dan identitas. Data yang diperoleh berjumlah delapan teks berita dan masing-masing empat berita dari Kompas.com dan Detik.com. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam strategi wacana dari kedua portal media daring ketika membingkai suatu peristiwa. Kompas.com menampilkan wacana yang lebih formal dan penuh kehati-hatian, dengan memfokuskan pada pendapat dari pihak institusi hukum dan juga proses prosedural. Detik.com menampilkan narasi yang lebih dinamis sehingga menampilkan suara masyarakat dan konflik lokal. Pada aspek representasi, kedua portal media daring menggambarkan pola yang berbeda ketika memposisikan aktor, seperti kepala desa, masyarakat dan aparat hukum. Relasi antar aktor pun dibangun secara berbeda, yang mencerminkan posisi ideologis dari masing-masing portal media daring. Aspek identitas, ditemukan bahwa kepala desa cenderung diidentifikasi secara negatif sehingga pihak institusi pemerintah dan pihak penegak hukum digambarkan sebagai pihak yang mempunyai kekuasaan, sah serta berwenang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik wacana di dalam portal berita daring tidak hanya untuk memberikan informasi, tetapi juga mampu membentuk opini publik sehingga dapat memperkuat struktur kekuasaan melalui penggunaan bahasa. Dengan demikian, analisis wacana kritis menjadi penting untuk membongkar kepentingan ideologis yang tersembunyi di balik praktik pemberitaan pada teks berita

    Analisis Perhitungan Harga Pokok Produk dengan Metode Full Costing dalam Penetapan Harga Jual pada Umkm Latopia Keysha Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal

    Get PDF
    UMKM Latopia Keysha merupakan salah satu UMKM di Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Produk yang dipasarkan oleh UMKM Latopia Keysha yaitu kue latopia dengan 13 varian rasa. UMKM Latopia Keysha dalam menetapkan harga jual hanya berdasarkan perkiraan dan harga jual pasaran. Hal ini dilatarbelakangi karena UMKM Latopia Keysha belum melakukan pembukuan usaha secara tersturtur dan sistematis, sehingga biaya-biaya dalam perhitungan harga pokok produksi sulit untuk diklasifikasikan. Padahal perhitungan harga pokok produksi adalah faktor pertimbangan suatu usaha dalam menentukan harga jual. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan perhitungan harga pokok produksi dalam penentapan harga jual UMKM Latopia Keysha. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing menggunakan perhitungan biaya bersama (joint cost) pada UMKM Latopia Keysha; 2) Mengetahui perhitungan harga jual dengan menggunakan metode cost plus pricing; 3) Mengetahui perhitungan laba rugi pada UMKM Latopia Keysha. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan studi kasus. Studi kasus digunakan untuk mengetahui lebih dalam mengenai permasalahan di UMKM Latopia Keysha terkait dengan penelitian yang akan diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di UMKM Latopia Keysha. Objek penelitian yang diteliti yaitu 13 varian rasa latopia, meliputi varian kacang hijau, coklat, buah, susu, gula aren, nanas, bawang, strawberry, keju, durian, coklat mete, coklat almond dan black forest. Data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari UMKM Latopia Keysha memalui kuisioner. Data sekunder diperoleh dari pihak lain seperti jurnal. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead tetap, biaya overhead variabel, jumlah produk, biaya produksi, biaya non produksi, penerimaan dan keuntungan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan kuantitatif. Kuantitatif digunakan untuk menghitung besaran biaya bersama (joint cost), harga pokok produksi, harga jual, dan laporan laba rugi. Sedangkan, analisis deskriptif digunakan untuk profil usaha UMKM Latopia Keysha. Hasil penelitian menujukkan bahwa UMKM Latopia Keysha belum melakukan perhitungan harga pokok produksi sebagai penetapan dalam harga jual. Perhitungan biaya bersama (joint cost) menghasilkan total biaya bersama 13 varian rasa sebesar Rp140.380.181,00. Berdasarkan hal tersebut, diperoleh hasil perhitungan total harga pokok produksi dengan metode full costing sebesar Rp 221.811.909,00. Penetapan harga jual UMKM Latopia Keysha menginginkan laba yang dihasilkan sebanyak 50% untuk setiap varian latopia. Sehingga diperoleh harga jual terbesar ada pada varian coklat mete sebesar Rp3.620,00 dan harga jual terendah ada pada varian buah sebesar Rp2.007,00. Laba yang diperoleh UMKM Latopia Keysha selama bula Juni-Juli 2025 yaitu Rp141.756.591,00 dengan presentase sebesar 38,91%

    Budidaya Ternak Domba di Peternakan Anak Bangsa (PAB) Desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah

    Get PDF
    Kegiatan Magang dilaksanakan di Peternakan Anak Bangsa (PAB) yang berlokasi di Desa Kalipelus, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 17 Desember 2024. Laporan Magang disusun sebagai prasyarat kurikuler pada program Studi D-III Budidaya Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Tujuan dilaksanakannya Magang untuk menambah pengalaman serta pengetahuan mengenai ruminansia. Peternakan Anak Bangsa (PAB) merupakan sebuah Peternakan domba potong yang bergerak di bidang pembibitan dan penggemukan. Domba yang dipelihara berjumlah 793 ekor, dengan 2 ekor domba texel, 2 ekor domba dorper, 10 ekor domba sullfolk, 166 ekor domba bunting, 235 ekor indukan, 266 ekor domba bakalan, 61 ekor cempe, dan 51 ekor cempe lepas sapih. Kandang di Peternakan Anak Bangsa (PAB) terdiri dari tiga unit yaitu kandang pembibitan (breeding), kandang penggemukan (fattening), dan kandang bunting dengan tipe kandang panggung koloni. Jenis pakan yang diberikan yaitu hijauan berupa rumput gajah dan pakcong, serta ditambah pakan penguat (konsentrat). Kegiatan yang dilakukan di Peternakan Anak bangsa (PAB) meliputi kegiatan rutin, kegiatan insidental dan kegiatan penunjang, Kegiatan rutin meliputi sanitasi kandang setiap pagi hari untuk menjaga kebersihan kandang dengan cara membersihkan tempat pakan dan minum serta membersihkan lingkungan kandang, kemudian memberikan pakan hijauan dan kemudian diataskan diberikan konsentrat. Kegiatan insidental meliputi pemberian obat cacing ketika ternak baru datang, penimbangan bobot badan, penanganan ternak sakit, memandikan ternak, memotong kuku, mencukur bulu domba, dan penangan produksi. Kegiatan penunjang terdiri atas diskusi dengan anak kandang, kepala kandang serta mencatat hasil diskusi, pengumpulan data di lapangan dan dokumentasi kegiatan. Berdasarkan pengamatan Magang, dilihat dari berbagai aspek manajemen pemeliharaannya, serta analisis kelayakan usaha, Peternakan anak bangsa (PAB) telah melaksanakan usaha pembibitan domba dengan baik. Hasil evaluasi kecukupan pakan ternak sapi menunjukkan kelebihan bahan kering (BK) sebesar +0,035 kg, kelebihan TDN sebesar +0,071 kg, kelebihan protein kasar (PK) sebesar +0,064 kg. Hasil analisis ekonomi usaha yang dijalankan perusahaan R/C rasio 1,42. Penerimaan dari produk utama yaitu berupa penjualan domba sebesar Rp 720.000.000. Rentabilitas yang didapatkan yaitu 21% per bulan, payback periode yang didapat yaitu 4,7 periode atau 41,6 bulan. BEP produk yang didapat adalah 6.560 Kg dan BEP harga yaitu Rp 98.404. Kesimpulannya adalah manajemen pengelolaan dan pemeliharaan domba di Peternakan Anak Bangsa (PAB) sudah baik

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!