27468 research outputs found
Sort by
Pengaruh Ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap Kadar Superoksida Dismutase (SOD) Tikus Model Diabetes
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) adalah sekelompok kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Resistensi insulin pada penderita DM meningkatkan stres oksidatif. SOD merupakan antioksidan yang paling kuat sebagai pertahanan dari potensi timbulnya stres oksidatif dalam tubuh. Ciplukan (Physalis angulata L.) dapat bekerja sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ciplukan dosis 75,150, dan 300 mg/kgBB terhadap kadar SOD pada tikus model diabetes.
Metode: Penelitian menggunakan metode true laboratory experimental dengan desain posttest only with control group. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 ekor tikus Rattus norvegicus jantan galur Wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu A: kontrol sehat, B: kontrol sakit, C, D, dan E: kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak ciplukan dengan dosis berturut-turut 75, 150, dan 300 mg/KgBB. Induksi STZ-NA dilakukan setelah aklimatisasi kemudian diberikan sukrosa 30% selama 28 hari dan sonde ekstrak ciplukan selama 28 hari. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel darah diambil dari sinus retro orbital dan dilakukan pengukuran kadar SOD dengan metode ELISA. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dengan nilai p<0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Rata-rata kadar SOD setiap kelompok, yaitu A=171,98 ng/L; B=226,54 ng/L; C=251,08 ng/L; D=252,28 ng/L; E=316,60 ng/L. Hasil uji One Way ANOVA didapatkan nilai p=0,001. Hasil uji post hoc LSD menunjukkan nilai p<0,05 pada kelompok A terhadap C, D, dan E, kelompok B terhadap E, dan kelompok C terhadap E
Kesimpulan: Pemberian ekstrak ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 75, 150, dan 300 mg/kgBB meningkatkan kadar superoksida dismutase (SOD) secara signifikan pada tikus DM
The Impact of Perceived Authenticity of Social Media Influencer on Brand Purchase Intention : Mediating Analysis of Parasocial Interaction And Emotional Attachment on Instagram (Study of Tasya Farasya on Purchase Intention MOP)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menganalisis pengaruh Perceived Authenticity influencer media sosial terhadap Purchase Intention dengan Parasocial Interaction dan Emotional Attachment sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan ketidakkonsistenan penelitian sebelumnya tentang pengaruh influencer media sosial terhadap purchase intention dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mendorong perilaku purchase intention, dalam konteks influencer marketing di media sosial. Secara khusus, bertujuan untuk mengeksplorasi dampak keterlibatan influencer dalam pemasaran produk terhadap perilaku purchase intention pengikut mereka, dengan mempertimbangkan peran Parasocial Interaction dan Emotional Attachment sebagai mediator potensial dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Secara objektif, penelitian ini melakukan studi kasus pada pengikut aktif media sosial Instagram dari beauty influencer terkemuka di Indonesia "Tasya Farasya", dengan melibatkan 263 member sebagai responden, dengan menggunakan metode convenience sampling. Studi ini menunjukkan beberapa temuan kunci: Influencer Perceived Authenticity tidak memiliki efek positif pada niat pembelian langsung, Influencer Perceived Authenticity memiliki efek positif pada Interaksi Parasosial, Influencer Perceived Authenticity tidak memiliki efek positif pada Keterikatan Emosional, Interaksi Parasosial memiliki efek positif pada Keterikatan Emosional, Interaksi Parasosial memiliki efek positif pada Niat Pembelian, Keterikatan Emosional memiliki efek positif pada Niat Pembelian, Interaksi Parasosial memediasi efek Perceived Authenticity pada Niat Pembelian, Keterikatan Emosional tidak memediasi efek Perceived Authenticity pada Niat Pembelian. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana mekanisme influencer memengaruhi perilaku pengikut mereka di media sosia
The Effect of Good Corporate Governance and Corporate Social Responsibility Disclosure on Company Value (Study at LQ45 Companies Listed in IDX 2018-2022)
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran dewan direksi, komisaris independen, kepemilikan institusi, kepemilikan manajemen, komite audit, kualitas audit, dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap nilai perusahaan yang diproksi oleh PBV dan Tobin's Q. Dengan ROA dan ukuran perusahaan sebagai variabel pengendali. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar pada indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 32 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis penelitian ini dilakukan dengan data panel dengan menggunakan Stata versi 17 sebagai alat analisis datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Independensi Komisaris, Kepemilikan Institusional, dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Komite Audit berpengaruh negatif terhadap Nilai Perusahaan, dan Dewan Direksi, Kualitas Audit dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Pengaruh Program Training terhadap Produktivitas Karyawan dengan Technology Acceptance Model sebagai Variabel Mediasi di PT. Perkebunan Tambi
Penelitian ini berjudul "Pengaruh Program Training terhadap Produktivitas Karyawan dengan Technology Acceptance Model sebagai Variabel Mediasi di PT. Perkebunan Tambi" merupakan penelitian survei pada karyawan pemetik teh yang menggunakan mesin.
Masalah penelitian adalah rendahnya produktivitas karyawan pemetik teh yang diduga disebabkan oleh lemahnya penerimaan teknologi. Kondisi ini mengakibatkan proses pemetikan teh kurang efisien dan berdampak pada kinerja perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan diperlukan suatu pendekatan yang komprehensif dalam meningkatkan produktivitas karyawan melalui program training dan penerimaan teknologi,
Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh program training terhadap produktivitas karyawan dengan technology acceptance model sebagai variabel mediasi pada karyawan pemetik teh di PT. Perkebunan Tambi. Secara spesifik, penelitian ini ingin menganalisis hubungan antara program training, penerimaan teknologi, dan produktivitas karyawan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pemetik teh di PT. Perkebunan Tambi dengan karakteristik tertentu. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS untuk menguji hipotesis dan menganalisis hubungan antar variabel.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) program training berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hal ini berarti semakin baik program training yang diberikan, maka semakin tinggi produktivitas karyawan pemetik teh. (2) technology acceptance model berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas karyawan. Artinya, semakin tinggi penerimaan teknologi, maka semakin meningkat produktivitas karyawan. (3) program training berpengaruh positif signifikan terhadap technology acceptance model. Ini menunjukkan bahwa program training yang baik dapat meningkatkan penerimaan teknologi oleh karyawan. Keempat, program training berpengaruh positif terhadap produktivitas dengan technology acceptance model sebagai variabel mediasi, yang berarti penerimaan teknologi mampu memediasi hubungan antara program training dan produktivitas karyawan.
Implikasi penelitian menunjukkan bahwa PT. Perkebunan Tambi perlu mengembangkan strategi peningkatan produktivitas melalui program training yang komprehensif. Perusahaan harus merancang pelatihan yang tidak sekadar mentransfer keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan dan kemampuan adaptasi karyawan terhadap mesin. Pendekatan praktis dapat dilakukan melalui sosialisasi manfaat teknologi, pelatihan praktis, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi berkala untuk memastikan integrasi pengetahuan baru ke dalam proses kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami hubungan antara program training, penerimaan teknologi, dan produktivitas karyawan di sektor perkebunan. Rekomendasi lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih komprehensif dan eksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi produktivitas
Analisis Tingkat Pendidikan Perempuan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan, Tingkat Keterlibatan Perempuan di Parlemen, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Kemiskinan di Wilayah Eks Karesidenan Kedu
Kemiskinan menjadi tantangan utama di wilayah Eks Karesidenan Kedu yang berkontribusi pada angka kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir. Kesetaraan gender menjadi indikator penting dalam mencapai kesejahteraan ekonomi dengan RPJMN 2020-2024 menekankan pengarusutamaan gender untuk mempercepat pembangunan dan memastikan perempuan memiliki peluang setara dalam ekonomi dan sosial. Penelitian ini menggunakan IPG untuk menilai pendidikan perempuan dan IDG untuk mengukur partisipasi ekonomi serta politik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Tingkat Pendidikan Perempuan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap kemiskinan di wilayah Eks Karesidenan Kedu tahun 2009-2023. Alat analisis penelitian ini menggunakan regresi data panel yang memperoleh hasil bahwa variabel Tingkat Pendidikan Perempuan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan, Tingkat Keterlibatan Perempuan di Parlemen berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, sementara variabel Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh positif terhadap kemiskinan
Integrasi HEC RAS dan Peta Satelit Pada Pemodelan Genangan Banjir untuk Studi Kasus Kabupaten Pekalongan
Banjir melanda Kabupaten Pekalongan pada Februari 2022 akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan citra satelit Synthetic Aperture Radar (SAR) dari Satelit Sentinel-1. Melalui pendekatan Change Detection dan penerapan nilai ambang batas (Threshold) pada citra Sentinel-1 SAR menggunakan platform Google Earth Engine. Tujuan dari penelitian ini adalah Menentukan sebaran daerah yang terdampak banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan berdasarkan pemodelan HEC-RAS dan GEE, Membandingkan HEC-RAS dan data citra Satelit GEE dalam memetakan daerah genangan banjir, Menganalisis hasil integrasi antara pemodelan banjir HEC-RAS dengan GEE bisa saling melengkapi satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini, digunakan citra satelit Sentinel-1 SAR dengan polarisasi VH, meliputi tiga citra sebagai referensi sebelum banjir, yaitu pada 11 Februari 2021, 1 Januari 2022, dan 25 Januari 2022, serta satu citra setelah banjir pada 6 Februari 2022. Nilai ambang batas (Threshold) yang digunakan berkisar antara 1,20 hingga 1,21. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan hasil pemetaan sebaran wilayah banjir menggunakan Google Earth Engine dengan hasil pemetaan berbasis perangkat lunak hidrologi. HEC-RAS (Hydrological Engineering Center-River Analysis System) digunakan untuk memodelkan sebaran banjir. Pemodelan genangan banjir di HEC-RAS menggunakan Presipitasi dan Pasang Surut dengan tinggi hujan 97,99 mm, dengan variasi distribusi hujan jam-jaman yaitu 3, 5, dan 8 jam serta hujan proporsional satelit (24 jam). Perbandingan dilakukan dengan menganalisis luas irisan antara hasil sebaran banjir dari Google Earth Engine dan HEC-RAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas irisan terbesar menghasilkan persentase perbandingan antara luas irisan dan luas gabungan sebaran banjir sebesar 21,15%
Dampak Revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Kota Cirebon
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pada pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Sangkala Buana. Penelitian ini mengambil judul tentang Dampak Revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima di Kota Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana terhadap pendapatan pedagang kaki lima, serta menganalisis faktor modal kerja, jam kerja, lama usaha, dan atraksi wisata terhadap pendapatan PKL. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang kaki lima yang berada di sekitar Alun-alun Sangkala Buana. Jumlah responden yang diambil adalah sebanyak 67 pedagang dengan metode Total sample dengan memenuhi kriteria penelitian, sebagai berikut: berjualan secara rutin dan berjualan sebelum dan sesudah revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks dan Regresi Linier Berganda menunjukkan bahwa: (1) Revitalisasi memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan bersih pedagang. (2) modal kerja, jam kerja, dan atraksi wisata mempengaruhi bersama-sama secara positif dan signifikan terhadap pendapatan bersih PKL. (3) Secara parsial, modal kerja, jam kerja, dan atraksi wisata berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pendapatan bersih PKL (4) Variabel atraksi wisata menjadi variabel paling berpengaruh terhadap pendapatan bersih PKL di Alun-alun Sangkala Buana. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan pedagang kaki lima setelah revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana. Pedagang dan pengelola Alun-alun Sangkala Buana bekerja sama menjaga dan meningkatkan kenyamanan pengunjung agar tertarik berkunjung kembali untuk mendukung perekonomian pedagang. Kemudian, pedagang dapat mengelola modal kerja dengan efektif dan efisien untuk menghasilkan output sebanyak-banyaknya dan melakukan inovasi pada usahanya dengan menambah variasi dan diversifikasi menu pada saat penyelenggaraan atraksi wisata, serta diharapkan pemerintah melakukan sosialisasi mengenai metode pembayaran Cashless
Uji Aktivitas Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Sebagai Antijamur Isolat Aspergillus flavus dari Pasien Otomikosis Secara in Vitro
Latar belakang: Aspergillus flavus merupakan isolat utama (54,43%) pada kasus otomikosis di negara-negara dengan iklim kering dan kondisi ekstrem seperti Indonesia, berbagai laporan menunjukkan resistensi A. flavus terhadap antijamur. Kayu manis (Cinnamomum burmannii), salah satu komoditas herbal andalan Indonesia, memiliki potensi sebagai agen antijamur yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan resistensi dalam terapi infeksi jamur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) pada konsentrasi 0,6%, 0,75%, dan 0,9% sebagai antijamur isolat A. flavus yang diambil dari pasien otomikosis secara in vitro. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental yang menilai diameter zona hambat pada kelompok kontrol dan perlakuan. Kelompok kontrol berupa kontrol negatif (aquades), kontrol positif (itraconazole), dan kontrol pelarut (DMSO 10%). Sedangkan kelompok perlakuan meliputi konsentrasi ekstrak kayu manis 0,6%, 0,75%, dan 0,9%. Skrining fitokimia ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) dilakukan menggunakan metode Liquid Chromatography High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS). Hasil: Ekstrak kayu manis pada masing-masing konsentrasi 0,6%, 0,75%, dan 0,9% tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan A. flavus yang ditandai dengan tidak adanya zona bening di sekitar sumuran. Kesimpulan: Ekstrak kayu manis pada masing-masing konsentrasi 0,6%, 0,75%, dan 0,9% tidak efektif dalam menghambat pertubuhan jamur A. flavus
Pengaruh Manajemen Talenta Terhadap Kinerja Karyawan : Peran Keterlibatan Karyawan Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen talenta terhadap kinerja karyawan : peran keterlibatan karyawan sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini, sampel yang digunakan sebanyak 42 responden yang merupakan pegawai tetap Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan menggunakan metode convience sampling dalam pengambilan sampel.
Teknik pengumpulan data ini menggunakan skala likert 1-5. Metode analisis data dalam menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil Penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif Manajemen Talenta terhadap Kinerja Karyawan, pengaruh positif Manajemen Talenta terhadap Keterlibatan Karyawan, pengaruh positif Keterlibatan Karyawan terhadap Kinerja, dan pengaruh mediasi Keterlibatan Karyawan pada hubungan Manajemen Talenta dan Kinerja Karyawan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah
Analisis Implementasi Strategi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula pada Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Banyumas
Banyaknya pemilih pemula di Kabupaten Banyumas yang tidak terjangkau sosialisasi dan pendidikan pemilih oleh KPU Kabupaten Banyumas karena terbatasnya sumber daya manusia di KPU Kabupaten Banyumas dan padatnya kegiatan KPU Kabupaten Banyumas dalam menyiapkan kontestasi demokrasi pada Pemilu 2024 menjadi permasalahan yang serius karena akan berpengaruh besar pada tingkat partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan pemilihan umum. Dari total 209 sekolah menengah dan kampus yang ada di Kabupaten Banyumas, KPU Kabupaten Banyumas hanya dapat menjangkau dan melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada sebanyak 69 sekolah menengah dan kampus secara langsung. KPU Kabupaten Banyumas idealnya memiliki strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam upaya mewujudkan visi dan misi terkait optimalisasi partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula dalam Pemilu 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula pada Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling. Metode analisis data menggunakan metode analisis data interaktif Miles dan Huberman. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Implementasi Strategi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula pada Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Banyumas yang dinilai dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula dengan memanfaatkan platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter/X, TikTok, dan Youtube. Strategi tersebut dinilai sangat efektif dan efisien jika dilihat dari kacamata Manajemen Strategi. Terdapat tiga aspek yang digunakan untuk mengkaji permasalahan tersebut, yakni aspek program, anggaran, dan prosedur. Berdasarkan ketiga aspek tersebut, ditemukan bahwa strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula melalui platform media sosial cukup optimal dalam mengatasi kendala yang menghambat KPU Kabupaten Banyumas dalam pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemula. KPU Kabupaten Banyumas bahkan mendapatkan penghargaan dari optimalnya implementasi strategi tersebut.
Kata Kunci: Manajemen Strategi, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemul