27468 research outputs found
Sort by
Dinamika Strategi Pemasaran Politik PDI-P Banyumas: Penurunan Suara Pada Pemilu Legislatif 2024
Penelitian ini menganalisis dinamika strategi pemasaran politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Banyumas dari Pemilu 1999 hingga 2024, dengan
fokus pada penurunan suara dari 343.778 (2019) menjadi 332.347 (2024). Menggunakan kerangka 4P (Product, Price, Place, Promotion) dan STP (Segmentation, Targeting, Positioning), serta metode kualitatif berbasis pada
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola keberlanjutan dan perubahan strategi, serta
faktor penurunan suara PDI-P di Banyumas. Temuan menunjukkan bahwa PDI-P konsisten mengandalkan narasi “wong cilik” sebagai konsistensi strategi
keberlanjutan dan perubahan demografi pemilih sebagai faktor perubahan. Penurunan suara 2024 disebabkan oleh: (1) ketidakmampuan menarik pemilih muda (52% pemilih) akibat kurangnya kampanye berbasis digital, (2) konflik elit
Megawati-Jokowi yang merusak citra, (3) absennya figur dominan, (4) politik uang dari partai lawan, dan (5) inkonsistensi kader dalam citra merakyat. Meskipun
mempertahankan 17 kursi, erosi suara menandakan tantangan adaptasi terhadap demografi dan teknologi
Implementasi Hukum Program Rehabilitasi Sosial bagi Perempuan Penyandang Disabilitas Mental (Studi di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Martani,Kab.Cilacap)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi dan menganalisis implementasi hukum
program rehabilitasi sosial bagi Perempuan penyandang disabilitas mental serta
faktor yang cenderung memengaruhi implementasi hukum program rehabilitasi
sosial bagi Perempuan penyandang disabilitas mental di Rumah Pelayanan Sosial
Disabilitas Mental Martani Kabupaten Cilacap.Penelitian ini mengunakan metode
pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis yuridis
empiris.Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Jeni
data yang di gunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan
menggunakan metode wawancara,studi Pustaka,dan studi dokumen. Metode
pengolahan data menggunakan Teknik reduksi data,display data, dan kategorisasi
data yang disajikan secara teks naratif. Analisis data dengan metode analisis isi dan
analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi hukum
program rehabilitasi sosial bagi Perempuan penyandang disabilitas mental di
Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental Martani Kab.Cilacap telah terlaksana
dengan baik. Hla ini dapat di lihat dari parameter sebagai berikut: tahap pendekatan
awal terlaksana dengan baik; tahap pengungkapan dan pemahaman masalah
terlaksana dengan baik; tahap penyusunan rencana pemecahan masalah terlaksana
dengan baik; tahap pemecahan masalah terlaksana dengan baik; tahap resosialisasi
terlaksana dengan baik; tahap terminasi terlaksana dengan baik; tahap bimbingan
lanjut terlaksana dengan baik. Terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat
yang cenderung memengaruhi implementasi hukum program rehabilitasi sosial
bagi perempuan penyandang disabilitas mental. Faktor pendukung meliputi sarana
dan prasarana yang lengkap; terpenuhinya Sumber Daya Manusia; adanya
dukungan dari pihak keluarga dan lingkungan masyarakat, sedangkan faktor
penghambat meliputi persetujuan keluarga yang tidak mudah didapatkan; kondisi
kesehatan fisik penerima manfaat yang tidak prima; adanya kasus tidak diterima
kembalinya penerima manfaat oleh keluarga dan lingkungan masyarakat; tidak
adanya dokter yang siaga (stand by) di RSPDM Martani
Studi Kasus Pembelajaran Menulis Puisi Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas VIII A SMP Negeri 2 Majenang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis puisi menggunakan model Problem Based Learning di kelas VIII A SMPN 2 Majenang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas VIII A dan guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa menggunakan model Problem Based Learning ini mampu meningkatkan keterampilan menulis puisi secara signifikan. Menggali ide melalui masalah yang ada di sekitar lingkungan siswa. Dengan adanya kelompok diskusi siswa ini memudahkan untuk siswa menyelesaikan kendala dalam menulis puisi, serata memberikan pengalaman berbagi pusi yang meningkatkan kepercayan diri siswa. Serta Menghasilkan karya puisi yang kretif dan berstruktur. Model Problem Based Learning terbukti mampu efektif menarik minat siswa, memperjelas elemen puisi seperti diksi, gaya bahasa, dan struktur, serta mendorong kretivitas siswa. Kesimpulannya, model Problem Based Learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis puisi. Peneliti merekomendasikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning ini secara luas diberbagai jenjang pendidikan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji model pembelajaran ini pada aspek pembelajaran lainnya
Pengaruh Instant Activity Throwing A Frisbee dalam Waktu Istirahat terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SD Negeri Jompo Kulon
Latar Belakang: Pendidikan jasmani dan aktivitas fisik terkait erat. Sangat penting bagi siswa untuk memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik karena aktivitas fisik melibatkan pergerakan anggota tubuh yang menghasilkan pengeluaran tenaga dan energi. Tetapi, tidak semua siswa di sekolah melakukan aktivitas fisik secara optimal. Berdasarkan observasi pada waktu istirahat menunjukkan sekitar 40% siswa aktif sementara 60% siswa lainnya cenderung pasif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh instant activity throwing a frisbee dalam waktu istirahat terhadap tingkat kebugaran siswa SD Negeri Jompo Kulon.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif true experimental posttest control design dengan sampel 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dibagi menjadi kelompok treatment dan control menggunakan teknik ordinal pairing (A-B-B-A). Data Tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) dalam pretest-posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik untuk menentukan pengaruh Instant Activity Throwing a Frisbee dalam Waktu Istirahat terhadap Tingkat Kebugaran Siswa.
Hasil Penelitian: Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan bahwa kelompok treatment memiliki signifikasi sebesar 0,030 ( 0,05) dimana data tersebut tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok.
Kesimpulan: tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada metode instant activity throwing a frisbee dalam waktu istirahat terhadap Tingkat kebugaran siswa.
Kata Kunci: Instant Activity, Throwing a Frisbee, Waktu Istirahat, TKSI, Tingkat Kebugaran Jasman
Penerapan Metode Support Vector Machine untuk Klasifikasi Hoaks dan Valid pada Berita Kesehatan di Indonesia Tahun 2022-2024
Penyebaran berita hoaks yang berkaitan dengan sektor kesehatan dapat memberikan dampak negatif terhadap masyarakat karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, perlu penanganan terhadap berita hoaks agar tidak menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Pada penelitian ini, model klasifikasi machine learning dengan metode Support Vector Machine (SVM) digunakan sebagai solusi untuk mendeteksi konten berisi berita hoaks dengan memanfaatkan proses text mining. Klasifikasi hoaks dan valid pada berita kesehatan dengan metode SVM dapat dilakukan dengan text preprocessing, pembobotan kata menjadi nilai dalam vektor dengan menggunakan Term Frequency – Inverse Document Frequency (TF-IDF), dan pemilihan jenis kernel serta parameter cost yang relevan. Dataset penelitian adalah berita kesehatan tahun 2022–2024 yang mencakup berita hoaks dan valid dengan jumlah 500 data. Evaluasi kinerja model klasifikasi dilakukan terhadap empat jenis fungsi kernel SVM, yaitu kernel linear, kernel polynomial, kernel Radian Basis Function (RBF), dan kernel sigmoid. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kernel polynomial memiliki akurasi sebesar 0,64, kernel linear dan kernel RBF memiliki akurasi sebesar 0,90, sedangkan kernel sigmoid memiliki akurasi sebesar 0,92. Dengan demikian, kernel sigmoid adalah fungsi kernel terbaik karena menghasilkan akurasi tertinggi. Selain itu, model yang dihasilkan dari kernel sigmoid memiliki nilai evaluasi precision, recall, dan f1-score seimbang antara kelas hoaks dan valid, artinya model stabil dan tidak condong ke salah satu kelas tertentu
Representasi Masyarakat Jepang Era Economic Miracle dalam Lirik Lagu City Pop
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi lokal dan translokal dalam lirik-lirik lagu yang termasuk dalam genre City pop, serta mengungkapkan bagaimana genre ini berfungsi sebagai ekspresi budaya masyarakat Jepang pada masa economic miracle Jepang. City pop tidak sekadar hasil dari industri musik, tetapi juga merepresentasikan cara orang-orang kota Jepang mengekspresikan identitas mereka di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang besar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis teks, serta menerapkan teori music scenes dari Andy Bennett dan Richard A. Peterson untuk memahami hubungan antara kondisi sosial-budaya lokal dan dampak global dalam musik populer. Fokus penelitian ini mencakup tiga lagu kunci: Bring Me to the Dancenight (Anri), Light’n Up (Minako Yoshida), dan Downtown Boy (Yumi Matsutoya). Temuan analisis mengungkapkan bahwa lirik-lirik dalam lagu-lagu ini mengandung simbol-simbol tentang kemewahan, modernitas, kehidupan malam, serta cita rasa kosmopolitan yang mencerminkan dinamika masyarakat urban di Jepang. City pop berhasil menggabungkan elemen lokal termasuk bahasa, perasaan, dan struktur sosial Jepang dengan pengaruh global dari genre musik funk, soul, dan disco. Oleh karena itu, City pop dapat dipandang sebagai "Soundtrack" dari economic miracle Jepang, yang menunjukkan keseimbangan antara identitas lokal dan global dalam konteks budaya populer Jepang
ANALYSIS OF SECONDARY METABOLITE PROFILES OF Cyanthilium cinereum (L.) H. Rob EXTRACTS WITH DIFFERENT DRYING METHODS
The use of medicinal plants has been an integral part of human civilization. Among
these, Cyanthilium cinereum is a versatile medicinal plant known for it’s rich secondary
metabolite content, such as alkaloids, flavonoids, and polyphenols. These compounds
contribute significantly to it’s pharmacological activities, C. cinereum is a medicinal
plant rich in secondary metabolites like polyphenols, flavonoids, and alkaloids, which
contribute to its anti-inflammatory, anti-diabetic, and antioxidant properties. This study
investigates the effect of different drying methods oven drying, sun drying, and wind
drying on the secondary metabolite content in C. cinereum leaves.
This Research using a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments
and sixs replications, qualitative and quantitative analyses were conducted through UVVis spectrophotometry. The independent variable in this study is that various drying
methods are used to process the extract of C. cinereum. The dependent variable was the
concentration of compounds in a solution of secondary metabolite chemicals produced
from each type of solvent, leaf morphology, dry weight, and yield in C. cinereum leaf
extracts. Statistical analysis used ANOVA at a 5% and 1% error level and DMRT at a
5% error level.
The results showed that the drying method affects the content of secondary
metabolites, wind drying preserved the highest polyphenol content with value 25.75 ±
16.71 mg GAE/L, while sun drying yield the highest flavonoid with value 152.65 ±
43.21 mg QE/L and alkaloid with value 126.02 ± 41.10 mg QNE/L levels. Oven drying
was the least effective. Therefore, sun drying is considered the most optimal for
flavonoid and alkaloid preservation, while wind drying is best for polyphenols
Analisis Kemampuan Bakteri Koleksi PT Petrokimia Gresik dalam Menambat Nitrogen dengan Variasi Waktu Inkubasi dan Potensinya sebagai Biofertilizer
Biofertilizer adalah pupuk organik dengan kandungan mikroba fungsional yang dapat meminimalisir penggunaan pupuk kimia. Fokus pengembangan dan inovasi produk hayati di PT Petrokimia Gresik adalah melakukan eksplorasi mikroba untuk memperoleh isolat bakteri dengan kemampuan menambat nitrogen bebas (N2) dan memiliki karakteristik lainnya sebagai pelarut fosfat, kalium, dan memiliki aktivitas selulolitik sehingga berpotensi sebagai agensia biofertilizer. PT Petrokimia Gresik memiliki koleksi isolat bakteri dari sampel molase brix 80%, tanah persawahan, dan tanah gambut di Pulau Jawa, yaitu BBONA 0001, BBONB 0001, BASUA, dan BGAM 0101 yang belum teridentifikasi dan diuji kemampuannya dalam menambat nitrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan isolat bakteri koleksi PT Petrokimia Gresik tersebut dalam menambat nitrogen dengan variasi waktu inkubasi, menguji potensi lainnya sebagai agensia biofertilizer, dan karakterisasi fenetik isolat penambat nitrogen terpilih. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah isolat bakteri koleksi (I) dan faktor kedua adalah waktu inkubasi (T). Variabel bebas pada penelitian ini adalah isolat bakteri dan waktu inkubasi, sedangkan sebagai variabel terikat adalah kemampuan bakteri dalam menambat nitrogen. Parameter utama yang diukur yaitu kadar N total dan parameter pendukung terdiri atas pH medium, hasil uji kualitatif penambatan nitrogen pada medium selektif NFB, indeks pelarutan fosfat, indeks pelarutan kalium, aktivitas selulolitik, dan hasil karakterisasi fenetik bakteri. Data kuantitatif diuji dengan menggunakan analisis Two Way ANOVA dengan taraf kesalahan 5% dan diuji lanjut menggunakan Post Hoc DMRT (Duncan Multiple Range Test), sedangkan data kualitatif berupa data karakteristik fenetik bakteri dianalisis secara deskriptif komparatif dengan menggunakan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology 9th Edition untuk mengetahui identitas isolat. Hasil penelitian menunjukkan isolat BBONA 0001, BBONB 0001, BASUA, dan BGAM 0101 mampu menambat nitrogen. Jenis isolat, variasi waktu inkubasi, dan interaksi keduanya memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar N total. Isolat BASUA menjadi isolat dengan penambatan nitrogen tertinggi dengan rerata kadar N total 80,81 ppm. Waktu inkubasi 10 hari menjadi waktu inkubasi paling optimal dengan rerata kadar N total 64,72 ppm. Interaksi isolat BASUA dan waktu inkubasi 10 hari menghasilkan rerata kadar N total tertinggi yaitu 96,90 ppm. Isolat BBONA 0001, BBONB 0001, BASUA, dan BGAM 0101 berpotensi sebagai agensia hayati biofertilizer. Berdasarkan karakteristik fenetik diketahui isolat BBONA 0001 adalah spesies dari genus Bacillus, BBONB 0001 spesies dari genus Azotobacter, BASUA spesies dari genus Bacillus, dan BGAM 0101 spesies dari genus Pseudomonas
Pelaksanaan Program Reunifikasi Keluarga Bagi Anak Terlantar Dalam Rangka Penanganan Penyakit Masyarakat (Studi di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cilacap)
Tidak semua anak di Indonesia dipelihara dengan baik, salah satu bukti yaitu adanya anak terlantar. Pemerintah mengatasi hal ini dengan melaksanakan program reunifikasi keluarga. Penelitian ini mempunyai 2 (dua) tujuan yaitu menganalisis pelaksanaan program reunifikasi keluarga bagi anak terlantar dalam rangka penanganan penyakit masyarakat dan menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pelaksanaan program reunifikasi keluarga bagi anak terlantar dalam rangka penanganan penyakit masyarakat di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu wawancara dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program reunifikasi keluarga bagi anak terlantar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cilacap telah diatur dengan baik, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala-kendala. Hal tersebut dapat dilihat melalui 5 (lima) parameter meliputi: penelusuran keluarga asal, verifikasi dan validasi data, asesmen, penyiapan keluarga, dan serah terima ke keluarga asal. Dari ke-5 (lima) parameter tersebut, parameter yang sudah baik yaitu parameter penelusuran keluarga asal, verifikasi dan validasi data, dan asesmen. Sedangkan untuk parameter yang belum maksimal yaitu parameter penyiapan keluarga asal dan parameter serah terima anak terlantar dan pemantauan. Pelaksanaan program reunifikasi keluarga bagi anak terlantar dalam rangka penanganan penyakit masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung seperti adanya rumah singgah, pekerja sosial yang ahli dalam bidangnya, faktor masyarakat yang aktif dalam membantu proses penelusuran keluarga, adanya kerjasama antar stakeholder, serta beberapa faktor penghambat seperti keterbatasan jumlah pekerja sosial, anak terlantar menolak aturan, serta pola pikir keluarga menganggap panti solusi terbaik
Sistem Monitoring PH Berbasis Sensor Warna TCS3200 pada Hidroponik NFT (Studi Kasus Tanaman Melon)
Sistem hidroponik telah terbukti sebagai metode pertanian yang efisien dengan optimasi penggunaan air dan nutrisi, memungkinkan pertumbuhan tanaman yang lebih terkendali dibandingkan metode konvensional. Namun, efektivitas sistem ini sangat bergantung pada kestabilan pH larutan nutrisi, yang memengaruhi ketersediaan unsur hara dan pertumbuhan tanaman. Pemantauan pH konvensional umumnya mengandalkan sensor elektrokimia, yang memiliki keterbatasan dalam biaya, kalibrasi, dan ketahanan jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi potensi sensor warna TCS3200 sebagai alternatif deteksi pH berbasis perubahan warna larutan. Metode yang digunakan meliputi pengujian sensor dalam lingkungan terkontrol, analisis hubungan warna RGB dengan pH, serta integrasi sistem dengan ESP8266 untuk pemantauan real-time. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan orde dua terbaik dalam mendeteksi pH berbasis warna oleh sensor warna TCS3200. Sistem ini berhasil diterapkan dalam hidroponik NFT dan memberikan data pH secara real-time, meskipun diperlukan optimasi lebih lanjut dalam proses kalibrasi untuk meningkatkan keandalan deteksi