Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Pengaruh Variasi Tekanan dan Konsentrasi Perekat terhadap Kualitas Briket Arang Sekam Padi

    No full text
    Sekam padi merupakan limbah pertanian yang melimpah dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Namun, bentuk fisik dan sifat pembakarannya yang kurang efisien memerlukan proses pengolahan lebih lanjut, salah satunya melalui pembuatan briket arang. Mutu briket arang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tekanan pemadatan dan konsentrasi perekat yang digunakan dalam proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tekanan pemadatan dan konsentrasi perekat terhadap kualitas briket arang sekam padi yang diukur melalui kadar air, kadar abu, dan nilai kalor. Metode penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan dua faktor, yaitu tekanan pemadatan dan konsentrasi perekat, masing-masing terdiri dari tiga taraf perlakuan. Parameter kadar air dan kadar abu diukur secara langsung melalui pengujian laboratorium, sedangkan data nilai kalor diperoleh dari studi literatur penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tekanan pemadatan menghasilkan kadar air pada kisaran 5,30%–7,70% dan kadar abu pada kisaran 5,80%–7,70%, seluruhnya memenuhi standar mutu SNI 01-6235-2000 (kadar air ≤ 8% dan kadar abu ≤ 8%). Variasi konsentrasi perekat menghasilkan kadar air pada kisaran 5,30%–7,70% dan kadar abu pada kisaran 5,80%–7,70%, yang seluruhnya memenuhi standar SNI. Kombinasi tekanan tinggi dan perekat rendah menghasilkan kadar air (5,30%–6,50%) dan kadar abu (5,80%–7,07%) yang rendah, seluruhnya memenuhi standar SNI. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan pemadatan dan konsentrasi perekat memengaruhi kadar air dan kadar abu briket arang sekam padi, serta nilai kalor berdasarkan studi literatur menunjukkan bahwa tekanan tinggi cenderung meningkatkan nilai kalor, sedangkan konsentrasi perekat tinggi cenderung menurunkan nilai kalor, mengindikasikan bahwa kombinasi tekanan tinggi dan perekat rendah berpotensi menghasilkan briket dengan mutu terbaik

    Aplikasi Machine Learning Untuk Peningkatan Akurasi Batimetri dari Citra Satelit

    Get PDF
    Pemetaan batimetri merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya kelautan. Metode In-situ seperti survei sonar memiliki keterbatasan dalam hal biaya dan cakupan area, sehingga pendekatan alternatif melalui penginderaan jauh berbasis citra satelit menjadi solusi yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi estimasi batimetri menggunakan algoritma machine learning, yaitu Random Forest (RF) dan Support Vector Machine (SVM), berbasis citra Sentinel-2A. Lokasi penelitian berada di perairan Kepulauan Obi, Halmahera Selatan. Hasil prediksi kedalaman kemudian divalidasi menggunakan data in-situ dan diuji menggunakan metrik MAE, RMSE, dan R². Hasil menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan akurasi terbaik dengan nilai MAE 1.1704, RMSE 1.5976, dan R² sebesar 0.8092. Algoritma SVM juga menunjukkan performa yang baik namun masih berada di bawah RF. Dibandingkan dengan algoritma Lyzenga, metode machine learning terbukti lebih unggul dalam menangkap hubungan non-linear antara nilai reflektansi dan kedalaman perairan. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi citra satelit dengan machine learning mampu meningkatkan kualitas pemetaan batimetri secara signifikan dan efisien

    Karakter Morfologi Benih Kapulaga Lokal Banyumas (Wurfbainia compacta) Berdasarkan Kategori Rumpun

    Get PDF
    Kapulaga (Wurfbainia compatum) merupakan komoditas rempah bernilai tinggi yang penting untuk industri makanan, farmasi, dan kosmetik. Produksi kapulaga lokal Banyumas menghadapi tantangan kualitas benih dan variabilitas morfologi yang mempengaruhi produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi benih kapulaga lokal Banyumas berdasarkan kategori rumpun dan jenis kapulaga yang meliputi kapulaga merah besar, putih besar, merah kecil, dan merah akar hijau. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Petak Terbagi dengan faktor utama jenis kapulaga dan subfaktor kategori rumpun (tinggi, sedang, pendek). Parameter yang diamati meliputi karakter kualitatif dan kuantitatif seperti panjang tandan, bobot buah dan tandan, diameter tandan, jumlah buah dan biji per buah, serta bobot biji. Analisis data menggunakan ANOVA dua arah dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan karakter morfologi benih antar jenis kapulaga dan kategori rumpun, khususnya pada panjang tandan, diameter tandan, dan bobot buah serta tandan. Kapulaga merah akar hijau memiliki panjang tandan terpanjang (90,88 mm), sementara rumpun tinggi menunjukkan diameter tandan dan bobot buah tertinggi. Interaksi antara jenis kapulaga dan kategori rumpun tidak signifikan pada sebagian besar parameter. Karakter kualitatif juga memperlihatkan variasi warna kulit buah, bentuk, permukaan, keberadaan lendir, dan aroma khas yang dapat digunakan sebagai indikator seleksi varietas unggul. Studi ini memberikan informasi penting untuk seleksi benih dan pengembangan varietas kapulaga lokal yang berkelanjutan, mendukung peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi di wilayah Banyumas

    Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Perairan Pantai Sodong Cilacap

    Get PDF
    Pantai Sodong terletak di Desa Karang benda, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Pantai ini merupakan pantai yang memiliki daya tarik berupa pantai berpasir hitam yang landai dengan pemandangan sekitar yang indah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang benda Kabupaten Cilacap, pada bulan Mei-Juni 2025 dan bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Kawasan Wisata Pantai Sodong, mengetahui karakteristik pantai sodong, mengetahui kesesuaian Wisata Pantai Sodong sebagai Wisata Pantai, menghitung daya dukung Wisata Pantai Sodong untuk menjadi kawasan Wisata Pantai. Metode yang digunakan yaitu data primer pengambilan data analisis kualitas air, metode penentuan kesesuaian kawasan berdasarkan perkalian skor dan bobot yang diperoleh dari setiap paremeter, kedalaman, tipe pantai, lebar pantai, kecerahan, kecepatan arus, material dasar perairan, pengamatan biota berbahaya, dan ketersediaan air tawar. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan Potensi Wisata pantai di Pantai Sodong ada dua kategori yaitu 1) Wisata kategori rekreasi untuk indeks kesesuaian kawasan kategori ekowisata rekreasi yaitu 95,8% S1 (sangat sesuai). 2) Daya dukung kawasan kategori ekowisata rekreasi 256 (Orang/hari)

    Jumlah dan Diferensial Leukosit pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang Dibudidayakan pada Sistem Budikdamber dengan Padat Tebar yang Berbeda

    Get PDF
    Padat tebar dapat mempengaruhi kesehatan ikan yang tergambar pada jumlah dan diferensial leukosit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perbedaan padat tebar pada ikan lele dumbo yang dibudidayakan pada sistem budikdamber terhadap jumlah leukosit dan diferensial leukosit. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari dengan sistem budikdamber. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu padat tebar 30, 40, dan 50 ikan/70 liter air. Jumlah leukosit ditentukan berdasarkan jumlah eritrosit dan rasio leukosit eritrosit. Diferensial leukosit diamati secara mikroskopik pada preparat apus darah ikan. Penelitian ini menghasilkan bahwa padat tebar yang dilakukan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah dan diferensial leukosit. Jumlah total leukosit cenderung naik seiring dengan peningkatan padat tebar, sementara persentase limfosit cenderung menurun dan persentase monosit serta polimorfonuklear cenderung meningkat seiring bertambahnya padat tebar. Berdasarkan hal tersebut padat tebar yang diuji masih mendukung kesehatan ikan lele dumbo

    Tatalaksana Pemeliharaan Domba Di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas

    Get PDF
    Kegiatan magang dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2023 sampai dengan 27 Maret 2023 selama 50 hari, di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas (PT GBBB) Desa Tumiyang, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kegiatan yang dilakukan pada saat Magang meliputi kegiatan rutin, kegiatan insidental dan kegiatan penunjang. Domba yang dipelihara di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas yaitu domba ekor tipis (DET). Domba ekor tipis yang dipelihara berjumlah 176 ekor. Domba Ekor Tipis mempunyai bentuk tubuh kecil dan memiliki ekor yang relatif kecil serta tipis. Sistem perkandangan yang digunakan di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas adalah kandang panggung dengan tipe atap gable roof. Pakan yang diberikan berupa rumput odot sebagai pakan utama dan konsentrat sebagai pakan tambahan. Waktu pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada pukul 07.30 WIB, 11.30 WIB dan pukul 14.30 WIB. Rata-rata konsumsi pakan di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas hijauan sebanyak 3 kg/ekor/hari dan pakan tambahan berupa konsentrat sebanyak 0,5kg/ekor/hari. Sistem pemeliharaan domba yang diterapkan di PT Gelora Bangun Bersama Banyumas dilakukan secara intensif. Pemeliharaan secara intensif dilakukan dengan memelihara domba didalam kandang tanpa melakukan penggembalaan. Sanitasi kandang dilakukan setiap hari pada pukul 09.30 WIB dengan menyapu dan membersihkan bagian kandang yang kotor menggunakan air untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus orang yang masuk ke peternakan. Analisis usaha berfungsi untuk mengetahui keuntungan dan evaluasi di suatu perusahaan. PT Gelora Bangun Bersama Banyumas mendapatkan Laba/Keuntungan sebesar Rp 185.494.801,00/periode/3 bulan

    Optimasi Maizena dan Sukrosa pada Pembuatan Selai Melon Sub-Grade Menggunakan Simplex Lattice Design

    Get PDF
    Melon sub-grade adalah buah yang tidak memenuhi standar mutu pasar namun masih layak dikonsumsi dan berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah. Salah satu alternatif pengolahannya adalah selai, namun rendahnya kandungan pektin pada melon membuat perlu adanya penambahan bahan pengental seperti maizena dan sukrosa sebagai pemanis sekaligus pembentuk tekstur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan formulasi terbaik penambahan maizena dan sukrosa dalam pembuatan selai melon sub-grade; (2) mengidentifikasi karakteristik fisikokimia dan sensoris terhadap selai yang dihasilkan dari formulasi terbaik; dan (3) membandingkan karakteristik selai melon sub-grade dengan selai melon normal. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari Februari-Juni 2025. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan optimasi formula menggunakan Simplex Lattice Design (SLD). Faktor yang dioptimasi adalah maizena (3–4%) dan sukrosa (35–36%), dengan respon optimasi kadar gula dan kesukaan menggunakan uji hedonik. Variabel karakterisasi yang diamati meliputi sifat fisikokimia (kadar air dan pH) dan uji segitiga untuk mengetahui kualitas sensori antara selai melon sub-grade dengan selai melon normal. Hasil penelitian menunjukkan formula optimum pada konsentrasi maizena 3,1% dan sukrosa 35,8% dengan nilai desirability 1, kadar gula rata-rata 56%, dan nilai kesukaan 3,7. Karakterisasi fisikokimia selai melon sub-grade menghasilkan kadar air 43,19% dan pH 4,42, sedangkan uji sensori memberikan nilai kesukaan keseluruhan 3,85 yang menandakan penerimaan baik dari panelis. Selai melon sub-grade juga terbukti memiliki kualitas sensori yang setara dengan selai melon normal sehingga dapat dinyatakan bahwa produk ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif olahan bernilai ekonomis dan disukai konsumen

    Analisis Kepuasan Pengunjung pada Agrowisata Svarga Mina Padi di Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas

    Get PDF
    Agrowisata svarga mina padi adalah objek wisata yang mengutamakan aspek pertanian dan perikanan dengan daya tarik wisata berupa keindahan alam. Permasalahan yang terjadi yaitu persaingan antar objek wisata, terdapat keluhan dari pengunjung terkait fasilitas yang disediakan, dan pengelola Agrowisata Svarga Mina Padi Panembangan belum mengetahui tingkat kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik pengunjung Agrowisata Mina Padi di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, (2) Menganalisis tingkat kepuasan pengunjung Agrowisata Mina Padi di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, (3) Menganalisis atribut – atribut yang perlu ditingkatkan dan dipertahankan oleh Agrowisata Svarga Mina Padi di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Agrowisata Svarga Mina Padi Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas dengan total responden sebanyak 100 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Karakteristik pengunjung Agrowisata Svarga Mina Padi Panembangan sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 26-35 tahun, berasal dari dalam kota, memiliki pendidikan terakhir SMA, memiliki pekerjaan Ibu Rumah Tangga, dengan tingkat pendapatan 3 kali bersama dengan keluarga dan mendapatkan informasi mengenai agrowisata dari teman atau keluarga. (2) Tingkat kepuasan pengunjung Agrowisata Svarga Mina Padi memperoleh nilai sebesar 77,50 persen yang artinya pengunjung merasa puas. (3) Atribut yang perlu ditingkatkan yaitu akses jalan, area parkir, jaminan keselamatan, keamanan lokasi, penyampaian informasi, fasilitas, tampilan fasilitas, dan kebersihan agrowisata. Sedangkan atribut yang perlu dipertahankan yaitu harga kegiatan wisata, pelayanan sama, pengetahuan pegawai, informasi sesuai keadaan, kemudahan dihubungi, kesiapan pegawai, sikap pegawai, menghadapi keluhan, dan area mina padi

    Pengaruh Penambahan Stabilizer Terhadap Karakteristik Mutu Gula Kelapa Cair dari Gula Cetak dan Gula “Brondol”

    Get PDF
    Gula kelapa cair merupakan hasil olahan nira kelapa yang memiliki karakteristik berwarna jernih kecoklatan, berasa manis dan kental. Pembuatan gula kelapa cair umumnya menggunakan nira kelapa. Namun, mutu nira kelapa dipengaruhi oleh cuaca dan dianggap cepat rusak karena mudah terkontaminasi oleh ragi liar sehingga bahan baku tersebut tidak dapat dikendalikan. Alternatif bahan baku pengganti nira berupa gula cetak dan gula “brondol”. Gula cetak yang digunakan adalah gula kelapa cetak grade “B”, ditandai dengan tekstur agak lunak, berwarna coklat tua hingga kehitaman, aroma sedikit khas gula kelapa dan harganya terjangkau. Kombinasi kedua jenis gula tersebut menjadi salah satu upaya pemanfaatan yang menghasilkan produk pangan bernilai jual tinggi. Akan tetapi, gula kelapa cair memiliki permasalahan yaitu mutunya tidak stabil yang ditandai dengan viskositasnya tidak homogen atau viskositas rendah (< 500 mP.a.S) dan terbentuk kristalisasi selama penyimpanan. Untuk meminimalkan permasalahan tersebut, salah satu upaya yang digunakan yaitu dengan penambahan stabilizer. Penambahan stabilizer berfungsi untuk meningkatkan viskositas dan stabilitas. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi stabilizer terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori gula kelapa cair; 2) Mengetahui jenis dan konsentrasi stabilizer yang menghasilkan gula kelapa cair dengan viskositas yang stabil dan mutu yang memenuhi SNI gula sukrosa cair (No. 8779:2019). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial dengan 9 formula (Maltodekstrin 1, 2, 3% ; Gum arab 1, 2, 3% dan CMC 0,15; 0,3; 0,45%). Variabel fisik meliputi viskositas, total padatan terlarut dan total padatan tidak terlarut. Sedangkan variabel kimia berupa kadar air, kadar abu, kadar gula reduksi, kadar gula total, kadar sukrosa, aktivitas air (aw) dan pH serta variabel sensori berupa rasa manis, aroma, warna, kekentalan, aftertaste (burn test) dan kesukaan keseluruhan (overall) menggunakan uji skoring. Analisis data fisikokimia menggunakan uji ANOVA (α = 5%) dan uji lanjut DMRT (α = 5%). Sedangkan analisis data sensori menggunakan uji kruskal wallis dan uji lanjut mann whitney (α = 5%). Variabel fisikokimia dan sensori perlakuan terbaik dibandingkan dengan gula kelapa cair (berdasarkan referensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis dan konsentrasi stabilizer berpengaruh terhadap kadar air, pH, kadar sukrosa, kadar gula total, total padatan terlarut, total padatan tidak terlarut, viskositas dan kadar abu, tetapi tidak berpengaruh terhadap kadar gula reduksi, aktivitas air (aw), rasa manis, aroma, warna, aftertaste dan kesukaan keseluruhan produk gula kelapa cair yang dihasilkan. Berdasarkan uji indeks efektivitas, CMC konsentrasi 0,3% menghasilkan mutu gula kelapa cair terbaik dengan karakteristik viskositas stabil (653,33 mP.a.S), pH 5,45 dan kadar sukrosa 65,67% yang memenuhi SNI gula sukrosa cair (No. 8779:2019)

    Digitalisasi Pendidikan di Indonesia (Studi Penggunaan Moodle Elsmansa di SMAN 1 Purbalingga Jawa Tengah)

    Get PDF
    SMAN 1 Purbalingga menggunakan platform pembelajaran digital Moodle Elsmansa untuk mengatasi tantangan pembelajaran selama pandemi Covid-19. Moodle dipilih karena fleksibilitas, fitur lengkap, dan open source. Meskipun Moodle Elsmansa memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam pembelajaran, sekolah menghadapi tantangan seperti kurangnya keterampilan teknologi guru, kebingungan siswa, dan masalah infrastruktur jaringan. Sekolah mengatasi tantangan ini dengan pelatihan, perbaikan infrastruktur, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan teori Konstruksi Realitas Sosial oleh Berger dan Luckmann, yang mencakup proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Eksternalisasi adalah pengembangan Moodle Elsmansa, objektivasi adalah integrasinya ke dalam realitas sekolah, dan internalisasi adalah adopsi oleh guru dan siswa. Teori ini menganalisis bagaimana sebuah inovasi teknologi, seperti Moodle, bukan sekadar alat, melainkan bertransformasi menjadi bagian integral dari realitas sosial dalam pendidikan. Moodle Elsmansa relevan dalam pembelajaran digital karena fleksibilitas akses materi dan efisiensi pengelolaan tugas. Melalui pengembangan fitur dan penanganan tantangan, Moodle dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini dapat menjadi landasan dalam pengembangan teori pendidikan dengan menekankan pendekatan holistik. Penelitian ini menjelaskan pentingnya digitalisasi pendidikan, yang tidak hanya tentang teknologi di kelas, tetapi juga lingkungan belajar yang kreatif, inovatif, dan relevan

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!