27468 research outputs found
Sort by
Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Penggelapan Iuran BPJS Karyawan PDAM (Studi Kasus Putusan Nomor 968K/Pid.sus/2023/MA)
Tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan penggelapan iuran BPJS Karyawan di PDAM Kabupaten Banjarnegara merupakan isu yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi serta pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana berdasarkan Putusan Nomor 968 K/Pid.Sus/2023/MA. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan preskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa, Slamet Riyanto, terbukti melakukan penggelapan dana iuran BPJS dan penyalahgunaan anggaran pengadaan barang, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp126.675.968,00. Meskipun terdakwa didakwa berdasarkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999, penulis berpendapat bahwa penerapan hukum seharusnya merujuk pada Pasal 2 ayat (1) UU yang sama. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dinilai tidak tepat, karena tidak mencerminkan kesesuaian antara perbuatan dan sanksi yang dijatuhkan. Penelitian ini merekomendasikan agar hakim lebih cermat dalam mempertimbangkan unsur-unsur tindak pidana dan memberikan sanksi yang lebih tepat
Hubungan antara Pola Konsumsi Fast Food dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman
Latar Belakang: Tekanan darah tinggi tidak hanya terjadi pada lanjut usia, namun juga terjadi pada usia yang lebih muda, termasuk mahasiswa. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari. Tekanan darah tinggi pada mahasiswa sering dikaitkan dengan faktor gaya hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi fast food dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 92 orang mahasiswa aktif S1 Universitas Jenderal Soedirman, berusia 19 – 24 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive propotional sampling. Data tekanan darah diperoleh dari pengukuran langsung menggunakan tensimeter digital. Data pola konsumsi fast food diperoleh menggunakan FFQ dan data aktivitas fisik diperoleh menggunakan IPAQ-SF. Analisis data menggunakan uji Likelihood Ratio.
Hasil Penelitian: Terdapat 51,1% mahasiswa dengan pola konsumsi fast food sering, 57,6% mahasiswa memiliki aktivitas fisik sedang, dan 67,4% mahasiswa memiliki tekanan darah normal. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi fast food dengan tekanan darah (p-value = 0,045), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara aktivitas fisik dengan tekanan darah (p-value = 0,886).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola konsumsi fast food dengan tekanan darah pada mahasiswa Universitas Jenderal soedirman. Namun, tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah pada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman
Strategi Keluarga Pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dalam Menghadapi Stigma Masyarakat di Kabupaten Banyumas
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya stigma masyarakat terhadap Keluarga Pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang memicu diskriminasi sosial dan berdampak negatif pada kehidupan pasien dan keluarganya. Fokus penelitian ini adalah Keluarga Pasien ODGJ di Kabupaten Banyumas, yang merupakan wilayah dengan angka penanganan ODGJ yang tinggi, untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam menghadapi stigma tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Informan utama terdiri dari 4 anggota Keluarga Pasien ODGJ, sementara informan pendukung berjumlah 6 orang, yaitu relawan, perangkat desa, tetangga, dan tenaga kesehatan, ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang terdiri dari 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan uji validitas triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Keluarga Pasien ODGJ di Kabupaten Banyumas mendapat stigma sebagai pihak yang gagal merawat anggota keluarganya. Mereka tidak hanya dianggap sebagai penyebab gangguan jiwa, tetapi juga mendapat tekanan sosial untuk bertanggung jawab atas perilaku pasien. Akibatnya, Keluarga Pasien ODGJ harus menghadapi berbagai tantangan seperti tekanan sosial, rasa malu, keterasingan, dan anggapan bahwa seluruh keluarga ikut tercemar oleh kondisi pasien. Untuk menghadapi situasi ini, keluarga menggunakan dua strategi utama, yaitu menutupi dan terbuka. Strategi menutupi dilakukan dengan cara menyembunyikan kondisi pasien dan membatasi interaksi sosial, sedangkan strategi terbuka dijalankan dengan membangun komunikasi dan melibatkan lingkungan sekitar dalam proses penanganan pasien.
Berdasarkan pada hasil penelitian, strategi menutupi lebih banyak dipilih, seperti yang dilakukan oleh Keluarga Pasien A, N dan Y, dengan cara membatasi interaksi sosial, menyembunyikan kondisi pasien, atau menyamarkannya sebagai penyakit lain. Namun, sikap ini justru dapat memperkuat stigma dan menimbulkan isolasi sosial serta tekanan psikologis bagi keluarga. Sebaliknya, Keluarga Pasien M memilih strategi terbuka dengan jujur mengungkapkan kondisi pasien, aktif menjalin komunikasi serta menerima bantuan masyarakat dan pihak berwenang, tetapi karena hal tersebut, Keluarga Pasien A justru dianggap menyerahkan pasien kepada pihak tersebut. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa selain stigma, keterbatasan fasilitas kesehatan jiwa dan minimnya dukungan sosial turut menambah beban Keluarga Pasien ODGJ.
Pemilihan strategi oleh Keluarga Pasien ODGJ mencerminkan bentuk adaptasi keluarga terhadap tekanan sosial dari masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan akses layanan kesehatan jiwa yang mudah dijangkau, serta penyediaan pelatihan dan pendampingan bagi Keluarga Pasien ODGJ. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk mendorong kerja sama antara keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mengurangi stigma yang berdampak negatif bagi Keluarga Pasien ODGJ
Identifikasi Potensi Hidrokarbon menggunakan Data Log, Geokimia, dan Passive Seismic Tomography (PST) di Blok Kolbano, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
Blok Kolbano merupakan bagian dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang memiliki potensi hidrokarbon signifikan, khususnya pada Cekungan Timor. Namun, masih terdapat perbedaan interpretasi mengenai zona prospektif di sekitar Sumur Banli-1, yang dilaporkan sebagai dry hole dan berstatus plugged and abandoned. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi hidrokarbon melalui integrasi data log sumur, analisis geokimia, dan Passive Seismic Tomography (PST). Berdasarkan analisis log, zona prospektif ditemukan pada Formasi Plover (litologi batupasir, batulempung, batulanau, dan batugamping), Formasi Oebaat (batupasir), serta Formasi Nakfunu (batugamping radiolaria dan batulempung). Analisis geokimia menunjukkan keberadaan batuan induk dengan nilai Total Organic Carbon (TOC) berkisar antara kategori baik hingga sangat baik, bertipe kerogen III (gas-prone), namun belum matang (immature). Dengan demikian, meskipun kualitas organik cukup baik, batuan induk ini belum memasuki jendela kematangan, sehingga potensi hidrokarbon utama kemungkinan berada pada kedalaman yang lebih besar. Analisis PST mengidentifikasi zona anomali di bagian utara-barat laut area studi dengan nilai Vp < 4,5 km/s dan ratio Vp/Vs < 1,70, yang diasosiasikan dengan keberadaan gas dalam litologi batugamping dan batupasir. Integrasi ketiga metode, yang diperkuat data geologi regional, menunjukkan sistem petroleum aktif dengan potensi perangkap hidrokarbon pada zona berpermeabilitas tinggi yang tertutup oleh batuan impermeabel
Dramaturgi Fans JKT48: Negosiasi Identitas dan Dua Panggung Fans Laki-laki (Studi Kasus Fanbase JKT48 Purwokerto)
Menjadi penggemar idol group perempuan seperti JKT48 bukanlah hal yang mudah bagi sebagian laki-laki, khususnya dalam masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai maskulinitas tradisional. Aktivitas sebagai fans sering kali dianggap tidak sesuai dengan citra laki-laki yang kuat, dominan, dan rasional. Hal ini memunculkan dinamika sosial yang kompleks bagi para fans laki-laki, terutama dalam hal bagaimana mereka menampilkan dan menegosiasikan identitasnya di ruang publik dan ruang komunitas.
Penelitian ini berfokus pada anggota fanbase JKT48 Purwokerto dan bertujuan untuk mengkaji bagaimana mereka menyikapi tekanan sosial tersebut melalui strategi dramaturgis yang mencerminkan dua panggung kehidupan: panggung depan dan panggung belakang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, melibatkan lima informan laki-laki yang aktif di komunitas JKT48 Purwokerto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan menyembunyikan identitas fandom mereka di ruang publik untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial, namun secara terbuka mengekspresikan minat dan identitas mereka dalam ruang komunitas fandom. Proses ini memperlihatkan adanya negosiasi identitas dan redefinisi maskulinitas, di mana mereka mulai menerima bahwa menjadi laki-laki tidak harus selalu tampil maskulin dalam pengertian konvensional.
Pendekatan dramaturgi dari Erving Goffman memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana identitas ditampilkan dan disesuaikan tergantung pada konteks sosial yang dihadapi
Analisis Performa Metode Naïve Bayes, K-Nearest Neighbors (K-NN), Dan Random Forest Untuk Prediksi Curah Hujan Di Kabupaten Cilacap
Curah hujan merupakan elemen penting dalam sistem hidrologi yang berperan penting dalam ekosistem dan aktivitas manusia, khususnya sektor pertanian. Kabupaten Cilacap sebagai wilayah pesisir selatan Pulau Jawa sering mengalami dampak dari ketidakpastian curah hujan, seperti banjir dan kekeringan. Oleh karena itu, prediksi curah hujan yang akurat menjadi kebutuhan strategis untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa beberapa algoritma dalam machine learning, yaitu Naïve Bayes, K-NN, Random Forest, dan kombinasi ketiganya menggunakan stacking dalam prediksi curah hujan berdasarkan data BMKG Cilacap. Evaluasi performa dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-Score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kombinasi ketiga model menggunakan stacking memiliki performa terbaik dengan akurasi sebesar 92.67%, diikuti oleh Random Forest sebesar 90.06%, K-NN sebesar 82.55%, dan Naïve Bayes sebesar 46.20%. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kombinasi ketiga model menggunakan stacking memiliki akurasi terbaik, sehingga dapat direkomendasikan sebagai model prediksi yang paling akurat dalam kasus ini
Evaluasi Pemberian Albendazole pada Kasus Nematodiasis Sapi Perah : Studi Kasus di Kelompok Ternak Tirta Sari Aji, Karanglewas, Kabupaten Banyumas
Penelitian berjudul “Evaluasi Pemberian Albendazole pada Kasus Nematodiasis Sapi Perah : Studi Kasus di Kelompok Ternak Tirta Sari Aji, Karanglewas, Kabupaten Banyumas”. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Februari 2015 di Kelompok Ternak Tirta Sari Aji Desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian albendazole dalam mengendalikan infeksi nematodiasis pada sapi perah dan mengetahui tingkat prevalensi penyebaran nematodiasis pada sapi perah. Materi yang digunakan adalah 28 ekor sapi perah betina dewasa tidak bunting, albendazole dosis 1 ml/12 kg bobot badan, kuisioner, wadah plastik, cooler box, es batu, alat tulis saringan, timbangan elektronik, beaker glass, object glass, cover glass, tabung reaksi, alat pengaduk, mikroskop, dan pipet pasteur. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan feses dengan metode apung dan McMaster sebelum dan setelah pemberian albendazole. Data dianalisis dengan uji Friedman menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi nematodiasis sebelum pemberian albendazole sebesar 25%, 42,86% pada hari ke-15, dan menurun 35,71% pada hari ke-30 setelah perlakuan. Jenis nematoda yang teridentifikasi meliputi Cooperia sp., Bunostomum sp., Ostertagia sp., Haemonchus sp., Oesophagostomum sp., Strongyle sp., dan Trichostrongyle sp. Uji statistik menunjukkan bahwa pemberian albendazole tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan kasus nematodiasis (p>0,05) yang diduga disebabkan karena adanya reinfeksi nematoda, resistensi albendazole, manajemen pemberian pakan, dan faktor lingkungan seperti iklim, suhu, serta kelembaban di sekitar kandang. Kesimpulannya, penggunaan albendazole pada kelompok ternak ini tidak efektif menurunkan infeksi nematodiasis, sehingga disarankan adanya evaluasi mengenai frekuensi pemberian obat, pergantian jenis obat serta perbaikan sanitasi dan manajemen kandang untuk memutus siklus infeksi
Analisis Tentang Perilaku Konsumtif Gen-Z dalam Pinjaman Online di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tren penggunaan pinjaman online di kalangan masyarakat. P2P Lending atau biasa disebut dengan pinjaman online merupakan salah satu produk dari digitalisasi sistem keuangan. Peningkatan tren penggunaan pinjaman online ditandai dengan meningkatnya jumlah akun, jumlah pinjaman, serta jumlah kredit macet dari tahun ke tahun berdasarkan laporan OJK. Peningkatan tren penggunaan pinjaman online yang seharusnya menjadi modal bagi masyarakat untuk berkegiatan produktif malah berbalik guna menjadi modal untuk berkegiatan konsumtif yang ditandai dengan meningkatnya kredit macet dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk melihat serta menganalisis perilaku konsumtif masyarakat, terutama Generasi Z yang menjadi salah satu dari dua generasi penyumbang kredit macet terbesar. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sasaran Generasi Z pengguna pinjaman online yang berada di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah snowball sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari sumber lain seperti dokumen dan jurnal yang berisikan data-data terkait. Data-data yang ada kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles & Huberman.
Hasil penelitian menujukkan bahwa Generasi Z pengguna pinjaman online yang berada di Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, terbukti berperilaku konsumtif. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang telah dilakukan. Selain itu, perilaku konsumtif generasi z juga terukur dari pengetahuan serta kemampuan mereka dalam mengakses pinjaman online, pola penggunaan dana pinjaman online yang terlihat konsumtif, serta makna konsumsi bagi mereka yang menggunakan pinjaman online
Implementasi Lean Healthcare Untuk Meminimasi Waste dan Meningkatkan Pelayanan di RSIA Ummu Hani Purbalingga Menggunakan Metode VSM dan PAM
Rumah sakit sebagai institusi layanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang efisien, cepat, dan berkualitas. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan pemborosan (waste) yang menghambat efektivitas pelayanan, khususnya dalam proses perpulangan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan yang terjadi di Instalasi Rawat Inap RSIA Ummu Hani Purbalingga menggunakan pendekatan Lean Healthcare, dengan alat bantu utama berupa Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM), dan analisis 5 Why. Berdasarkan hasil pemetaan current state VSM, ditemukan bahwa waktu tunggu pasien mencapai 10.813 detik, dengan hanya 18,8% aktivitas yang bernilai tambah (value added). Melalui analisis PAM, sebagian besar aktivitas dikategorikan sebagai non-value added dan necessary non- value added, terutama pada proses administrasi dan verifikasi rekam medis. Analisis akar masalah menunjukkan penyebab utama waste adalah belum terintegrasinya sistem informasi antarunit, kurangnya koordinasi, serta belum lengkapnya SOP terkait estimasi waktu pulang pasien. Setelah implementasi perbaikan, future state VSM menunjukkan peningkatan efisiensi signifikan dengan penurunan lead time menjadi 4.051 detik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Lean Healthcare efektif dalam mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan, serta meningkatkan efisiensi dan mutu layanan rumah sakit
Mitigasi Risiko Rantai Pasok pada Produksi Mebel Kayu Jati Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) dan Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) (Studi Kasus: Jati Bahagya Gallery)
Industri mebel kayu jati memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional, namun juga menghadapi berbagai risiko dalam proses rantai pasoknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dalam aktivitas rantai pasok produksi mebel kayu jati serta menentukan strategi mitigasi risiko berdasarkan prioritas. Studi ini dilakukan pada Jati Bahagya Gallery dengan menerapkan metode House of Risk (HOR) dan Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART). Proses identifikasi risiko dilakukan dengan pemetaan aktivitas rantai pasok menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR), yang mencakup proses plan, source, make, deliver, dan return. Selanjutnya, metode HOR digunakan untuk menentukan prioritas agen risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP), kemudian metode SMART digunakan untuk menilai dan memilih strategi mitigasi yang paling optimal berdasarkan bobot dan utilitas dari setiap alternatif tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 kejadian risiko dan 26 agen risiko yang berhasil di identifikasi, serta menghasilkan strategi mitigasi dengan efektivitas dan prioritas tertinggi yang direkomendasikan untuk diterapkan oleh perusahaan guna mengurangi dampak negatif dari risiko-risiko rantai pasok. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar yang lebih luas