Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    An Analysis of Higher-Order Thinking Skills (HOTS) in English Assessment for Junior High School Based on Bloom’s Taxonomy (A Content Analysis of English Assessment in the 8th Grade of SMP Susteran Purwokerto)

    Get PDF
    Kerangka kurikulum nasional Indonesia saat ini untuk mata pelajaran Bahasa Inggris berlandaskan pada konsep Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mengacu pada Taksonomi Bloom, sebuah tingkatan tujuan pendidikan yang diakui sebagai teori pendidikan paling berpengaruh dan unggul dalam dunia pendidikan, yang telah diterapkan secara luas di berbagai negara. Taksonomi ini dikenal sebagai panduan tujuan pendidikan dan dianggap sebagai teori pendidikan yang paling penting. Saat ini, taksonomi ini banyak digunakan sebagai dasar dalam kegiatan mengajar dan menilai siswa. Tujuan utama dari kurikulum ini adalah menghasilkan individu yang mampu berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui analisis terhadap soal Ujian Bahasa Inggris kelas VIII tahun ajaran 2024/2025 di SMP Susteran Purwokerto. Hasil temuan menunjukkan bahwa dari 50 butir soal yang dianalisis, hanya sebagian kecil yang memenuhi kriteria Higher Order Thinking Skills (HOTS) berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi. Kriteria HOTS tersebut mencakup level C4 (Analisa), C5 (Evaluasi) dan C6 (Mencipta). Secara rinci, penelitian menemukan bahwa terdapat 8 soal (16%) yang berada pada level C4 (menganalisis), 3 soal (6%) pada level C5 (mengevaluasi), dan 2 soal (4%) pada level C6 (mencipta). Hasil penelitian ini dapat mendukung guru Bahasa Inggris dalam mengembangkan kompetensi dan kreativitas mereka dalam pembelajaran, serta menyusun tes Bahasa Inggris yang mengacu pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) berdasarkan taksonomi Bloom revisi dan disesuaikan dengan kurikulum sekolah yang berlaku

    Manajemen Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara Dalam Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj) Berbasis Keluarga

    Get PDF
    Permasalahan kesehatan jiwa termasuk salah satu masalah besar bagi kesehatan. Berdasarkan data profil Kesehatan tahun 2023, jumlah penderita gangguan jiwa di Kabupaten Banjarnegara sebanyak 2.697 orang. Penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebagian besar berada di rumah. Oleh karena itu, faktor kesiapan keluarga menjadi faktor utama kesembuhan ODGJ. Pada pelaksanaan penanganan ODGJ khususnya dalam rehabilitasi berbasis keluarga belum ada koordinasi antara Dinsos dan Dinkes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala komunikasi dalam pelaksanaan rehabilitasi ODGJ berbasis keluarga, menganalisis bentuk komunikasi yang selama ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial kepada keluarga ODGJ dan menganalisis manajemen komunikasi dinas sosial, dinas Kesehatan dan keluarga ODGJ dalam penanganan rehabilitasi sosial berbasis keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD) serta obeservasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 8 orang yang terdiri dari 4 orang keluarga ODGJ, 1 orang dari Dinas Kesehatan, 1 orang dari Dinas Sosial, 1 orang petugas Kesehatan jiwa dan 1 orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala komunikasi dalam pelaksanaan rehabilitasi berbasis keluarga terletak pada kurangnya pemahaman dan kesiapan komunikasi keluarga dalam merawat ODGJ, yang menyebabkan kurang efektifnya pelaksanaan rehabilitasi di rumah. Pola komunikasi yang bersifat satu arah, minimnya umpan balik serta belum adanya sistem komunikasi yang terintegrasi antara pemerintah dan keluarga yang dapat menghambat alur informasi dan penanganan yang komprehensif. Selain itu, berdasarkan pendekatan Planning and Management Method dari Cutlip, Center, dan Broom, Manajemen komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial berbasis keluarga belum berjalan optimal. Meskipun masing-masing dinas telah melaksanakan tugas sesuai fungsi sektoralnya, komunikasi antar OPD masih bersifat insidental dan belum terstruktur dengan baik

    Strategi Pemenangan Muhamad Taufiq pada Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Tahun 2024

    Get PDF
    Artikel ini berdasarkan pada studi empiris mengenai kemenangan Muhamad Taufiq dalam Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Pangandaran tahun 2024, dan berkontribusi pada kajian strategi pemenangan politik, khususnya dalam konteks kemenangan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap strategi yang diterapkan dalam mempertahankan kemenangan pada pemilu 2024. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pangandaran, dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Pemilihan informan dilakukan melalui metode purposive sampling. Sasaran dalam penelitian ini meliputi Muhamad Taufiq, tim sukses Muhamad Taufiq, pengurus partai Golkar, dan tokoh masyarakat. Artikel ini mencakup analisis tentang strategi pemenangan Muhamad Taufiq pada Pemilihan DPRD Kabupaten Pangandaran serta faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya. Strategi kemenangan Muhamad Taufiq meliputi dukungan internal Partai Golkar, pengelolaan konstituen, targetting, positioning, branding kandidat sebagai anggota legislatif lima periode, pertemuan langsung dengan melakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat. Dukungan struktur internal partai Golkar dari tingkat kecamatan hingga desa berperan penting dalam pelaksanaan strategi, pengelolaan konstituen secara berkelanjutan sebelum dan sesudah pemilihan untuk menjaga basis dukungan, serta penerapan strategi targetting dengan memetakan pemilih secara geografis melalui sistem desa binaan dan survei berkala yang berfungsi untuk menentukan arah kampanye

    Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Keterampilan Reseptif Menggunakan Liveworksheets bagi Pemelajar BIPA Tingkat Pemula di Unsoed

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pemelajar BIPA tingkat pemula di Unsoed. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah keterlambatan dalam memahami materi akibat kendala administratif yang dihadapi pemelajar, serta kesulitan dalam keterampilan menyimak dan membaca. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan dalam penelitian ini melalui tiga metode yang di antaranya, yaitu observasi, angket, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan mix method (kualitatif dan kuantitatif). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) pengembangan LKPD menggunakan Liveworksheets dapat digunakan sebagai alternatif perangkat pembelajaran, (2) tingkat kevalidan LKPD menghasilkan produk teruji valid dan efektif dengan perolehan rata-rata kumulatif 0,86-0,90 yang tergolong dalam kategori sangat baik, dan (3) respons pemelajar terhadap pegembangan LKPD berbasis Liveworksheets sangat baik. Berdasarkan uraian tersebut, maka disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk digunakan pada kegiatan belajar pemelajar BIPA tingkat pemula

    Kandungan Polifenol Daun Lobak (Raphanus sativus L.) pada Media Salin dengan Penambahan Metil Jasmonat

    Get PDF
    Tanaman lobak (Raphanus sativus L.) memiliki manfaat pada bidang kesehatan karena kandungan polifenol yang dimiliki dan banyak ditemukan pada bagian daun. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan intensifikasi budidaya lobak untuk meningkatkan produksi lobak. Upaya tersebut dengan memanfaatkan media salin untuk budidaya tanaman lobak. Kendati demikian, budidaya pada media salin mempengaruhi kondisi fisiologis, morfologi, dan biokimia tanaman. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meminimalkan dampak negatif cekaman salinitas seperti cekaman osmotik, toksisitas ion, dan peningkatan Reactive Oxygen Species (ROS), dengan menambahkan Metil Jasmonat (MJ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi NaCl dengan Metil Jasmonat terhadap kandungan polifenol daun lobak dan menentukan konsentrasi NaCl yang dapat meningkatkan kandungan polifenol daun lobak dengan penambahan Metil Jasmonat. Penelitian dilakukan di Greenhouse dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Penelitian dilakukan dari bulan November 2024 hingga Februari 2025. Adapun variabel terikat pada penelitian ini adalah kandungan polifenol daun lobak dan variabel bebasnya adalah konsentrasi penambahan NaCl dan Metil Jasmonat. Parameter utama penelitian yang diukur adalah kadar polifenol total daun lobak. Parameter pendukung yang diukur antara lain bobot basah, bobot kering, laju pertumbuhan daun, luas daun, jumlah daun, panjang dan lebar daun. Metode analisis yang digunakan adalah two-way anova dengan taraf signifikansi 5% dan 1%. Hasil yang didapatkan berpengaruh sangat nyata pada taraf signifikansi 1%, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara perlakuan 200 mM NaCl dengan penambahan 100 µM Metil Jasmonat dan termasuk perlakuan terbaik untuk meningkatkan kandungan polifenol daun lobak sebesar 15,38 mg/mL

    Implementasi Kebijakan Penggunaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan Di Kabupaten Purbalingga

    Get PDF
    Latar Belakang: Kebijakan pemberian bantuan dana bantuan operasional kesehatan ( BOK) dari pemerintah tujuannya untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dalam menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Hanya saja dengan anggaran BOK yang sudah diberikan oleh Pemerintah untuk Puskesmas, realisasinya belum bisa terserap dengan optimal. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam terkait informasi implementasi kebijakan penggunaan dana BOK di Puskesmas Kabupaten Purbalingga. Informan dalam penelitian ini didapatkan dengan menggunakan purposive sampling. Informan penelitian ini terdapat informan kunci dan pendukung. Sebagai informan kunci yaitu Kepala Puskesmas, Ka Sub Bag TU, Bendahara BOK, petugas pengelola perencanaan BOK di Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga. Sebagai informan pendukung adalah tenaga kesehatan yang terlibat dalam pengguna BOK di Puskesmas Pengadegan, Puskesmas Karangmoncol dan Puskesmas Bojong. Hasil:Implementasi kebijakan penggunaan dana BOK di Kabupaten Purbalingga dari segi komunikasi dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola BOK melalui Wa Grup, pertemuan offline dan onlain,dan supervisi langsung oleh Dinas Kesehatan. Hanya saja masih ditemukan adanya misskomunikasi terkait pemahaman penggunaan dana BOK. Terkait sumber daya di Kabupaten Purbalingga, masih terjadi penumpukan tugas dikarenakan belum ada kebijakan khusus untuk tenaga pengelola BOK yang latar pendidikannya seperti ekonomi maupun akuntan. Disposisi terkait kebijakan BOK dirasa tepat hanya saja kurang fleksibel terkait petunjuk teknis penggunaan dana BOK itu sendiri. Dari struktur birokrasi di Kabupaten Purbalingga tidak ada pembentukan birokrasi ataupun organisasi khusus terkait BOK. Namun, masih terdapat tata urutan dalam melaporkan hasil kegiatan terkait penggunaan dana BOK di Kabupaten Purbalingga. Kesimpulan: Penggunaan dana bantuan operasional dalam pelaksanaannya tidak bisa fleksibel karena sudah ada petunjuk teknis yang ditetapka

    Pembuatan Video Sejarah dan Benda Koleksi Museum Indonesia Berbahasa Mandarin Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Wisata

    Get PDF
    Laporan tugas akhir ini berjudul “Pembuatan Video Sejarah dan Benda Koleksi Museum Nasional Indonesia Berbahasa Mandarin Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Wisata.” Kegiatan praktik kerja dilaksanakan pada November 2022 sampai dengan April 2023. Latar belakang praktik kerja ini didasari oleh banyaknya wisatawan Tiongkok yang datang ke Museum Nasional Indonesia tetapi belum tersedia informasi sejarah dan benda koleksi yang mendukung Bahasa yang digunakan para wisatawan tersebut. Tujuan dari kegiatan praktik kerja ini adalah menghasilkan video sejarah dan benda koleksi berbahasa Mandarin sebagai upaya peningkatan pelayanan wisata terhadap wisatawan Tiongkok di Museum Nasional Indonesia. Metode yang digunakan penulis dalam pengumpulan data yaitu, metode observasi, metode dokumentasi, metode jelajah internet, dan metode studi pustaka. Dalam pembuatan transkrip video, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif. Metode ini bertujuan memudahkan wisatawan Tiongkok memahami informasi yang disampaikan pada video. Hasil penerjemahan transkrip video berbahasa Mandarin diubah dalam bentuk lisan menggunakan teknik voice over dan penambahan subtitle berbahasa Mandarin. Hasil video diserahkan ke Museum Nasional Indonesia dan ditampilkan di dalam museum

    Hubungan antara Tingkat Kecukupan Protein, Seng, Kalsium, dan Praktik Responsive Feeding dengan Kejadian Stunting pada Anak 6-23 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas II Kembaran)

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting pada anak berdampak terhadap keterlambatan perkembangan otak hingga penurunan produktivitas. Selain itu, stunting dapat disebabkan oleh asupan gizi dan pola asuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan protein, seng, kalsium, dan praktik responsive feeding terhadap kejadian stunting pada anak 6-23 bulan di wilayah kerja puskesmas II kembaran. Metodologi: Desain penelitian yang digunakan adalah case control, melibatkan 30 ibu balita stunting dan 30 tidak stunting berdasarkan matching usia ±2 bulan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner SQ-FFQ (Semi Quantitative Food Frequency Questionnare) dan RFPAT (Responsive Feeding Practice Assessment Tool). Status gizi anak ditentukan dengan z-score PB/U. Variabel dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan kemaknaan 5% Hasil Penelitian: Mayoritas anak memiliki tingkat kecukupan protein cukup (86,7%), tingkat kecukupan seng cukup (71,7%), dan tingkat kecukupan kalsium kurang (55%). Mayoritas ibu memiliki praktik responsive feeding baik (53,3%). Hubungan tingkat kecukupan protein (p=0,254), seng (p=0,002), kalsium (p=0,000), dan praktik responsive feeding dengan kejadian stunting (p=0,010). Kesimpulan: Tingkat kecukupan seng, kalsium, dan praktik responsive feeding berhubungan dengan kejadian stunting, namun tingkat kecukupan protein tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Kata kunci: Praktik Responsive Feeding, Stunting, Tingkat Kecukupan Kalsium, Tingkat Kecukupan Protein, Tingkat Kecukupan Seng

    Hubungan Kepatuhan Diet Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kadar Hba1c Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Prolanis Puskesmas Purwokerto Barat

    No full text
    Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang disebabkan adanya gangguan produksi insulin oleh kelenjar pankreas. Prevalensi diabetes melitus di Purwokerto Barat mencapai 2,15% pada tahun 2023. Pemeriksaan HbA1c menjadi salah satu indikator dalam mengontrol kadar gula darah jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet dan dukungan keluarga terhadap kadar HbA1c pada penderita DM tipe 2 di Prolanis Puskesmas Purwokerto Barat. Metodologi: Penelitian observasional analitik ini menggunakan metode cohort prospective study selama 3 bulan, menggunakan 43 sampel dengan kriteria laki-laki dan perempuan berusia 36-80 tahun. Menggunakan kuesioner Perceived Dietary Adherence Questionare (PDAQ) dan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS). Diuji menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikansi α = 0,05. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan diet dan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Prolanis Puskesmas Purwokerto Barat (ρ = 0,039), sementara dukungan keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (ρ = 0,817). Dari 43 responden, 51,2% memiliki kadar HbA1c buruk, 46,5% mematuhi diet dengan baik, dan 48,8% menerima dukungan keluarga yang cukup. Penelitian ini menekankan pentingnya kepatuhan diet dalam pengelolaan kadar HbA1c pada pasien diabetes. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan diet dengan kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2 sementara dukungan keluarga tidak berhubungan dengan kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Prolanis Puskesmas Purwokerto Barat

    Analisis Faktor Risiko Yang Berpengaruh terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas

    No full text
    Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang banyak menyerang kelompok lanjut usia (lansia). Proses penuaan secara fisiologis menyebabkan perubahan struktur pembuluh darah yang meningkatkan tekanan darah. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2023, Desa Beji di wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng termasuk dalam lima besar jumlah penderita hipertensi tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Desa Beji. Penelitian ini menggunakan desain case-control dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 124 lansia terdiri dari 62 kasus (hipertensi) dan 62 kontrol (non-hipertensi) yang dipilih secara cosecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner terstandar (FFQ, GPAQ, PSS) serta pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan dengan uji bivariat (chi-square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa riwayat keluarga, pola makan, dan pola konsumsi kafein berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p<0,05). Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa pola konsumsi kafein berat (OR = 7,443), pola makan tidak sehat (OR = 3,653), dan riwayat keluarga (OR = 2,951) merupakan faktor risiko dominan. Pola konsumsi kafein, pola makan, dan riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang berpengaruh signifikan terhadap hipertensi pada lansia. Diperlukan upaya promosi kesehatan dan edukasi gizi untuk menekan prevalensi hipertensi lansia di pedesaan

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!