Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Jumlah Total Bakteri dan Vibrio pada Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Semi Intensif di PT Sinar Mutiara Laut, Subang Jawa Barat

    Get PDF
    Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas budidaya perikanan dengan produksi tertinggi secara global, namun keberadaannya rentan terhadap serangan patogen terutama beberapa jenis bakteri Vibrio. Pemantauan keberadaan bakteri umum dan Vibrio di tambak secara rutin menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan budidaya udang vannamei. Tujuan penelitian ini yaitu memantau Total Vibrio Count (TVC) dan Total Bacteria Count (TBC) serta mengetahui korelasi antara Total Vibrio Count (TVC) dan Total Bacteria Count (TBC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan kuantitatif deskriptif komparatif dengan membandingkan baku mutu dalam SOP PT Central Proteina Prima Tbk. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis uji Anova, dilanjutkan dengan uji lanjut Tukey HSD dan uji one sample t-test, untuk analisis korelasi menggunakan uji pearson. Hasil penelitian dapat dilihat diperoleh rata-rata total vibrio berkisar 3±8 – 2244±544 CFU/mL, rata-rata total bakteri berkisar 4.100±4036 – 87.714±43.458 CFU/mL. Kondisi total vibrio dan total bakteri cenderung mengalami fluktuatif yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor lingkungan dan adanya manajemen tambak. Korelasi antara total vibrio dengan total bakteri diperoleh nilai r = 0,467 (korelasi positif kategori sedang). Secara statistik, korelasi tersebut belum cukup kuat untuk digeneralisasikan (p = 0,068). Keberadaan bakteri patogen dan non patogen yang melebihi standar menjadi peringatan pentingnya pemantauan tambak secara rutin

    Pengaruh Kompleksitas Operasi, Key Audit Matters, Financial Distress, Dan Subsequent Event Terhadap Audit Delay

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompleksitas operasi, key audit matters, financial distress, dan subsequent event terhadap audit delay pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022-2023. Penelitian ini juga menggunakan teori keagenan dan teori kepatuhan sebagai landasan teori. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan auditor independen. Populasi pada penelitian ini adalah 92 perusahaan dan sampel penelitian sebanyak 106 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS 26 berupa statistik deskriptif, analisis regresi logistik, uji keseluruhan model, uji goodness of fit, koefisien determinasi, dan uji wald. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap audit delay, 2) Key audit matters berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, 3) Financial distress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, 4) Subsequent event tidak berpengaruh terhadap audit delay

    Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja sebagai Variabel Mediasi pada Perusahaan Go Public yang terdaftar di BEI Tahun 2020-2022

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan, kinerja operasional, dan biaya ekuitas sebagai variabel mediasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengungkapan emisi karbon yang diproksikan menggunakan jumlah item pengungkapan dalam laporan keberlanjutan dibagi dengan total item yang dilaporkan sebanyak 18 item. Variabel dependennya adalah nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin's Q, sedangkan variabel mediasi terdiri dari kinerja keuangan yang diproksikan menggunakan Return on Equity (ROE), kinerja operasional yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), serta biaya ekuitas yang dihitung menggunakan metode Ohlson. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 hingga 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 perusahaan. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap pengujian meliputi uji asumsi klasik, uji statistik deskriptif, analisis jalur (path analysis), uji-t, serta uji Sobel untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan emisi karbon memberikan pengaruh negatif terhadap biaya ekuitas, sementara kinerja keuangan menunjukkan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun ditemukan bahwa pengungkapan emisi karbon tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kinerja operasional perusahaan. Selain itu, kinerja operasional dan biaya ekuitas juga tidak menunjukkan pengaruh terhadap nilai perusahaan. Dalam konteks efek mediasi, ketiga variabel mediasi yaitu kinerja keuangan, kinerja operasional, dan biaya ekuitas tidak mampu memediasi hubungan antara pengungkapan emisi karbon dengan nilai perusahaan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan-perusahaan terbuka mengenai pentingnya meningkatkan pengungkapan emisi karbon sebagai strategi untuk menurunkan biaya ekuitas, serta perlunya peningkatan kinerja keuangan untuk mendorong nilai perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan terkait praktik pengungkapan emisi karbon, sekaligus memberikan informasi berharga bagi investor dan calon investor dalam mengevaluasi kinerja perusahaan

    Efektivitas Pemberian Jus Kombinasi Mentimun (Cucumis sativus) Melon Hijau (Cucumis melo L.) dengan Penambahan Madu terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Pasca Olahraga Anaerobik (Studi Secara In vivo)

    Get PDF
    Asam laktat merupakan hasil sampingan metabolisme anaerobik yang menumpuk setelah aktivitas fisik anaerobik. Mentimun dan melon hijau mengandung kalium dan sitrulin, senyawa yang berperan membantu mempercepat penurunan kadar asam laktat. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan membandingkan efektivitas pemberian jus kombinasi mentimun, melon hijau, dan madu terhadap penurunan asam laktat pasca aktivitas anaerobik pada tikus Sprague Dawley. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sebanyak 30 ekor tikus jantan usia 6–8 minggu dibagi dalam lima kelompok: K(-) tanpa intervensi, K(+) hanya renang 1 menit, M1 renang 1 menit dan dosis 30:70, M2 renang dan dosis 70:30, M3 renang 1 menit dan dosis 50:50. Asam laktat diukur dari vena ekor menggunakan laktat meter. Data diuji menggunakan saphiro wilk, perbedaan tiap kelompok dianalisis menggunakan one way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc LSD. Rata-rata asam laktat based line sebesar 34,17 mg/dL, meningkat setelah renang menjadi 65,33 mg/dL (K+), 69,67 mg/dL (M1), 64,67 mg/dL (M2), dan 66,67 mg/dL (M3). Setelah pemberian jus, kadar menurun menjadi 29,67 mg/dL (M1), 24,67 mg/dL (M2), dan 37,33 mg/dL (M3). Dosis yang paling menurunkan kadar asam laktat pasca aktivitas anaerobik adalah perlakuan M1 dengan dosis 30:7

    Asesmen Jalur Transportasi Air di Laguna Segara Anakan

    No full text
    Di pesisir selatan Pulau Jawa, tepat di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, terdapat laguna bernama Segara Anakan. Laguna ini terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Nusakambangan, dalam wilayah administratif Kabupaten Cilacap. kawasan ini berperan penting sebagai jalur transportasi air yang menghubungkan Cilacap dan Pangandaran, sekaligus menjadi penghubung pergerakan ekonomi di antara kedua wilayah tersebut. Namun, tingginya tingkat sedimentasi menyebabkan pendangkalan yang signifikan sehingga berpotensi mengganggu kelayakan jalur transportasi air di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan jalur transportasi air di Laguna Segara Anakan berdasarkan parameter kedalaman sungai, lebar sungai, dan dimensi kapal. Metode yang digunakan meliputi survei kedalaman sungai dengan alat echo sounder, pengukuran lebar sungai menggunakan aplikasi Google Earth Pro, analisis kelayakan berdasarkan standar teknis navigasi, serta studi pustaka. Studi pustaka ini bertujuan untuk menggali informasi dan teori yang dapat memberikan dasar atau perbandingan dalam analisis data utama yang diperoleh dari lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar jalur di Laguna Segara Anakan masih memenuhi standar untuk dilalui kapal dengan draft maksimum 0,5 meter, lebar 3 meter, dan panjang 12,5 meter. Namun saat musim kemarau dan keadaan surut, pada jalur Ujung Gagak-Majingklak terdapat beberapa titik yang tidak memenuhi standar minimal dengan kedalaman kurang dari 0,6 meter. Untuk jalur Majingklak-Klaces dan jalur Klaces-Ujung Alang masih memenuhi standar. Sedangkan untuk semua jalur di Laguna Segara Anakan berdasarkan lebar masih memenuhi standar. Oleh karena itu, diperlukan pengerukan rutin dan pemantauan berkala untuk menjaga keberlanjutan fungsi transportasi air di laguna tersebut

    Perancangan dan Implementasi Kontrol Digital Berbasis PLC dan HMI pada Retrofitting Mesin EPS Shape Molding (1996) untuk Optimalisasi Produksi Polyfoam

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya downtime dan keterbatasan kinerja mesin EPS Shape Molding (1996) yang masih mengandalkan sistem kontrol konvensional electromechanical. Permasalahan utama meliputi kesulitan pengaturan parameter produksi, ketersediaan suku cadang, serta inkonsistensi kualitas polyfoam. Tujuan penelitian ialah merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol digital berbasis PLC Omron NX1P2 dan HMI Weintek MT8102iP untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan kualitas produksi. Metode yang digunakan mencakup perancangan ulang electrical wiring diagram, pemrograman ladder logic di Sysmac Studio, dan pembuatan antarmuka operator menggunakan EasyBuilder Pro. Implementasi meliputi penggantian hardware lama, rewiring, instalasi PLC-HMI, serta pengujian konektivitas, fungsi operasi manual, dan mode operasi otomatis. Evaluasi performa menggunakan analisis rekam data produksi pra dan pasca retrofit dengan standar Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil menunjukkan peningkatan laju produksi dari 0,644 menjadi 0,694 produk baik per menit, penurunan total waktu breakdown dari 660 menjadi 555 menit dalam tiga bulan, serta kenaikan OEE hingga mendekati 100 % (Quality > 99 %, Availability hingga 99,81 %, Performance > 100 %). Produktivitas operator bertambah dari rata-rata 38 unit/jam menjadi 42,75 unit/jam. Kesimpulannya, penerapan sistem kontrol digital signifikan memperbaiki efisiensi operasional, stabilitas proses, dan konsistensi kualitas polyfoam, sekaligus memperpanjang usia pakai mesin tanpa modifikasi struktural besar

    Peran Cyberloafing dalam Memediasi Pengaruh Stres Akademik dan Kelelahan Akademik Terhadap Performa Akademik

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Peran Cyberloafing dalam Memediasi Pengaruh Stres Akademik dan Kelelahan Akademik Terhadap Performa Akademik.” Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi mediasi menggunakan uji Sobel dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS 29. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman, dengan metode purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 394 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang mengukur empat variabel utama yaitu stres akademik, kelelahan akademik, cyberloafing, dan performa akademik. Hail penelitian menunjukkan bahwa: 1) Stres akademik berpengaruh positif signifikan terhadap cyberloafing, 2) Kelelahan akademik berpengaruh positif signifikan terhadap cyberloafing, 3) Stres akademik berpengaruh negatif signifikan terhadap performa akademik, 4) Kelelahan akademik berpengaruh negatif signifikan terhadap performa akademik, 5) Cyberloafing secara signifikan memediasi hubungan antara stres akademik terhadap performa akademik, 6) cyberloafing secara signifikan memediasi hubungan antara kelelahan akademik terhadap performa akademik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran institusi pendidikan dalam membantu mahasiswa mengelola stres dan kelelahan akademik, serta mengurangi perilaku cyberloafing untuk menjaga dan meningkatkan performa akademik. Diperlukan juga kebijakan pembelajaran yang mendukung kesejahteraan mental mahasiswa dan kontrol terhadap penggunaan internet secara bijak dalam lingkungan akademik

    Wanprestasi dalam Perjanjian Pemborongan Pekerjaan Pembangunan Sistem Interkoneksi Kabel Laut Antara PT PLN (Persero) dan Kerjasama Operasi (Studi Putusan Nomor 915/Pdt.G/2023/PN Dps)

    No full text
    Debitur dalam perjanjian pemborongan yang tidak menunaikan kewajibannya dapat dijadikan dasar gugatan ke pengadilan atas dasar perbuatan wanprestasi. Hal ini seperti terlihat pada Putusan Nomor 915/Pdt.G/2023/PN Dps, di mana Tergugat sebagai pihak pemborong tidak melaksanakan kewajibannya untuk menyerahkan hasil pekerjaan berupa sistem interkoneksi kabel laut sesuai kepada Penggugat sebagai pihak yang memborongkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menetapkan wanprestasi dan penyelesaian ganti rugi dalam perjanjian pemborongan pekerjaan pada putusan nomor 915/Pdt.G/PN Dps. Penelitian ini ditulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang diolah dengan menggunakan metode studi kepustakaan kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk teks naratif dan dianalisis secara normatif kualitatif. Hakim menyatakan perbuatan Tergugat termasuk dalam perbuatan wanprestasi, namun tidak menjelaskan unsur wanprestasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbuatan Tergugat telah memenuhi unsur wanprestasi yaitu adanya perjanjian yang melahirkan perikatan, adanya perbuatan atau sikap tidak memenuhi kewajiban perikatan, dan adanya unsur salah. Hakim hanya mengabulkan ganti rugi materiil berupa komponen biaya sebesar Rp61.894.938.706, tidak mengabulkan ganti rugi immateriil sebesar Rp100.000.000, dan menolak tuntutan denda keterlambatan sebesar Rp6.698.626.793. Pertimbangan hakim dalam menolak petitum Penggugat tentang denda keterlambatan sebesar 5% dari nilai kontrak kurang tepat, hal ini karena denda keterlambatan telah disepakati dalam perjanjian. Berdasarkan asas pacta sunt servanda, hakim seharusnya menghormati substansi perjanjian yang telah disepakati oleh para pihak

    Geologi dan Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Massa Batuan dengan Menggunakan Metode Rock Mass Rating & Slope Mass Rating pada Quarry Clay PT. Sinar Tambang Arthalestari Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

    Get PDF
    Lokasi penelitian yang terdapat pada desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pada daerah penelitian termasuk kedalam formasi halang dengan litologi yang terdapat pada daerah penelitian berupa perselingan batupasir dengan batulempung hal ini dimanfaatkan sebagai tempat penambangan terbuka yaitu sistem Quarry, penelitian ini memiliki tujuan untuk megetahui kondisi geologi daerah penelitian dan untuk mengetahui kestabilan lereng pada Quarry Clay daerah penelitian yang menggunakan metode Rock Mass Rating & Slope Mass Rating yang mana pada daerah penelitian terdapat tiga titik scanline yang mewakili karakteristik massa batuan di lapangan. Pemetaan geologi yang dilakukan diatas permukaan didukung oleh beberapa analisis diantaranya adalah, analisis petrografi, analisis mikropaleontologi dan uji kuat tekan. Hasil interpretasi dan penarikan satuan geomorfologi pada daerah penelitian terdiri atas morfologi Satuan Punggungan Antiklin, Satuan Dataran Denudasional dan Satuan Lembah Sinklin. Tatanan stratigrafi pada daerah penelitian diurutkan dari satuan paling tua lalu menuju pada satuan yang termuda yaitu, Satuan batupasir, Perselingan batupasir batulempung, Tuff dan Endapan Alluvium. Pada pengambilan data geologi teknik didapatkan jenis longsoran pada lereng 1 scanline 1 berupa longsoran baji dengan nilai RMR baik, pada lereng 2 scanline 2 berupa longsoran guling dan lereng 3 scanline 3 berupa longsoran baji. Dilakukan rekomendasi arah aman dari keruntuhan yang dapat terjadi serta dilakukan perhitungan serta rekomendasi dari faktor keamaanan pada lereng-lereng daerah penelitian. Rekomendasi geologi teknik berguna untuk mengetahui saran serta perbaikan dari lereng guna untuk mencegah terjadinya longsor yang dapat terjadi pada daerah penelitian

    Pengaruh Pupuk Kandang Sapi terhadap Tingkat Pemadatan Tanah pada Kedalaman 0 - 50 cm Akibat Perlintasan Traktor Roda 2: Kasus 6 Bulan Setelah Perlintasan Traktor

    Get PDF
    Penggunaan traktor roda 2 dalam pengolahan tanah dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan peralatan tradisional, namun dapat menyebabkan pemadatan tanah yang berdampak negatif pada sistem perakaran tanaman serta sirkulasi air dan udara dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kandang sapi terhadap tingkat pemadatan tanah pada kedalaman 0 – 50 cm pada saat 6 bulan setelah perlintasan traktor roda 2, serta (2) mengetahui hubungan antar variabel sifat fisik tanah terkait pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kandang sapi terhadap tingkat pemadatan tanah pada kedalaman 0 – 50 cm pada saat 6 bulan setelah perlintasan traktor roda 2. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2024 – Juni 2025 di lahan UPJA Kecamatan Sokaraja dan Laboratorium Terpadu 1 IAB Universitas Jenderal Soedirman, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan meliputi empat taraf dosis pupuk kandang sapi: 0 ton/ha (P0), 15 ton/ha (P15), 20 ton/ha (P20), dan 25 ton/ha (P25). Variabel yang diamati meliputi dry bulk density, porositas, kadar air, dan konduktivitas hidrolik jenuh. Analisis data menggunakan analisis regresi serta Analysis of variance (ANOVA) dengan uji lanjut menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5% serta Uji T. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan dosis pupuk kandang sapi menurunkan bulk density dan meningkatkan porositas, kadar air, serta konduktivitas hidrolik jenuh. Analisis regresi menunjukkan hubungan linier negatif antara bulk density dengan porositas dan konduktivitas hidrolik jenuh, serta hubungan positif antara porositas dengan konduktivitas hidrolik jenuh, dan kadar air dengan konduktivitas hidrolik jenuh. Data 6 bulan menunjukkan tren peningkatan bulk density dan penurunan sifat fisik lainnya dibandingkan 0 bulan. Namun, hanya konduktivitas hidrolik jenuh yang berbeda nyata berdasarkan uji T

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!