Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Pemilihan Produk Unggulan Berbasis Nanas di Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

    Get PDF
    Desa Candiwulan merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Kutasari yang memiliki komoditas nanas yang cukup berlimpah. Desa Candiwulan memiliki luas wilayah lahan sebesar 262,6 hektar dan 5 hektar lahan yang digunakan untuk budidaya nanas dan komoditas lain, sehingga hampir 45% penduduknya memiliki pekerjaan utama maupun sampingan sebagai petani. Petani nanas di Desa Candiwulan mengalami beberapa permasalahan dalam penjualan nanas segar. Pertama, terkait dengan sistem jual beli tebasan yang merugikan petani. Kedua, ketatnya persaingan pasar baik komoditas sejenis maupun tidak sejenis, yang mengakibatkan anjloknya pada waktu tertentu, sedangkan ketersediannya berlimpah. Ketiga, kaitannya akan umur simpan nanas segar yang pendek antara 7-10 hari. Atas dasar permasalahan tersebut, diperlukan alternatif untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh petani nanas dengan jalan pengolahan, sekaligus adopsi strategi pengembangan desa dengan One Village One Product (OVOP). Adapun tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini, yaitu: 1) Menganalisis kriteria yang paling berpengaruh terhadap pemilihan prioritas produk berbasis nanas di Desa Candiwulan. 2) Menganalisis urutan kriteria yang paling berpengaruh terhadap penentuan prioritas produk unggulan berbasis nanas di Desa Candiwulan. 3) Menentukan prioritas alternatif produk unggulan berbasis nanas di Desa Candiwulan. Penelitian dilaksanakan di Desa Candiwulan dengan responden pentahelix yang menyebar di kawasan Kabupaten Purbalingga. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan pendekatan non probability metode purposive sampling sebanyak 30 responden. Penentuan pemilihan produk unggulan berbasis nanas di Desa Candiwulan meliputi faktor, aktor dan alternatif. Kriteria, sub kriteria, dan alternatif dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil analisis, faktor yang paling berpengaruh terhadap pemilihan produk unggulan berbasis nanas adalah peluang pasar dengan bobot 0,210 (21%). Aktor yang paling berperan adalah pengrajin dengan bobot 0,326 (32,6%). Alternatif produk olahan nanas terpilih adalah koktail nanas dengan bobot 0,235 (23,5%

    Uji Performansi Portable Spectrometer Sensor AS7265X untuk Mendeteksi Sukrosa pada Gula Kelapa Kristal

    Get PDF
    Gula kelapa kristal merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia karena sifatnya yang alami dan indeks glikemik rendah. Namun, dalam proses pembuatannya sering terjadi akibat penambahan gula pasir (gula tebu) yang berlebihan untuk mempercepat proses kristalisasi, terutama ketika kualitas nira rendah. Hal ini menyebabkan: gula berkurang nilai nutrisinya untuk kesehatan, tidak memenuhi SNI 3743:2021, dan mengurangi nilai jual. Deteksi keberadaan gula tambahan menjadi penting untuk menjamin kemurnian dan kualitas produk. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan (1) mempelajari karakteristik reflektansi gula kelapa kristal dengan menggunakan sensor AS7265x pada berbagai panjang gelombang cahaya yang dijatuhkan pada gula kelapa kristal tersebut, (2) mengevaluasi karakteristik reflektansi gula kelapa kristal pada berbagai panjang gelombang yang berasosiasi dengan kandungan sukrosa dalam gula kelapa kristal, (3) menyusun persamaan matematik untuk menduga kandungan sukrosa dalam gula kelapa kristal berdasarkan cahaya yang dipantulkan oleh gula kelapa kristal (reflektansi) dan direspon oleh sensor AS7265x, dan (4) menguji kesesuaian persamaan penduga tersebut terhadap hasil pengukuran kandungan sukrosa dalam gula kelapa kristal dengan menggunakan instrumen standar laboratorium. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan enam perlakuan, yaitu penambahan gula pasir sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% dengan masing-masing dengan 20 ulangan. Pengukuran kadar sukrosa dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, metode laboratorium menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan reagen DNS. Kedua, metode non-destruktif menggunakan sensor AS7265x dengan pengukuran reflektansi pada 18 panjang gelombang (410–940 nm). Data reflektansi dikonversi menjadi absorbansi dengan menggunakan Hukum Beer-Lambert. Penentuan panjang gelombang terbaik dilakukan berdasarkan nilai standar deviasi terkecil dari intensitas cahaya awal (Io). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi terhadap nilai absorbansi. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang cukup baik antara absorbansi sensor AS7265x dan kadar sukrosa pada panjang gelombang 760 nm. Meskipun hasil pendugaan mendekati hasil spektrofotometer UV-Vis, deviasi yang masih muncul menunjukkan perlunya kalibrasi tambahan. Dengan pengembangan lebih lanjut, sensor ini berpotensi digunakan sebagai alat ukur cepat dan non-destruktif

    Omotenashi Furumai pada Aspek Pelayanan Restoran Jimgu di Hotel Enowa Yufuin Oita Jepang

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji implementasi furumai pada aspek pelayanan Omotenashi di Restoran Jimgu, Hotel Enowa Yufuin. Omotenashi merupakan filosofi keramahtamahan Jepang yang mendalam, berakar pada ketulusan tanpa mengharapkan imbalan, dengan furumai sebagai perwujudan perilaku nyatanya. Kesenjangan dalam literatur mengenai eksplorasi langsung furumai dari perspektif pelaku layanan menjadi motivasi utama penelitian ini. Tujuan utama penelitian adalah mendeskripsikan bentuk penerapan furumai dalam pelayanan di Restoran Jimgu. Dengan menggunakan pendekatan autoetnografi, penelitian ini memanfaatkan pengalaman pribadi penulis selama magang sebagai sumber data primer dan lensa analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa furumai di Restoran Jimgu diwujudkan melalui empat nilai utama: sassuru (kepekaan implisit terhadap kebutuhan tamu, seperti penyesuaian meja untuk tamu kidal dan pemantauan halus melalui cermin/CCTV), saki mawari (antisipasi proaktif kebutuhan tamu sebelum diminta, didukung oleh laporan harian terperinci dan respons cepat terhadap isyarat nonverbal), magokoro (ketulusan hati dalam setiap tindakan pelayanan, tercermin dalam penjelasan menu yang penuh semangat, sesi mencicipi hidangan oleh staf, dan panduan etika internal), serta teinei (kesopanan dan ketelitian dalam penampilan dan tindakan, meliputi standar grooming ketat, gestur penyajian yang elegan, dan penggunaan bahasa hormat). Implementasi furumai ini bukan sekadar prosedur, melainkan praktik budaya yang terinternalisasi secara mendalam, mengubah pelayanan menjadi pengalaman yang holistik, empatik, dan berkesan bagi tamu

    Pengaruh Kepemimpinan Toksik dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Turnover Intention yang Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan toksik dan lingkungan kerja fisik terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian kuantitatif ini dilakukan pada karyawan CV Sumber Utama Baru, Kudus, Jawa Tengah dengan melibatkan 78 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode analisis menggunakan regresi linear berganda dengan software SPSS untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan toksik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak berpengaruh langsung terhadap turnover intention. Lingkungan kerja fisik terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap turnover intention. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Temuan penting menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi pengaruh baik kepemimpinan toksik maupun lingkungan kerja fisik terhadap turnover intention. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen SDM dengan menunjukkan pentingnya kepuasan kerja sebagai mekanisme mediasi dalam hubungan antara faktor kepemimpinan dan lingkungan kerja dengan intensi turnover karyawan di sektor manufaktur

    Pengaruh Arus Kas Bebas, Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Sektor Konstruksi Bangunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Pengaruh Arus Kas Bebas, Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Sektor Konstruksi Bangunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023” yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh arus kas bebas, ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Manfaat teoritis yang diharapkan dari penelitian ini dapat membantu kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang akuntansi keuangan, menambah bahan bacaan tentang praktik manajemen laba, dan diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen laba. Manfaat praktis penelitian ini bagi perusahaan yaitu diharapkan memberikan informasi pengetahuan baru atau menambah referensi manajer dalam mengambil keputusan yang lebih baik terkait pelaporan keuangan sehingga tidak akan menimbulkan kerugian terhadap perusahaan karena tindakan manajemen laba. Bagi investor, diharapkan menjadi tambahan informasi investor sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi di perusahaan sektor konstruksi pembangunan agar selalu berhati-hati dan teliti terhadap informasi keuangan yang dipublikasikan oleh perusahaan. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023 dengan total populasi perusahaan sebanyak 29 perusahaan. Teknik pengambilan sampel untuk penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan sampel sebanyak 20 perusahaan. Kriteria pengambilan sampel sebagai berikut : (1) Perusahaan sektor konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2023. (2) Perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan pada website perusahaan dan di Bursa Efek Indonesia secara lengkap pada tahun 2019-2023. Alat yang digunakan untuk analisis data yaitu model estimasi regresi data panel dengan dibantu dengan aplikasi Eviews 12. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji heteroskedastisitas dan uji multikolinearitas), estimasi regresi data panel, metode pemilihan model estimasi regresi data panel, uji model (uji f dan koefisien determinasi), dan uji hipotesis. Pemilihan model regresi data panel melalui tiga uji, yaitu uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Kemudian terdapat tiga jenis model regresi data panel yaitu common effect model, fixed effect model, dan random effect model. Setelah melakukan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier, model yang terpilih untuk penelitian ini yaitu common effect model. Hasil dari penelitian dengan menggunakan estimasi model regresi data panel common effect model menunjukkan bahwa (1) Arus kas bebas berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. (2) Ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. (3) Leverage berpengaruh positif terhadap manajemen laba. (4) Profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Implikasi teoritis dari penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pihak-pihak yang mempunyai kepentingan untuk memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi praktik manajemen laba yaitu variabel ukuran perusahaan dan variabel profitabilitas. Selain itu juga terdapat implikasi praktis yang dapat dilakukan manajer bahwa variabel ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba yaitu perusahaan berusaha agar terus mempertahankan keyakinan investor dengan menyajikan laporan keuangan yang riil karena total aset yang dilaporkan merupakan salah satu yang menentukan calon investor dalam mengambil keputusan. Kemudian untuk investor diharapkan untuk selalu berhati-hati sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi dan melakukan tinjauan terhadap ukuran perusahaan yang dilihat melalui total aset perusahaan sebelum melakukan investasi. Selanjutnya terdapat implikasi praktis dari variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba, yang diharapkan dari perusahaan adalah dapat menyajikan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan dengan baik dan riil, dengan tujuan untuk menarik investor dan calon investor yang terbantu dengan melihat tingkat keuntungan sebelum pengambilan keputusan berinvestasi kepada perusahaan. Kemudian untuk investor yaitu harus mempertimbangkan tingkat keuntungan yang dilihat dari laba dan total aset yang dimiliki perusahaan, kemudian berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi karena perusahaan dengan tingkat keuntungan yang tinggi cenderung melakukan praktik manajemen laba dengan cara menaikkan labanya

    Efektivitas Penyaluran Pupuk Bersubsidi Melalui Kartu Tani Di Kabupaten Banjarnegara

    No full text
    Subsidi pupuk merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung produktivitas sektor pertanian yang berkelanjutan. Namun, implementasi kebijakan ini di Kabupaten Banjarnegara masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam efektivitas penyaluran melalui kartu tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap petani yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi tertentu dari populasi petani sebanyak 21.281 orang. Variabel yang dianalisis mencakup efektivitas penyaluran pupuk, persepsi petani terhadap kartu tani, kualitas pelayanan kios, dan persepsi terhadap peran pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program kartu tani memiliki tujuan baik dalam mengefektifkan distribusi pupuk bersubsidi, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sosialisasi, kesalahan data petani, ketidaktepatan waktu distribusi, serta rendahnya kualitas pelayanan di tingkat kios. Peran pemerintah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator dinilai masih belum optimal oleh sebagian besar petani. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem penyaluran pupuk bersubsidi dengan memperkuat sinergi antarlembaga, meningkatkan literasi petani terhadap program kartu tani, serta memastikan pengawasan distribusi berjalan secara transparan dan akuntabel. Kata Kunci: Subsidi pupuk, kartu tani, efektivitas penyaluran, persepsi petani, peran pemerintah, Banjarnegara

    Analisis Pengaruh Sebaran Banjir DAS Kendal dan DAS Buntu terhadap Potensi Kerusakan Lahan Menggunakan Pemodelan HEC-RAS 2D

    Get PDF
    Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Kerusakan lahan akibat banjir dapat berdampak pada berbagai sektor, terutama sektor ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, analisis terhadap pola dan sebaran genangan banjir penting dilakukan untuk memahami potensi kerusakan lahan yang terjadi diwilayah DAS Kendal dan DAS Buntu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sebaran banjir DAS Kendal dan DAS Buntu terhadap potensi kerusakan lahan dengan untuk memperoleh gambaran terkait dampak banjir dan rencana penanggulangan bencana di wilayah tersebut. Sebaran banjir DAS Kendal dan DAS Buntu diperoleh menggunakan pemodelan software HEC-RAS 2D dengan debit banjir rancangan yang dimodelkan menggunakan software HEC-HMS. Data untuk pemodelan debit banjir rancangan yaitu hujan jam-jaman Alternating Block Method (ABM) yang menggunakan curah hujan rancangan dari distribusi Gumbel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas genangan banjir DAS untuk debit periode ulang 2 tahun yaitu sebesar 683,259 ha, sedangkan untuk debit banjir periode ulang 25 tahun sebesar 806,50 ha dengan lahan yang berpotensi mengalami kerusakan yaitu tambak, sawah, dan permukiman. Luas genangan banjir DAS Buntu untuk debit banjir periode ulang 2 tahun sebesar 589,90 ha, sedangkan untuk debit banjir periode ulang 25 tahun sebesar 973,19 ha dengan lahan yang berpotensi mengalami kerusakan yaitu tambak, sawah, permukiman, dan pertanian lahan kering

    Developing an Informational Video of Using Livin' Merchant at Bank Mandiri Area Purwokerto

    Get PDF
    The author developed an informational video of using Livin’ Merchant during the internship at Bank Mandiri Area Purwokerto in the Transaction Banking Retail division as their focus on Livin’ Merchant with the aim as a guidance to explain about the features of Livin’ Merchant for customers. Additionally, the project was produced to find out any obstacles encountered in promoting and assisting customers with Livin’ Merchant during internship and propose potential solutions to overcome the obstacles such as technical challenges and customers confusion. Through the direct observation, the author was able to analyze the issues and give relevant solutions to improve the service process. There are three methods were used by the author, namely observation, interview, and documentation. The observation was conducted several months before the internship period start. The interview conducted to enhanced the reliability of the information gathered and gain more comprehensive of the company’s practices. The documentation was conducted to provide data documentation to gain a clearer understanding within company, which is essential in process of developing the promotional video. Based on the observation during the internship, the author gained data which some complaints from customers about the audio-visual product about the use of Livin’ Merchant. By gained data through the guide book of Livin’ Merchant, the author developing the informational video that reflects the features and benefits of Livin’ Merchant with combination of visuals and narration. Production including video recording, voice recording, and voice recording. The production process of developing an informational video including were pre-production that including generating idea, scriptwriting, and storyboarding. Post-production including final stage to finalized the edit to make sure everything aligned with the storyboard and script. Obstacle that author faced during developing the informational video were the lacked of generating idea and the platform for uploading the author's product was not available.The author overcomes the obstacles with gathering feedbacks from mentors and supervisors to gained ideas and decided to give the product to Transaction Banking Retail division which is the one who responsible for the Livin’ Merchant to deliver the informational video to the customers and merchant about Livin’ Merchant

    Upaya Meningkatkan Minat Kunjungan Penutur Bahasa Mandarin melalui Video Promosi Berbahasa Mandarin di Sangkring Art Space Yogyakarta

    Get PDF
    Laporan praktik kerja ini berjudul “Upaya Meningkatkan Minat Kunjungan Penutur Bahasa Mandarin Melalui Video Promosi Berbahasa Mandarin di Sangkring Art Space Yogyakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2023 hingga 23 April 2024 di Sangkring Art Space Yogyakarta. Tujuan praktik kerja ini adalah membuat video promosi berbahasa Mandarin yang disebarluaskan melalui akun Tiktok Sangkring Art Space Yogyakarta guna menarik minat kunjungan wisatawan penutur bahasa Mandarin. Latar belakang praktik kerja ini adalah masih belum adanya promosi yang menjangkau untuk menarik minat kunjungan penutur bahasa Mandarin ke Sangkring Art Space Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakanyaitu metode jelajah internet, wawancara, dokumentasi dan metode studi pustaka. Penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif, agar hasil terjemahan naskah video sesuai dengan bahasa sasaran, sehingga dapat diterima oleh penutur bahasa Mandarin. Penulis menggunakan teknik voiceover karena teknik tersebut lebih efektif dan dapat dipahami. Hasil dari laporan praktik kerja ini berupa video promosi mengenai Sangkring Art Space Yogyakarta. Video promosi inidapat meningkatkan potensi minat kunjungan penutur bahasa Mandarin ke Sangkring Art Space Yogyakarta

    Pengaruh Kemiringan Talang Pada Hidroponik Sistem Nutrient Film Technique (NFT) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Varietas Bunga Kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) Dataran Rendah

    No full text
    Bunga kol adalah sayuran yang kaya akan serat, membantu kesehatan pencernaan, serta mengandung vitamin B1, B2, dan C, yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan membantu metabolisme energi. Bunga kol biasanya dibudidayakan di dataran tinggi, namun budidaya di dataran tinggi memiliki beberapa kendala seperti akses, distribusi, dan trasnportasi. Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat beberapa varietas bunga kol untuk dataran rendah, seperti PM 3000 F1, Larisa F1, PM 126 sehingga budidayanya tidak hanya terbatas di area ketinggian tertentu. Tingginya permintaan bunga kol perlu diimbangi dengan peningkatan produksi. Produksi bunga kol pada tahun 2021 sebesar 203.385 ton dan menurun pada tahun 2023 sebesar 175.073 ton. Alih fungsi lahan menyebabkan berkurangnya lahan pertanian terutama di dataran rendah sehingga menyebabkan menurunnya produksi pertanian. Hidroponik merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman, terutama pada lahan terbatas. Hasil budidaya tanaman menggunakan hidroponik lebih sehat karena bebas dari pestisida dan tumbuh di lingkungan yang terkontrol. Salah satu teknik hidroponik yang sering digunakan adalah NFT (Nutrient Film Technique). Sistem hidroponik NFT adalah salah satu metode hidroponik yang memiliki sejumlah keunggulan seperti, hemat air, hemat nutrisi, minim kelebihan air, dan pengurangan endapan kotoran serta larutan nutrisinya yang selalu tersirkulasi. Kemiringan talang merupakan faktor penting dalam sistem hidroponik NFT karena dapat mempengaruhi produktivitas tanaman dengan mempengaruhi cepat lambatnya aliran nutrisi yang mengalir pada talang sehingga berpengaruh terhadap cepat lambatnya penyerapan unsur hara oleh akar. Oleh karena itu penelitian mengenai pengaruh berbagai kemiringan talang dalam sistem NFT terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga kol di dataran rendah perlu dikaji. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh berbagai kemiringan talang dalam sistem NFT terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga kol dataran rendah dan untuk mengetahui varietas bunga kol dataran rendah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik dari penanaman menggunakan hidroponik sistem NFT. Penelitian dilakukan di Experimental Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dengan ketinggian ±102 mdpl. Sistem hidroponik yang digunakan adalah metode NFT. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu kemiringan NFT (K) terdiri dari kemiringan 4%, 7%, dan 10%. Faktor kedua yaitu varietas (V) meliputi varietas PM 300 F1, Larisa F1, dan PM 126. Variabel yang diamati meliputi iklim mikro, pertumbuhan dan hasil tanaman. Variabel iklim mikro meliputi suhu udara, kelembapan relatif, dan intensitas cahaya yang disajikan dengan grafik. Variabel pertumbuhan dan hasil tanaman meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (cm), bobot segar curd (g), dan diameter curd (g) dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suhu tertinggi di dalam greenhouse mecapai 38,26oC di siang hari, kelembapan relatif terendah di dalam greenhouse mencapai 33,23% di siang hari, dan intensitas cahaya tertinggi mencapai 17.952,43 lux di siang hari. Kemiringan talang NFT memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar curd, dan diameter curd. Kemiringan 7% mendapatkan pertumbuhan dan hasil terbaik untuk tinggi tanaman sebesar 49,91 cm, jumlah daun sebesar 25,33 helai, panjang akar sebesar 50,23 cm, bobot segar curd sebesar 135,56 g, dan diameter curd sebesar 12,21 cm. Perbedaan Varietas memberikan pengaruh nyata terhadap variabel meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan diameter curd. Varietas Larisa F1 mendapatkan hasil terbaik untuk tinggi tanaman sebesar 50,80 cm, jumlah daun 26,22 helai, dan panjang akar 55,67 cm. Jadi kemiringan 7% menjadi kemiringan talang yang optimal untuk budidaya bunga kol dengan hidroponik sistem NFT dan varietas Larisa F1 menghasilkan pertumbuhan terbaik dari budidaya menggunakan hidroponik sistem NFT

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!