Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Improving an English Digital Culinary Booklet for the Official Website of Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta

    Get PDF
    Laporan praktik kerja ini berjudul “Improving an English Digital Culinary Booklet for the Official Website of Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan pada tanggal 9 September - 9 Desember 2024 di Tourist Information Centre Malioboro. Pelatihan kerja ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembuatan buklet digital berbahasa Inggris untuk memperkenalkan hidangan tradisional Yogyakarta dan juga untuk menggambarkan kegiatan sehari-hari selama magang. Selain itu, di TIC belum tersedia booklet kuliner yang berisi tentang kuliner khas Yogyakarta, dan ketika melayani wisatawan, para staf biasanya menggunakan informasi dari internet. Oleh karena itu, booklet kuliner ini sangat dibutuhkan. Dalam menyusun proyek ini, terdapat tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam proses observasi dilakukan pengamatan langsung saat sebelum dan selama praktik kerja berlangsung, proses wawancara dilakukan saat praktik kerja berlangsung, dan proses dokumentasi dilakukan saat praktik kerja berlangsung maupun tidak berlangsung. Ketiga metode tersebut dilakukan untuk memenuhi tahap pembuatan Booklet Digital tentang kuliner Yogyakarta dalam versi berbahasa inggris. Buklet yang dihasilkan berupa rekomendasi daftar makanan tradisional khas Yogyakarta, penjelasan singkat tentang makanannya, serta alamat restoran yang dilengkapi dengan kode QR yang dapat memudahkan. Dalam proyek ini, mahasiswa menghadapi beberapa tantangan dan menemukan solusi untuk mengatasinya. Tantangan pertama adalah aksara Jawa dalam deskripsi singkat tidak dapat dibaca ketika dikonversi ke dalam PDF. Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswa menggunakan alat penerjemah. Tantangan kedua adalah terbatasnya akses terhadap jurnal jurnal penelitian tentang wisata kuliner dan booklet digital, baik di perpustakaan maupun online. Masalah ini diatasi dengan memanfaatkan perpustakaan universitas, meninjau laporan senior, dan mengeksplorasi alat penelitian online gratis

    Creating Bilingual E-brochure for Public Service at The Department of Social Affairs and Community and Village Empowerment Banyumas

    Get PDF
    Laporan praktik kerja ini berjudul “Creating Bilingual E-brochure for Public Service at The Department Social Affairs and Community and Village Empowerment Banyumas”. Praktek kerja ini dilaksankan pada tanggal 13 Agustus hingga 31 Desember 2024 di Dinsospermasdes Banyumas. Studi ini menekankan pentingnya layanan departemen dalam meningkatkan efisiensi komunikasi dan mendorong tindakan optimal kepada masyarakat dan komunitas. Tujuannya adalah untuk membuat brosur informatif berdasarkan layanan publik dan informasi untuk promosi, membedakannya dari brosur tradisional yang menyebabkan ketegangan dan kerusakan lingkungan. Terdapat tiga metode yang digunakan dalam membuat e-brosur yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan observasi penulis wawasan tentang kualitas dan efektivitas pelayanan publik di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, membantu menciptakan e-brochure yang efektif. Dalam wawancara, penulis mengajukan berbagai pertanyaan mengenai layanan publik dan prosedur yang terlibat dalam pembuatan e-brosur dan brosur sebagai media yang diperlukan untuk penyebaran informasi yang luas. Dalam metode dokumentasi penulis mengumpulkan arsip dan foto untuk pendukung visual dalam e-brochure. Penulis menghadapi tiga tantangan utama: manajemen waktu, keterbatasan koordinasi dari staf humas, dan kurangnya pengalaman menggunakan Canva. Untuk mengatasinya, diterapkan penjadwalan fleksibel, pencarian referensi desain, serta pengembangan keterampilan Canva melalui penelusuran mandiri dan tutorial daring. Solusi tersebut memungkinkan penulis untuk mengumpulkan informasi dan mengedit brosur secara efisien

    Potensi Bio T10 dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Benih Cabai Rawit

    Get PDF
    Tanaman cabai rawit termasuk dalam tanaman yang memiliki produktivitas tertinggi dengan jumlah produksi yang besar. Infeksi patogen pada benih menyebabkan pembusukan serta perubahan biokimia, memengaruhi kemampuan benih untuk berkecambah, serta menjadi sumber inokulum pada tanaman dewasa. Perlakuan benih menjadi jalan untuk melakukan perbaikan kualitas benih dengan salah satu alternatif yaitu metabolit sekunder jamur Trichoderma harzianum T10, yang diformulasikan dengan nama Bio T10. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi Bio T10 terhadap peningkatan kesehatan benih dan daya kecambah benih. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024-Januari 2025. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanaman cabai rawit, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Laboratorium Perlindungan Tanaman, dan screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu in vitro dan in planta, penelitian secara in vitro menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktor terdiri atas kombinasi faktor konsentrasi (kontrol, 5, 10, dan 15 mL/L) dan faktor lama perendaman (30 dan 60 menit) dengan 4 kali ulangan dan setiap unit terdiri atas 50 benih, dan penelitian secara in planta dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak kelompok sesuai perlakuan pada penelitian in vitro dengan 5 bibit setiap unitnya. Variabel yang diamati yaitu identifikasi patogen tular-benih, kejadian penyakit, daya kecamabah, kecepatan berkecambah, panjang akar, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar bibit, dan bobot kering bibit. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, teridentifikasi pada benih bergejala terdapat patogen tular-benih yaitu Colletotrichum gloeosporioides (Penz) Sacc., penyebab penyakit antraknosa cabai. Aplikasi konsentrasi 15 mL/L Bio T10 merupakan konsentrasi terbaik dalam meningkatkan kesehatan benih cabai rawit, yang ditunjukkan dengan penurunan persentase kejadian penyakit sebesar 96 %. Konsentrasi tersebut juga mampu meningkatkan daya kecambah sebesar 141 %, kecepatan berkecambah sebesar 100,87 %, panjang akar sebesar 27,25 %, tinggi tanaman sebesar 62,89 %, jumlah daun sebesar 33 %, bobot basah sebesar 154,54 %, dan bobot kering sebesar 113,33 % dibandingkan kontrol. Lama perendaman 60 menit mampu meningkatkan daya kecambah sebesar 27,56 %, kecepatan berkecambah sebesar 28,57 %, panjang akar sebesar 6,63 %, dan tidak berbeda nyata pada uji in planta. Kombinasi terbaik pada konsentrasi 15 mL/L Bio T10 dengan lama perendaman 60 menit, yang mampu meningkatkan daya kecambah sebesar 410 %, kecepatan berkecambah sebesar 520 %, panjang akar sebesar 42,2 %, tinggi tanaman sebesar 71,8 %, jumlah daun sebesar 42,2 %, bobot basah sebesar 205 %, dan bobot kering sebesar 240 %

    Ura Omote sebagai Representasi Internet dalam Video Musik Internet Overdose dan Internet Yamero

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara manusia membentuk identitas dan membangun relasi sosial. Internet tidak lagi sekadar alat komunikasi, tetapi menjadi ruang simbolik tempat individu menciptakan dan menampilkan persona tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep ura sebagai representasi internet dalam video musik Internet Overdose dan Internet Yamero, dua lagu dari game Needy Streamer Overload yang menggambarkan kehidupan seorang streamer bernama Ame. Konsep ura omote sendiri adalah dua sisi identitas dalam budaya Jepang, yaitu omote (sisi luar yang ditampilkan) dan ura (sisi dalam yang disembunyikan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak-catat terhadap elemen visual serta lirik. Analisis dilakukan menggunakan metode perbandingan tetap melalui tahapan reduksi, kategorisasi, sintesisasi, dan penyusunan hipotesis kerja. Teori semiotika Roland Barthes digunakan untuk menelusuri tiga lapisan makna yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internet direpresentasikan sebagai ruang dualitas identitas, tempat Ame menampilkan persona ideal bernama Chouten-chan (omote) sambil menyembunyikan sisi asli dirinya yang rapuh dan penuh tekanan (ura). Persona yang dibentuk menjadi strategi bertahan di dunia maya, namun juga mencerminkan konflik batin dan kebutuhan akan validasi. Melalui narasi visual dan lirik, internet dalam kedua video musik tersebut direpresentasikan secara utuh sebagai simbol ura omote yaitu sebuah ruang di mana wajah luar dan dalam individu hadir bersamaan, saling berkaitan, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia di era digital

    Mono no Aware pada Album Endlessroll karya Hitoshizuku x YamaΔ: Perspektif Estetika Jepang Donald Keene

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep mono no aware pada lagu Mahou no Te, endless wedge, dan Mahou no Kagami pada album Endlessroll karya Hitoshizuku x YamaΔ. Data lirik lagu yang diambil dianalisis menggunakan analisis wacana dengan pendekatan teori estetika Jepang Donald Keene dengan metode deskriptif kualitatif yang disajikan secara interpretatif untuk memahami makna dan konsep mono no aware yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis menunjukkan adanya empat nilai mono no aware yaitu penghargaan, kesedihan, kebahagiaan, dan kehilangan yang terbentuk dari ekspresi emosional atas sesuatu yang bersifat fana

    Fisiologi dan Hasil Tanaman Kubis Terpapar Salinitas Udara pada Berbagai Volume dan Waktu Pembilasan dengan Media Tanah Pasir Pantai

    Get PDF
    Kubis merupakan tanaman hortikultura yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani. Budidaya komoditas kubis dihadapkan permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya. Kubis mengalami penurunan porduksi, salah satu faktor penyebabnya yaitu penyempitan lahan akibat pembangunan fungsional lahan yang tidak optimal. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan lahan sub-optimal seperti lahan pasir pantai. Pengembangan tanaman hortikultura di lahan pasir pantai dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti ketersediaan air rendah, suhu tinggi, salinitas tinggi, kecepatan angin yang tinggi dan mengandung garam. Salah satu jenis tanaman yang masih dapat tumbuh di lahan pasir pantai adalah kubis. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menentukan pengaruh volume pembilasan terhadap pertumbuhan, fisiologi dan hasil tanaman kubis terpapar salinitas udara pada media tanah pasir pantai, 2) menentukan pengaruh waktu pembilasan terhadap pertumbuhan, fisiologi dan hasil tanaman kubis terpapar salinitas udara pada media tanah pasir pantai, dan 3) menentukan pengaruh volume pembilasan dan waktu pembilasan yang memberikan hasil terbaik bagi tanaman kubis terpapar salinitas udara. Penelitian ini dilaksanakan dalam screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Banyumas. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan mulai Juni sampai Oktober 2024. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah volume pembilasan terdiri atas 0 mm, 3,5 mm dan 7 mm dan faktor kedua adalah waktu pembilasan terdiri atas 0 menit, 45 menit dan 90 menit dengan tiga kali ulangan. Variabel yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar daun, bobot segar batang, bobot segar akar, bobot segar krop, bobot segar tanaman, bobot kering daun, bobot kering batang, bobot kering akar, bobot kering krop, bobot kering tanaman, diameter krop, umur pembentukan krop, hasil tanaman, kadar klorofil, nilai kehijauan daun, kadar prolin, bukaan stomata, dan kerapatan stomata. Hasil penelitian akan dianalisis menggunakan uji F dan diuji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% apabila terdapat beda nyata. Volume pembilasan 7 mm meningkatkan kerapatan dan bukaan stomata generatif. Peningkatan volume pembilasan menurunkan kadar prolin vegetatif mengikuti persamaan y = -5,3806x + 47,033 dan kadar prolin generatif mengikuti persamaan y= -1,6921x + 23,893, sedangkan pada bobot kering daun dicapai pada volume pembilasan 18,7 g/tanaman. Semakin lama waktu pembilasan sampai 90 menit menurunkan nilai kehijauan daun tanaman vegetatif mengikuti persamaan y= -0,0745x + 61,749 namun tidak menurunkan kadar klorofil daun vegetatif dengan kadar 25,00 μg/mL dan generatif 18,87 μg/mL. Volume pembilasan tidak tergantung kepada waktu pembilasan yang menunjukan tidak ada interaksi di antara keduanya

    Rancangan Bangun Sistem Informasi Kasir dan Pengelolaan Stok Barang Berbasis Website Untuk Efisiensi Operasional Toko Kelontong

    Get PDF
    Digitalisasi UMKM menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, termasuk di toko kelontong. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi kasir dan pengelolaan stok berbasis website menggunakan Laravel, guna menggantikan proses manual yang rawan kesalahan dan tidak efisien. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode Waterfall, serta menggunakan arsitektur client-server. Laravel digunakan sebagai backend, MySQL sebagai database, dan Apache melalui XAMPP sebagai web server. Sistem menerapkan algoritma FIFO untuk memastikan pengambilan stok berdasarkan urutan barang masuk saat transaksi penjualan. Pengujian menggunakan metode blackbox testing, dan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya. Fitur utama sistem meliputi login multi-level, manajemen barang, transaksi penjualan, laporan PDF, dan notifikasi stok minimum. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi operasional toko kelontong

    Tindak Tutur Ilokusi Deklarasi pada Karakter Hibiki dalam Film HIBIKI: Shousetsuka ni Naru Houhou

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tindak tutur ilokusi deklarasi yang digunakan oleh karakter Hibiki dalam film HIBIKI: Shousetsuka ni Naru Houhou. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bagaimana bahasa digunakan tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai tindakan sosial yang mampu mengubah status atau kondisi sosial melalui ujaran. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk dan fungsi tindak tutur deklarasi yang diucapkan oleh karakter utama Hibiki, yang dikenal dengan gaya berbicara tegas, langsung, dan sering kali melanggar norma komunikasi umum dalam budaya Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatik berdasarkan teori tindak tutur J.L. Austin dan John Searle, serta teori lokal dari Usami Mayumi dan Kindaichi Haruhiko. Data diperoleh melalui teknik simak dan catat dari film yang dianalisis, kemudian diklasifikasikan berdasarkan sub-fungsi deklaratif seperti Ultimatum, Larangan, Deklarasi Niat, Pernyataan, Pengakuan, Identitas, dan Keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hibiki menggunakan tindak tutur deklaratif tidak hanya dalam konteks formal, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari dengan dampak sosial yang signifikan. Dari total 32 data yang terkumpul, sub-fungsi Pernyataan mendominasi, diikuti oleh Deklarasi Niat dan Ultimatum. Tindak tutur ini dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung, bergantung pada konteks dan relasi antar tokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam budaya Jepang, kekuatan ujaran dapat tersampaikan bahkan dalam bentuk tuturan yang implisit, selama didukung oleh konteks sosial dan posisi penutur

    Pengaruh Ekstrak Bangle dan Limbah Minyak Nilam sebagai Biopestisida Nanoemulsi untuk Mengendalikan Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi

    Get PDF
    Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang banyak dibudidaya di Indonesia karena sebagai penghasil beras. Penyakit pada tanaman padi menjadi ancaman karena dapat menurunkan kuantitas dan kualitas produksi padi. Salah satu penyakit yang dapat mengancam produksi padi adalah penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae. Penggunaan pestisida yang berlebih dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Alternatif pengendalian yang dapat dilakukan adalah menggunakan biopestisida. Penggunaan biopestisida akan lebih efektif apabila penyerapan oleh tanaman dapat maksimal, salah satunya adalah menggunakan sistem nanoemulsi. Nanoemulsi merupakan bentuk sediaan dengan ukuran droplet 20-100 nm. Pembuatan biopestisida nanoemulsi memerlukan adanya fase air dan fase organik. Pada penelitian ini fase air menggunakan limbah minyak nilam dan tween 80, sedangkan fase organik berbahan dasar bangle (Zingiber purpureum) dan bioetanol. Bangle merupakan salah satu tanaman golongan Zingiberaceae yang mengandung antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik dari ekstrak bangle dan limbah minyak nilam sebagai biopestisida nanoemulsi untuk mengendalikan HDB dan mengetahui pengaruh kombinasi biopestisida nanoemulsi untuk mengendalikan HDB dan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Screen House Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, mulai Juni 2024 -Februari 2025. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pada pengujian in vitro dengan 4 taraf perlakuan dan 6 ulangan, serta Rancangan Acak Kelompok pada pengujian in planta dengan 6 taraf perlakuan dan 6 ulangan. Variabel pengamatan terdiri atas uji kualitas biopestisida (uji homogenitas, uji stabilitas, dan uji pH), karakterisasi ukuran partikel, masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, AUDPC (Area Under The Disease Progress Curve), tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai, jumlah gabah, bobot 100 butir, bobot kering akar dan tajuk. Data dianalisis dengan ANOVA pada taraf 5% , hasil uji yang memiliki pengaruh nyata dilanjutkan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah : 1) Kombinasi formula 3 memiliki kemampuan sebagai biopestisida nanoemulsi, 2) Biopestisida nanoemulsi formula 3 dapat menekan penyakit HDB dilihat dari variabel masa inkubasi, intensitas penyakit, serta meningkatkan jumlah biji dan bobot 100 biji tanaman padi

    Pendugaan Umur Simpan Yoghurt Bubuk Tisane Kecombrang pada Berbagai Kemasan menggunakan Pendekatan Kadar Air Kritis

    Get PDF
    Yoghurt merupakan produk minuman fungsional berbentuk krim yang terbuat dari susu yang difermentasi dengan melibatkan bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus thermophillus dalam pembuatannya sehingga memiliki rasa asam. Nilai fungsional pada yoghurt dapat ditingkatkan dengan penambahan tisane kecombrang yang mengandung senyawa antioksidan tinggi. Pengolahan yoghurt menjadi bubuk minuman merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk menyediakan produk yang menyehatkan namun tetap praktis. Namun, permasalahan yang sering terjadi pada produk bubuk adalah sifatnya yang higroskopis. Salah satu cara untuk mengurangi masuknya uap air ke dalam produk yaitu dengan cara pengemasan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis kemasan terhadap umur simpan yoghurt bubuk tisane kecombrang, untuk mengkaji pengaruh jenis kemasan terhadap perubahan mutu yoghurt bubuk tisane kecombrang serta untuk mengkaji jenis kemasan terbaik untuk memperpanjang umur simpan yoghurt bubuk tisane kecombrang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan metode yang digunakan untuk menduga umur simpan pada produk minuman instan adalah metode ASLT (accelerated shelf life testing) model kadar air kritis berdasarkan persamaan Labuza. Faktor yang diteliti adalah jenis kemasan yang terdiri atas 5 jenis kemasan yakni aluminium foil, polyethylene, low-density polyethylene, highdensity polyethylene dan polypropylene. Dari hasil pendugaan umur simpan, akan diambil 3 jenis kemasan yang memiliki umur simpan terbaik untuk diamati perubahan mutu selama penyimpanannya. Variabel yang diamati yaitu umur simpan, potential hydrogen (pH), rehidrasi, total asam tertitrasi, kadar protein dan aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan dapat memperpanjang umur simpan yoghurt bubuk tisane kecombrang dengan rentang waktu yang berbeda. Aluminium foil memiliki umur simpan 442 hari, kemasan PE 58 hari, LDPE 78 hari, HDPE 249 hari dan PP 391 hari. Jenis kemasan dapat menghambat penurunan mutu yoghurt bubuk tisane kecombrang selama penyimpanan. Aluminium foil menjadi kemasan terbaik dalam menghambat penurunan mutu, pH menurun dari 4,46±0,01 menjadi 4,23±0,01 (5,16%), waktu rehidrasi meningkat dari 42,59±0,15 detik menjadi 44,40±0,39 detik (4,08%), total asam tertitrasi meningkat dari 1,89±0,01% menjadi 2,25±0,06% (16%), kadar protein menurun dari 11,32±0,97% menjadi 9,54±0,46% (15,72%) dan aktivitas antioksidan menurun dari 58,48±0,61% menjadi 57,53±0,17% (1,62%). Berdasarkan umur simpan dan kemampuan dalam menghambat penurunan mutu, maka kemasan aluminium foil menjadi kemasan terbaik yang direkomendasikan untuk yoghurt bubuk tisane kecombrang

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!