27468 research outputs found
Sort by
Performa Pertumbuhan dan Perkembangan Larva Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) dengan Pemberian Mikrokapsul Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens)
Pembenihan ikan gurami (Osphronemus gouramy) mengalami peningkatan pada tahun 2023 seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan ikan gurami. Larva ikan gurami membutuhkan pakan yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Pemberian pakan berupa Artemia sp. dan pakan komersial kurang efektif. Artemia sp. memiliki umur hidup yang relatif singkat, sedangkan pakan komersial mudah larut dalam air. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah membuat sediaan pakan mikrokapsul. Mikrokapsul memiliki tingkat stabilitas yang baik sehingga tidak mudah terlarut dalam air. Bahan inti yang digunakan pada mikrokapsul yaitu Maggot Hermetia illucens. Maggot BSF mengandung protein sebesar 40-50%. Penelitian mengenai pakan ikan yang berupa mikrokapsul dari tepung maggot dengan instar yang berbeda belum pernah dilakukan, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait pakan ikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan dan perkembangan larva ikan gurami dengan perlakuan pemberian pakan mikrokapsul maggot (Hermetia illucens) pada instar yang berbeda.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023-Juni 2024. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakukan yang diujikan berupa perbedaan jenis pakan yang berjumlah 5 perlakuan dan setiap perlakuan diulang 5 kali. Perlakuan tersebut terdiri dari (P0) yaitu pakan komersial, (P1) yaitu pakan alami Artemia sp., (P2) yaitu pakan mikrokapsul maggot BSF instar 4, (P3) yaitu pakan mikrokapsul maggot BSF instar 5, dan (P4) yaitu pakan mikrokapsul maggot BSF instar 6. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot dan panjang mutlak, SGR, RGR, perkembangan bukaan mulut, perkembangan sirip, serta panjang dan bobot intestin. Data perhitungan dianalisis menggunakan uji ragam One-Way ANOVA tingkat kepercayaan 95% dengan uji lanjut Tukey. Hasil pengamatan morfoanatomi bukaan mulut dan sirip, serta kualitas air dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikrokapsul maggot instar 4 menghasilkan pertambahan bobot dan panjang mutlak terbaik yaitu 0,009±0,010 g dan 0,21±0,14 cm. Pemberian mikrokapsul maggot instar 4 menghasilkan laju pertumbuhan paling baik yaitu RGR sebesar 89,42±101,27% dan SGR sebesar 2,04±1,13 %. Pemberian pakan komersial, Artemia sp., serta mikrokapsul maggot instar 4, 5, dan 6 memberikan pengaruh yang sama terhadap perkembangan bukaan mulut, perkembangan sirip dorsal, perkembangan sirip anal, perkembangan sirip caudal, panjang dan bobot intestin. Pemberian pakan mikrokapsul maggot instar 4 memiliki nilai sintasan terbaik yaitu sebesar 78,40%. Hasil pengamatan pigmentasi ditandai dengan munculnya bintik hitam melanfor pada mulut dan sirip (dorsal, anal, caudal, dan ventral). Berdasarkan hasil analisis ANOVA, pemberian pakan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan panjang dan bobot mutlak, laju pertumbuhan, serta tingkat kelangsungan hidup. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan mikrokapsul instar 4, 5, dan 6 berpengaruh nyata terhadap performa pertumbuhan larva ikan gurami, namun memiliki nilai yang relatif sama pada performa perkembangan morfoanatomi larva ikan gurami. Dengan demikian, penggunaan mikrokapsul BSF berbagai instar dapat digunakan sebagai pakan alternatif dalam budidaya larva ikan gurami
Prinsip Keadilan Restoratif dalam Upaya Diversi pada Tindak Pidana Persetubuhan Anak (Studi Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024/PN Lht).
Undang-Undang Perlindungan Anak menyebutkan bahwa anak harus bebas dari segala bentuk diskriminasi terutama bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum untuk menjauhkan anak dari proses peradilan untuk menghindari stigmatisasi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Maraknya kasus persetubuhan anak cukup menyita perhatian sebagaimana dalam Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa Perundang-undangan, literatur yang berkaitan dengan objek penelitian yang diteliti. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi dokumenter. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, perdamaian yang dilakukan antara keluarga korban dan keluarga pelaku merupakan bentuk Restorative Justice, akan tetapi tidak dapat digolongkan sebagai suatu diversi. Meskipun dalam Undang-Undang SPPA, pelaku anak wajib hukumnya untuk diupayakan penyelesaiannya di luar peradilan. Pertimbangan hukum hakim yang digunakan dalam Putusan Nomor 6/Pid.sus-Anak/2024 PN Lht tidak memperhatikan ketentuan sebagaimana Undang-Undang SPPA, di mana putusan yang dihasilkan oleh hakim tidak mencerminkan 2/3 (dua per tiga) hukuman pelaku anak
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Permintaan Kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur di Desa Karanggude Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas
Koperasi merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia yang keberadaannya masih cukup tertinggal. Namun untuk kontribusinya, koperasi dalam beberapa tahun terus mengalami kenaikan, salah satunya koperasi simpan pinjam. Data menunjukkan bahwa pinjaman memiliki persentase kenaikan lebih besar dibanding simpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh pendapatan keluarga, jumlah tanggungan keluarga, jangka waktu kredit, dan jenis pinjaman terhadap permintaan kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur di Desa Karanggude Kulon Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas dan untuk menganalisis variabel manakah yang memiliki pengaruh paling besar terhadap permintaan kredit.
Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh anggota yang mengambil kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur. Sampel ditetapkan sebanyak 61 responden/anggota yang mengambil kredit. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara berdasarkan kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga dan jenis pinjaman memiliki pengaruh positif signifikan terhadap permintaan kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur, jumlah tanggungan tidak memiliki pengaruh terhadap permintaan kredit, jangka waktu kredit memiliki pengaruh negatf signifikan terhadap permintaan kredit. Pendapatan keluarga merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap permintaan kredit pada Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur.
Implikasi dari penelitian ini yaitu Koperasi Simpan Pinjam Gapoktan Guyub Makmur dapat mengadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan bagi anggotanya agar mampu meningkatkan dan mengoptimalkan usaha-usaha yang dijalankan. Selain itu, perlu ditinjau kembali terkait jangka waktu pengembalian kredit serta penyempurnaan jenis pinjaman off-farm agar semakin banyak anggota yang memilih jenis pinjaman tersebut
Pemaknaan Khalayak mengenai Isu Perubahan Iklim dalam Kampanye Apple: Mother Nature
Perubahan iklim menjadi isu global yang mendesak, mendorong perusahaan seperti Apple untuk mengampanyekan kesadaran lingkungan melalui tayangan Mother Nature. Namun, keberagaman respons khalayak mengenai kampanye isu perubahan iklim belum banyak diteliti, padahal pemahaman atas opini publik dapat mengungkap dinamika sosial di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemaknaan khalayak mengenai kampanye Mother Nature, mengkategorisasi khalayak serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemaknaan. Metode dalam penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis resepsi yang didukung oleh teori Stuart Hall. Data dikumpulkan melalui FGD, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan melibatkan 10 informan dari berbagai latar belakang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemaknaan khalayak terhadap kampanye Mother Nature bersifat polisemi, dengan tiga kategori khalayak; (1) dominant hegemonic, yang melihat Apple sebagai merek peduli lingkungan; (2) negotiated, yang mengkritik sekaligus mengapresiasi pesan kampanye; dan (3) oppositional, yang meragukan niat Apple. Selain itu, 4 faktor signifikan memengaruhi pemaknaan, yaitu pengalaman menangani isu perubahan iklim, akses media, usia, dan tujuan penggunaan produk Apple. Temuan ini berkontribusi pada praktik kampanye dan pengembangan ilmu komunikasi lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digital pada Program Desa Digital Jawa Barat (Studi Kasus Pemberdayaan Masyarakat di Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat)
Desa Cibodas Kecamatan Lembang merupakan salah satu desa yang menjadi penerima manfaat program desa digital Jawa Barat. Desa Cibodas menjadi desa digital level 4 dengan tematik pertanian. Program desa digital diklasifikasikan ke dalam 4 (empat) level tahapan. Tahapan ini dimulai dari pembangunan infrastruktur, pelatihan literasi digital, pelatihan pemasaran digital dan implementasi pemanfaatan teknologi lewat Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian ini untuk mendeksripsikan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada Program Desa digital Jawa Barat di Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat; untuk mengidentifikasi literasi digital masyarakat Desa Cibodas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Cibodas dikarenakan Desa Cibodas merupakan salah satu desa percontohan desa digital di Jawa Barat yang sudah mencapai level 4. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. bersama staf jabar digital service, pemerintah Desa Cibodas, Komunitas Agronative, dan masyarakat yang diwakilkan oleh ketua RW, UMKM Desa Cibodas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Model Miles dan Huberman (model interakatif). Validiasi data dilakukan dengan cara member checking, triangulasi, dan auditing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program desa digital di Desa Cibodas memberdayakan masyarakat melalui adopsi teknologi digital. Pemerintah Jawa Barat berperan sebagai inovator dengan menyediakan infrastruktur dan pelatihan, sementara kelompok tani Agronative menjadi pengadopsi awal teknologi IoT, diikuti oleh masyarakat yang memanfaatkan Wi-Fi desa dan pemasaran online. Literasi digital masyarakat menunjukkan kemampuan cukup baik dalam penggunaan teknologi untuk kebutuhan pekerjaan dan ekonomi, namun masih terdapat kendala pada etika digital, seperti komunikasi tidak sopan, penyebaran hoaks, dan penyalahgunaan data pribadi. Dalam keamanan digital, masyarakat masih rentan terhadap penipuan online dan kurang memahami pencadangan data. Teknologi digital juga digunakan untuk promosi budaya lokal, meski kadang disalahgunakan untuk menyindir orang lain di media sosial. Pemberdayaan masyarakat berbasis digital dalam bentuk program desa digital bisa menjadi percontohan bagi lembaga ataupun pemerintah lainnya. Tetapi dengan memodifikasi dan menutupi kekurangan dari program desa digital Jawa Barat. Seperti fokuskan terlebih dahulu literasi digital masyarakat yang akan diberdayakan
Pengaruh Umur Perusahaan, Kinerja Keuangan, dan Reputasi KAP Terhadap Audit Report Lag Periode 2020-2023
Penelitian ini mengkaji bagaimana umur perusahaan, profitabilitas, solvabilitas, dan reputasi KAP memengaruhi audit report lag periode 2020-2023. Otoritas Jasa Keuangan memiliki Peraturan OJK Nomor 14/POJK/04/2022 terkait kewajiban setiap perusahaan terbuka untuk menyampaikan laporan keuangannya yang telah diaudit paling lambat 3 bulan setelah tanggal perusahaan tutup buku. Tetapi pada tahun 2020 – 2023 masih terdapat perusahaan yang mengalami keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahunannya, sehingga periode waktu yang dipillih ialah tahun 2020 – 2023 karena pada tahun tersebut periode yang kompleks masalah ekonomi akibat dari pandemi covid-19. Penelitian ini didasarkan pada pendekatan teori kepatuhan dan teori sinyal.
Data observasi yang diperlukan ialah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Perusahaan sampel yang telah ditetapkan berjumlah 93 perusahaan dengan kurun waktu 4 tahun dari 2020 – 2023. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi), Uji statistik analisis regresi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji kesesuaian model dan uji t parsial).
Temuan penelitian menunjukkan bahwasanya Umur Perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag, Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag, Solvabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag, dan Reputasi KAP berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Umur Perusahaan berpengaruh negatif terhadap audit report lag, perusahaan dengan umur yang lebih tua cenderung akan lebih cepat dalam publikasi laporan keuangan dikarenakan memiliki pengalaman dan pengendalian internal yang lebih baik dibanding perusahaan muda, sehingga hal ini dapat meminimalkan audit report lag. (2) Profitabilitas (ROA) dapat memengaruhi audit report lag secara signifikan, ketika perusahaan memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi cenderung akan termotivasi untuk memberikan sinyal positif tersebut dengan tepat waktu kepada pengguna laporan keuangan. (3) Solvabilitas (DAR) dapat memengaruhi audit report lag secara signifikan, artinya ketika perusahaan memiliki tingkat solvabilitas yang tinggi (solvabel), maka perusahaan akan cenderung menyampaikan kabar baik tersebut dengan segera kepada pengguna laporan keuangan, karena hal tersebut mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang baik. (4) Reputasi KAP dapat memengaruhi audit report lag secara signifikan, hal ini disebabkan oleh KAP yang memiliki reputasi baik seperti KAP Big Four cenderung unggul dalam segi kompetensi sumber daya manusia, pengalaman dalam bidang audit, dan memiliki teknologi yang memadai. Sehingga audit report lag dapat diminimalkan ketika perusahaan diaudit oleh KAP dengan reputasi yang baik seperti Big Four.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak auditor dan KAP mengenai faktor-faktor yang penting untuk diperhatikan dalam proses audit, serta dapat menjadi referensi bagi perusahaan untuk memperhatikan lebih lanjut mengenai faktor-faktor dalam penelitian ini yang memengaruhi audit report lag, dan diharapkan dapat dijadikan sebagai wawasan bagi pembuat kebijakan, dalam merancang kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan penyampaian laporan keuangan secara tepat waktu
Karakterisasi Reservoir dan Penentuan Zona Net Pay Hidrokarbon menggunakan Analisis Petrofisika dan Metode Flow Zone Indicator (FZI) pada Formasi Plover, Cekungan Bonaparte Utara
Cekungan Bonaparte utara merupakan salah satu penghasil gas di Indonesia. Formasi reservoir pada cekungan ini yaitu Formasi Plover diidentifisikan sebagai reservoir gas. Secara regional formasi ini memiliki litologi penyusun berupa dominasi batupasir dengan batulempung. Analisis petrofisika di daerah penelitian menggunakan empat sumur. Adapun karakterisasi reservoir yang telah dilakukan dengan menerapkan metode Rock Typing berupa Flow Zone Indicator (FZI) dengan menggunakan data log untuk memperoleh properti reservoir yaitu volume clay, porositas, saturasi air, dan permeabilitas. Adapun hasil perhitungan petrofisika yaitu volume clay rata–rata berkisar 34–37%, Porositas rata–rata berkisar antara 6–12%, saturasi air rata–rata berkisar antara 26–49%, dan permeabilitas rata–rata berkisar antara 1–18 mD. Selanjutnya metode FZI dilakukan dengan menghubungkan data permeabilitas dan porositas. Tipe batuan tertinggi merupakan tipe batuan yang memiliki nilai celah pori paling besar sehingga mampu melewatkan fluida paling baik. Diketahui bahwa FZI terbaik berada pada elektrofasies cylindrical dan funnel dengan fasies upper shoreface dan lingkungan pengendapan pada Intertidal
Hubungan Pemasangan Prosedur Invasif terhadap Kejadian Sepsis Neonatorum pada Bayi Prematur
Latar Belakang: Selama perawatan di NICU, bayi prematur diberikan tindakan invasif. Tindakan invasif seperti penggunaan ventilator dan pemasangan kateter dapat meningkatkan risiko infeksi dan sepsis neonatorum. Namun, masih terdapat inkonsistensi mengenai hubungan antara pemasangan prosedur invasif terhadap kejadian sepsis neonatorum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemasangan prosedur invasif terhadap kejadian sepsis neonatorum pada bayi prematur.
Metodologi: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 33 bayi prematur yang dipilih melalui convenience sampling di Ruang Melati RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo selama periode Februari-Maret 2025. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan menggunakan uji Fisher Exact.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata usia gestasi responden adalah 32 minggu, dengan mayoritas termasuk dalam kategori moderate to late preterm (69,7%). Median berat badan lahir 1650 gram, dan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (51,5%). Median jumlah prosedur invasif yang diterima bayi prematur adalah 2 prosedur, dengan mayoritas bayi mendapatkan ≤ 2 prosedur invasif (57,6%). Jenis prosedur invasif yang paling sering digunakan adalah OGT (38,5%). Sebanyak 4 bayi (12,1%) mengalami sepsis neonatorum, dengan bakteri penyebabnya meliputi Staphylococcus haemolyticus, Klebsiella pneumoniae ssp, Acinobacter baumannii, dan Eisherichia coli. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara jumlah prosedur invasif dan kejadian sepsis neonatorum pada bayi prematur (p = 1,000).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prosedur invasif terhadap kejadian sepsis neonatorum pada bayi prematur. Hal ini dapat terjadi karena jumlah kejadian sepsis pada bayi prematur yang dipasang prosedur invasif lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang dipasang prosedur invasif namun tidak mengalami sepsis neonatorum
Rancang Bangun Kontrol Level Air Otomatis pada Tangki Menggunakan Servo Valve Berbasis Fuzzy Logic Controller
Pengendalian level air secara otomatis merupakan kebutuhan penting dalam berbagai proses industri, rumah tangga, dan pertanian guna menjaga dan mencegah pemborosan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol level air otomatis berbasis Fuzzy Logic Controller (FLC) yang mengatur bukaan servo valve pada tangki penyimpanan air. Sistem ini menggunakan sensor ultrasonik HY-SRF05 untuk mendeteksi ketinggian air dan sensor flow rate YF-S201 sebagai input sistem, serta servo motor sebagai aktuator pengatur laju aliran air. Fuzzy logic controller dirancang dengan dua input, yaitu ketinggian air (level) dan flow rate, serta satu output berupa sudut bukaan servo valve. Himpunan fuzzy dibentuk dengan metode segitiga dan trapesium, serta dilakukan proses inferensi mamdani untuk menghasilkan output yang sesuai. Logika fuzzy yang digunakan mampu menangani ketidakpastian dan dinamika perubahan level air dengan lebih fleksibel dibandingkan kontrol konvensional. Sistem dikembangkan dan diuji dalam berbagai kondisi, termasuk gangguan ringan hingga berat pada jalur keluar tangki untuk menguji ketahanan kendali dalam menjaga stabilitas level air. Hasil pengujian menunjukkan sistem kontrol fuzzy mampu mempertahankan level air, meskipun terjadi gangguan pengeluaran air melalui valve output. Sistem menunjukkan respon yang halus, tidak terjadi osilasi ekstrem, dan waktu mencapai kestabilan relatif singkat. Dengan demikian, sistem kontrol fuzzy ini terbukti efektif dalam mengatur level air secara otomatis dan adaptif terhadap perubahan kondisi, serta dapat menjadi solusi dalam sistem otomatisasi pengendalian fluida
Struktur Populasi Ikan Layang (Decapterus macrosoma, Bleeker, 1851) Yang Didaratkan Pada TPI Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan
Ikan layang merupakan jenis ikan pelagis kecil yang memiliki nilai ekonomis. Pemanfaatan sumberdaya ikan secara terus menurus tanpa dibatasi penangkapannya dapat mengancam kelestarian sumberdaya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur populasi ikan layang meliputi struktur ukuran, ukuran pertama kali tertangkap, ukuran pertama kali matang gonad, Tingkat kematangan gonad, rasio kelamin, dan kohort. Hasil distribusi ukuran ikan layang jantan kisaran 17-30 cm tertinggi dibulan Agustus dan betina 15-28 cm tertinggi dibulan Juni. Ukuran pertama kali tertangkap ikan layang jantan 26 cm dan betina 26,34 lebih besar dari ukuran pertama kali matang gonad ikan layang jantan 25,41 cm betina 24,87 cm (Lc>Lm). Tingkat Kematangan Gonad (TKG) pada bulan Juni-Juli didominasi oleh TKG II pada ikan jantan dan betina, dan bulan Agustus-September ikan layang jantan dan betina didominasi oleh TKG III dan IV. Rasio kelamin berbeda nyata sehingga dikatakan tidak seimbang dengan rasio 1 : 1,005. Kohort ikan layang jantan dan betina terdapat 1 kohort pada bulan Juni-September