Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Perancangan Produk Berbahan Upcycled Komposit Rotan Menggunakan House of Quality

    No full text
    Calamus Melanoloma Mart menjadi waste pada CV Satori Rattan Indonesia, upcycled Natural Fiber Composite (uNFC) dibuat dan karakteristik material divalidasi menggunakan pendekatan House of Quality (HoQ). Material komposit dibuat dalam dua ketebalan yaitu 6 mm dengan ekstraksi serat dan 15 mm tanpa ekstraksi serat. Kedua spesimen diuji untuk mengetahui kekuatan tarik dan daya serap air. Hasil uji menunjukkan bahwa spesimen 15 mm memiliki tensile strength sebesar 31,91 MPa dan modulus elastisitas 734 MPa yang menunjukkan spesimen ini lebih kuat daripada spesimen 6 mm, sedangkan spesimen 6 mm memiliki daya tahan terbaik terhadap kelembapan dengan kenaikan massa 4% dan penurunan kekuatan 17,5% yang menunjukkan spesimen ini lebih baik dibandingkan material 15 mm, memenuhi spesifikasi teknis dalam HoQ material. HoQ produk digunakan untuk mengonversi preferensi pengguna menjadi atribut desain, dan simulasi FEM menunjukkan produk akhir memiliki tegangan maksimum ±3,7 MPa dan faktor keamanan 4 dan 5, layak untuk aplikasi furnitur. Prototype produk dibuat dan menunjukkan kesesuaian antara performa material dan kebutuhan pengguna, sehingga material komposit rotan hasil upcycling dinyatakan fungsional dan berkelanjutan

    Analisis Risiko dan Usulan Perbaikan Alat Pelindung Diri dengan Pendekatan Ergonomi Partisipatori Petani Nanas di Kecamatan Karangreja, Purbalingga

    No full text
    Petani nanas di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja akibat tertusuk duri nanas, terutama karena alat pelindung diri (APD) yang digunakan belum sesuai dengan kondisi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keluhan dan penyebab kecelakaan kerja, serta menyusun usulan perbaikan APD yang relevan, nyaman, dan mudah diterapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pengisian kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan perilaku penggunaan APD oleh 93 responden, serta wawancara terhadap beberapa petani yang bersedia. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar petani mengalami cedera di bagian tangan, kaki, dan wajah karena tertusuk duri nanas, serta minimnya penggunaan APD akibat ketidaknyamanan desain dan material yang digunakan. Mayoritas responden berusia 41–50 tahun dengan pengalaman kerja lebih dari lima tahun. Berdasarkan analisis data dan partisipasi petani, disusun enam usulan perbaikan APD, yaitu: sarung tangan tahan duri dan lentur, sepatu boot ringan dan anti-selip, wearpack sejuk dan tahan sobek, masker ringan yang mudah bernapas, kacamata pelindung dari duri dan debu, serta topi leher panjang. Usulan ini diharapkan mampu meningkatkan perlindungan dan keselamatan kerja petani secara efektif

    Kohesi Gramatikal pada Kumpulan Cerpen Mekar Semalam Karya Mushoffa dan Relevansinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI SMA

    No full text
    Kohesi gramatikal merupakan hubungan antara makna dalam wacana yang ditunjukkan dengan penggunaan elemen gramatikal (pengacuan, penyulihan, pelesapan, dan perangkaian) untuk menciptakan suatu kepaduan dan keserasian. Cerpen sebagai salah satu bentuk wacana menggunakan kohesi gramatikal dalam penulisannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi gramatikal yang terdapat pada kumpulan cerpen Mekar Semalam karya Mushoffa serta relevansi hasil penelitian tersebut ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini berupa kumpulan cerpen Mekar Semalam karya Mushoffa. Objek penelitian ini berupa kalimat pada dialog, narasi cerita, dan penggalan cerita yang di dalamnya menggunakan kohesi gramatikal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kohesi gramatikal Sumarlam (2008). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dengan teknik lanjutan teknik catat, sementara metode yang digunakan dalam analisis data menggunakan metode agih dengan teknik berupa Bagi Unsur Langsung (BUL). Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 131 data bentuk kohesi gramatikal yang terdiri atas 55 data referensi, 22 data substitusi, 11 data elipsis, dan 43 data konjungsi. Hasil penelitian ini direlevansikan ke dalam bentuk modul ajar untuk materi teks cerita pendek pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan kohesi gramatikal yang paling dominan adalah bentuk referensi dan yang paling sedikit adalah elipsis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kohesi gramatikal dapat dijadikan sebagai bahan ajar di sekolah dengan pembuatan modul ajar. Dengan adanya modul ajar, diharapkan guru dan peserta didik dapat memanfaatkannya sebagai sumber belajar

    Identifikasi Molekuler Bakteri pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Dibudidayakan Secara Intensif di Desa Klatakan, Situbondo, Jawa Timur

    No full text
    Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) terus mengalami peningkatan seiring tingginya permintaan pasar, namun juga diikuti oleh risiko infeksi bakteri yang dapat menurunkan produktivitas. Identifikasi secara molekuler bakteri yang terdapat pada udang vaname yang terinfeksi penyakit bakterial menjadi langkah penting dalam strategi pengendalian yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis bakteri yang terdapat pada udang vaname yang menunjukkan gejal penyakit dan dibudidayakan di Desa Klatakan, Situbondo. Isolasi bakteri dilakukan dari organ hepatopankreas menggunakan media TCBS, kemudian dilanjutkan ekstraksi DNA, amplifikasi gen 16s rRNA, dan analisis sekuens menggunakan BLAST serta pohon filogenetik. Tiga isolat dari total tujuh dipilih secara acak berdasarkan morfologi koloni untuk dianalisis lebih lanjut. Dua dari tiga isolat berhasil diidentifikasi dan menunjukkan bahwa isolat memiliki kemiripan dengan Bacillus toyonensis (PV639052.1) dan Pseudomonas fulva (KJ958214.1)

    Pengaruh Aplikasi Pupuk Kandang Kambing berbasis Bioaktivator Alami dan Dosis Pupuk N, P, K terhadap Pertumbuhan, Fisiologi, dan Hasil Tanaman Semangka

    No full text
    Tanaman semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura yang penting secara ekonomi karena nilai gizi dan permintaan pasar yang tinggi. Dalam budidaya semangka, penggunaan pupuk anorganik seperti N, P, dan K menjadi praktik umum, namun ketergantungan yang tinggi dapat menurunkan kualitas tanah dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian untuk mengevaluasi potensi penggunaan bioaktivator dalam meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji pengaruh aplikasi pupuk kandang kambing yang telah difermentasi menggunakan bioaktivator terhadap pertumbuhan, fisiologi, dan hasil tanaman semangka; (2) mengkaji pengaruh pemberian pupuk N, P, K terhadap karakter pertumbuhan, fisiologi, dan hasil tanaman semangka; dan (3) mengkaji pengaruh aplikasi pupuk kandang kambing fermentasi dan dosis pupuk N, P, K terhadap karakter pertumbuhan, fisiologi, dan hasil tanaman semangka. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas pada ketinggian 115 mdpl dengan jenis tanah inceptisol dan Laboratorium Agroekologi. Penelitian ini berlangsung mulai dari bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Februari 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah jenis bioaktivator (A1: EM4, A2: M-21, A3: Bio Decolizea, A4: Bonggol pisang) dan faktor kedua adalah dosis pupuk N, P, K (N1: 0%, N2: 50%, N3: 100%). Kedua faktor tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan penelitian dilakukan dalam 3 ulangan sehingga total tanaman untuk seluruh percobaan yaitu 36 satuan unit percobaan. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan pupuk kandang kambing dengan bioaktivator menunjukkan pengaruh yang terbatas. Meskipun demikian, pupuk kandang kambing dengan bioaktivator Bio Decolizea mampu meningkatkan tinggi tanaman sebesar 27,6% pada 42 HST dibandingkan dengan pupuk kandang kambing dengan bioaktivator EM4. Sebaliknya, perlakuan dosis N, P, K secara konsisten dan signifikan meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen. Pada 28 HST, dosis pupuk N, P, K 100% meningkatkan panjang tanaman sebesar 58,5% dibandingkan dosis pupuk N, P, K 0%. Tren ini berlanjut hingga 42 HST, dengan peningkatan panjang tanaman mencapai 70,5%. Pemberian dosis pupuk N, P, K 100% juga meningkatkan bobot buah per tanaman hingga 63,8% dibandingkan dengan dosis pupuk N, P, K 0%. Pada variabel fisiologi, ditemukan hasil berbanding terbalik, di mana dosis pupuk N, P, K 0% justru menunjukkan kadar klorofil sekitar 29,7% lebih tinggi dibandingkan dosis pupuk N, P, K 100%. Kombinasi perlakuan pupuk kandang kambing dengan bioaktivator dan dosis pupuk N, P, K secara spesifik hanya memengaruhi jumlah daun pada 56 HST. Kombinasi perlakuan dosis pupuk N, P, K 0% dengan pupuk kandang kambing dengan bioaktivator Bio Decolizea menghasilkan jumlah daun terbanyak, yaitu 34 helai. Jumlah ini 41,7% lebih banyak dibandingkan dengan kombinasi perlakuan terendah (dosis pupuk N, P, K 0% dengan pupuk kandang kambing dengan bioaktivator EM4) yang hanya menghasilkan 24 helai daun. Hal ini menunjukkan bahwa pada kondisi pemupukan N, P, K yang minimal, bioaktivator tertentu dapat berperan penting dalam memaksimalkan parameter pertumbuhan spesifik seperti jumlah daun

    Aktivitas Antibakteri dan Identifikasi Molekuler Bakteri Asosiasi Tunikata Didemnum sp. di Perairan Tulamben, Bali

    No full text
    Resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan global yang mendorong eksplorasi alternatif terapi dari sumber daya hayati laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antibakteri yang dihasilkan oleh bakteri asosiasi tunikata Didemnum sp. terhadap bakteri patogen yang resisten terhadap antibiotik dan mengidentifikasi bakteri asosiasi tunikata yang memiliki potensi antibakteri cenderung stabil dan aktif pada seluruh patogen tunikata. Sebanyak 10 isolat bakteri diisolasi dari jaringan tunikata, diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etil asetat, lalu diuji aktivitasnya terhadap empat bakteri patogen resisten: Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Extended-Spectrum β-Lactamase (ESBL), Bacillus subtilis, dan Salmonella typhi menggunakan difusi kertas cakram. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar isolat mampu menunjukkan potensi antibakteri dengan kategori zona hambat lemah. Salah satu isolat potensial (RI.NA.115) yang menunjukkan potensi antibakteri cenderung stabil dan aktif pada seluruh patogen diidentifikasi secara molekuler menggunakan gen 16S rRNA dengan nilai similarity mencapai 100% pada Bacillus cereus. Penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri asosiasi tunikata memiliki potensi sebagai sumber senyawa antibakteri alternatif dalam menghadapi resistensi antibiotik

    Evaluasi Penerapan Good Governance: Analisis Upaya Malaysia dalam Merespons Skandal 1MDB Tahun 2015-2020

    No full text
    Skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) merupakan salah satu kasus korupsi transnasional terbesar yang menimbulkan kerugian signifikan bagi Malaysia, baik secara ekonomi maupun politik. Penelitian ini menganalisis skandal 1MDB melalui kerangka Good Governance dengan tujuan untuk menilai sejauh mana prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik diterapkan oleh aktor-aktor terkait, serta bagaimana kegagalan penerapan prinsip tersebut berkontribusi pada terjadinya skandal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, memanfaatkan data sekunder berupa laporan investigasi, literatur akademik, dan berita kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas merupakan aspek yang paling lemah dalam pengelolaan 1MDB, sedangkan partisipasi publik melalui gerakan sipil seperti Bersih 4.0 berperan penting dalam mendorong akuntabilitas politik. Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa lemahnya supremasi hukum serta adanya intervensi politik memperburuk penegakan hukum terhadap aktor yang terlibat. Kesimpulannya, skandal 1MDB memperlihatkan kegagalan tata kelola yang baik di Malaysia dan memberikan pelajaran penting mengenai urgensi penerapan prinsip Good Governance untuk mencegah korupsi sistemik di masa depan

    The Influence of Job Demands and Job Resources on Work Engagement With Burnout As Mediating Variable (Study on Employees of Oemah Tahu Purwokerto)

    No full text
    In the era of globalization and rapid technological growth today, competition between companies and profit organizations is becoming increasingly intense. Oemah Tahu Purwokerto is a form of a profit company located in Karangcengek Village, Sumbang District, Banyumas Regency. This study aims to analyze the effect of job demand and job resources on work engagement through burnout as a mediating variable. This research is a quantitative study that uses numbers as analysis material. This study uses primary and secondary data. The respondents in this study were 40 employees who work at Oemah Tahu Purwokerto. The analysis technique in this study will use multiple regression with the Sobel test as a mediation test. The results of the analysis show that: (1) Job demand has a negative and significant effect on work engagement of employees at Oemah Tahu Restaurant, because the higher the work demands, the lower the work engagement due to reduced employee energy and enthusiasm, (2) Job resources have a positive and significant effect on work engagement of employees at Oemah Tahu Restaurant, because the higher the work support received, the higher the employee's enthusiasm and involvement in work, (3) Job demand has a positive and significant effect on burnout of employees at Oemah Tahu Restaurant, because the lower the work pressure, the less likely employees are to experience physical and emotional fatigue, (4) Job resources have a negative and significant effect on burnout of employees at Oemah Tahu Restaurant, because the greater the work resources employees have, the lower the level of work fatigue they feel, (5) Burnout has a negative and significant effect on work engagement of employees at Oemah Tahu Restaurant, because the lower the level of burnout, the higher the employee's involvement in their work, (6) Burnout is able to mediate the effect of job demand on work engagement of employees at Oemah Tahu Restaurant, because low job demand reduces burnout, and low burnout then increases work engagement. (7) Burnout is able to mediate the influence of job resources on work engagement in employees at Oemah Tahu Restaurant, because high job resources reduce burnout, and low burnout encourages increased work engagement

    Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium stratiotes x Dendrobium lineale tahap Aklimatisasi pada Berbagai Konsentrasi Vitamin B1 dan Pupuk Daun

    Get PDF
    Anggrek merupakan tanaman hias yang termasuk ke dalam famili Orchidaceae yang menarik perhatian konsumen. Aklimatisasi anggrek merupakan tahap akhir dari kultur jaringan yang bertujuan mengkondisikan bibit terhadap lingkungan yang sebelumnya hidup secara in vitro agar selanjutnya dapat hidup di lingkungan luar. Vitamin B1 merupakan vitamin yang esensial untuk digunakan sebagai zat anti stress pada tanaman. Pemberian pupuk daun pada tanaman memberikan nutrisi untuk tanaman dengan cepat dan dapat diserap untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi vitamin B1 dan pupuk daun yang sesuai untuk aklimatisasi anggrek Dendrobium stratiotes x Dendrobium lineale serta mendapatkan kombinasi perlakuan yang paling sesuai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pemberian vitamin B1 (V) yang terdiri atas V0= 0 ml/l; V1=1,5 ml/l; V2 = 3 ml/l; dan V3= 4,5 ml/l. Faktor kedua yaitu perlakuan pupuk daun (P). Konsentrasi pupuk daun yang digunakan terdiri atas: P0= 0 g/l; P1= 2 g/l; dan P2= 4 g/l. Didapatkan kombinasi perlakuan sebanyak 12 unit perlakuan dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian konsentrasi vitamin B1 konsentrasi 3 ml/l yang menunjukkan pertambahan panjang akar sebesar 3,23 cm dan pada pertambahan jumlah akar sebanyak 14,00 akar. Pupuk daun 2 g/l memberikan pertambahan panjang daun 3,67 cm, luas daun 6,04 cm2, dan tinggi tanaman 3,65 cm. Pupuk daun 4 g/l memberikan pertambahan jumlah akar sebesar 13,83 akar dan kehijauan daun 98,46 unit SPAD. Kombinasi konsentrasi vitamin B1 dan pupuk daun yang diberikan belum menunjukkan adanya kombinasi yang optimal

    Analisis Struktur dan Prinsip Kerja Sama Pragmatik dalam Wacana Serial Animasi Trungtung

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Analisis Struktur dan Prinsip Kerja Sama Pragmatik dalam Wacana Serial Animasi Trungtung”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur wacana, pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama yang terdapat dalam wacana serial animasi Trungtung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini bersumber dari wacana serial animasi Trungtung yang ditayangkan pada kanal YouTube @NussaOfficialSeries. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode padan pragmatis. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan yaitu metode informal dan formal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan struktur wacana yang ditemukan pada 17 episode, yaitu struktur tema yang berbeda-beda, namun proses tematisasinya sama-sama ada pada judul, bagian pembuka, batang wacana, dan penutup, serta struktur penahapan yang ada pada bagian pembuka, batang wacana, dan penutup. Hasil prinsip kerja sama pragmatik ditemukan 197 data tuturan yang terdiri dari 149 data tuturan mematuhi prinsip kerja sama dan 48 data tuturan melanggar prinsip kerja sama. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa informasi pada wacana serial animasi Trungtung dapat tersampaikan dengan baik, meskipun terdapat ketidakutuhan dalam strukturnya. Penyampaian informasi yang mematuhi prinsip kerja sama memberikan hasil penyampaian pesan yang baik kepada penonton, sedangkan pada pelanggaran prinsip kerja sama memberikan hasil yang kurang. Akan tetapi, pelanggaran prinsip kerja sama dalam tuturan serial animasi Trungtung dapat menjadi penarik perhatian penonton

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!