Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Pengembangan Kapasitas Kecerdasan Emosional Pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Kesehatan Cabang Purbalingga Dalam Menangani Keluhan Peserta Bpjs

    Full text link
    BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan Kantor Cabang Purbalingga sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional, bertugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pegawai BPJS Kesehatan juga bertanggung jawab menangani keluhan dan permasalahan yang dihadapi peserta BPJS. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan permasalahan pelayanan penanganan keluhan peserta BPJS. Salah satu permasalahannya adalah masih ditemukan pegawai yang merespons keluhan peserta BPJS dengan cara yang kurang memuaskan. Respon yang kurang memuaskan ini dapat berdampak negatif pada peningkatan kuliatas pelayanan yang pada gilirannya akan menurunkan tingkat kepuasan peserta dan memberi citra buruk pada BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya upaya pengembangan kapasitas kecerdasan emosional pegawai dalam menangani keluhan peserta BPJS menuju peningkatan kualitas pelayanan berkelanjutan di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan konsep kecerdasan emosional menurut Daniel Goleman yang terdiri dari kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi, empati, dan ketrampilan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis interaktif oleh Miles and Huberman. Sedangkan validitas data menggunakan triangulasi sumber yaitu dengan membandingkan dan mengecek kembali tingkat kepercayaan suatu informan yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep kecerdasan emosional dalam menangani keluhan peserta BPJS belum diterapkan secara optimal oleh Pegawai BPJS Kesehatan Cabang Purbalingga. BPJS Kesehatan Cabang Purbalingga sebagai pengelola layanan kesehatan telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengintegrasikan penerapan kecerdasan emosional dalam tugas dan tanggung jawab pegawai. BPJS Kesehatan melaksanakan berbagai upaya untuk mengembangkan kapasitas kecerdasan emosional pegawai, seperti mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) pelayanan prima, pelatihan beauty class, sertifikasi BNSP, evaluasi rutin, dan program refreshmen pegawai. Dalam proses penanganan keluhan peserta BPJS, sebagian besar pegawai telah menjalankan tugasnya dengan baik, meskipun masih ada beberapa pegawai yang belum sepenuhnya menerapkan kemampuan kecerdasan emosional dalam menangani keluhan peserta khususnya pada aspek pengelolaan emosi dan ketrampilan sosial

    Representasi Kekerasan Berbasis Gender yang dialami Perempuan dalam 3 (Tiga) Film Indonesia

    Full text link
    Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang efektif untuk menyampaikan pesan, baik untuk menghibur, memberikan pengetahuan, maupun mengkritik isu sosial. Banyak film Indonesia yang mengangkat isu-isu penting, salah satunya isu tentang perempuan yang sering kali menjadikan pemeran perempuan sebagai korban kekerasan. Beberapa film Indonesia seperti film “Story of Kale: When Someone in Love (2020)”, “Penyalin Cahaya (2021)”, dan “Yuni (2021)”. Selain itu, maraknya fenomena kekerasan berbasis gender di Indonesia dan didukung oleh data Komnas Perempuan yang menunjukkan 339.782 kasus kekerasan berbasis gender terjadi pada tahun 2022-2023 menjadi salah satu urgensi penelitian ini. Penelitian ini kemudian berfokus pada bagaimana ketiga film tersebut merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan sesuai dengan realitas sosial di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotik. Pendekatan ini dilakukan untuk mengkaji tanda melalui tanda visual berupa scene dan tanda verbal berupa dialog yang memiliki makna kekerasan terhadap perempuan dalam ketiga film. Terdapat 6 scene beserta dialog yang menjadi sumber data primer yang kemudian dikaji dalam penelitian ini. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis semiotika Ferdinand de Saussure dengan menganalisis petanda (signified) dan penanda (signifiant). Ketiga film yaitu film “Story of Kale: When Someone in Love (2020)”, “Penyalin Cahaya (2021)”, dan “Yuni (2021)”, merepresentasikan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan bentuk yang beragam. Dalam film “Story of Kale: When Someone in Love (2020)” kekerasan fisik dan psikis ditampilkan melalui hubungan toxic yang penuh kekangan dan pelampiasan emosi, sementara pada film “Penyalin Cahaya (2021)” menyoroti pelecehan seksual dan victim blaming terhadap mahasiswa perempuan. Kemudian film “Yuni (2021)” menghadirkan tekanan budaya patriarki berupa tradisi pernikahan dini yang membatasi pendidikan perempuan dan kekerasan ekonomi berupa penelantaran. Ketiga film ini menunjukkan bahwa perempuan sering kali menjadi korban kekerasan yang dipengaruhi oleh budaya patriarki serta relasi kekuasaan asimetris. Ketiga film menunjukkan pentingnya edukasi tentang kekerasan berbasis gender, pemberdayaan perempuan dan laki-laki melalui pendidikan baik formal maupun informal. Selain itu, sebagai rekomendasi diperlukan juga adanya penguatan kebijakan perlindungan mengenai tindak kekerasan seksual yang adil dab berkelanjutan terutama institusi pendidikan

    Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan dan Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Magelang

    Full text link
    Inti masalah kemiskinan adalah ketidakmampuan individu atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan dasar akibat keterbatasan akses terhadap sumber daya, pendidikan, kesempatan kerja, dan layanan sosial, yang jika tingkat kemiskinan tinggi, dapat menyebabkan ketimpangan sosial, peningkatan kriminalitas, rendahnya produktivitas, dan lambatnya pertumbuhan ekonomi suatu negara. Penelitian ini melihat seberapa besar pengaruh variabel independen yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kota Magelang pada jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan serta pengangguran yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kota Magelang pada jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diolah menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk melihat pengaruh jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek serta tidak berpengaruh dalam jangka panjang, ketimpangan pendapatan tidak berpengaruh dalam jangka pendek serta berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang dan variabel pengangguran berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek serta tidak berpengaruh dalam jangka panjang di Kota Magelang pada tahun 2007-2023. Menurut hasil olah data bahwa sebesar 94,6% variabel pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kota Magelang Implikasi penelitian ini berdasarkan kesimpulan tersebut adalah belum tepat sasarannya kebijakan yang dirancang oleh Pemerintah Kota Magelang dalam berupaya menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Magelang agar dapat dirasakan masyarakat pada jangka panjang, serta masih perlunya kebijakan yang tepat guna menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Magelang yang sampai saat ini menempati posisi pertama tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Keterbatasan penelitian ini yaitu data time-series yang hanya terdapat 17 tahun serta hanya berfokus membahas keterkaitan variabel makro terhadap kemiskinan

    Peran Posyandu Remaja dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Bangsa Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas Tahun 2024

    Full text link
    Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi ancaman kesehatan yang meningkat di kalangan remaja akibat gaya hidup tidak sehat. Besarnya dampak akibat PTM menjadikan upaya pencegahan sejak usia muda penting untuk dilakukan, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Posyandu Remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran posyandu remaja dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di Desa Bangsa, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian dilakukan di Desa Bangsa pada bulan September 2024 - Januari 2025, melibatkan sejumlah delapan informan utama berupa kader posyandu remaja. Informan pendukung yaitu dua peserta posyandu remaja, satu bidan desa, dan satu petugas puskesmas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik dan keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil: Posyandu Remaja di Desa Bangsa memiliki peran sebagai motivator, edukator, fasilitator, dan konselor dalam pencegahan PTM. Kader memberikan edukasi tentang anemia, diabetes melitus, dan pola hidup sehat. Posyandu melakukan pemantauan kesehatan melalui pemeriksaan antropometri dan tekanan darah yang dilakukan rutin setiap bulannya. Kader juga melakukan kerja sama dengan pihak-pihak lain untuk mendukung berjalannya kegiatan posyandu remaja. Kesimpulan: Peran posyandu remaja Desa Bangsa dalam pencegahan PTM ditunjukkan dengan kegiatan yang terlaksana seperti pemeriksaan kesehatan, edukasi, konseling, dan senam. Namun kegiatan edukasi dan konseling terkait PTM masih terbatas. Sehingga diharapkan kegiatan posrem dioptimalkan dengan memperluas topik materi mengenai PTM yang berisiko pada remaja dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan

    Greedy-Guided Genetic Algorithm untuk Optimasi Data Offloading pada Edge Caching Network

    Full text link
    Internet of Things (IoT) berkembang pesat dengan jumlah perangkat mencapai lebih dari 18 miliar pada tahun 2024, yang sangat bergantung pada infrastruktur internet cepat seperti 5G, cloud network, dan edge network. Dalam konteks edge caching network, algoritma cache replacement memainkan peran penting, termasuk algoritma optimasi eksak dan metaheuristik seperti algoritma genetika (GA). Namun, GA memiliki kelemahan berupa potensi terjebak pada local optimum yang membatasi nilai profit. Penelitian ini mengusulkan modifikasi GA dengan algoritma greedy untuk meningkatkan nilai fitness dan efektivitas cache replacement. Modifikasi dilakukan dengan mengganti metode inisiasi populasi menggunakan pendekatan greedy dalam dua bentuk, yaitu full-greedy dan half-greedy. Selain itu, tahap akhir generasi memperbaiki kromosom yang melebihi kapasitas cache. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GA full greedy memiliki nilai fitness awal tertinggi, sementara GA half greedy unggul secara keseluruhan dalam median nilai fitness, matriks hit ratio, dan Latency Saving Ratio (LSR). Pada empat set data, GA half greedy menunjukkan dominasi dalam hit ratio dengan selisih hingga 3% dibandingkan GA full greedy dan hingga 25% dibandingkan GA klasik. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil memenuhi tujuan yang ditetapkan, menunjukkan bahwa GA half greedy lebih unggul untuk optimasi data offloading pada edge caching network

    The Effect of System Quality, Information Quality, Perceived Usefulness, Perceived Hedonic, and User Interface on User Satisfaction (Study on BCA Customers in Banyumas)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pengguna terhadap aplikasi BCA Mobile, dengan menggunakan kerangka teori dari Model Delone & McLean, Technology Acceptance Model (TAM), dan End-User Computing Satisfaction (EUCS). Variabel yang dianalisis meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, persepsi kegunaan, persepsi hedonic, dan antarmuka. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 164 responden yang berdomisili di Kabupaten Banyumas yang merupakan pengguna aktif BCA Mobile. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling berdasarkan kriteria tertentu. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji model regresi (uji F dan uji R2), dan uji hipotesis (uji t). Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas informasi, persepsi hedonik, dan antarmuka memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Sebaliknya, kualitas sistem dan persepsi kegunaan tidak menunjukkan pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Keterbatasan penelitian ini terletak pada kesulitan dalam menghubungi responden selama proses pengumpulan data, yang dapat memengaruhi kelengkapan data. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk memberikan insentif atau reward kepada responden agar lebih termotivasi untuk mengisi kuesioner. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembang aplikasi dan institusi keuangan untuk fokus pada peningkatan kualitas informasi, pengalaman pengguna yang menyenangkan, dan antarmuka yang mudah digunakan guna meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi perbankan digital

    Pendekatan Non-Targeted Metabolomic dan Kemometrik dalam Profiling Minyak Atsiri Zingiber officinale dan Zingiber cassumunar serta Aktivitas Antibakterinya terhadap Pseudomonas aeruginosa dan MRSA

    Full text link
    Resistensi antibiotik sedang menjadi masalah global yang sulit diatasi. Diperlukan eksplorasi senyawa antibakteri baru yang mampu menjadi alternatif bagi bakteri resisten. Salah satu target potensialnya adalah minyak atsiri tanaman karena banyak mengandung senyawa bioaktif. Tanaman yang telah digunakan secara empiris sebagai obat seperti Zingiber cassumunar dan Zingiber officinale dapat dijadikan target eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dan membandingkan profil metabolit dari kedua sampel, serta membandingkan aktivitas antibakterinya terhadap bakteri dengan tingkat resistensi tinggi, seperti Pseudomonas aeruginosa dan MRSA. Penelitian eksperimental dilakukan menggunakan sampel berupa minyak atsiri Z. cassumunar dan Z. officinale. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan non-targetted metabolomic menggunakan GC-MS yang dikombinasi kemometrik dan dilakukan uji antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa dan MRSA menggunakan metode broth microdilution (BMD). Analisis non-targetted metabolomic menghasilkan 169 metabolit terdeteksi, 85 diantaranya merupakan metabolit teranotasi. Uji antibakteri menunjukkan bahwa sampel minyak atsiri Z. cassumunar dan Z. officinale memiliki aktivitas antibakteri sedang. Kedua sampel menghasilkan nilai KHM yang sama pada uji antibakteri terhadap MRSA. Sedangkan pada pengujian terhadap P. aeruginosa, nilai KHM minyak atsiri Z. cassumunar lebih baik. Pendekatan non-targetted metabolomic dengan GC-MS dapat mendeteksi senyawa metabolit dalam sampel secara lebih komprehensif. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa kedua sampel minyak atsiri memiliki aktivitas antibakteri sedang terhadap P. aeruginosa dan MRSA

    Rancang Bangun Irrigation Desalination Berbasis Energi Surya Sebagai Solusi Alternatif Kekeringan Di Wilayah Pesisir Indonesia

    Full text link
    Musim kemarau di Indonesia adalah periode ketika curah hujan menurun secara signifikan, dan suhu udara cenderung meningkat. Latar belakang musim kemarau di Indonesia dapat dipahami melalui faktor geografis dan iklim, karena Indonesia terletak di khatulistiwa yang menjadikannya negara dengan iklim tropis. Faktor utama yang mempengaruhi musim kemarau adalah pergerakan angin dan fenomena El Nino, dengan terjadinya musim kemarau dapat menyebabkan beberapa dampak negatif yaitu kekeringan atau kurangnya ketersediaan air bersih. Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukannya tindakan atau solusi, salah satunya yaitu dapat memanfaatkan air laut menjadi air tawar dengan proses destilasi. Peneliti membuat alat “Irrigation Desalination” sederhana yang menggunakan panel surya dan water heater sebagai komponen utamanya. Alat ini dapat mengubah air laut menjadi air tawar dengan kualitas air yang normal. Peneliti melakukan penelitian selama 5 hari dengan beberapa pengukuran data, diantaranya intensitas cahaya matahari, suhu ruang, suhu air, salinitas, TDS, pH, kelembapan udara, arus, volume air awal, volume air menguap, dan volume air yang dihasilkan. Dari kelima hari penelitian, didapatkan kualitas air tawar hasil destilasi memperoleh salinitas dengan kategori “non-salination”, sedangkan untuk TDS memperoleh kategori “Sangat bagus” dengan rata-rata TDS selama 5 hari penelitian ialah 254,4 ppm. Debit produksi air selama 5 hari penelitian dari data yang diperoleh adalah 0,682 liter/jam. Ada pun beberapa faktor yang paling mempengaruhi pada penelitian ini yaitu suhu dan volume air, suhu sangat berpengaruh terhadap penelitian ini yang dimana suhu berasal dari panas cahaya matahari dan panas dari water heater, jika salah satu dari panas tidak berbanding lurus maka akan berpengaruh pada proses penguapan

    Tanggap Agronomi Tanaman Edamame (Glycine max L.Merill) terhadap Aplikasi Formula Kasgot Diperkaya dengan Biochar dan Hijauan Legum di Tanah Ultisol

    Full text link
    Edamame (Glycine max L. Merill) merupakan kedelai dari Jepang yang berumur singkat, bijinya lebih besar, teksturnya lebih halus, rasanya lebih manis, lebih mudah dicerna dibandingkan kedelai biasa dan sangat baik untuk kesehatan serta mengandung protein setara dengan susu. Permintaan dari berbagai negara akan edamame sangat banyak, namun Indonesia hanya dapat memenuhi 3% dari kebutuhan pasar Jepang. Pemanfaatan lahan marginal seperti ultisol dapat dilakukan dengan pengupayaan berupa penambahan bahan organik melalui pemupukan. Penambahan bahan organik akan menambah ketersediaan unsur hara pada tanah dan tanaman. Bahan organik yang digunakan yaitu kasgot. Kasgot mengandung unsur hara berupa N, P, dan K namun jumlah yang tersedia masih tergolong rendah sehingga diperlukan penambahan bahan organik lainnya seperti biochar sekam padi, hijauan legum, dan zeolit. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh aplikasi fermentasi kasgot yang diperkaya biochar, legum dan zeolit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame di ultisol. (2) mengetahui formulasi fermentasi kasgot diperkaya biochar, legum dan zeolit yang terbaik pada tanaman edamame di ultisol. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, serta BPTP Jawa Tengah. Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan Desember 2023-April 2024. Penelitian ini menggunanakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan faktor tunggal berupa dosis formula fermentasi kasgot yang terdiri dari 7 perlakuan, yaitu K0: tanpa pemupukan, K1: pemberian pupuk NPK, K2: kasgot 100%, K3: kasgot 88% + biochar 5% + legum 2% + zeolit 5%, K4: kasgot 76% + biochar 10% + legum 4% + zeolit 10%, K5: kasgot 64% + biochar 15% + legum 6% + zeolit 15%, K6: kasgot 52% + biochar 20% + legum 8% + zeolit 20%. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf kesalahan 5%. Jika hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), bobot kering tajuk (g), bobot kering akar (g), rasio bobot kering tajuk-bobot kering akar, jumlah polong (polong/tanaman), bobot polong (g/tanaman), jumlah biji (biji/tanaman), dan bobot biji (g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fermentasi kasgot yang diperkaya biochar, hijauan legum dan zeolit berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan bobot polong per tanaman, namun tidak berpengaruh nyata pada rasio bobot kering tajuk-bobot kering akar, jumlah polong per tanaman, jumlah biji dan bobot biji per tanaman. Formulasi kasgot K4 merupakan formula yang terbaik karena menghasilkan pertumbuhan dan hasil edamame yang terbaik

    Indikasi Pork Barrel Politics di Kabupaten Purbalingga

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan praktik Pork Barrel Politics dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Purbalingga. Praktik pork barrel politics merujuk pada program-program pemerintah yang bersifat populis, yang seringkali digunakan incumbent untuk meningkatkan keterpilihan atau mempertahankan dukungan dalam pemilihan kepala daerah. Kebijakan semacam itu dapat menjadi salah satu strategi yang efektif bagi para incumbent dalam menjaga keterpilihan mereka. Tulisan ini bermaksud untuk menjelaskan adanya indikasi pork barrel politics di Kabupaten Purbalingga dan implikasinya terhadap efektivitas pilkada 2024 di Kabupaten Purbalingga. Tulisan ini berdasarkan pada penelitian dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil tulisan ini, menunjukkan bahwa ditemukan indikasi praktik pork barrel politics di Kabupaten Purbalingga pada pilkada 2024 melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Indikasi pork barrel politics di Kabupaten Purbalingga terlihat dari pelaksanaan program kerja yang cenderung memihak, dengan memfokuskan alokasi program pada wilayah-geografis tertentu yang dianggap strategis untuk mendulang suara dalam pilkada. Selain itu, distribusi anggaran seringkali tidak merata dan lebih menguntungkan kelompok-kelompok tertentu. Hal ini diperkuat dengan adanya kendali signifikan yang dimiliki oleh bupati terkait penyaluran bantuan yang lebih diarahkan untuk memperkuat basis dukungan politik. Simpulan dari penulisan ini adalah bahwa praktik pork barrel politics tidak selalu bisa memberikan jaminan dengan kemenangan bagi incumbent

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!