Repository Universitas Jenderal Soedirman

Repository Universitas Jenderal Soedirman
Not a member yet
    27468 research outputs found

    Pengaruh Luas Panen, Jumlah Produksi, dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Kopi Robusta di Kabupaten Banyumas

    Full text link
    Pendapatan petani merupakan salah satu indikator utama dalam kesejahteraan untuk menggambarkan bagaimana tingkat keberhasilan dalam pengelolaan usaha pertanian, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor apa saja yang memengaruhi terhadap pendapatan petani. Penelitian ini melihat seberapa pengaruh variabel bebas (Independen) yang terdiri dari luas panen, jumlah produksi, dan harga jual terhadap pendapatan petani kopi robusta di Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh luas panen, jumlah produksi, serta harga jual berpengaruh terhadap pendapatan petani kopi robusta di Kabupaten Banyumas dan untuk mengetahui pengaruh signifikan terhadap pendapatan petani kopi robusta di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan data primer yang dianalisis dengan metode regresi linier berganda data panel, serta model terbaik yang terpilih yaitu Common Effect Model (CEM). Sumber data primer yang diolah diperoleh dari melakukan wawancara untuk mengetahui dari tahun 2019-2023 ke enam kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Baturraden (Desa Ketenger), Kecamatan Cilongok (Desa Gununglurah), Kecamatan Kedungbanteng (Desa Baseh), Kecamatan Sumbang (Desa Sikapat), Kecamatan Pekuncen (Desa Karangkemiri), dan Kecamatan Somagede (Desa Kemawi) yang berada di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen, jumlah produksi, dan harga jual berpengaruh positif secara signifikan terhadap pendapatan petani di Kabupaten Banyumas. Hasil olah data menunjukkan bahwa 99% variabel luas panen, jumlah produksi, dan harga jual mempengaruhi pendapatan petani kopi robusta di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan kesimpulan tersebut, implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya dukungan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan melalui optimalisasi luas panen dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani. Upaya untuk mencapai pendapatan yang optimal meliputi pemanfaatan fasilitas produksi kopi robusta, penyelenggaraan pelatihan khusus bagi petani, serta pemberian teknologi modern yang mampu meningkatkan efisiensi budidaya kopi robusta di setiap kecamatan di Kabupaten Banyumas

    Excessive Emotions as a Form of Defense Mechanism in Turning Red (2022)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggambaran emosi berlebihan sebagai mekanisme pertahanan dalam film animasi "Turning Red" (2022) yang disutradarai oleh Domee Shi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana karakter Meilin Lee, Ming Lee, dan Sun-Yi menavigasi perasaan mereka yang luar biasa melalui transformasi menjadi panda merah, yang melambangkan strategi koping mereka. Pertanyaan penelitian utama berfokus pada fungsi emosi berlebihan dalam konteks mekanisme pertahanan psikologis. Dengan menganalisis dialog dan sinematografi, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tema dan dinamika psikologis yang mendasari yang mencerminkan pikiran dan perilaku bawah sadar karakter. Temuan diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang perjalanan emosional karakter dan implikasi yang lebih luas dari mekanisme pertahanan dalam storytelling animasi. Penelitian ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teoretis dalam studi film psikoanalitik tetapi juga memberikan wawasan tentang representasi perjuangan emosional dalam media kontemporer

    Analisis Kualitas Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas

    Full text link
    Pada Juli 2022, Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN) di 107 Kantor Pertanahan, salah satunya Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas untuk mewujudkan fleksibilitas waktu. Namun, pelaporannya sebatas jumlah permohonan dan bersifat internal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas PELATARAN di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian adalah kualitatif menggunakan teori kualitas pelayanan publik menurut Lupiyoadi & Hamdani (2006). Hasil penelitian mengungkap kualitas PELATARAN di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas dinilai baik oleh masyarakat. Dalam aspek fisik, penampilan pegawai dinilai rapi, ruang pelayanan nyaman, tetapi papan informasi mengenai PELATARAN tidak terbaca jelas. Dalam aspek keandalan, terkait kejelasan informasi dan pelayanan yang cepat sudah terpenuhi. Selanjutnya, daya tanggap pegawai dinilai baik dalam menjawab pertanyaan pemohon. Tetapi, permohonan tidak dapat langsung diproses. Lalu, aspek jaminan dan kepastian, pegawai dinilai baik dalam mengoperasikan sarana dan prasarana, bersikap sopan, serta memberikan rasa percaya terhadap pemohon. Yang terakhir, pegawai juga dinilai baik dalam keramahan, membangun suasana positif, serta memahami kepentingan pemohon saat pelayanan. Hasil penelitian juga mengungkap bahwa kebijakan ini layak dilanjutkan. Penelitian ini berimplikasi teoritis bahwa terpenuhinya sub aspek akan menunjang kualitas pelayanan. Sedangkan, implikasi praktisnya perlu dilakukan pembaruan papan informasi, pemasifan penyebaran informasi melalui media sosial, dan pentingnya kehadiran security saat PELATARAN

    Determinan Kemiskinan 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015-2023

    Full text link
    Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang sulit diatasi di berbagai negara karena dianggap dapat menghambat kemajuan ekonomi suatu negara. Salah satu Provinsi dengan kemiskinan tertinggi kedua di Pulau Jawa adalah Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu PDRB per kapita, IPM, Pengangguran, Rasio Ketergantungan, dan COVID-19 terhadap variabel dependen kemiskinan di 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik Indonesia dan Badan Pusat Statistik Jawa Tengah. Data yang diambil berupa data tahun 2015-2023 dari 35 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan analisis regresi data panel yang melalui beberapa uji seperti Uji Chow dan Uji Hausman. Model terbaik yang terpilih yaitu Fixed Effect Model (FEM). Teknik pengolahan data menggunakan data panel dengan bantuan software Eviews 10. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) PDRB per kapita dan IPM berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan (2) Pengangguran tidak berpengaruh terhadap kemiskinan (3) Rasio ketergantungan berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan

    Efektivitas Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) dalam Digitalisasi Pengelolaan dan Pendaftaran Wakaf di Kantor Kementerian Agama Banyumas

    Full text link
    Kebijakan SIWAK merupakan kebijakan pengelolaan wakaf berbasis digital yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan wakaf di Indonesia. Kantor Kemenag Banyumas telah menerapkan SIWAK dari tahun 2022, namun di tahun 2023 hanya 11 kecamatan dari 27 kecamatan yang ada di Banyumas yang telah mengimplementasikan SIWAK, selain itu ditemukan berbagai kendala dalam penerapan SIWAK di daerah lain. Sehingga diperlukan penelitian terkait efektivitas pelaksanaan SIWAK di Kantor Kemenag Banyumas dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas sistem informasi wakaf (SIWAK) dalam digitalisasi pengelolaan dan pendaftaran wakaf di Kantor Kemenag Banyumas dan melihat kendala apa saja yang dihadapi dalam penetapan SIWAK. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan menggunakan metode analisis interaktif dan validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari 6 indikator kesuksesan sistem informasi menurut DeLone & McLean (2003) penerapan SIWAK di Kantor Kemenag Banyumas belum cukup efektif. Kualitas sistem sudah bagus dengan terus mengalami pembaruan, namun informasi dan data yang disampaikan belum sepenuhnya akurat. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kantor kemenag Banyumas memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada berbagai pihak. Penggunaan sistem ini telah diwajibkan dari awal tahun 2024 tetapi tidak digunakan setiap waktu. Kankemenag dan KUA merasa puas dengan sistem ini karena memberikan kemudahan dalam proses keadministrasian, namun pendaftar belum sepenuhnya merasa terbantu dengan sistem ini. Kendala yang dihadapi Kantor Kementerian Agama Banyumas selama penerapan SIWAK yang mengakibatkan kurang efektifnya sistem ini diantaranya adalah Sumber Daya Manusia (SDM), jaringan internet yang belum stabil, data wakaf yang tidak terinput secara lengkap, serta belum tersinkronnya sistem yang ada di Kemenag dengan BPN

    The Influence of Financial Literacy, the Use of Cash and Cashless Payment Methods on Traders Income in the Pasar Manis, West Purwokerto District

    Full text link
    In the midst of the current development of the digital economy, financial literacy and payment methods are an important part of merchant profits. Financial literacy includes the ability of merchants to manage their own finances, such as making the right financial decisions, saving, and managing their cash flow. Financially aware merchants tend to be better able to manage risk and optimize capital, which can increase income. The use of non-cash methods such as e-wallets, QRIS, and bank transfers is increasing. These methods make transactions easier and attract more consumers, especially those who are already familiar with digital technology. The combination of financial literacy, various payment methods can have a significant impact on the success of traders' businesses at Pasar Manis Purwokerto. Therefore, it is important to examine the influence of these factors on traders' income in facing the challenges of the modern era. This study uses primary data obtained by distributing questionnaires to traders at Pasar Manis Purwokerto. The population in this study was 178 traders, with a sample of 124 respondents using the purposive sampling technique. The research location was chosen because Pasar Manis has become a pilot project in the implementation of non-cash payments using QRIS, which allows comparison between merchants using cash and non-cash payment methods. Based on the data obtained from this study, the results show that financial literacy, cash payments, and non-cash payments simultaneously have a positive and significant effect on merchant income. Partially, each variable also has a significant effect on income, with financial literacy helping better financial management, cash payments providing fast liquidity, and non-cash payments expanding customer reach and accelerating the transaction process. The implication of this study is that merchants are expected to be able to improve their understanding of financial literacy and adopt more diverse payment methods to increase income. In addition, this study also provides recommendations for stakeholders, such as the government and financial institutions, to continue to encourage financial education and the implementation of digital payment technology to support economic growth in the traditional trade sector

    Implementasi Digitalisasi Pelayanan Administrasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga

    Full text link
    Di era digitalisasi ini, penggunaan teknologi digital membawa perubahan dan mempermudah aspek kehidupan sehari-hari. Implementasi digitalisasi dalam pelayanan administrasi adalah salah satu aspek yang memudahkan dalam melakukan proses pelayanan administrasi. Dalam melaksanakan tugasnya, Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga sudah menggunakan digitalisasi untuk mempermudah jalannya pelaksanaan tugas mengenai pertanahan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023, Tentang penerbitan dokumen elektronik dalam kegiatan pendaftaran tanah, pendaftaran tanah dilakukan oleh kementerian dan dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan sistem elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan digitalisasi dalam pelayanan administrasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui indikator isi kebijakan dan konteks kebijakan atau lingkungan implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif adalah metode yang digunakan untuk dapat menemukan pengetahuan atau teori terhadap penelitian di waktu tertentu (Mukhtar, 2013: 10). Dengan sasaran penelitian yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan metode analisis interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi dalam pelayanan administrasi yang ada di Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga sudah baik dan digunakan secara maksimal. Dengan adanya implementasi digitalisasi ini juga meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan tugas yang ada di Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Purbalingga. Namun, walaupun secara keseluruhan digitalisasi sudah digunakan dengan baik, kendala-kendala dalam menjalankan pekerjaan dengan digitalisasi ini juga masih muncul atau terjadi sehingga terkadang dengan adanya kendala tersebut menghambat pekerjaan yang sedang dijalankan. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi digitalisasi yang ada di Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga sudah cukup bagus. Dimana digitalisasi dimanfaatkan dengan maksimal dalam penggunaannya. Namun, kendala-kendala pada sistem masih sering ditemui dalam implementasi digitalisasi tersebut. Sehingga masih perlu adanya perbaikan atau pengembangan terhadap sistem yang digunakan agar meminimalisir adanya eror pada sistem ketika sedang digunakan

    Pengaruh Pound fit terhadap Skor Stres pada Dewasa Awal

    Full text link
    Latar Belakang: Stres pada dewasa awal timbul ketika individu tidak siap dalam menghadapi perubahan di masa transisi ini sehingga merasa tertekan. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan psikologis dan fisiologis. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk menurunkan stres salah satunya dengan berolahraga. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa olahraga dapat menurunkan stres pada individu. Tujuan: Mengetahui pengaruh pound fit terhadap skor stres pada individu dalam rentang usia dewasa awal. Metodologi: Penelitian kuantitatif eksperimental, dengan pendekatan quasi-experimental. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pre-test and post-test without control design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling berjumlah 37 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner kertas untuk pretest dan google form untuk posttest. Analisis data yang digunakan yaitu uji paired sample t-test untuk analisis pengaruh pound fit terhadap skor stres. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 26-35 tahun. Hampir seluruh responden merupakan wanita yang bekerja. Mayoritas responden memiliki kualitas pound fit yang baik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa setelah melakukan pound fit sebanyak dua kali selama dua minggu berturut-turut, mayoritas responden mengalami penurunan skor stres. Hasil uji analisis komparasi menggunakan uji paired sample t test menunjukkan bahwa p = 0,000 yang < 0,05, sehingga diketahui bahwa ada pengaruh pound fit terhadap skor stres. Kesimpulan: Ada pengaruh pound fit terhadap skor stres pada dewasa awal

    Pengembangan dan Perbandingan Performa Website Muncak.Id Berbasis PHP dan Adonis Js Menggunakan McCall

    Full text link
    Muncak.id merupakan website yang berfokus untuk mengetahui rute pendakian. Setelah website ini digunakan, beberapa kendala mulai muncul seperti performa yang kurang optimal pada saat traffic tinggi, serta adanya error tertentu yang mengganggu pengalaman pengguna. Hal ini dikarenakan framework Laravel masih menggunakan model synchronous yang artinya permintaan akan dilakukan satu per satu. Dengan alasan tersebut mendorong ide untuk mengembangkan backend menggunakan Adonis js yang merupakan sebuah framework Node js yang menggunakan model asynchronous. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa framework Laravel berbasis PHP dan Adonis js berbasis Node js dalam pengembangan backend website Muncak.id dan mengetahui kualitas website Muncak.id. Pengujian antara Laravel dan Adonis Js dilakukan menggunakan Postman, sementara pengujian sistem menggunakan metode whitebox, analisis kode menggunakan Sonarqube dan Codacy, serta evaluasi kualitas perangkat lunak menggunakan McCall. Hasil pengujian dengan menggunakan Postman menunjukkan bahwa Adonis js lebih unggul dalam aspek response time dan throughput, terutama pada API Prediksi Cuaca dan Fitting Kalori yaitu dengan response time 3,704 ms dan 3,696 ms serta throughput 4,08 req/sec dikarenakan keunggulan asynchronous processing. Namun, pada API Segmentasi perbedaan performa antara Laravel dan Adonis js sangat tipis dengan response time Laravel 10,138 ms dan Adonis 10,130 ms. Kedua framework menunjukkan tingkat keandalan yang baik dengan error rate sebesar 0.00%. Selain itu, evaluasi kualitas perangkat lunak berdasarkan McCall menunjukkan bahwa usability memiliki hasil 79%, sedangkan correctness memiliki hasil 52%, integrity memiliki hasil 48%, reliability pada Sonarqube ditemukan 47 issues dan Codacy 3106 issues, dan security pada Sonarqube ditemukan 1 temuan dan Codacy 12 temuan. Dari aspek correctness, integrity, reliability, dan security masih memerlukan perbaikan. Dengan demikian, Adonis js lebih cocok digunakan untuk aplikasi dengan kebutuhan performa tinggi, sementara Laravel tetap menjadi alternatif yang baik untuk kebutuhan yang lebih sederhana. Penelitian ini memberikan acuan bagi pengembang dalam memilih framework yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan aplikasi web yang akan dikembangkan

    Analisis Resiliensi Pegawai pada Digital Organization (Digitalisasi Organisasi Publik) di Kantor Pengadilan Negeri Purwokerto

    Full text link
    Pengembangan e-government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik (digital organization) dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui pengembangan e-government dilakukan penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi (digital organization). Realitanya dalam penerapan teknologi tidak hanya memiliki dampak positif, tetapi juga dihadapkan dengan berbagai tantangan. Salah satunya adalah kesiapan sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi publik. Oleh sebab itu perlu adanya sumber daya manusia yang resilien. Pegawai yang Resiliens dalam menghadapi perkembangan dan perubahan transformasi digital akan memberikan kemudahan bagi organisasi publik untuk mengimplementasikan program kerja yang lebih visioner. Sehingga organisasi publik (pemerintah) mampu menyelenggarakan pemerintahan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi yang dimiliki oleh pegawai di Pengadilan Negeri Purwokerto. Serta untuk mengetahui kebermanfaatan resiliensi pada penerapan digitalisasi di Pengadilan Negeri Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Fokus pada penelitian ini adalah untuk menganalisis Resiliensi pada pegawai Pengadilan Negeri Purwokerto dan bagaimana peran dari resiliensi yang dimiliki pegawai terhadap transformasi digital. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi dari Connor & Davidson, dengan 5 (lima) aspek, yaitu kompetensi, kepercayaan diri, penerimaan diri yang positif terhadap perubahan, kontrol diri, dan pengaruh spiritual. Teknik yang digunakan dalam pemilihan informan adalah purposive sampling dengan populasi seluruh Pegawai Pengadilan Negeri Purwokerto. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis interaktif oleh Miles Huberman, dengan menggunakan triangulasi sumber sebagai teknik validasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kantor Pengadilan Negeri Purwokerto telah memiliki pegawai yang resilien. Hal ini ditunjukan dengan terpenuhinya limas aspek resiliensi. Akan tetapi dalam aspek kompetensi yang dimiliki oleh pegawai perlu adanya peningkatan kemauan dan kemampuan dalam penguasaan teknologi. Hal ini dikarenakan ditemukannya beberapa pegawai yang masih mengalami ketertinggalan dan kemampuan yang lemah dalam penguasaan teknologi, terutama dalam operasional pada penggunaan aplikasi dan situs tertentu. Sedangkan pada empat faktor lainya, yaitu kepercayaan diri, penerimaan diri yang positif terhadap perubahan, kontrol diri, dan pengaruh spiritual sudah sangat bagus

    25,888

    full texts

    27,468

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Jenderal Soedirman is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Repository Universitas Jenderal Soedirman? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!