Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Problem-Solving Pelaksanaan Intervensi oleh Keluarga yang Memiliki Anak Hambatan Pendengaran Menggunakan Implan Koklea di Masa Pandemi

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini menemukan informasi mendasar mengenai problem solving yang dilakukan keluarga dalam pelaksanaan intervensi terhadap anak hambatan pendengaran implan koklea dengan keterbatasan akses karena pandemi juga menemukan kendala yang dihadapi keluarga dalam melakukan intervensi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Terdiri dari lima kasus dengan usia anak dari empat sampai tujuh tahun. Hasil penelitian ini menemukan bahwa program yang dilaksanakan pada masa pandemi berupa teleterapi yang diberikan oleh lembaga tempat anak melakukan terapi kepada orang tua atau keluarga. Akan tetapi pelaksanaan teleterapi berjalan kurang efektif karena tidak ada program khusus yang dirancang atau dilakukan oleh orang tua di rumah. Orang tua atau keluarga hanya melakukan program yang diberikan oleh terapis. Adapun kendala yang dihadapi orang tua saat melaksanakan program adalah mood anak yang susah ditebak, kesulitan dalam menyiapkan alat dan bahan untuk melaksanakan teleterapi, serta jarak antara tempat terapi dan rumah anak yang jauh sehingga menjadi dilema saat konsultasi di masa pandemi. &nbsp

    Penggunaan Model Pembelajaran Picture and Picture untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Anak Tunadaksa Kelas II SDLB

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Picture and Picture dalam meningkatkan hasil belajar matematika anak tunadaksa kelas II SDLB Prof. Dr. Sri Soedewi. MS, SH Jambi dan untuk mengetahui aktivitas belajar anak tunadaksa melalui penggunaan model pembelajaran Pictureand Picture pada pembelajaran matematika kelas II SDLB Prof. Dr. Sri Soedewi. MS, SH Jambi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan terdiri dari 5 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Adapun teknik pengumpulan data adalah menggunakan observasi dan wawancara. Hasilpenlitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan dalam hasil belajar matematika. Mulai dari kegiatan awal, inti dan akhir pada siklus I dan II terjadi peningkatan dengan persentase yang cukup baik

    Pengembangan Instrumen Asesmen Sisa Penglihatan Fungsional Pada Peserta Didik Low Vision

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision untuk aspek cahaya, mendeskripsikan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision untuk aspek kekontrasan, mendeskripsikan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision untuk aspek ukuran, mendeskripsikan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision untuk aspek jarak , mendeskripsikan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision untuk aspek posisi. Dalam mencapai tujuan penelitian ini ditempuh dengan menggunakan metode penelitian pengembangan berfokus pada analisis kebutuhan dan pengujian efektivitas dari suatu model yang dikembangkan. Metode ini bertujuan untuk menemukan desain prosedur dan produk baru dengan terlebih dahulu melakukan uji lapangan, evaluasi, dan revisi, sehingga ditemukan prosedur dan produk yang diharapkan. Pelaksanaan  penelitian dan pengembangan meliputi sejumlah siklus kegiatan. Siklus dimulai dari studi pustaka dan studi lapangan (analisis data), penyusunan desain instrumen asesmen, validasi ahli, revisi instrumen asesmen, validasi ahli, revisi instrumen asesmen, validasi ahli lapangan, revisi instrumen asesmen. Hasil penelitian menunjukkan validitas atau kelayakan instrumen asesmen sisa penglihatan fungsional peserta didik low vision yang dikembangan sudah layak digunakan, hal ini dilihat dari hasil validasi ahli konstruksi, validasi ahli low vision, validasi guru SLB, dan revisi tim peneliti

    Pengembangan Media Puzzle Berseri untuk Membantu Meningkatkan Kemampuan Menggosok Gigi pada Anak Autis Kelas Dasar

    Full text link
    This innovative work research aims to develop a learning media in the form of serial puzzle media that can help children with autism to improve the ability of brushing teeth. Researchers developed serial puzzle media because they needed a learning media for self-development in brushing teeth of basic class autistic children. This media development uses the Research and Development (RnD) method with the PPE development model consisting of three stages, including the stages of planning, production, and evaluation.The data collection technique was carried out through validation by three experts with different instruments, namely media experts, material experts and autism children experts.This serial puzzle media gets the overall average result that has been achieved is good, with score of 56% according to media experts, 92,85% according to material experts, and 92,85 according to autism experts out of 100%. The average value obtained, it can be concluded that this serial puzzle media is declared feasible and can be used to help children with autism in developing self-brushing teeth. It is hoped that teachers and parents can use serial puzzle media in teaching self-development for brushing their teeth.Penelitian karya inovatif ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran berupa media puzzle berseri yang dapat membantu meningkatkan kemampuan menggosok gigi anak autisme. Peneliti mengembangkan media puzzle berseri karena dibutuhkannya suatu media pembelajaran untuk bina diri menggosok gigi anak autisme kelas dasar. Pengembangan media ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PPE yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan (planning), tahap produksi (production), dan tahap evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi oleh tiga ahli dengan instrumen yang berbeda yaitu ahli media, ahli materi dan ahli anak autis. Media puzzle berseri ini mendapatkan hasil rata-rata keseluruhan yang telah dicapai adalah baik, yaitu dengan nilai 56% menurut ahli media, 92,85% menurut ahli materi dan 92,85% menurut ahli anak autis dari nilai maksimal 100%. Nilai rata-rata yang didapat, dapat disimpulkan bahwa media puzzle berseri ini dinyatakan layak dan dapat digunakan untuk membantu anak autisme dalam bina diri menggosok gigi. Diharapkan guru dan orang tua dapat menggunakan media puzzle berseri pada pembelajaran bina diri menggosok gigi

    Perancangan Game Edukasi “The Legend of Al-Khawarizmi” sebagai Alat Bantu Pembelajaran Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

    Full text link
    The purpose of this research is to produce educational games that can support learning for students with special needs. The selection of game media is expected to attract students with special needs to participate in the learning process organized by the university because in the game itself there are several animations, interactions, and challenges that can change the learning atmosphere to be fun. Currently, games are not only for entertainment but games can also function as a means of learning. The game as a learning tool is not a new concept, this concept emerged along with the emergence of various kinds of games. The genre of this game is RPG (Role-playing Game). Until in the end, this game comes as an interactive and communicative learning media for students with special needs and can make it easier for lecturers or teaching staff to convey the material presented.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan game edukasi yang dapat menunjang pembelajaran bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Pemilihan media game diharapkan dapat menarik minat para mahasiswa berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar yang diselenggarakan oleh pihak universitas pasalnya di dalam game sendiri terdapat beberapa animasi, interaksi dan tantangan yang dapat mengubah suasana belajar menjadi menyenangkan. Saat ini game tidak hanya untuk hiburan melainkan game juga dapat berfungsi untuk sarana pembelajaran. Game sebagai sarana pembelajaran bukanlah konsep baru, konsep ini muncul seiring dengan munculnya berbagai macam game. Genre dari game ini adalah RPG (Role-playing Game). Hingga pada akhirnya game ini hadir sebagai media pembelajaran yang interaktif dan komunikatif bagi mahasiswa berkebutuhan khusus dan dapat memudahkan para dosen atau tenaga pengajar dalam menyampaikan materi yang disampaikan

    Upaya Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Instrument Penilaian Tes Tertulis Pembelajaran Tematik pada Penilaian Akhir Semester Melalui Pendidikan dan Pelatihan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian tes tertulis pembelajaran tematik pada penilaian akhir semester. Penelitian dilaksanakan di SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi MS, S.H. Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini juga merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan dan pelatihan mempunyai dampak positif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian tes tertulis pembelajaran tematik pada penilaian akhir semester. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan peserta diklat (Guru) terhadap materi yang telah disampaikan oleh narasumber, dimana ketuntasan belajar (pelatihan) meningkat dari siklkus I dan II yaitu masing-masing 66,07% dan 87,50%. Pada siklus II, ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapa

    Modul Pembelajaran Sains dengan Pendekatan Inkuri untuk Mengembangkan Keterampilan Proses Sains Dasar Siswa Tunarungu

    Full text link
    The aim of the study was to produce teaching material as a learning module for teachers, in order to develop basic science process skill for hearing impairments students.  Science process skills are an important aspect in learning science. Teachers need teaching materials as a source of relevant knowledge and skills in order to implement science learning especially in developing science process skills. For this reason, a specific module was developed  for teachers to teach science process skills through an inquiry approach for hearing impairments students. Specific aim of the study was to examine the feasibility of the module as a product being developed. This study used the method of Research & Development. The subjects of the study were classroom teachers and  fifth grade of hearing impairments students.  An instrument for product validation testing was developed and given to relevant experts.  Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. The results of the expert validation test showed that the module has a feasibility level of 87%, which categorized as a very feasible product.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar bagi guru, berupa modul untuk mengembangkan keterampilan proses sains dasar siswa tunarungu.  Keterampilan proses sains merupakan aspek yang penting dalam pembelajaran sains.  Agar dapat memahami pelaksanaan pembelajaran keterampilan proses sains bagi siswa tunarungu dengan baik, guru membutuhkan bahan ajar yang relevan.  Untuk itu dilakukan pengembangan modul pembelajaran sains melalui pendekatan inkuiri, khususnya untuk mengembangkan keterampilan proses sains dasar siswa tunarungu.  Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan modul yang dikembangkan.  Penelitian ini menggunakan metode Research & Development.  Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDLB tunarungu.  Instrumen yang dikembangkan adalah instrumen untuk uji validasi produk yang diberikan kepada ahli.  Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.  Hasil uji validasi ahli menunjukkan bahwa modul mempunyai rata-rata tingkat kelayakan 87% atau tergolong pada kriteria sangat layak

    Early Intervention Program Through Bibliotherapy Approach For Reducing Fear In Orientation And Mobility Of Children With Visual Impairment

    Full text link
    Orientation and mobility skills are special skills that must be mastered by children with visual impairment, thus an orientation and mobility intervention program is important to develop. Fear or anxiety in children with visual impairment related to orientation and mobility can be caused by fear from within the children or from the environment. Personality, motivation, psychosocial factor, and family and community attitudes all contribute to one's reaction to mobility activities independently. This research aims to reduce the fear of children with visual impairment in performing orientation and mobility activities by implementing an intervention program through bibliotherapy technique. This research is a case study research with a qualitative approach. Bibliotherapy was carried out on two young children with visual impairment. The results of the program implementation show that children's fear or anxiety could be reduced in both cases in this research as seen by autonomous moves of the two children from the mother and caregiver and began to learn to trace the walls of the room

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas Satu Tunarungu Melalui Metode Struktural Analitik Sintetik

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Metode SAS bagi siswa kelas satu tunarungu. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan III siklus. Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan yang signifikan, ketuntasan belajar dan hasil  belajar siswa setelah menggunakan metode SAS  pada siklus-III. Hal ini mengandung makna bahwa PTK dapat dinyatakan” berhasil”. Keberhasilan ini ditunjukkan  oleh indikator sebagai berikut : (a) Siswa berhasil mencapai kategori tuntas belajar (100%), bahkan 38% termasuk kategori “ sangat tuntas”. (b) Hasil belajar siswa mencapai nilai rerata 75, melebihi kriteria yang ditetapkan yaitu rerata 7

    Hubungan Efikasi Diri dengan Kemampuan Orientasi Mobilitas Siswa Tunanetra SLB A YKAB Surakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kemampuan orientasi mobilitas siswa tunanetra di SLB A YKAB Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tunanetra SLB A YKAB Surakarta. Penentuan subjek pada penelitian ini dilakukan dengan teknik purposif sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan angket efikasi diri dan tes kinerja kemampuan orientasi mobilitas. Penelitian ini menggunakan teknik uji validitas isi oleh para ahli (expert judgement) sebagai validator yang selanjutnya dihitung menggunakan Aiken’s V. Pada uji reliabilitasnya menggunakan Interclass Correlation Coefficient dengan bantuan SPSS 26. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi Sperman Rank. Hasil uji korelasi dalam penelitian ini menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,654 dengan nilai rtabel 0,591, sehingga rhitung ˃ rtabel untuk taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan kemampuan orientasi mobilias siswa tunanetra SLB A YKAB Surakart

    142

    full texts

    166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇