Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Disiplin Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Panam Mulia Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru

    Full text link
    This study is held back by the discipline of learning on special welfare children, so researchers want to study and formulate the problem vaitu studied how the discipline of the study of special needs children The study Uses a qualitative approach using a descriptive method, in this study its instrument is a person ora human instrument, that the researcher's sending data collection techniques in the study Interviews and documentaries based on data analysis and research findings on the discipline of the study of special-needs children in the new panam district, and asa result, the discipline of the learn of special-needs children in the New York City has been received. The rules, and the discipline used by a democratic type, as children need guidance and direction by teachers, and parental attention.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh disiplin belajar pada anak berkebutuhan khusus, sehingga peneliti ingin meneliti dan merumuskan masalah yang diteliti yaitu bagaimana disiplin belajar anakberkebutuhan khusus di SLB Panam Mulia Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, dalam penelitian ini instrumennya adalah orang atau human instrument, yaitu peneliti itu sendiri.   Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan temuan penelitian tentang disiplin belajar anak berkebutuhan khusus di SLB Panam Mulia Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru maka didapatkan hasil bahwa disiplin belajar anak berkebutuhan khusus di SLB Panam Mulia cukup baik, dan pola disiplin yang digunakan tampaknya adalah peraturan, serta disiplin yang digunakan bertipe demokratis, karena anak memerlukan bimbingan dan arahan oleh guru, serta perhatian dari orang tua

    Pelatihan Daring Luring dengan Strategi Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Sekolah Inklusif Menyusun Kisi dan Soal Level 1,2 dan 3

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan agar guru sekolah inklusif mampu menyusun kisi-kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS) untuk evaluasi formatif dan sumatif. Berdasarkan hasil supervisi akademik tahun 2020 sebanyak 70% guru di sekolah Inklusif binaan belum memahami dengan baik menyusun kisi-kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS), untuk mengatasi masalah tersebut pengawas melakukan pelatihan daring luring dengan strategi Discovery Learning. Rancangan penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Hasilnya aktivitas pelatihan guru mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebanyak 15%, guru yang memperoleh nilai A sebanyak 12 guru (60%), nilai B sebanyak 8 guru (40%). Penyusun soal sesuai kisi-kisi terdapat 8 guru dengan skor amat baik, 12 guru dengan skor baik, pada kriteria penilaian keterampilan menulis soal level 1,2 dan 3 (HOTS) terdapat 8 guru dengan skor amat baik, 12 guru dengan skor baik dan 100,00% mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan peneliti. Kesimpulannya pelatihan DL (daring luring) strategi DL (Discovery Learning) dapat meningkatkan aktivitas pelatihan dan ketrampilan guru dalam menyusun kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS).Penelitian ini bertujuan agar guru sekolah inklusif mampu menyusun kisi-kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS) untuk evaluasi formatif dan sumatif. Berdasarkan hasil supervisi akademik tahun 2020 sebanyak 70% guru di sekolah Inklusif binaan belum memahami dengan baik menyusun kisi-kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS), untuk mengatasi masalah tersebut pengawas melakukan pelatihan daring luring dengan strategi Discovery Learning. Rancangan penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Hasilnya aktivitas pelatihan guru mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebanyak 15%, guru yang memperoleh nilai A sebanyak 12 guru (60%), nilai B sebanyak 8 guru (40%). Penyusun soal sesuai kisi-kisi terdapat 8 guru dengan skor amat baik, 12 guru dengan skor baik, pada kriteria penilaian keterampilan menulis soal level 1,2 dan 3 (HOTS) terdapat 8 guru dengan skor amat baik, 12 guru dengan skor baik dan 100,00% mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan peneliti. Kesimpulannya pelatihan DL (daring luring) strategi DL (Discovery Learning) dapat meningkatkan aktivitas pelatihan dan ketrampilan guru dalam menyusun kisi dan soal level 1,2 dan 3 (berbasis HOTS)

    Pengembangan Teknologi Asistif “Dif-Able Apps” Untuk Mahasiswa dengan Hambatan Penglihatan dan Pendengaran

    Full text link
    Melakukan pelayanan dan pendampingan dari relawan kepada mahasiswa berkebutuhan khusus dibutuhkan suatu teknologi bantu atau asistif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan teknologi bantu atau asistif untuk mahasiswa kebutuhan hambatan pendengaran dan penglihatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan menggunakan model Lee dan Owens. Hasil pengembangan aplikasi dilakukan validasi oleh ahli materi menunjukan 87,72 % dan validasi ahli media menunjukan 93, selanjutnya diadakan uji public kelompok kecil kepada 5 mahasiswa berkebutuhan khusus dan 5 relawan/fasilitator. Berdasarkan hasil respon pengguna menunjukkan bahwa media dapat digunakan dengan kemudahan 80%. Media yang dikembangkan ini sesuai dengan tujuan dengan prosentase 92,5%. Media ini juga memberikan kebermanfaatan dalam membantu proses akademik mahasiswa berkebutuhan khusus dengan prosentase 95%. Desain media yang dikembangkan sangat menarik, dan disertai petunjuk yang jelas. Aplikasi di dalam media sangat mudah dipahami oleh mahasiswa berkebutuhan khusus dengan prosentase sebesar 92,5%

    Tahapan Belajar Al Qur’an Menggunakan Huruf Hijaiyah Isyarat bagi Anak dengan Hambatan Pendengaran

    Full text link
    The purpose of this research article is to describe learning the Qur'an with sign language which is carried out at the Darul A'shom Special Islamic Boarding School for the Deaf, Yogyakarta. Qualitative research methods used in this study with observation, interviews and documentation as data collection techniques. The results of the study explain that children with hearing impairments are able to read and memorize the Qur'an using sign language through sign hijayah letters which are applied in the cottage through five stages of learning and three times of learning implementation.Tujuan dalam artikel hasil penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran Al Qur’an dengan bahasa isyarat yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Khusus Tunarungu Darul A’shom Yogyakarta. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa anak dengan hambatan pendengaran mampu membaca dan menghafal Al Qur’an menggunakan bahasa isyarat melalui huruf hijayah isyarat yang diterapkan di pondok tersebut melalui lima tahapan pembelajaran dan tiga waktu pelaksanaan pembelajaran

    Penyusunan Program Intervensi Perilaku Maladaptif Anak Tunagrahita Ringan Kelas XII dI SLB Nurul Iman Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung

    Full text link
    Anak tunagrahita merupakan anak yang memiliki IQ dibawah rata-rata yang diikuti oleh hambatan lainnya. Dampak dari ketunagrahitaan tersebut salah satunya adalah munculnya perilaku maladaptif, yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Dengan demikian perlu adanya penanganan khusus terhadap perilaku maladaptif tersebut agar menghilangkan stigma negative dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun program intervensi perilaku maladaptif terhadap lawan jenis anak tunagrahita ringan kelas XII di SLB Nurul Iman Dayeuh Kolot. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Program intervensi perilaku ini menggunakan teknik modifikasi perilaku tabungan kepingan dan prosedur aversi dengan bentuk Program Pembelajaran Individual. Saran yang peneliti sampaikan ialah program ini dapat digunakan untuk menangani anak dengan perilaku atau permasalahn serupa yaitu perilaku maladaptif terhadap lawan jenis

    Evaluasi Tenaga Pendidik di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Kota Batu

    Full text link
    ABSTRACT The implementation of inclusive education has been implemented in most districts/cities in Indonesia, one of which is in the city of Batu. Batu City cares about the education and development of students with special needs as seen in the launch of an inclusive education program. In this regard, this study aims to evaluate the educators of schools providing inclusive education in Batu City based on the Guidelines for the Implementation of Inclusive Education by the PKLK Directorate in 2011. The research design used in this study was an evaluative study with a qualitative approach. Most of the educators in the two inclusive education schools in Batu City have qualified as special educators, because they have an extraordinary education background. Two schools have one special supervisor each. The recruitment of special educators carried out by both schools is in accordance with the guidelines because they can recruit and submit to the Education Office, while the availability of special educators in one school is still not balanced with the number of GDPK that is available. accepted in school, therefore the handling for PDBK by GPK is still not optimal due to limited teaching time. Implementasi penyelenggaraan pendidikan inklusif sudah dilaksanakan di sebagain besar Kabupaten/Kota di Indonesia, salah satunya di kota Batu. Kota Batu peduli terhadap pendidikan dan pengembangan peserta didik berkebutuhan khusus nampak pada peluncuran program pendidikan inklusif. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tenaga pendidik sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Kota Batu berdasarkan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif oleh Direktorat PKLK Tahun 2011. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Tenaga pendidik di kedua sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Kota Batu sebagian besar telah memenuhi kualifikasi sebagai tenaga pendidik khusus, karena berlatar belakang Pendidikan Luar Biasa. Dua sekolah memiliki masing-masing satu guru pembimbing khusus Rekuitmen tenaga pendidik khusus yang dilakukan oleh kedua sekolah sudah sesuai dengan pedoman karena dapat melakukan rekuitmen serta mengajukan kepada Dinas Pendidikan,  sedangkan untuk ketersediaan tenaga pendidik khusus di salah satu sekolah masih kurang imbang dengan jumlah PDBK yang diterima di sekolah, oleh karena itu penanganan bagi PDBK oleh GPK masih kurang maksimal karena keterbatasan waktu mengajar. Lebih lanjut sebagian tenaga pendidik di ketiga sekolah mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan pelatihan terkait pendidikan inklusif.    &nbsp

    Desain Activity Book dalam Pembelajaran Menulis Kalimat Sederhana pada Siswa Tunarungu SLB Beringin Bhakti

    Full text link
    Berdasarkan wawancara dengan guru dan observasi terhadap siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti Cirebon diketahui siswa mengalami kendala dalam menulis kalimat sederhana. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa tunarungu. Untuk itu, penelitian dilakukan dengan tujuan merancang media pembelajaran activity book dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana; mengetahui hasil uji validasi media pembelajaran activity book; serta mendeskripsikan kemampuan menulis sederhana siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti dengan menggunakan media pembelajaran activity book. Adapun metode penelitian yang dilakukan penelitian pengembangan. Pada penelitian ini tahap yang dilakukan meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, serta uji coba model pada siklus terbatas. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli terhadap media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 91 % serta hasil penilaian ahli terhadap pengguna media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 88 %. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran activity book yang telah dirancang layak digunakan dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana. Selain itu juga keberadaan media pembelajaran activity book membantu siswa memahami tentang unsur kalimat serta menulis kalimat

    Kemampuan Menulis Cerita Fantasi dengan Menggunakan Media Gambar Pada Siswa Tunagrahita Ringan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerita fantasi siswa tunagrahita ringan dengan menggunakan media gambar. Metode dari penelitian ini adalah kuantitaif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes unjuk kerja. Pemilihan tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan menulis cerita fantasi siswa dengan menggunakan media gambar. Penilaian tes diukur bedasarkan kriteria dan skala penilaian menulis cerita fantasi sesuai dengan yang tercantum pada buku siswa yaitu aspek struktur dan penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerita fantasi dengan menggunakan media gambar pada siswa tunagrahita ringan berkategori sangat mampu dengan skor rata-rata 4 yang berada pada interval 4 - 5,00 dan memperoleh indeks penilaian 80,6 yang terdapat pada interval skor 70-84 dengan predikat baik. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran menulis cerita fantasi menjadi lebih baik dengan menggunakan media gamba

    Manajemen Pembelajaran Keterampilan sebagai Persiapan Pekerjaan Anak Tunagrahita Ringan Jenjang SMALB

    Full text link
    Salah satu tujuan pendidikan bagi anak tunagrahita  ringan  adalah mempersiapkan anak untuk memperoleh pekerjaan . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran keterampilan sebagai persiapan pekerjaan di SLB Sukagalih dan SLB ABC YPLAB Lembang. Metode penelitian yang digunakan  adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi serta diskusi kelompok terpumpun (Focus Group Discussion/FGD), perolehan data diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; guru-guru di 2 SLB telah melaksanakan  prinsip-prinsip manajemen pembelajaran. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya belum optimal, penyusunan  bahan ajar  masih memakai pola-pola umum. Guru-guru menyatakan telah melakukannya pengorganisasian bidang studi, akomodasi kurikulum dilakukan melalui duplikasi, substitusi, modifikasi, omisi, dan program individual, serta urutan materi dan karakteristik materi pelajaran. Pelaksanaan pembelajaran belum ada bimbingan belajar secara individual yang sesuai dengan kemampuan dan irama belajar anak. Beberapa kesulitan dihadapi guru-guru dalam menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran baik secara umum maupun secara khusus. Namun, berbagai upaya telah dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan tersebut, akan tetapi hasilnya belum sesuai harapan.The Extraordinary School for mentally retarded is a formal education that aims to develop and optimize their potential. This study aims to describe the learning skills management as a preparation for work carried out in SLB Sukagalih and SLB ABC YPLAB Lembang. The method used was descriptive method with a qualitative approach. The results showed that; the teachers in the two schools have implemented learning management. However, the implementation is not optimal and the preparation of materials still uses general patterns. The teachers stated that they had organized the field of study and the accommodation of the curriculum was done through duplication, substitution, modification, omission, and individual programs, and order of study material characteristics, but it was not well documented. The implementation of learning has no individual tutoring in accordance with the ability and learning rhythm of mentally retarded children. Various attempts have been made by the teacher to overcome these difficulties, but the results are not as expected

    Meningkatkan Kemampuan Menjumlah Anak Diskalkulia dengan Media Stamp Game

    Full text link
    Tidak semua orang menyukai dan memiliki kemampuan di bidang matematika, hal ini bisa jadi disebabkan karena salah satu gangguan belajar yaitu diskalkulia. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan anak diskalkulia dalam berhitung penjumlahan dengan menggunakan media Stamp Game. Penelitian ini menggunakan jenis desain eksperimen kasus tunggal. Subjek yang di teliti meliputi tiga orang anak diskalkulia yang dipilih menggunakan Tektik Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa medi Stamp Game dapat meningkatkan kemampuan berhitung (penjumlahan) pada siswa sekolah dasar yang diskalkulia.Tidak semua orang menyukai dan memiliki kemampuan di bidang matematika, hal ini bisa jadi disebabkan karena salah satu gangguan belajar yaitu diskalkulia. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan anak diskalkulia dalam berhitung penjumlahan dengan menggunakan media Stamp Game. Penelitian ini menggunakan jenis desain eksperimen kasus tunggal. Subjek yang di teliti meliputi tiga orang anak diskalkulia yang dipilih menggunakan Tektik Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa medi Stamp Game dapat meningkatkan kemampuan berhitung (penjumlahan) pada siswa sekolah dasar yang diskalkulia

    142

    full texts

    166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇