Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Analisis Gaya Belajar Visual Pada Siswa Tunagrahita Kategori Sedang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi gaya belajar visual pada siswa tunagrahita kategori sedang. Melalui wawancara dengan guru dan orang tua siswa, serta analisis penelitian terkait, ditemukan bahwa subjek penelitian cenderung memperoleh pemahaman yang lebih baik melalui penggunaan media visual seperti gambar dan video. Subjek juga menunjukkan kecenderungan untuk memerlukan pengulangan yang berulang-ulang dalam pembelajaran serta dipengaruhi oleh suasana hati dalam mempertahankan konsentrasi. Kesimpulan penelitian ini memberikan arahan bagi para pendidik dan orang tua untuk memanfaatkan media visual dalam proses pembelajaran dan memperhatikan kondisi emosional subjek guna meningkatkan efektivitas pendidikan siswa tunagrahita kategori sedan

    Sepak Bola Modifikasi Untuk Melatih Interaksi Sosial Anak Autis

    Full text link
    The socializing activities that exist at the Cita Hati Bunda Sidoarjo Foundation are the creation of a social interaction between students and students, students and teachers, students and the surrounding community, the ability to interact socially is also mandatory for autistic students. This study aims to examine social interactions in playing modified soccer for autistic children at the Cita Hati Bunda Sidoarjo Foundation. The research design used a pre-experimental type of one-group pre-test post-test. The number of subjects in this study were 6 autistic students. The average pre-test score was 30.83 and the post-test average was 70.42 with the treatment/intervention 6 times in class. The conclusions of this study are H zero (H0) is rejected and the working hypothesis (Ha) is accepted, Z count (Zh) = 2.096 is greater than Z table (Zt) = 1.96 with a critical value = 5%. So the modified soccer game affects the social interaction of autistic children.Kegiatan bersosialisasi yang ada di Yayasan Cita Hati Bunda Sidoarjo yaitu terciptanya suatu interaksi sosial antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan masyarakat sekitar, kemampuan berinteraksi sosial juga wajib diberikan kepada siswa autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi sosial dalam bermain sepak bola modifikasi untuk anak autis di yayasan cita hati bunda sidoarjo. Rancangan penelitian menggunakan pre experimental jenis one-group pre-test post-test. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 siswa autis. Rata-rata nilai pre-test 30,83 dan rata-rata nilai post-test 70,42 dengan pemberian treatment/ intervensi sebanyak 6 kali di kelas. Simpulan penelitian ini H nol (H0) ditolak dan hipotesis kerja (Ha) diterima, Z hitung (Zh) = 2,096 lebih besar daripada Z tabel (Zt) = 1,96 dengan nilai kritis = 5%. Jadi permainan sepak bola modifikasi berpengaruh terhadap interaksi sosial anak autis

    Meningkatkan Pengenalan Kosakata Dengan Menggunakan Media Interaktif Berbasis Articulate Storyline Pada Anak Disabilitas Rungu. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Padang.

    No full text
    The purpose of this study was to determine whether the vocabulary recognition of children with hearing impairments could be increased using interactive media designed with an articulate storyline. The introduction of the child's vocabulary focuses on the vocabulary of the limbs, because based on the results of the assessment that has been carried out the child has not been able to recognize the vocabulary of the limbs.This type of quantitative research is an experiment using single subject research (SSR) design A-B-A, this study takes the subject of children with hearing disabilities in grade III who do not know vocabulary. Collecting data in the study using tests and analyzing data with graphic visual analysis. The research was carried out for 16 meetings, where there were 3 A-B-A conditions, the first baseline condition occurred 4 times with 15% data acquisition in each meeting.The intervention condition occurred 8 times where each meeting while in the second baseline condition there were 4 meetings with a percentage of 85%. ,85%,90%,90%. Based on the data analysis that has been carried out, it is found that interactive media based on articulate storylines can improve vocabulary recognition for children with hearing disabilitiesTujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah pengenalan kosakata anak disabilitas rungu dapat meningkat menggunakan media interaktif yang dirancang dengan articulate storyline. Pengenalan kosakata anak berfokus pada kosakata anggota tubuh, karena berdasarkan hasil asesmen yang telah dilakukan anak belum mampu mengenal kosakata anggota tubuh.. Jenis penelitian kuantitatif yaitu ekperimen dengan menggunakan single subject research (SSR) desain A-B-A, penelitian ini mengambil subjek anak disabilitas rungu kelas III yang belum mengenal kosakata. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan tes dan menganalisis data dengan analisis visual grafik. Pelaksanaan penelitian dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan, dimana terdapat 3 kondisi A-B-A, kondisi baseline pertama terjadi 4 kali pertemuan dengan perolehan data 15% di setiap pertemuan. Kondisi intervensi terjadi 8 kali pertemuan dimana setiap pertemuan mengalami peningkatan dengan persentase 30%,30%,40%, 55%,75%,85%,85%,85% sedangkan pada kondisi baseline kedua terjadi 4 kali pertemuan dengan persentase sebesar 85%,85%,90%,90%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka didapatkan bahwa media interaktif berbasisi articulate storyline dapat meningkatkan pengenalan kosakata bagi anak disabilitas rungu

    Development of Sciber Applications (Screening with Special Needs) Funding for Learning Innovation and Assistive Technology (Assistive Technology) for Students with Special Needs in Higher Education

    No full text
    This research aims to produce Sciber Application products (Screening with Special Needs). with Special Needs) for Regular Students and Students with Special Needs, 3) Will produce creative innovations in SCIBER Application Assistive technology (Screening with Special Needs) for Regular Students and Students with Special Needs. Based on the results of product development found a very high validity of 98% with the final product data with findings that the media is easy to use, the media provides benefits in good self-assessment, the media contains very high interactivity, the media is in accordance with the goals of media development, and the design is very attractive in Public trial at Muhammadyah University Malan

    Implementasi Metode Direct Instruction pada Pembelajaran Vokasional Anak dengan Hambatan Pendengaran

    Full text link
    Anak dengan hambatan pendengaran merupakan salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang mengalami kehilangan kemampuan mendengar baik sebagian maupun seluruhnya. Program layanan pendidikan yang penting untuk anak dengan hambatan pendengaran salah satunya adalah keterampilan vokasional, melalui keterampilan ini mereka mampu menggali potensi yang dimiliki sehingga memiliki suatu kecakapan yang dapat digunakan untuk bekerja agar mereka dapat bertahan hidup. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengajarkan keterampilan vokasional pada anak dengan hambatan pendengaran adalah direct instruction. Dalam metode direct instruction guru tidak banyak menjelaskan secara verbal, tetapi mempraktikkan setiap langkahnya sehingga anak dapat memahami setiap tahapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran direct instruction pada pembelajaran keterampilan vokasional pada anak dengan hambatan pendengaran. Adapun metode yang digunakan adalah literature review. Sumber jurnal diperoleh dari database Google Scholar dan Garuda dengan publikasi terbatas pada 10 tahun terakhir. Berdasarkan data hasil review artikel, menunjukkan bahwa metode direct instruction dapat diterapkan pada berbagai pembelajaran keterampilan vokasional pada anak dengan hambatan pendengaran

    Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Pop-Up Book Pada Anak Disleksia

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan karena adanya kasus di SDN 22 Koto Lalang berupa ketidakmampuan membaca seorang anak kelas IV. Penambahan, pengurangan serta penggantian huruf pada kata dalam membaca khususnya kata dengan huruf kluster ng ialah permasalahan spesifiknya. Tujuan penelitian untuk meningkatkan membaca permulaan kata dalam membaca serta efektivitas penggunaan media pop up book pada kemampuan membaca permulaan.Pendekatan yang digunakan ialah eksperimen desain single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Anak kesulitan membaca ialah subjek penelitian ini. Target behaviour penelitian ini ialah kemampuan membaca permulaan pada kata yang terdapat huruf kluster ng dengan bentuk penilaian dalam bentuk persentase. Penelitian dilakukan dalam tiga kondisi yaitu baseline I, intervensi, dan baseline II. Baseline (A1) empat kali pengamatan. Dilanjutkan dengan intervensi (B) delapan kali. Kemudian baseline II (A2) dilakukan empat kali. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Data diperoleh lalu diolah menggunakan grafik guna menggambarkannya secara jelas. Konklusi penelitian menjabarkan bahwa media popup book mampu membuat kemampuan anak meningkat pada aspek membaca permulaan kata yang terdapat kluster ng. Terbukti rumusan masalah berupa penggunaan media popup book pada anak kesulitan membaca dengan permasalahan pada kata yang terdapat konsonan ganda ng dapat meningkat

    Effectiveness of the Cheerful Phonics Method to Improve the Ability to Recognize the Sounds of Bilabial Consonant Letter Symbols for Mild Mentally Impaired Children

    No full text
    This research raises the problem of a child with mild intellectual disability in grade 5 at SLB Al-Ishlaah Padang who does not yet know the sound of consonant symbols. For this reason, the researcher wanted to see the effectiveness of the cheerful phonics method to improve the ability to recognize the sounds of the symbols of bilabial consonants for children with mild intellectual disability. The approach used is a quantitative approach with the type of experimental research in the form of single subject research and an A-B-A design. In phase (A1) the percentage of R's ability is 33.3% - 40.6%. In phase (B), the percentage of R's ability is 50% - 93.7%. In phase (A2), the percentage of R's ability is 89.6% - 93.7%. Judging from the data, there is a positive increase in R's ability. So this cheerful phonics method is effectively used to improve the ability to recognize the sound of bilabial consonant symbols for mild intellectual disability children

    Penggunaan Papan Perkalian Dalam Meningkatkan Kemampuan Operasi Hitung Perkalian Pada Siswa Tunanetra Kelas III di SLB-A YAPTI Makassar

    Full text link
    This study examines the multiplication arithmetic operations ability of class III blind students at SLB-A YAPTI Makassar. The objectives to be achieved in this study were to find out: 1) Multiplication arithmetic operations ability in class III blind students before being given treatment, 2) Multiplication arithmetic operations ability through the use of a multiplication board in class III blind students while being given treatment, 3) Arithmetic operations ability multiplication in class III blind students after being given treatment, 4) Increasing the ability to operate arithmetic multiplication after using the multiplication board based on the results of comparisons from conditions before being given treatment to conditions during being given treatment, and from conditions during being given treatment to conditions after being given treatment to class blind students III at SLB-A YAPTI Makassar. This study uses a quantitative approach with the type of SSR research with an A-B-A design. The data collection technique used was a written test. Thus the multiplication arithmetic operation ability of students after being given treatment increased and was better than before being given treatment.Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang kemampuan operasi hitung perkalian pada siswa tunanetra kelas III di SLB-A YAPTI Makassar. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kemampuan operasi hitung perkalian pada siswa tunanetra kelas III sebelum diberikan perlakuan, 2) Kemampuan operasi hitung perkalian melalui penggunaan papan perkalian pada siswa tunanetra kelas III selama diberikan perlakuan, 3) Kemampuan operasi hitung perkalian pada siswa tunanetra kelas III setelah diberikan perlakuan, 4) Peningkatan kemampuan operasi hitung perkalian setelah menggunakan papan perkalian berdasarkan hasil perbandingan dari kondisi sebelum diberikan perlakuan ke kondisi selama diberikan perlakuan, dan dari kondisi selama diberikan perlakuan ke kondisi setelah diberikan perlakuan pada siswa tunanetra kelas III di SLB-A YAPTI Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian SSR dengan desain A-B-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang murid tunanetra blind kelas III berinisial L. Dengan demikian kemampuan operasi hitung perkalian siswa setelah diberikan perlakuan meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan. Kata kunci: Kemampuan Operasi Hitung Perkalian, Papan Perkalian, Tunanetr

    Kesulitan Orangtua dan Guru Setelah Anak Berkebutuhan Khusus Kembali Belajar di Sekolah Pasca Pandemi Covid-19

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi dan kesulitan orangtua saat mengirimkan anak kembali belajar ke sekolah serta kesulitan guru saat anak kembali belajar di sekolah. Sebanyak 17 orangtua dari siswa berkebutuhan khusus dan 10 guru telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Terdapat tiga jenis kuesioner yaitu kuesioner alasan dan kesulitan orangtua mengirim anak kembali belajar ke sekolah serta kesulitan yang dihadapi guru saat anak belajar kembali di sekolah. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kembalinya siswa berkebutuhan khusus belajar di sekolah disambut baik oleh anak meskipun memunculkan kesulitan atau tantangan baru bagi orangtua dan guru. Orangtua sulit mengatasi masalah kemunduran belajar dan regresi. Sebaliknya, guru megalami kesulitan dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Perlu dibuat buku panduan untuk membantu orangtua dan guru mengatasi kesulitan yang dihadapi saat mengirim anak berkebutuhan khusus kembali ke sekolah. Konten dalam buku panduan harus menyesuaikan dengan latar belakang usia dan pendidikan orangtua dan guru yang beragam agar mudah dipahami dan diimplementasikan

    Pengembangan BEGETAR (Bel Gelang Getar) sebagai Isyarat Mengetahui Tamu bagi Penyandang Gangguan Pendengaran

    Full text link
    This research is motivated by the problem of hearing impaired people in knowing when guests come to the house, so far people with hearing impairments do not respond to signals given by guests. BEGETAR is a bell that is specifically used for people with hearing loss, this tool uses a bracelet that must be used by the user in order to feel the vibration signal given after the guest presses the bell in front of the house. The method that the researchers used in the study developed BEGETAR (Vibrating Bell Bracelet) as a signal to know guests for people with hearing loss using Research and Development research methods. The results of trials and validations carried out with technology experts, design experts, and hearing loss experts found the weaknesses of the products that the researchers developed so that the weaknesses of these products became a reference for researchers to improve the products that the researchers developed in accordance with the validator's directions, so that the expected products were in accordance with usefulness and effectiveness and efficiency of the product that researchers developed to help people with hearing loss identify guests who will come to the house.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penyandang gangguan pendengaran dalam mengetahui ketika ada tamu yang datang kerumah, selama ini penyandang gangguan pendengaran tidak merespon isyarat yang diberikan tamu. BEGETAR merupakan bel yang dikhusukan pengunaanya untuk penyandang gangguan pendengaran, alat ini menggunakan gelang yang mesti digunakan oleh penggunanya agar dapat merasakan isyarat getaran yang diberikan setelah tamu menekan bel yang ada di depan rumah. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian mengembangkan BEGETAR (Bel Gelang Getar) sebagai isyarat mengetahui tamu bagi penyandang gangguan pendengaran menggunakan metode penelitian Research and Development. Hasil uji coba dan validasi yang dilakukan bersama para ahli teknologi, ahli desain, dan ahli gangguan pendengaran menemukan kelemahan dari produk yang peneliti kembangkan sehingga kelemahan produk tersebut menjadi acuan peneliti untuk memperbaiki produk yang peneliti kembangkan sesuai dengan arahan validator, sehingga produk yang diharapakan sesuai dengan kegunaannya dan keefektifan serta keefisienan produk yang peneliti kembangkan untuk membantu penyandang gangguan pendengaran mengetahui tamu yang akan datang keruma

    142

    full texts

    166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇