Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
166 research outputs found
Sort by
Ragam Permainan Tradisional dalam Menstimulasi Aspek Perkembangan Anak Tunagrahita: Sebuah Literature Review
This research aims to determine traditional games that stimulate the development aspect of mentally retarded children. The method used in this research is a literature review which analyzes relevant articles that meet the research criteria. Based on the results of a review of the previous literature, it was found that there were eight traditional games identified as being able to stimulate development in cognitive, motoric, and social-emotional aspects in mentally retarded children. The application of traditional games in the world of education can be a strategy that supports the learning and development process of mentally retarded children.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permainan tradisional yang dapat menstimulasi aspek perkembangan pada anak tunagrahita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan melakukan analisis terhadap artikel yang relevan dan memenuhi kriteria penelitian. Berdasarkan hasil kajian terhadap literatur terdahulu, ditemukan bahwa terdapat sebanyak delapan permainan tradisional yang teridentifikasi dapat menstimulasi perkembangan dalam aspek kognitif, motorik, dan sosial-emosional pada anak tunagrahita. Pengaplikasian permainan tradisional dalam dunia pendidikan dapat menjadi suatu strategi yang menunjang proses belajar dan perkembangan pada anak tunagrahita
Inovasi Strategik dalam Layanan Terapi ABA sebagai Alternatif Pendidikan untuk Anak Autis di Luar Sekolah Formal
This study aims to examine strategic innovations in ABA therapy services as an alternative to formal out-of-school education. Using descriptive qualitative methods, data were collected through observation, interviews and documentation involving therapists, parents and professionals. The results showed that ABA therapy is effective in improving autistic children's abilities, especially when supported by a gradual learning program, the use of digital technology, parental involvement, and interprofessional collaboration. However, there are still challenges such as limited access to services and training for families. Therefore, strategic innovations are needed to make ABA therapy more effective, sustainable and suitable for the needs of the whole child.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi strategik dalam layanan terapi ABA sebagai alternatif pendidikan di luar sekolah formal. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan terapis, orang tua, dan tenaga profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi ABA efektif dalam meningkatkan kemampuan anak autis, terutama jika didukung program pembelajaran yang bertahap, penggunaan teknologi digital, pelibatan orang tua, dan kolaborasi lintas profesi. Namun, masih ada tantangan seperti keterbatasan akses layanan dan pelatihan bagi keluarga. Oleh karena itu, inovasi strategik diperlukan agar terapi ABA dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan anak secara menyeluruh
Penerapan Teknik Shaping dalam Meningkatkan Pola Interaksi Sosial Siswa dengan Hambatan Intelektual Ringan Kelas VI di SKh 01 Kota Serang dengan Lingkungan Sekitar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pola interaksi sosial anak dengan hambatan intelektual dengan lingkungan sekolah melalui modifikasi perilaku menggunakan teknik shaping di SKh 01 Kota Serang. Penelitian ini merupakan penelitian Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu baseilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan teknik shaping dalam meningkatkan pola interaksi anak dengan hambatan intelektual dapat meningkatkan pola interaksi anak dengan lingkungan sekitar anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Pada intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 87% sedangkan pada baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%
Permainan Money Monopoly sebagai Media Meningkatkan Literasi Keuangan pada Anak Autis
This study aims to enhance the financial literacy skills of autistic students through the use of the educational game Moly. The Moly application is designed as an interactive and engaging Money Monopoly game to help autistic children understand financial concepts, recognize currency denominations, conduct transactions, and manage money in everyday situations. This study employs a Classroom Action Research (CAR) method with two cycles, each consisting of two actions. The sample consists of 6 autistic students at SDLB SLBN Seduri Mojokerto. The results show a significant increase in the financial literacy skills of the students, with the average score rising from 40% in the pretest to 81% in the posttest. Observations during the learning process also indicate increased participation and positive interactions among the students. This improvement reflects the effectiveness of the Moly application in enhancing financial literacy and social skills of autistic students.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan pada peserta didik autis melalui penggunaan permainan edukatif Moly. Aplikasi edukatif Moly dirancang sebagai permainan Money Monopoly yang interaktif dan menyenangkan untuk membantu peserta didik autis memahami konsep keuangan, mengenali nominal uang, melakukan transaksi, dan mengelola uang dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua tindakan. Sampel penelitian melibatkan 6 peserta didik autis di SDLB SLBN Seduri Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi keuangan peserta didik autis, dengan rata-rata skor meningkat dari 40% pada pretest menjadi 81% pada posttest. Observasi selama proses pembelajaran juga menunjukkan peningkatan partisipasi dan interaksi positif antar peserta didik. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas aplikasi Moly dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan sosial peserta didik autis
Diagnostik Bahasa Bicara pada Anak Autism Spectrum Disorders Usia 4 Tahun 11 Bulan di RSUD dr Rasidin Padang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gangguan bahasa bicara yang terjadi pada anak dengan autism spectrum disorders atau ASD Usia 4 Tahun 11 Bulan di RSUD dr Rasidin Padang. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah karakteristik gangguan bahasa bicara pada klien dengan ASD adalah kekurangan dalam resiprositas sosial, emosional, mulai dari sosial yang abnormal misalnya pendekatan dan kegagalan percakapan bolak-balik normal; untuk mengurangi berbagai minat, emosi, atau pengaruh; kegagalan untuk memulai atau menanggapi interaksi sosial. Perilaku komunikasi nonverbal yang digunakan untuk interaksi sosial, misalnya mulai dari komunikasi verbal yang kurang terintegrasi; kelainan pada kontak mata dan bahasa tubuh atau defisit dalam pemahaman dan penggunaan gerak tubuh; kurangnya ekspresi wajah dan komunikasi nonverbal. Kekurangan dalam mengembangkan, memelihara, dan memahami hubungan, misalnya mulai dari kesulitan menyesuaikan perilaku agar sesuai dengan berbagai konteks sosial; kesulitan dalam berbagai permainan imajinatif/ dalam berteman, hingga tidak adanya minat pada teman sebaya. Adanya gerakan motorik stereotip/repetitif, penggunaan objek, atau ucapan. Melakukan kegiatan berulang, kegiatan yang tidak fleksibel pada rutinitas, atau pada kegiatan perilaku verbal atau nonverbal. Minat terbatas atau terpaku pada suatu hal secara tidak wajar. Hiper atau hipo reaktivitas terhadap masukan sensorik atau minat yang tidak biasa pada aspek sensorik lingkunga
Hubungan Peran Orang Tua Dalam Perawatan Anak Autis Di Rumah Dengan Kemajuan Kemampuan Bicara Anak Autis Kota Padang
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan peranan orang tua dalam perawatan anak autis di rumah dengan kemajuan kemampuan bicara anak autis pada lembaga pendidikan anak autis di kota Padang. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain crossectional study yang dilaksanakan di Klinik Yamet SDS cabang Padang, SLB Mitra Ananda Padang dan SLB Autisma YPPA Padang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023. Subjek penelitian ini adalah anak autis yang mendapat terapi wicara dengan jumlah adalah 65 orang. Hasil penelitian menunjukkan 55 orang responden yang mengalami kemajuan terapi terdapat 1 orang responden (12,5 %) orang tuanya kurang melakukan perawtan di rumah dan 54 orang responden (94,3 %) orang tuanya melakukan perawatan di rumah. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) artinya ada hubungan tempat terapi dengan kemajuan kemampuan bicara anak autis dengan peranan orang tua melakukan perawatan di rumah. Hasil penelitian ini dapat di terapkan pada keparawatan anak khususnya autis specrum disorder
Analisis Kemampuan Keterampilan Mengolah Chocolate Candy Melalui Implementasi Metode Demonstrasi Tutor Sebaya Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pembelajaran guna meningkatkan keterampilan mahasiswa berkebutuhan khusus. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu. Dengan adanya Pendidikan maka akan menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual. Metode yang dapat digunakan dalam pengembangan ada beberapa macam yang salah satunya adalah demonstrasi. Metode demonstrasi ini digunakan untuk memperlihatkan suatu proses atau cara kerja yang berhubungan dengan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data penelitian ini adalah data yang didapatkan dari observasi dan demonstrasi. Hasil nilai yang di hasilkan pada segi rasa nilai tertinggi menggunakan metode tutor teman sebaya yaitu sebesar 70 dengan kriteria manis sangat berasa coklat. Pada segi warna nilai yang dihasilkan paling besar yaitu 60 dengan kriteria sangat mengkilat. Sedangkan dari segi tekstur pada metode tutor teman sebaya skor tertinggi 70 dengan karakteristik padat. Sehingga pada hasil penelitian yang sudah dilakukan, metode tutor teman sebaya lebih sesuai jika dilakukan oleh mahasiswi berkebutuhan khusus (tunagrahita) untuk meningkatkan keterampilan
Peran Pendidikan Inklusif: Strategi dan Tantangan dalam Penghapusan Diskriminasi terhadap Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
This study seeks to gain a thorough understanding of the experiences of children with special needs in inclusive education and efforts to eliminate discrimination against them in schools that provide inclusive education.
The approach utilized in this research is qualitative, which allows for in-depth information gathering through conducting interviews, observations and analyzing documents. The outcomes show the need for supportive policies, customized school services, adjustments to learning materials, and active participation of parents in promoting the development of children with disabilities. In addition, Islamic views also emphasize the importance of eliminating discrimination against children with disabilities by emphasizing human values such as respect, justice, care, solidarity, humanity, diversity and human rights. These values align with the principles of inclusive education which aims to create a fair and friendly environment for all children. This research is anticipated to contribute to science, especially in developing more effective and humane inclusive education policies and practices, as well as promoting the formation of an inclusive and just society for all individuals, including children with special needs.Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam pendidikan inklusif serta upaya menghapus diskriminasi terhadap mereka di sekolah yang menerapkan pendidikan inklusif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang memungkinkan eksplorasi informasi mendalam melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan perlunya kebijakan yang mendukung, pelayanan sekolah yang disesuaikan, penyesuaian materi pembelajaran, serta partisipasi aktif orang tua dalam mendukung perkembangan ABK. Selain itu, pandangan Islam juga menegaskan pentingnya menghapuskan diskriminasi terhadap ABK, dengan menekankan nilai-nilai kemanusiaan seperti hormat, keadilan, kepedulian, solidaritas, kemanusiaan, keberagaman, dan hak asasi manusia. Nilai-nilai ini sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan inklusif yang bertujuan membangun lingkungan yang adil dan ramah bagi semua anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan, khususnya dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan inklusif yang lebih efektif dan manusiawi, serta mendorong terbentuknya masyarakat yang inklusif dan adil bagi seluruh individu, termasuk anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus
Gambaran Konsentrasi Belajar Siswa Slow Learner pada Salah Satu SMK Negeri di Jakarta
Siswa slow learner memiliki kendala dalam pembelajaran, diantaranya adanya gangguan konsentrasi dan perhatian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran konsentrasi belajar pada siswa slow learner di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtitatif dengan metode naratif. Peneliti melakukan wawancara semi terstruktur pada 5 orang siswa slow learner dari kelas 10 dan 11, dan 5 orang guru, pertanyaan berdasarkan gangguan konsentrasi dalam smith 2014. Analisa data menggunakan Nvivo 14 dengan fitur word cloud dan project map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi belajar pada siswa slow learner. Siswa slow learner memiliki kesulitan duduk dengan tenang dengan berpindah-pindah tempat duduk, terburu-buru dalam mengerjakan aktivitas praktek, sering berbicara berlebihan, sering barganti-ganti aktivitas, siswa slow learner hanya beraktivitas di dalam kelas, mempunyai kesulitan dalam mempertahankan perhatian, siswa slow learner sering di gangguin teman, Siswa slow learner mempunya kesulitan menjawab pertanyaan dari guru dan teman, siswa slow learner jarang mengerjakan tugas di sekolah, tidak memeperhatikan penjelasan guru di kelas
Kontribusi Work Value Bimbingan Karir Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Disabilitasi di Perguruan Tinggi
Mahasiswa disabilitasi sering menghadapi berbagai hambatan dalam memasuki dunia kerja, baik dari segi aksesibilitas informasi, pengembangan keterampilan, maupun adaptasi di lingkungan kerja. Bimbingan karir yang menekankan pada internalisasi work value diyakini dapat meningkatkan kesiapan kerja mereka. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif desktriptif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 500 mahasiswa. Sampel ini sebanyak 64 mahasiswa di perguruan tinggi Sumatera Barat yang dipilih dengan mengunakan metode clauster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah work value, bimbingan karir dan kesiapan kerja mahasiswa disabilitas yang dikembangkan sendiri. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi work value dalam bimbingan karir terhadap kesiapan kerja mahasiswa disabilitasi di perguruan tinggi sumatera barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara bimbingan karir berbasis work value dengan kesiapan kerja mahasiswa disabilitas. Bimbingan karir yang efektif tidak hanya memberikan informasi karir yang relevan, tetapi juga membantu mahasiswa mengembangkan nilai-nilai kerja seperti tanggung jawab, ketekunan, dan adaptabilitas, yang penting dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian ini juga menemukan bahwa mahasiswa disabilitasi yang mendapatkan bimbingan karir dengan penekanan pada work value menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan kemampuan yang lebih baik dalam menavigasi tantangan di lingkungan kerja