Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Identifikasi Pengaruh Minat Belajar dengan Hasil Belajar Tematik Siswa Slow Learner di SD Inklusi Kota Bandung

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar dan hasil belajar tematik siswa slow learner kelas I di SD Inklusi Kota Bandung. Faktor-faktor munculnya hasil belajar salah satunya adalah minat belajar. Siswa slow learner memiliki salah satu kecenderungan menurunnya minat dan motivasi belajar, serta kehilangan kesempatan dan tidak bisa menyampaikan apa yang telah mereka pelajari.  Penelitian ini dilaksanakan di 12  SD Inklusi Kota Bandung yang terdata oleh Dinas Pendidikan tahun 2015 yang terdiri dari 25 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instumen pengumpul data yang digunakan yaitu angket dan analisis korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kecendrungan minat belajar berada pada kategori sedang sama halnya dengan kecendrungan hasil belajar yang berada pada kategori sedang namun tidak ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dan hasil belajar karena nilai koefisien determinasi yang diperoleh hanya sebesar 7%. Sehingga sisanya yaitu sebesar 93% merupakan faktor lain

    Meningkatkan Kemampuan Koordinasi Mata dan Tangan Melalui Bermain Maze Pada Anak Cerebral Palsy

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi permasalahan yang peneliti temukan di SLB Center Payakumbuh satu orang siswa Cerebral Palsy tipe Spastik  paraplegia yang mengalami hambatan koordinasi mata dan tangan sehingga kesulitan dalam memakai kancing baju dalam berpakaian. Jadi penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan pada anak Cerebral Palsy melalui bermain maze.Penelitian  menggunakan  penelitian eksperimen dengan metode Single Subject Research ( SSR ),desain A-B-A Pada kondisi baseline (A1) pengamatan dilakukan 5 kali dengan mean level 4, pada kondisi intervensi (B) pengamatan dilakukan 9 kali dengan mean level 8,9, dan pada kondisi baseline (A2) pengamatan dilakukan 6 kali dengan mean level11,8. Hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi memiliki estimasi kecendrungan arah, kecendrungan stabilitas,  jejak data dan perubahan  level yang menunjukkan peningkatan secara positif. Overlap data pada analisis antar kondisi pada kondisi baseline (A1) sewaktu diintervensi (B) dalam memakai kancing baju saat berpakaian adalah 0% data overlap dengan fase baseline (A2) dan intervensi (B) di dapat kemampuan 16,7%. Berdasarkan hal tersebut penelitian, menunjukkan bahwa bermain maze mampu meningkatkan  kemampuan koordinasi mata dan tangan  pada anak Cerebral Palsy di SLB Center Payakumbuh. Maka disarankan pada guru untuk dapat menggunakan bermain maz

    Meningkatkan Kemampuan Pengurangan Deret ke Bawah Melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya bagi Anak Diskalkulia

    Full text link
    This study consists of two cycles where each cycle consists of four meetings consisting of four stages of the process, namely planning, action, observation, and reflection. The data obtained through observation and tests of deeds are analyzed qualitatively and quantitatively. From the results of the study found that the reduction of the series down with the application of the peer tutor learning model can improve student's ability. Results obtained from the initial ability of students is HM with a value of 60; ARR 72,5; FEF 65; SM 82,5; and AV with a value of 77,5. It can be concluded that the application of the peer tutor learning model can improve the ability of the reduction of the series down with the technique of borrowing on third grade dyscalculia children in SDN 44 Sungai Lareh Padang

    Pelaksanaan Keterampilan Kehidupan Sehari-hari dalam Mencuci Pakaian Kelayan Gangguan Penglihatan Kelas Persiapan X di PSBN Tuah Sakato Padang

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan keterampilan kehidupan sehari-hari dalam mencuci pakaian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk persiapan, pelaksanaan serta evaluasi hasil belajar kelayan gangguan penglihatan di kelas persiapan PSBN Tuah Sakato Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di kelas persiapan PSBN Tuah Sakato Padang. Subjek penelitian yaitu instruktur keterampilan kehidupan sehari-hari dan kelayan gangguan penglihatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persiapan keterampilan kehidupan sehari-hari dalam mencuci pakaian dilakukan dengan mempersiapkan alat dan bahan serta sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, instruktur menggunakan silabus yang berpedoman kepada buku panduan KKS untuk menentukan tujuan, materi, metode serta media yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kelayan gangguan penglihatan dengan menggunakan pendekatan individual. Hasill evaluasi dilakukan setelah proses pembelajaran. Alat evaluasi yang digunakan adalah non tes dan tes, namun pada penilaiannya instruktur menggunakan non tes yaitu dengan meilhat hasil cucian kelayan, penggunaan evaluasi non tes dikarenakan waktu yang terbatas. Penilaiannya dilakukan baik pada saat proses pembelajaran ataupun diluar proses pembelajaran.Abstract The purpose of this research is to knowing and to describing preparation, implementation, and evaluation of study result of client with visual impairment in preparation class at PSBN Tuah Sakato Padang. This research is using descriptive methods with qualitative approach which is conducted in preparation class at PSBN Tuah Sakato Padang. The subject of the research is the instructor of daily life skill and client with visual impairment. The technique that used for collecting data is observation, interview, and documentation.The validity of data is tested with credibility tes of triangulation technique. The result of this research shows that preparation of daily living skill of client with visual impairment in washing clothesis done by preparing tools and materials and facilities and infrastructure that support these activities. To be implementation, the instructor uses the syllabus that is guide by KKS guidebook to determine the goals, matreials, methods, and media which is adjusted client with visual impairment skill and condition with individual approach. The result of evaluation was done after the learning procces. The tools of evaluation that used were non test and test, but in the assessment, the instructor used non-test by sawing the washing result of the client with visual impairment. Non-test evaluation was used due to limitted time. The assessment was done in learning procces or out of learning procces

    Pengaruh Pemanfaatan Jurnal Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Anatomi Fisiologi Genetika dan Neurologi Mahasiswa Semester 1 Jurusan PLB FIP Universitas Negeri Padang

    Full text link
    Jurnal merupakan salah satu sumber belajar yang menjadi referensi wajib bagi mahasiswa ditingkat perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan jurnal terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah anatomi fisiologi genetika dan neurologi pada mahasiswa semester 1 jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian ini pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah Mahasiswa Semester 1 Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Tahun Akademik 2019/2020 sebanyak 104 orang yang mengikuti mata kuliah Anatomi Fisiologi Genetika dan Neurologi. Hasil uji kolmogorov-smirnov menunjukkan data berdistribusi normal 0,255 (>0,05) sehingga uji bivariat yang digunakan yaitu Paired T Test. Hasil Paired T Test diperoleh nilai rata-rata pretest, yaitu 68,83 sedangkan pada posttest, terjadi peningkatan rerata hasil belajar 92,84. Selanjutnya, diperoleh hasil p value = 0,000 (p value = <0,05); hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jurnal dalam belajar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Melalui pengoptimalan pemanfaatan jurnal dalam kegiatan pembelajaran, hal itu sangat signifikan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa

    Peran Guru Pembimbing Khusus pada Anak Disleksia di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh temuan dilapangan saat proses pembelajaran guru kelas menerangkan materi pelajaran dengan cepat, tidak ada pengulangan materi, sedangkan di kelas terdapat disleksia, sehingga anak merasa bingung. Sedangkan guru tidak terfokus pada anak yang mengalami kesulitan, karena guru kelas harus membagi perhatiannya kepada semua anak. Peran GPK dibutuhkan untuk membimbing anak. Tujuan penelitian ini melihat tentang peran GPK dalam proses pembelajaran pada anak disleksia di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif SD Negeri 15 Ulu Gadut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah GPK. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara teknik dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GPK melaksanakan tugasnya. GPK melaksanakan identifikasi, asesmen dan GPK berkerjasama dalam pengembangan kurikulum sekolah. GPK menjalin kerjasama dengan kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan lembaga terkait. GPK membimbing anak dalam proses pembelajaran dan memberikan layanan khusus pada anak disleksia.     &nbsp

    Disleksia dan Metode Penanganannya dalam Film Taare Zameen Par (Sebuah Tinjauan Psikolinguistik)

    Full text link
    This study discusses how the method of handling the type of dyslexic language acquisition inability in Taare Zameen film Par. Dyslexia is one type of learning difficulties in children, namely reading disability. The method used in this study is a descriptive method with the presentation of data from research results presented through words. The discussion presented includes (1) the characteristics of dyslexia; (2) learning solutions to the type of dyslexia; (3) solutions to the treatment of dyslexia. The results obtained in this study show that dyslexia can be treated using multisensory methods. The multisensory method utilizes visual abilities or students' visual abilities and kinesic hearing abilities at this level, namely awareness of movement and touch on students. Thus this method can assist in the implementation of learning for dyslexic children and in the future there will no longer be dyslexic children who are unable to write, read, and count. This study discusses how the method of handling the type of dyslexic language acquisition inability in Taare Zameen film Par. Dyslexia is one type of learning difficulties in children, namely reading disability. The method used in this study is a descriptive method with the presentation of data from research results presented through words. The discussion presented includes (1) the characteristics of dyslexia; (2) learning solutions to the type of dyslexia; (3) solutions to the treatment of dyslexia. The results obtained in this study show that dyslexia can be treated using multisensory methods. The multisensory method utilizes visual abilities or students' visual abilities and kinesic hearing abilities at this level, namely awareness of movement and touch on students. Thus this method can assist in the implementation of learning for dyslexic children and in the future there will no longer be dyslexic children who are unable to write, read, and count

    Program Pelatihan Menggosok Gigi Dalam Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Siswa Tunagrahita di SLB se-Kota Padang

    Full text link
    Education is a basic right that every child in general must have without exception. Academic, social and emotional abilities can develop well through education. The curriculum used in Indonesia at the moment was the 2013 curriculum. One of the schools that carries out educational activities was the Extraordinary School (SLB). SLB was one of the place whom expected to develop the development of mentally retarded children. Through Special School, mentally retarded children got academic and non-academic education that suits their needs. One of the skills that must be taught is the ability to brush your teeth. Retarded students in the moderate category still find it difficult to brushed parts of teeth that were located inside such as right and left teeth and inner teeth. In addition to the position of the teeth, the frequency and time of tooth brushing was also a problem for the mentally retarded child. based on the activities that have been carried out, it appears that the ability of teachers to brush their teeth has improved, this is expected to help their students to brush their teeth properly

    Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching bagi Anak Tunagrahita Ringan

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan anak tunagrahita ringan yang belum mengenal huruf hijaiyah yang peneliti temukan di SLB Salsabila Indah Padang. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal huruf hijaiyah melalui model pembelajaran quantum teaching. Jenis penelitian ini eksperimen dalam bentuk subjek tunggal (Single Subject Research) dengan desain penelitian A1-B-A2, data diukur mengunakan frekuensi untuk melihat berapa banyak anak dapat menjawab tes tentang mengenal huruf hijaiyah yang diberikan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah bagi anak tunagrahita ringan kelas III di SLB Salsabilla Indah Padang sesuai dengan hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi

    Tata Cara Berwudhu Anak Tunagrahita Ringan Dapat Ditingkatkan Melalui Media Poster

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh dua orang siswa tunagrahita (RA dan MZ)  mengalami masalah dalam melakasanakan tata cara berwudhu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menggunakan media poster dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri II siklus. Peneliti berkolaborasi dengan guru kelas III C yang buka di kelas objek peneltianteman sejawat. Peneliti sebagai pemberi sebagai tindakan dan kolaborator sebagai pengamat. Siklus penelitian yang dilakukan terdiri dari  perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan tes (tes lisan dan tes perbuatan). Hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan tata cara berwudhu, kemampuan awal anak RA 49,91% dan MZ 43,75%. Siklus I RA meningkat menjadi 75% dan MZ meningkat menjadi 70,83%. Siklus II RA lebih meningkat menjadi 93,75% dan MZ juga lebih meningkat menjadi 89,58%. Dengan demikian dapat disimpulkan tata cara berwudhu anak tunagrahita ringan dapat ditingkatkan melalui media poste

    142

    full texts

    166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇