Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus (JPKK)
Not a member yet
166 research outputs found
Sort by
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif bagi Anak Cerebral Palsy
Penelitian ini memiliki latar belakang dari hambatan fisik dan motorik anak cerebral palsy yang mempengaruhi hambatan pada aspek intelektual, bahasa, sosial, emosi, psikologis dan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya pendidikan dalam memberikan penanganan khusus bagi anak cerebral palsy yakni melalui pembelajaran bina gerak yang terdapat pada pembelejaran pendidikan jasmani adaptif. Dalam pendidikan jasmani adaptif bagi cerebral palsy guru perlu mengakui bahwa aspek psikologis dari situasi kelas sama dan bahkan lebih penting daripada tujuan substantif pendidikan jasmani. Disamping itu guru perlu memiliki cara-cara kreatif dalam pengajaran agar dapat memotivasi anak. Jenis penelitian yang dipergunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Ada beberapa aspek yang akan dibahas meliputi perencanaan pembelajaran jasmani adaptif oleh guru penjas, serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam pembelajaran
Pemberdayaan Tunagrahita Ringan Sebagai Tenaga Kerja Penjaga Kantin
Anak dengan kebutuhan khusus merupakan anak-anak yang mengalami gangguan (disfungsi) secara fisik, mental/intelektual, sosial, dan emosional. Keadaan gangguan itu akan mempengaruhi psikis dan prestasi belajar anak. Meski demikian, dengan segala keadaannya, bukan berarti mereka kehilangan kesempatan untuk memperoleh hidup seperti anak-anak lain pada umumnya. Anak-anak dengan label kekhususan ini tetap harus mendapat ruang hidup yang layak dan kesempatan yang sama untuk mengebangkan potensi yang mereka miliki. Salah satu cara untuk membantu anak berkebutuhan yaitu dengan memberikan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan guna memenuhi kebutuhannya seperti anak normal pada umumnya. Agar mereka lebih mandiri lagi dan tidak selalu bergantung dengan orang lain. Diharapkan dengan adanya kesempatan kerja tersebut anak berkebutuhan khusus dapat mengembangkan potensi dan dapat bersosialisasi dengan anak-anak normal lainnya
KEPULAUAN MENTAWAI DAN PENDIDIKAN INKLUSIF
The problem in the pejat old village, namely the number of children with special needs who have not had the opportunity in proper education, this is in the teachers do not have the competence in spending children with special needs in inclusive settings. The purpose of this service is to increase teacher competence in improving inclusive education in primary schools.
The method in organizing PKM uses multiple methods, namely lecture and question and answer methods for inclusive education materials and children with special needs. Furthermore, using demonstration methods, methods of practice and practice on material on how to conduct discussions and assessments of children with special needs, as well as developing learning programs (RPP) in inclusive settings, all training implementation uses the principles of learning for adults (andragogic). The implementation of this PKM received a very enthusiastic welcome from the teachers. It is expected that trainees can provide their experiences to other teachers in their respective schools, and be able to work closely with SLB teachers and parents of children with special needs in the learning of children in inclusive schools.
 
Implementasi Model Pembelajaran Dinamika Kelompok dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Bidang Non Akademik Anak Berkebutuhan Khusus di SLB YPAC Pangkalpinang
This research is important because it is to determine the level of dissability children’s achievement motivation through the implementation of group dynamics learning models. The purpose of this study is to find out: the implementation of group dynamics learning models to the learning achievement, the process of learning activities carried out using group dynamics learning models, the level of creativity in non-academic fields. The method used in this study is a qualitative descriptive approach with research data sources consisting of: primary data sources and secondary data sources. Techniques for collecting data through observation, interviews, and documentation. The learning model used in YPAC Pangkalpinang SLB is to provide students with practical activities outside the classroom. Learning done were 75% practice and 25% theory. The practice of learning was done by using group dynamics programs with the aim of being able to improve students' non academic achievements. Some of the learning practices include: batik, cooking, makeup, making handicrafts from used materials, and making wedding delivery baskets.Penelitian ini penting dilakukan karena untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi anak berkebutuhan khusus melalui implementasi model pembelajaran dinamika kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: pelaksanaan model pembelajaran dinamika kelompok terhadap hasil prestasi belajar, proses kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran dinamika kelompok, tingkat kreativitas dalam bidang non akademik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian yang terdiri dari: sumber data primer dan sumber data sekunder. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Model pembelajaran yang digunakan di SLB YPAC Pangkalpinang yaitu dengan memberikan kepada siswa kegiatan-kegiatan praktik di luar kelas. Pembelajaran yang dilakukan yaitu 75% praktik dan 25% teori. Praktik pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan program dinamika kelompok dengan tujuan untuk dapat meningkatkan prestasi non akademik siswa. Beberapa praktik pembelajaran tersebut antara lain: membatik, memasak, merias wajah, membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas, dan membuat keranjang hantaran pernikahan
Penerapan Metode Proyek dalam Keterampilan Membuat Abon Ikan pada Anak Tunarungu
Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan di kelas VII tunarungu di SLB Perwari. Dua orang siswa mengalami masalah dalam membuat abon ikan. Selama ini guru menggunakan metode ceramah dan penugasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah metode proyek dapat meningkatkan keterampilan membuat abon ikan pada anak tunarungu, serta mendeskripsikan proses pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan membuat abon ikan melalui metode proyek pada anak tunarungu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam bentuk kolaborasi peneliti dengan guru kelas. Sebagai subjek penelitian dua orang siswa tunarungu kelas VII dan satu orang guru kelas. Data diperoleh melalui observasi, dan tes perbuatan. kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian setelah diberikan perlakuan selama delapan kali pertemuan menunjukkan bahwa kemampuan awal sebelum perlakuan membuat abon ikan oleh TK 40% dan TS 34%. Sedangkan pada akhir siklus I kemampuan TK meningkat (64%) dan TS (64%). Pada siklus II kemampuan TK meningkat menjadi (92%) dan TS (89%)
Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar SBDP melalui Media Bekas Bungkus Kopi dI Kelas VI Tunagrahita SLB Budi Karya Talago
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar SBDP melalui penggunaan media bekas bungkus kopi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus . Tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dimulai dengan perencanaan , Pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Alat Pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi , catatan lapangan dan hasil tugas siswa yang dianalisis secara kualitatif. Selama penelitian berlangsung kolaborator selalu mengamati guru dan siswa serta membuat catatan lapangan. Semua catatan yang diperoleh selama pengamatan tersebut dijadikan bahan perenungan atau diskusi untuk melakukan tindak lanjut kegiatan pada siklus berikutnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan media bekas bungkus kopi dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VI Tunagrahita SLB Budi Karya Talag
Efektivitas Metode Proyek dalam Meningkatkan Keterampilan Menanam Sawi Hidroponik Wick System bagi Anak Tunagrahita Ringan Di Kls IX Slb Luki Padang
Berdasarkan permasalahan yang ditemui dikleas IX/C di SLB Luki Padang. Peneliti melihat anak tidak merasa asing dengan proses pembelajaran keterampilan dengan media polibag. . Penelitian ini bertujuan untuk membutikan efektifitas metode proyek dalam keterampilan menanam sawi hidroponik wick system. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen dalam bentuk pre-experimental design dengan jenis one group pretest-postest design dengan sampel lima orang siswa anak tunagrahita ringan. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Alat pengumpulan data mengunakan instrumen tes perbuatan, diuji mengunakan uji U Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pencapaian siswa tunagrahita ringan saat pretest dengan skor rata-rata 52 dan saat postest meningkat dengan skor rata-rata 77,8. Selanjutnya data diolah mengunakan uji U Mann Whitney. Diperoleh Uhit 5 dan Utab 4 dengan N 5 pada taraf signifikan 95% dan α = 0,05. Sehingga hipotesis diterima karena Uhit > Utab. Dapat disimpulkan bahwa metode proyek efektif dalam meningkakan keterampilan menanam sawi hidroponik wick sytem
Upaya Mengurangi Perilaku Maladaptif di Kelas bagi Anak Tunagrahita Sedang melalui Pengukuhan Negatif
Penulisan ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan yang peneliti lakukan terhadap anak tunagrahita sedang yang berperilaku maladaptif yakni suka berjalan kelas saat belajar. Penulisan ini bertujuan untuk mengurangi perilaku maladaptif X melalui pengukuhan negatif yakni duduk di kursinya selama 2 menit.Penulisan ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A dan teknik analisis visual grafik. Subjek penulisan adalah seorang anak tunagrahita sedang kelas I/C, variabelya dianalisa menggunakan frekuensi. Pada kondisi baseline A1 untuk mengurangi perilaku maladaptif X dengan mean level 21,14. Pada kondisi intervensi dengan mean level 13,07, dan pada kondisi baseline A2 dengan mean level 7,6. Hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi memiliki estimasi kecenderungan arah, kecenderungan stabilitas, jejak data dan perubahan level yang menunjukan pengurangan perilaku maladaptif X secara positif. Overlap data pada analisis antar kondisi pada kondisi baseline (A1) dan intervensi (B) dalam mengurangi perilaku maladaptif X adalah 15%, dan overlap data pada kondisi baseline (A2) dan intervensi (B) adalah 7%. Berdasarkan analisis data tersebut, menunjukan bahwa hipotesis dapat diterima, artinya perilaku maladaptif berjalan di kelas saat belajar anak tunagrahita sedang X dapat berkurang melalui pengukuhan negati
Building Reading Fondness Through Management Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
Reading is the first obligation that God commands His people. Because by reading we can find out what is not yet known. Reading can sharpen thinking power and improve writing skills. Reading is not only explicit but also implied from all natural phenomena. So that reading activities run well, a place that can accommodate both reading and writing activities is needed. The place referred to in this paper is in the form of TBM. For the implementation of reading activities smoothly, it is necessary to manage the institution which includes planning, implementing, organizing, evaluating and developing. TBM not only functions as a place to read and write but also at the same time other activities that support reading activities, such as sports and arts activities, entertainment and recreation, so these activities need to be programmed at TBM
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif bagi Siswa Tunarungu di SLB Negeri 2 Padang Melalui Penugasan Dosen di Sekolah
Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) merupakan strategi peningkatan kompetensi dosen LPTK yang dapat memberikan pengalaman nyata mengelola pembelajaran di sekolah. Pengalaman tersebut pada akhirnya akan diimplementasikan dalam pembelajaran di LPTK untuk menyiapkan guru di masa depan. Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan pelaksanaan PDS dalam implementasi pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SLB Negeri 2 Padang. Pendidikan jasmani adaptif merupakan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang dalam kegiatan pembelajarannya telah dimodifikasi baik dari pelaksanaan kegiatan, rencana pembelajaran, kurikulum, permainan dan penilaian. Hasil dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif melalui program PDS ini, tampak dari pengembangan-pengembangan kegiatan jasmani yang dilakukan oleh guru, baik dari bentuk rencana kegiatan, alat dan pelaksanaan kegiata