Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
Pelatihan Pemanfaatan Teh SIBAYA sebagai Alternatif Pencegahan dan Pengobatan Diabetes Serta Hipertensi pada Anggota PKK Kampung SIBA Klasik: Pelatihan Pemanfaatan Teh SIBAYAK (Si Bawang Dayak) sebagai Alternatif Pencegahan dan Pengobatan Diabetes Serta Hipertensi pada Anggota PKK Kampung SIBA Klasik
Bawang dayak (Eleutherine sp.) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di wilayah Kalimantan. Memiliki banyak manfaat untuk pencegahan maupun pengobatan berbagai penyakit diantaranya yaitu diabetes dan hipertensi. Tujuan dari pelatihan pembuatan teh bawang dayak oleh kelompok KKN 31 ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anggota PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) tentang khasiat, manfaat, dan keterampilan dalam mengolah umbi bawang dayak menjadi teh mulai dari sortasi basah, perajangan, pengeringan, sortasi kering hingga pengemasan dan pelabelan yang tepat, serta dapat dijadikan potensi usaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini yaitu anggota PKK antusias menggerakkan masyarakat untuk membudidayakan penanaman bawang dayak dan mengolah umbi bawang dayak menjadi teh, tidak hanya untuk dikonsumsi mandiri melainkan juga diperjualbelikan di khalayak umum, sehingga dapat disimpulkan kegiatan ini dapat dijadikan sebagai bekal pengetahuan dalam memenuhi kebutuhan suplemen dan pengobatan serta meningkatkan pendapatan masyarakat kampung SIBA Klasik
Integrasi Pendekatan Etnosains dalam Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
This study aims to explore the integration of ethnoscience approaches in science learning to improve students' critical thinking skills. This research was carried out with a qualitative approach with this type of research, namely descriptive analysis, while the data collection technique in this study is a document study or literature study in research that has been carried out previously. Research shows that students who use this approach have higher motivation compared to those who use conventional learning methods. The results of the literature show several main findings related to the ethnoscience approach, including the positive influence of the ethnoscience approach on various aspects, including the improvement of students' critical thinking skills. This study shows that the ethnoscience approach improves students' critical thinking skills
Model Of Increasing Purchase Intention Through Influencer Engagement On Social Media
Background – The advancement of internet technology has influenced shifts in consumer thinking and purchasing behavior. Nowadays, people from diverse demographic groups—including both genders, adolescents, and adults—are increasingly using the internet as a platform for business and marketing activities.
Aim –The aims of this study are as follows: (1) To examine whether Perceived Credibility exerts a positive and significant effect on Attitude Toward the Influencer; (2) To investigate the influence of Trust on Attitude Toward the Influencer and determine whether it is both positive and significant; (3) To assess whether Perceived Behavioral Control significantly and positively affects Attitude Toward the Influencer; (4) To explore the extent to which Subjective Norms contribute positively and significantly to Attitude Toward the Influencer; (5) To evaluate whether Perceived Expertise positively and significantly influences Attitude Toward the Influencer; (6) To determine whether Perceived Congruence has a positive and significant relationship with Attitude Toward the Influencer; (7) To analyze the positive and significant impact of Attitude Toward the Influencer on Engagement; (8) To examine whether Attitude Toward the Influencer significantly contributes to Purchase Intention in a positive manner; and (9) To analyze the influence of Engagement on Purchase Intention, with a focus on identifying whether the effect is positive and significant.
Design / Methodology / Approach – The methodology of this research use crossesctional and hypothesis testing. Data was collected using questionnaire with the measeurement using Likert scale. The samples of this research are followers Instagrams’s Account of Rinaldi.
Findings – The findings of this research demonstrate that: (1) Perceived Credibility exerts a positive and statistically significant effect on Attitude Toward the Influencer; (2) Trust significantly and positively impacts Attitude Toward the Influencer; (3) Perceived Behavioral Control shows a positive and significant relationship with Attitude Toward the Influencer; (4) Subjective Norms positively and significantly influence Attitude Toward the Influencer; (5) Perceived Expertise has a significant and positive effect on Attitude Toward the Influencer; (6) Perceived Congruence significantly contributes to the formation of a positive Attitude Toward the Influencer; (7) Attitude Toward the Influencer significantly and positively influences Engagement; (8) Attitude Toward the Influencer has a positive and significant effect on Purchase Intention; and (9) Engagement positively and significantly affects Purchase Intention.
Conclusion – This Study Successfully Addressed All Research Questions Through Hypothesis Testing.
Research implication – The findings of this study offer several practical implications that can serve as valuable input for influencers in fulfilling their role as product promoters through personal social media accounts.
Limitations – This study has several limitations. First, the dimensions and measurement items used are limited, as the data were collected from 258 respondents who exclusively follow a single influencer. The sampling is not evenly distributed and does not include followers of Rinaldi’s Instagram account who reside outside Jakarta. Furthermore, the influencer examined in this study is specifically associated with educational products, which limits the generalizability of the findings. Future research may expand the scope by exploring other types of products. Additionally, the issues and contexts explored in this study are subject to change over time and may require further development in response to evolving trends
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PRAKTIK AGAMA ISLAM DI MA'HAD ALY FATIMAH AZ ZAHRA MAGETAN
Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, sekaligus negeri Timur yang terkenal santun, namun mengalami banyak persoalan moral di media sosial yang sangat memprihatinkan. Media sosial selain memiliki dampak positif, juga memiliki dampak negative yang sangat memprihatinkan kasus kekerasan di media sosial, pelanggaran etika profasi di media juga aneka persoalan lainnya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan Media Sosial di Kalangan Mahasantri Ma’had aly Fatimah Az-Zahra Magetan dan menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap praktik agama Islam di lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi dan menganalisis dampak penggunaan media sosial di suatu pesantren. Informan penelitian 7 orang dipilih secara purposive sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, display dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan meningkatkan ketekunan dan trianggulasi data dan sumber. Hasil penelitian ini adalah penggunaan media sosial di kalangan mahasantri Ma’had aly Ftatimah az-Zahra yaitu sebagai sarana berdakwah menyebarkan ilmu agama, menambah ilmu pengetahuan, dan sarana promosi. Dampak positif media sosial terhadap perilaku keagamaan mahasantri yaitu lebih mudah untuk mencari informasi ilmu keagamaan, sarana menyebarkan agama islam dan sarana promosi. Sedangkan dampak negatif mahasantri menjadi suka menunda-nunda waktu untuk menghafalkan Al-Qur’an dan sholat serta kurangnya kepedulian terhadap lingkungan
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA TRANSPORTASI TERTUTUP
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas air tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan nila menarik perhatian besar dalam sektor perikanan karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi sehingga menjadi penting dalam kegiatan bisnis akuakultur. Untuk memenuhi permintaan konsumen secara terus menerus terhadap ikan nila, pembudidaya menggunakan transportasi sebagai proses distribusi. Umumnya kegiatan transportasi ikan dilakukan dengan kepadatan ikan yang tinggi sebagai upaya untuk mengoptimalkan penghematan biaya. Namun dalam aplikasi kegiatan transportasi dengan menggunakan kepadatan yang tinggi dapat menyebabkan ikan menjadi stress dan rentan mengalami kematian. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi tekanan fisiologis serta dapat diambil tindakan untuk mengantisipasi stres pada ikan selama transportasi berlangsung dengan menggunakan metode pemingsangan. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan dosis berbeda terhadap kelangsungan hidup ikan nila pada transportasi tertutup. Pada penelitian ini menggunakan minyak cengkeh sebagai bahan anestesi dengan tujuan mengetahui dosis terbaik bagi kelangsungan hidup ikan nila. Ikan nila yang digunakan memiliki berat 100 gram dalam wadah ember (4 percobaan masing-masing 6 kali ulangan) dengan jumlah 20 ekor ikan/ember. Kemudian dihitung kelangsungan hidup pada akhir penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemberian minyak cengkeh dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup Ikan nila. Kelangsungan hidup tertinggi pada penelitian ini terjadi pada perlakuan B (dengan pemberian 15% atau 9 ml minyak cengkeh) dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 95%. Pengukuran kualitas air selama penelitian diperoleh suhu berkisaran 22-23,5˚C ; pH berkisaran 7-7.7 ; Oksigen Terlarut berkisaran 5.5 – 6 mg/L
Empowering Community Entrepreneurship Through Salt-Based Mouthwash Production
In this PKM program, our partner is residents in Sedayulawas, Lamongan, East Java, Province. This community has generated the production mouthwash derived from salt. Salt is a mineral composed primarily of sodium chloride (NaCl). Diversification of salt products with various derivative products is very possible for salt farmers to do as an effort to empower the economy of the Lamongan community as well as increase food security through the provision of quality salt and downstream technology to produce salt derivatives that have more value for example mouthwash. Mouthwash containing saltwater rinses work by increasing the pH- balance inside the mouth, creating a much more alkaline oral environment in which the bacteria are no longer able to thrive.
Based on interviews and observations in the field, there are 3 main focuses of the problems currently faced by partners, namely: 1) lack of knowledge about downstreaming of salt products and their derivatives and 2) the packaging of product.
Efforts to increase salt production and salt purification technology as well as alternative diversification of salt derivative products can be a model that can drive the economic sector of the community of salt farmers and women who boil salt so as to initiate the opening of new job opportunities and create superior salt products and derivative products, namely mouthwash in Lamongan Regency.
This activity was realized with an approach in the form of making a sustainable cooperation program until the end of PKM, creating a family atmosphere between the two and understanding that the problems experienced were a shared problem so that they could be solved together according to the level of responsibility to achieve the expected benefits, namely increased yields, production and productivity and competitiveness, independence and welfare of the community
The The Implementation of Teachers' Pedagogical Competence in Elementary Schools
Teachers play a crucial role in the education system, particularly in developing pedagogical competence to create effective learning. Pedagogical competence includes understanding student characteristics, applying learning theories, and managing a conducive classroom environment. However, in practice, many teachers still face challenges in optimally implementing pedagogical competence, especially in elementary schools within The X cluster area, Pardasuka Subdistrict, Pringsewu Regency.
This study aims to examine teachers' understanding of pedagogical competence, identify its application in teaching, and reveal the challenges faced by teachers. The research method used is qualitative with a case study approach in five elementary schools in the area. Data collection was conducted through interviews, questionnaires, and documentation, which were then analyzed using the Miles and Huberman qualitative data analysis model.
The results show that most teachers have a good understanding of pedagogical competence, but its implementation is still limited by constraints such as inadequate technological facilities, high administrative burdens, and a lack of continuous training. This study recommends reducing administrative burdens and enhancing sustainable professional development programs for teachers to optimize the application of pedagogical competence in teaching
Training on the Optimization of Ship Interior Repairs for Employees of PT. Enver Balian Marine
Sektor maritim di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian nasional maupun transportasi laut. Kapal, merupakan jantung dari sektor maritim berperan penting dalam menyediakan layanan bagi penumpang dan barang atau logistik. Perawatan kapal haruslah tetap terjaga agar tidak mengganggu kelancaran sistem operasionalnya. Di sebuah perusahaan kecil-menengah yang bergelut dalam bidang perkapalan, PT. Enver Balian Marine, membutuhkan pelatihan pekerja dalam bidang perbaikan interior kapal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi 10 pekerja inti melalui pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan alat ukur, serta sistem modular dan desain ergonomis pada kapal. Program ini dilaksanakan pada Maret 2025 dengan tahapan; identifikasi masalah, penyusunan materi dan kegiatan, sosialisasi, pelatihan interaktif, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan memberikan umpan balik yang baik untuk ketiga hal yang dinilai yakni; isi dan penyampaian pelatihan, kinerja trainer/pelatih, serta organisasi pelatihan. Nilai tertinggi ada pada kinerja pelatih yang dapat menyampaikan materi dengan jelas (4.9). Sedangkan nilai terendah ada pada keilmuan baru yang didapat dari pelatihan (4.6) dan juga media dari materi pelatihan seperti PPT dan handout (4.6). Sehingga untuk kedepannya, sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas visual materi dan penambahan waktu praktek secara langsung. Program ini tidak hanya menjembatani peningkatan pengetahuan dan keterampilan pekerja, tetapi juga memperkuat kerjasama antara perguruan tinggi dan mitra industri
EDUCATION ON BAY LEAF DECOCTION ADMINISTRATION TO REDUCE HYPERTENSION
Abstract:
Hypertension is one of the major health problems in the community, especially in urban areas such as Palembang. The high prevalence of hypertension in RT 60, Kelurahan 16 Ulu, indicates the need for effective health interventions. This community service activity aims to increase public awareness about hypertension and provide alternative solutions through herbal therapy using bay leaf decoction. The methods used include surveys, health education, health checks, and hypertension exercise training. The results showed an increase in community knowledge about hypertension and how to deal with it, as well as active participation in hypertension exercise activities. This activity is expected to be a model of community-based health intervention to reduce the prevalence of hypertension in the community.
Keywords: hypertension; Herbal therapies; Health education
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS VIRTUAL LAB DALAM PEMBELAJARAN PCR DI BIOLOGI MOLEKULER
Biologi molekuler berkembang pesat dengan berbagai aplikasi, termasuk dalam kedokteran dan bioteknologi. Salah satu teknik fundamentalnya adalah Polymerase Chain Reaction (PCR), yang berperan dalam memperbanyak DNA. Namun, pembelajaran teknik ini sering terkendala keterbatasan fasilitas laboratorium. Virtual Lab menjadi alternatif yang memungkinkan simulasi eksperimen tanpa bergantung pada laboratorium fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Virtual Lab dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap PCR. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 20 mahasiswa Biologi Molekuler melalui angket berbasis skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan persentase dan rata-rata skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Virtual Lab berdampak positif terhadap pemahaman mahasiswa. Sebelum mengikuti simulasi, pemahaman konsep PCR masih rendah. Setelahnya, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep, kemampuan menjelaskan tahapan PCR, serta kesiapan dalam praktik langsung. Virtual Lab juga dinilai fleksibel dan memungkinkan latihan mandiri. Namun, keterbatasan tetap ada, seperti minimnya pengalaman dalam mengoperasikan alat PCR secara nyata. Oleh karena itu, kombinasi Virtual Lab dengan praktikum langsung disarankan untuk pembelajaran PCR yang lebih optimal.
Kata Kunci: Biologi molekular, Efektivitas pembelajaran, Lab virtual, PCR, Perseps