Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
    4732 research outputs found

    Analisis Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran IPAS

    Get PDF
    This study aims to analyze the level of critical thinking skills of fourth-grade elementary school students in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). The problem underlying this research is the students' low ability to identify problems, provide logical reasoning, and critically evaluate information during IPAS learning. This research employs a descriptive quantitative method with data collection techniques through critical thinking skills tests and interviews. The results show that most students are at a moderate level of critical thinking skills, with the main weaknesses found in the indicators of argument evaluation and making inferences. These findings indicate the need for the development of learning strategies that emphasize higher-order thinking activities through strengthened implementation of the Competency-Based Curriculum (KBK).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi masalah, memberikan alasan logis, serta mengevaluasi informasi secara kritis dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes keterampilan berpikir kritis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dalam hal keterampilan berpikir kritis, dengan kelemahan utama pada indikator evaluasi argumen dan membuat inferensi. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada aktivitas berpikir tingkat tinggi menggunakan penguatan penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)

    Pemahaman Konsep Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Siswa Kelas III Sekolah Dasar

    Get PDF
    This study aims to describe the level of conceptual understanding of addition and subtraction operations involving whole numbers among elementary school students. The research employed a descriptive method, involving a sample of 19 third-grade students from an elementary school. Data were obtained through a multiple-choice test consisting of 10 items that met the quality standards, with a validity coefficient of 0.63, a reliability coefficient of 0.84, and a discrimination index of 0.53, all of which indicate that the test items were of good quality. The research was conducted at SDN 1 Rahayu, Mangkubumi District, Tasikmalaya City. Data analysis was carried out using a descriptive statistical approach. The findings revealed that the students’ average score was 40.53, which falls into the low category. Several difficulties were identified, including misapplication of place value, challenges in comprehending the questions, and the inability to determine the correct result of addition or subtraction operations. These findings serve as a valuable reference for teachers in reflecting upon and evaluating their instructional practices to enhance future learning outcomes.This study aims to describe the level of understanding of elementary school students on the concept of addition and subtraction of whole numbers. The method used in this study is a descriptive method. The subjects of the study consisted of 19 grade III elementary school students. Data were collected through a multiple-choice test consisting of 10 questions with a validity of 0.63, reliability of 0.84, and discriminating power of 0.53, indicating that the quality of the questions was in the good category. This study was conducted at SDN 1 Rahayu, Mangkubuni District, Tasikmalaya City. The data analysis technique used in this study was a descriptive statistical approach. The results of the study revealed that the understanding of the concept of addition and subtraction of whole numbers in grade III students was still relatively low. There were errors in the application of place value, difficulty in understanding the intended questions, and the inability to determine the final result of the addition or subtraction of two numbers. Therefore, this is an important finding that teachers can use as reflection and evaluation material for improvements to the learning process in the futur

    TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG

    Get PDF
    Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayakan. Namun, sistem KJA di laut cukup rentan terhadap serangan parasit, akibat dari kualitas air yang kurang optimal pada kawasan budidaya ikan, kualitas air yang buruk dapat menyebabkan parasit mudah berkembangbiak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevelensi ektoparasit ikan Bawal bintang di KJA Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dalam mengobservasi objek yang diamati dan Lokasi sampling dilakukan secara purposive. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan bahwa kecerahan berkisar 9-16 meter, kedalaman 15,6-19,7 meter, suhu 28,5-29,9˚C, salinitas 33-35‰, pH 8,15-8,37, oksigen terlarut (DO) 5,26-6,42 mg/L, nitrit 0,0598-0,073 mg/L, amonia 0,1002-0,2883 mg/L, dan fosfat 0,2546-0,3053 mg/L. Hasil ektoparasit pada ikan bawal bintang yaitu berjenis Benedenia sp. dan Pyragraphorus hollisae dengan prevalensi rata-rata ektoparasit Benedenia sp. sebesar 70%, ektoparasit Pyragraphorus hollisae sebesar 80% keduanya tergolong pada prevalensi kategori biasanya (terinfeksi sedang). Adanya kedua jenis parasit tersebut dilihat dari kondisi kualitas air yang melampaui batasnya yaitu parameter nitrit dan fosfat. DAFTAR PUSTAKA Affan, J. M. (2012). Seleksi Lokasi Pengembangan Budidaya dalam Keramba Jaring Apung (KJA) Berdasarkan Faktor Lingkungan dan Kualitas Air Di Perairan Pantai Timur Kabupaten Bangka Tengah. Jurnal Sains MIPA Universitas Lampung, 17(3). Akbar, R.E.K., Subekti, S. & Lastuti, N.D.R. (2022). Ectoparasite Worm Pyragraphorus Hollisae Intensity and Prevalence in Silver Pompano Fish (Trachinotus blochii) in Lampung Waters, Sumatra, Indonesia. Journal of Aquaculture Science, 7:6-12. DOI: 10.31093/joas. v7i1.206. Amalia, R.A.H.T., A.K. Tasya., & D. Ramadhani. (2021). Kandungan Nitrit dan Nitrat pada Kualitas Air Permukaan. Prosiding SEMNAS BIO 2021 Vol. 1 2021: 679-688. Arnott, S. A., Barber, I., & Huntingford, F. A. (2000). Parasite-Associated Growth Enhancement in A Fish-Cestode System. Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences, 267(1444), 657–663. https://doi.org/10.1098/rspb.2000.1052. Ashari, S. A., Rusliadi, & Putra, I. (2014). Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii, Lacepede) dengan Padat Tebar Berbeda yang dipelihara di Karamba Jaring Apung. Jurnal Saintek Perikanan, 2(4), 1–10. Boyd, C. E. (1990). Water Quality in Ponds for Aquaculture. Auburn University. Auburn. 482 p. Boyd, C. E. (1998). Water Quality for Pond Aquaculture. International Center for Aquaculture and Aquatic Environments, Alabama Agricultural Experiment Station, Auburn University. USA. p 37. Bullard, S. A., Benz, G. W., Overstreet, R. M., Williams, E. H., Hemdal, J. (2000). Six New Host Records and an Updated List of Wild Hosts for Neobenedenia melleni (Maccallum) (Monogenea: Capsalidae). Comparative Parasitology, 67(2), 190-196. Ernst, I., Whittington, I.D., Corneillie, S. & Talbot, C. (2005). Effects of temperature, salinity, desiccation and chemical treatments on egg embryonation and hatching success of Benedenia seriolae (Monogenea: Capsalidae), a parasite of farmed Seriola spp. Journal of Fish Diseases, 28:157–164. Eshmat N, E. M., & Manan, A. (2013). Analisis Kondisi Kualitas Air pada Budidaya Ikan Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) di Situbondo. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 5(1):1-4. Febrina, M., Ulkhaq, M. F., Widyadi, H., Budi, D. S., & Suciyono, S. (2020). Karakterisasi Parasit pada Komoditas Perikanan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Semarang, Jawa Tengah. Depik, 9(3), 510–515. https://doi.org/10.13170/depik.9.3.17693. Guffran, M., & Baso, A. (2007). Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Jakarta: Rineka cipta. Hadiroseyani, Y., Hariyadi., Nuryati. (2006). Inventarisasi Parasit Lele Dumbo Clarias sp. di Daerah Bogor. Jurnal Akuakultur Indonesia, 5(2): 167-177. Hamuna, B., Tanjung, R. H. R., Suwito, S., Maury, H. K., & Alianto, A. (2018). Study of Seawater Quality and Pollution Index Based on Physical-Chemical Parameters in The Waters of The Depapre District, Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 35–43. https://doi.org/10.14710/jil.16.135-43. Hamuna, B., Rosye H. R. Tanjung., & Hendra K. Maury. (2018). Konsentrasi Amoniak, Nitrat dan Fosfat di Perairan Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. EnviroScienteae: Jurnal Ilmu Bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 14(1), 8-15. Handayani R, Adiputram YT, Wardiyanto. (2014). Identifikasi dan Keragaman Parasit pada Ikan Mas Koki (Carrasius auratus) dan Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Berasal dari Lampung dan Luar Lampung. Aquasains–Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan. 2: 149- 156. Harjuni, F., Wulanda, Y., Sarumaha, H., Ramdhani, F., Yunita, L.H., & Khobir, M.L. (2023). Identifikasi Parasit yang Menginfeksi Benih Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) di Keramba Jaring Apung (KJA). Journal of Indonesian Tropical Fisheries (JOINT-FISH): Jurnal Akuakultur, Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap dan Ilmu Kelautan, 6 (1): 35-43. Hasanah, N. (2023). Identifikasi Ekstoparasit pada Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. (Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung). Islami, H., Prayogo, S., & Triyanto. (2017). Inventory of Ectoparasites on Catfish (Pangasius hypophthalmus) Utilizing Day Old Chick Feed in The Kelekar River Segayam Village Hidayatul. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 12(2), 58–65. Istikomah, I., Setiawan, A., Adiputra, Y. T., Supono, S., & Sarida, M. (2023). Diversitas Ektoparasit pada Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) Budidaya di Teluk Lampung. Journal of Tropical Marine Science, 6(1), 31–37. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v6i1.3809. Jithendrand. K. P, K. K. Vijayan, S. V. Alavandi and M. Kailasam. (2005). Benedenia epinepheli (Yamaguti 1937), A Monogenean Parasite in Captive Broodstock of Grouper, Epinephelus tauvina (Forskal). Asian Fisheries Science. Central Institute of Brackishwater Aquaculture. India. 121-126 p. Kabata, Z. (1985). Parasites and Disease of Fish Cultured in the Tropics. Taylor and Francis, London, UK. Mahasri, G dan Kismiyati. (2017). Buku Ajar Parasit dan Penyakit Ikan I (Ilmu Penyakit Protozoa pada Ikan dan Udang). FPK Unair, Surabaya. Maloedyn S. 2001. Mengatasi Penyakit Hama pada Ikan Budidaya. Kelautan dan Perikanan. Jakarta. Maulidah, A., & Adella, C. (2023). Pemeriksaan Ektoparasit dan Manajemen Kualitas Air pada Ikan Bawal Bintang di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. May. Militz, T.A., Southgate, P.C., Carton, A.G., & Hutson, K.S. (2013). Dietary Supplementation of Garlic (Allium sativum) to Prevent Monogenean Infection in Aquaculture. Aquaculture. (408–409), 95–99. Muchtar, M. (2012). Distribusi Zat Hara, Fosfat Nitrit dan Silikat di Perairan Kepulauan Natuna. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 4(2): 304-317. Ode, I. (2014). Ektoparasit pada Ikan Budidaya di Perairan Teluk Ambon. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 7(1), 66–72. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.7.1.66-72 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun (2021) tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (2021). Indonesia. Available at: http://www.jdih.setjen.kemendagri.go.id/. Purnawan, S., Setiawan, I., & M, M. (2012). Studi Sebaran Sedimen Berdasarkan Ukuran Butir di Perairan Kuala Gigieng, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Depik, 1(1). https://doi.org/10.13170/depik.1.1.24. Puspitasari, A.F. (2013). Identifikasi dan Prevalensi Cacing Ektoparasit pada Ikan Kembung (Rastrelliger sp) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Lamongan. (Skripsi Sarjana, Universitas Airlangga). Palm, B., M. Damriyasa, Linda, and Oka. (2008). Molekuler Genotype an Anisakis. J. Helminth. 4(1):3-12. Purwanti, R., R. Susanti, N. K. T. Martuti. (2012). Pengaruh Ekstrak Jahe terhadap Penurunan Jumlah Ektoparasit Protozoa pada Benih Kerapu Macan. Unnes J Life Sci, 1(2):71-77. Radiarta,  I.N.,  A.  Saputra,  B.  Priono. (2005).     Identifikasi     Kelayakan Lahan Budidaya Ikan dalam Keramba Jaring Apung dengan Apikasi Sistem Informasi geografis di Teluk Pangpang, Jawa   Timur. Jurnal   Penelitian Perikanan Indonesia, 11(5):1-13. Sproston, N., (1946). A Synopsis of The Monogenetic Trematodes. Trans. Zool. Soc. Lond. 25, 185–600. Sriwulan, Anshary, H ., Gunarto. (1998). Tingkat Prevalensi dan Intensitas Parasit Metazoa yang Menginfeksi Berbagai Spesies Baronang (Siganus spp) yang Dipelihara Maupun yang Ditangkap dari Alam. (Laporan Penelitian Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin). Subekti, S. dan G. Mahasri. (2010). Parasit dan Penyakit Ikan (Trematodiasis dan Cestodiasis). Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Surabaya. Tatangindatu, F., Kalesaran, O. & Rompas, R. (2013). Studi Parameter Fisika Kimia Air pada Areal Budidaya Ikan di Danau Tondano, Desa Paleloan, Kabupaten Minahasa. E-Journal Budidaya Perairan, 1(2): 8-19. Whittington, I. D. and Chisholm, L. A. (2008). Diseases Caused by Monogenea in Fish Diseases. (ed. Eiras, J. C., Segner, H., Wahli, T. and Kapoor, B. G.), pp. 683–816. Science Publishers, Enfield, NH, USA. Wyrtki, K. (1961). Physical Oceanography of The Southeast Asian Water. Naga Report, 195. Zafran, D., Roza I., Koesharyani, F. Johnny and K. Yuasa. (1998). Marine Fish and Crustaceans Diseases in Indonesia in Manual for Fish Diseases Diagnosis (Ed. By K. Sugama, H. Ikenoue and K. Hatai). Gondol Research Station for Coastal Fisheries, CRIFI and Japan International Cooperation Agency

    PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI RUANG PINTAR BERBASIS ANDROID SENSOR PIR DAN PENGELOLAAN DATA PADA MIKROKONTROLER ARDUINO

    Get PDF
    Tingginya kasus pencurian, khususnya di Kota Semarang dan insiden di laboratorium komputer SMK Askhabul Kahfi, menunjukkan kelemahan signifikan pada sistem keamanan manual, yang juga gagal membatasi akses oleh pihak yang tidak berkepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan "Sistem Keamanan Pada Ruangan Menggunakan Android Dan Sensor PIR Dengan Database User Berbasis Arduino" untuk menciptakan sistem keamanan yang otomatis, mampu membatasi hak akses, dan menyimpan database aktivitas pengguna. Sistem ini menggunakan Arduino Uno R3 sebagai controller utama, yang terintegrasi dengan Solenoid Door Lock (kunci elektrik) yang dikendalikan melalui aplikasi Android ("SKP Security Room") via Bluetooth setelah pengguna memindai QR Code pada kartu karyawan. Selain itu, sistem dilengkapi Sensor PIR untuk mendeteksi penyusup dan mengaktifkan alarm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem keseluruhan bekerja dengan tingkat keberhasilan mencapai 83,33% keberhasilan. Database sistem juga berhasil merekam, menyimpan, membatasi, dan mengelola user secara multiuser, membuktikan bahwa sistem keamanan berbasis Arduino ini dapat berfungsi dengan baik untuk menggantikan keamanan manual di ruang laboratorium komputer tersebut

    The Influence Of Religiosity And Optimism On The Resilience Of Msme Entrepreneurs: A Causal Experimental Study

    Get PDF
    Background: The challenges after the Covid-19 pandemic for MSME entrepreneurs are like natural selection that tests patience and resilience in going through difficult times. Objective: This study aims to determine the level of religiosity and optimism towards the resilience of MSME actors forced by the Covid-19 pandemic. Method: This study is a causal experimental research where the research variables to be studied in this study consist of exogenous variables (religiosity and optimism), and also endogenous variables (resilience). The determination of the sample of this study is by using a non-probability sampling technique. This study uses the Resilience Scale of the Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC) which is adapted from the original scale in accordance with the aspects proposed by Connor and Davidson (2003). Result: (a) It can be seen that religiosity directly affects resilience significantly, namely p value (0.000 < 0.05) with an estimated value of 0.373. Judging from the positive value of the estimate, it can be concluded that the better the religiosity, the higher the resilience. (b) It can be seen that optimism directly affects resilience significantly, namely p value (0.000 < 0.05) with an estimated value of 1.256. Judging from the positive value of the estimate, it can be concluded that the better the optimism, the higher the resilience. Conclusion: Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that resilience in MSME actors can be influenced by religiosity and optimism

    MENGEKSPLORASI PANDANGAN KONSUMEN TERHADAP PEMENGARUH (INFLUENCER) MEDIA SOSIAL DALAM STRATEGI PROMOSI PRODUK RITEL DI SURABAYA

    Get PDF
    This research aims to explore the views of consumers in Surabaya regarding how social media influencers should create content for retail product promotion strategies. The study employs a qualitative method with a phenomenological approach involving 30 informants. The criteria for informants involved in this research are consumers of either gender aged at least 17 years who live or reside in Surabaya and have shopped for retail products after seeing content from social media influencers. From the age aspect, most informants belong to Generation Z. However, the research team also included several informants from Generation X and Y to obtain more holistic data. The informants' preferences for retail products promoted or reviewed in social media influencer content include fashion products, skincare, dining places, food, automotive, gadgets, and toys. For fashion products, dining places, and food, many informants mentioned that these products are from micro, small and medium enterprises (MSME). Data collection and gathering were conducted through open observation and interviews with the informants. Data analysis and documentation involved literature review consisting of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings of the factors that should be considered by social media influencers in creating content for retail product promotion strategies in Surabaya include speaking skills, appearance, self-image, completeness of information, credibility of information, ethics, entertaining content, and the quality of media content (video)

    JUMLAH DAN FREKUENSI ASUPAN GULA PADA REMAJA PUTRI DI KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
    Dietary patterns have increasingly become a lifestyle factor among adolescents, particularly characterized by frequent consumption of snacks and sugar-sweetened beverages that are high in calories, sugar, and fat. Continuous consumption of such foods and drinks poses a considerable risk of obesity. This study aimed to analyze the amount and frequency of sugar intake among adolescent girls in Tasikmalaya City. A quantitative approach was employed using an observational research design with a cross-sectional method. The study population consisted of female students aged 16–18 years enrolled in public high schools in Tasikmalaya City, with a total of 342 participants. Data were collected using the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Statistical analyses were performed using the Mann–Whitney and Chi-square tests. The findings revealed significant differences in the frequency of sugar consumption based on body weight (p = 0.001), BMI-for-age (p = 0.005), sugar intake (p < 0.001), and BMI-for-age categories (p = 0.024). These results indicate that effective interventions, such as the implementation of sugar taxes, restrictions on advertising and marketing, and the inclusion of warning labels on sugar-sweetened beverages, may contribute to reducing excessive sugar intake and preventing obesity among adolescents

    PENATALAKSANAAN HIPERTENSI MELALUI PROGRAM EDUKASI, SENAM DAN PEMERIAN JUS SEMANGKA DI MASYARAKAT RT 71 RW 16 KOTA PALEMBANG

    Get PDF
    Latar belakang : Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan darah diastolik > 90 mmHg. Hipertensi disebut juga sebagai the silent disease karena sering terjadi tanpa adanya keluhan pada penderitanya, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mendrita penyakit hipertensi. Hipertensi dapat diatasi melalui terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Senam hipertensi merupakan olah raga yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke dalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Pemberian jus semangka juga dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.pemberian jus semangka merupakan penatalaksanaan tekanan darah tinggi yang menggunakan daging buah semangka matang tanpa biji yang memiliki efek antihipertensi karena mengandung potasium, beta-karoten dan potasium yang menurunkan resistensi perifer, meningkatkan curah jantung, menetralkan tekanan darah dan memperkuat fungsi jantung. Tujuan kegiatan masyarakat ini adalah agar masyarakat mengetahui cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan senam hipertensi dan mengkonsumsi jus semangka. Metode : pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan edukasi kesehatan, pemaknaan ilmu hipertensi dan pemberian keadilan semangka. Hasil :Senam hipertensi dan pemberian jus semangka berhasil menurunkan tekanan darah pada masyarakat RT 71 Kota Palembang dibuktikan dengan tekanan darah sebelum intervensi yaitu mean sistolik 160.08, mean diastolik 90.47 sedanngkan data tekanan darah setelah intervensi yaitu mean sistolik 142.31 dan mean diastolik 80.90.Simpulan : Senam hipertensi dan pemberian jus semangka penderita hipertensi dapat menjadi alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Senam Hipertensi, Pemberian Jus Semangka &nbsp

    EDUKASI PEMBUATAN SABUN CUCI DARI MINYAK JELANTAH PADA GENERASI Z

    Get PDF
    Minyak jelantah merupakan limbah cair dari proses penggorengan berulang yang dapat menghasilkan senyawa berbahaya bagi kesehatan serta mencemari lingkungan jika dibuang tanpa pengolahan. Di sisi lain, minyak jelantah masih memiliki potensi ekonomi melalui pengolahan menjadi produk baru yang lebih bermanfaat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan dan keterampilan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cuci ramah lingkungan bagi kelompok Generasi Z melalui pendekatan edukasi dan praktik langsung. Metode yang digunakan merupakan Participatory Action Learning System (PALS) yang melibatkan peserta secara aktif melalui tahapan persiapan, edukasi, praktik pembuatan sabun, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test menggunakan gain score. Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 peserta pelajar dan mahasiswa di Kelurahan Kambu, Kota Kendari. Materi edukasi meliputi bahaya minyak jelantah terhadap kesehatan, dampak pencemaran lingkungan, konsep ekonomi sirkular, serta langkah-langkah pembuatan sabun melalui proses saponifikasi menggunakan NaOH dan eco-enzim. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan, dengan gain score 0,89 pada aspek bahaya minyak jelantah dan 0,83 pada aspek pencemaran lingkungan, sedangkan pemahaman inovasi produk mencapai gain score 0,87. Program ini berkontribusi dalam peningkatan kesadaran dan praktik pengelolaan limbah, penguatan literasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Selain itu, kegiatan ini mendukung implementasi tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 yaitu esponsible Consumption and Production Kata kunci: minyak jelantah; Generasi Z; saponifikasi; literasi lingkungan, ekonomi sirkular; pengabdian masyaraka

    PENGUATAN LITERASI AI DAN ETIKA DIGITAL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI DEMONSTRASI TERPANDU DI SDN 16 SIJUK

    Get PDF
    Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan internet membuat siswa sekolah dasar semakin akrab dengan teknologi digital, namun belum diikuti dengan pemahaman yang memadai tentang literasi AI dan etika digital. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko, seperti menerima informasi tanpa verifikasi, membagikan data pribadi, serta berperilaku tidak santun di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan literasi AI dan etika digital pada siswa sekolah dasar melalui penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SDN 16 Sijuk, Kabupaten Belitung, dengan sasaran 28 siswa kelas V dan VI. Metode pelaksanaan berupa pemaparan materi dan demonstrasi penggunaan AI generatif melalui proyektor yang dipadukan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelas mengenai contoh penggunaan teknologi digital secara aman dan beretika. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket post-test yang terdiri atas lima pernyataan terkait pemanfaatan internet untuk belajar, kesopanan berkomunikasi, kesadaran terhadap kebenaran informasi, perlindungan data pribadi, dan kehati-hatian membuka tautan. Hasil menunjukkan 96% siswa menyatakan menggunakan internet untuk belajar, 100% berkomunikasi secara sopan, 89% menyadari bahwa tidak semua informasi di internet benar, 96% tidak membagikan foto pribadi tanpa izin, dan 100% berhati-hati saat membuka tautan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian mampu menguatkan sikap positif siswa terhadap pemanfaatan internet dan AI secara aman dan beretika, serta dapat menjadi model sederhana yang direplikasi di sekolah dasar lain dengan fasilitas terbatas

    4,394

    full texts

    4,732

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇