Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
    4732 research outputs found

    ANALISIS KESESUAIAN WISATA MANGROVE DAN STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA DI PULAU CEMARA KABUPATEN BREBES

    No full text
    Pulau Cemara Kabupaten Brebes, memiliki ekosistem mangrove yang berperan penting dalam perlindungan pesisir dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan wisata mangrove berdasarkan parameter ketebalan, kerapatan, jenis mangrove, pasang surut dan keberadaan biota, serta indeks kesesuaian wisata dan menyususn strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Metode yang digunakan meliputi transek garis dan kuadran untuk mengukur parameter vegetasi di tiga stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun 1 memiliki Casuarina equisetifolia L dengan kerapatan 0,27ind/m2, stasiun 2 memiliki Rhizophora mucronata dengan kerapatan 0,51 ind/m2, sedangkan stasiun 3 memiliki vegetasi mangrove yang lebih padat dengan 110 individu Rhizophora mucronata dan 81 individu Avicennia marina (1,91 ind/m2). Perhitungan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) menghasilkan nilai 89,47% yang dikategorikan sebagai “sangat sesuai” untuk ekowisata mangrove. Analisis SWOT mengidentifikasi peluang besar dalam wisata berbasis edukasi dan konservasi tetapi masih terdapat kendala seperti kurangnya jalur tracking, promosi yang terbatas, serta ancaman abrasi dan rob. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan infrastruktur, penguatan promosi digital, pelibatan komunitas lokal dalam pengelolaan wisata, serta program konservasi mangrove yang lebih luas untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan daya tarik wisata Pulau Cemara. DAFTAR PUSTAKA Anwar, H., Aji, I. M. L., Sari, D. P., dan Sari, N. K. M. 2023. Analisis Kesesuaian Lahan Ekowisata Mangrove Tanjung Batu, Desa Sekotong Tengah. Journal of Forest Science Avicennia. 6(1), 65- 77. Farhaby, A. M. 2017. Kajian Karakteristik Biometrika Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kabupaten Pemalang, Studi kasus di Desa Mojo Kecamatan Ulujami. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 11(1). Hidayatullah, M., dan Pujiono, E. 2014. Struktur Dan Komposisi Jenis Hutan Mangrove Di Golo Sepang–Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), 151- 162. Latupapua, Y. T., Loppies, R., dan Fara, F. D. 2019. Analisis kesesuaian kawasan mangrove sebagai objek daya tarik ekowisata di desa siahoni, kabupaten buru utara timur, provinsi maluku (Mangrove Suitability Analysis as an Object of Ecotourism Attraction in Siahoni Village, Buru Utara Timur Regency, Maluku Province). Jurnal Sylva Lestari, 7(3), 267-276. Lenaini, I. 2021. Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. Nisak, Z. 2013. Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Kompetitif. Jurnal Ekbis, 9(2), 468-476. Nugroho, T. S. 2019. Analisis Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Ekowisata Mangrove di Kawasan Mangrove Muara Kubu, Kalimantan Barat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management). 9(2), 483-497. Pellokila, I. R., dan Sagala, N. 2019. Strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove di kawasan pantai oesapa. TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE, 2(1), 47-63. Putra., Setyo, G. B., Kumadji., Srikandi., Hidayat., dan Kadarisman. 2015. Pengaruh Citra Perusahaan Terhadap Minat Berkunjung dan Keputusan Berkunjung (Survei pada Pengunjung Taman Rekreasi PT. Selecta, Kota Batu, Jawa Timur). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 26(2), 1-8. Qodarriah, C. 2017. Kesesuaian dan Daya Dukung Ekowisata Mangrove Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi (Dipublikasikan). Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Bogor. Rahardjo, M. 2011. Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Rangkuti, F. 2009. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama. Rospita, J., Zamdial, Z., dan Renta, P. P. 2017. Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115-128. Sugiyono. 2023. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Yulianda, F. 2007. Ekowisata Bahari Sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Disampaikan pada Seminar Sains 21 Februari 2007. Departemen M FPIK. IPB. Bogor. Yulianda, F. 2019. Ekowisata Perairan. IPB Press.    

    POTENSI EKSTRAK TINTA GURITA SEBAGAI QUORUM QUENCHING UNTUK MENCEGAH PEMBENTUKAN BIOFILM Edwardsiella tarda PADA AKUAKULTUR (REVIEW)

    Get PDF
    Edwardsiella tarda merupakan bakteri patogen yang sering menyebabkan penyakit pada ikan air tawar, sehingga berdampak pada keamanan pangan dan kerugian ekonomi global. Pembentukan biofilm oleh E. tarda yang diatur oleh sistem quorum sensing (QS) berperan penting dalam meningkatkan virulensi dan resistensi terhadap antibiotik. Menghambat sistem QS dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengendalikan infeksi E. tarda pada ikan. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah ekstrak tinta gurita yang mengandung alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekstrak tinta gurita sebagai agen quorum quenching (QQ) dalam mencegah pembentukan biofilm E. tarda pada akuakultur. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengumpulkan data dari artikel ilmiah. Analisis dilakukan secara mendalam untuk mengevaluasi mekanisme ekstrak tinta gurita dalam menghambat QS dan pembentukan biofilm bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam tinta gurita, seperti alkaloid, dapat menghambat komunikasi antar sel bakteri dengan cara memblokir autoinduser QS. Proses ini menekan ekspresi gen virulensi dan mencegah pembentukan biofilm tanpa memengaruhi viabilitas bakteri, sehingga risiko resistensi antibiotik dapat diminimalkan. Kesimpulannya, ekstrak tinta gurita memiliki potensi besar sebagai agen quorum quenching untuk mendukung pencegahan infeksi E. tarda dalam akuakultur. Penggunaan ekstrak ini tidak hanya efektif tetapi juga ramah lingkungan, serta menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan kesehatan ikan budidaya dan keberlanjutan industri akuakultur. Lebih lanjut, ekstrak tinta gurita dapat digunakan sebagai imunostimulan dalam industri akuakultur. Affandi, R. I., Azhar, F., Scabra, A. R., Muahiddah, N., Dwiyanti, S., Saputra, M. A., Diniariwisan, D., Rahmadani, T. B. C., Asri, Y., & Setyono, B. D. H. (2025). Bioactive compounds identification of octopus (Octopus sp.) ink extract as candidates for aquaculture immunostimulants: a preliminary study. AACL Bioflux, 18(1), 500–511. Affandi, R. I., & Diamahesa, W. A. (2023). Potensi tanaman brotowali (Tinospora cordifolia) sebagai imunostimulan pada ikan. LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 5(3), 453–463. https://doi.org/10.36526/jl.v5i3.2967 Affandi, R. I., & Diniariwisan, D. (2024). Potential use of fennel (Foeniculum vulgare) as fish immunostimulant: article review. Jurnal Perikanan Unram, 14(2), 657–672. https://doi.org/10.29303/jp.v14i2.816 Affandi, R. I., Fadjar, M., & Ekawati, A. W. (2019). Active compounds on squid (Loligo sp.) ink extract powder as immunostimulant candidate to against shrimp disease. Research Journal of Life Science, 6(3), 150–161. https://doi.org/10.21776/ub.rjls.2019.006.03.1 Affandi, R. I., Fadjar, M., Muahiddah, N., & Setyono, B. D. H. (2023). Potensi tinta gurita (Octopus sp.) sebagai imunostimulan pada udang vaname (Litopenaeus vannamei). GANEC SWARA, 17(1), 318–325. https://doi.org/10.35327/gara.v17i1.403 Affandi, R. I., Scabra, A. R., & Saputra, M. A. (2025). Effect of octopus (Octopus sp.) ink extract on haematological of the catfish (Clarias sp.) infected with Aeromonas hydrophila. Egyptian Journal of Aquatic Biology & Fisheries Zoology, 29(3), 3375–3391. Affandi, R. I., & Setyono, B. D. H. (2023). Potensi tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai imunostimulan pada ikan. JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 4(1), 131–141. https://doi.org/10.35726/jvip.v4i1.7109 Affandi, R. I., & Setyono, B. D. H. (2024a). Potensi tanaman lempuyang (Zingiber zerumbet) sebagai imunostimulan pada ikan. JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 4(2), 182–193. https://doi.org/10.35726/jvip.v4i2.7246 Affandi, R. I., & Setyono, B. D. H. (2024b). Potensi tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai imunostimulan pada udang. JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP), 5(1), 09–21. https://doi.org/10.35726/jvip.v5i1.7333 Affandi, R. I., & Setyono, B. D. H. (2025). Potential of octopus ink extract as anti-quorum sensing to prevent Aeromonas hydrophila biofilm in aquaculture. Jurnal Biologi Tropis, 25(1), 459–470. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i1.8438 Ali, M. H., Chowdhury, F. S., Ashrafuzzaman, M., Chowdhury, M. A. N., Haque, M. R. U., Zinnah, K. M. A., & Rahman, M. M. (2014). Identification , pathogenecity , antibiotic and herbal sensitivity of Edwardsiella tarda causing fish disease in Bangladesh. Current Research in Microbiology and Biotechnology, 2(1), 292–297. Arya, S., & Usha, R. (2024). Bioprospecting and exploration of phytochemicals as quorum sensing inhibitors against cariogenic dental biofilm. Journal of Pure and Applied Microbiology, 18(1), 100–117. https://doi.org/10.22207/JPAM.18.1.10 Che, J., Shi, J., Fang, C., Zeng, X., Wu, Z., Du, Q., Tu, M., & Pan, D. (2024). Elimination of pathogen biofilms via postbiotics from lactic acid bacteria: a promising method in food and biomedicine. Microorganisms, 12(4). https://doi.org/10.3390/microorganisms12040704 Cushnie, T. P. T., Cushnie, B., & Lamb, A. J. (2014). Alkaloids: An overview of their antibacterial, antibiotic-enhancing and antivirulence activities. International Journal of Antimicrobial Agents, 44(5), 377–386. https://doi.org/10.1016/j.ijantimicag.2014.06.001 Davies, Y. M., de Oliveira, M. G. X., Cunha, M. P. V., Franco, L. S., Santos, S. L. P., Moreno, L. Z., de Moura Gomes, V. T., Sato, M. I. Z., Nardi, M. S., Moreno, A. M., Saidenberg, A. B., de Sá, L. R. M., & Knöbl, T. (2018). Edwardsiella tarda outbreak affecting fishes and aquatic birds in Brazil. Veterinary Quarterly, 38(1), 99–105. https://doi.org/10.1080/01652176.2018.1540070 De Silva, L. A. D. S., & Heo, G. J. (2023). Biofilm formation of pathogenic bacteria isolated from aquatic animals. Archives of Microbiology, 205(1). https://doi.org/10.1007/s00203-022-03332-8 Diniarti, E., Triyanto, T., & Murwantoko, M. (2019). Isolation, characterization and pathogenicity of Edwardsiella tarda a causative disease on freshwater fish in Yogyakarta. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 21(1), 41–45. https://doi.org/10.22146/jfs.39920 Dung, T. T., Thi, Q. V. C., & Trung, N. B. (2024). Identification and antibiotic resistance Edwardsiella tarda from clown knifefish (Chitala chitala) in the Mekong Delta, Vietnam. HAYATI Journal of Biosciences, 31(4), 641–651. https://doi.org/10.4308/hjb.31.4.641-651 El-Tawab, A. A. A., Rizk, A. M., Selim, A. O., & Elwakil, R. I. (2021). Biofilm of Edwardsiella tarda isolated from fresh water fishes and its role in the bacterial virulence. Benha Veterinary Medical Journal, 40, 1–5. Ghosh, A., Jayaraman, N., & Chatterji, D. (2020). Small-molecule inhibition of bacterial biofilm. ACS Omega, 5(7), 3108–3115. https://doi.org/10.1021/acsomega.9b03695 Goh, K. W., Abdul Kari, Z., Wee, W., Zakaria, N. N. A., Rahman, M. M., Kabir, M. A., Abdul Hamid, N. K., Tahiluddin, A. B., Kamarudin, A. S., Téllez–Isaías, G., & Wei, L. S. (2023). Exploring the roles of phytobiotics in relieving the impacts of Edwardsiella tarda infection on fish: a mini-review. Frontiers in Veterinary Science, 10, 1149514. https://doi.org/10.3389/fvets.2023.1149514 Hamdi, S. A. H., El-Shazly, M. A. M., Fol, M. F., Mossalem, H. S., Ghareeb, M. A., Ibrahim, A. M., Aloufi, A. ., El-Ghany, M. N. A., & Korany, S. M. (2024). Octopus vulgaris ink chemical profiling and validation of its potential as antioxidant, antimicrobial, anti-cancer as well as anti-Schistosomal drug in vitro. Arquivo Brasileiro de Medicina Veterinária e Zootecnia, 76(5), 1–11. https://doi.org/10.1590/1678-4162-13217 Hassan, H. A., Ding, X., Zhang, X., & Zhu, G. (2020). Fish borne Edwardsiella tarda eha involved in the bacterial biofilm formation, hemolytic activity, adhesion capability and pathogenicity. Archives of Microbiology, 202(4), 835–842. https://doi.org/10.1007/s00203-019-01794-x Husna, N., Kusdarwati, R., & Ulkhaq, M. F. (2022). Bacterial viability of Edwardsiella tarda from silver rasbora (Rasbora argyrotaenia) after infection with immmersion methods. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1036, 012005. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1036/1/012005 Kang, X., Yang, X., He, Y., Guo, C., Li, Y., Ji, H., Qin, Y., & Wu, L. (2023). Strategies and materials for the prevention and treatment of biofilms. Materials Today Bio, 23(June). https://doi.org/10.1016/j.mtbio.2023.100827 Kar, J., Ramrao, D. P., Zomuansangi, R., Lalbiaktluangi, C., Singh, S. M., Joshi, N. C., Kumar, A., Kaushalendra, Mehta, S., Yadav, M. K., & Singh, P. K. (2022). Revisiting the role of cyanobacteria-derived metabolites as antimicrobial agent: A 21st century perspective. Frontiers in Microbiology, 13(November), 1–12. https://doi.org/10.3389/fmicb.2022.1034471 Kumar, A., & Pasha, Y. (2020). Isolation and characterization of microorganisms from squid Loligo duvauceli and generation of microbe free crude ink. International Journal of Pharmaceutical, Chemical & Biological Sciences, 10(3), 80–87. Lazar, V., Holban, A. M., Curutiu, C., & Chifiriuc, M. C. (2021). Modulation of quorum sensing and biofilms in less investigated gram-negative ESKAPE pathogens. Frontiers in Microbiology, 12, 676510. https://doi.org/10.3389/fmicb.2021.676510 Liu, H. Y., Prentice, E. L., & Webber, M. A. (2024). Mechanisms of antimicrobial resistance in biofilms. Npj Antimicrobials and Resistance, 2, 27. https://doi.org/10.1038/s44259-024-00046-3 Liu, Y., Zhang, H., Liu, Y., Li, H., & Peng, X. (2012). Determination of the heterogeneous interactome between Edwardsiella tarda and fish gills. Journal of Proteomics, 75(4), 1119–1128. https://doi.org/10.1016/j.jprot.2011.10.022 Manzoor, K., Rasool, F., Khan, N., Anjum, K. M., & Parveen, S. (2023). Resistance patterns of frequently applied antimicrobials and occurrence of antibiotic resistance genes in Edwardsiella tarda detected in edwardsiellosis-infected tilapia species of fish farms of Punjab in Pakistan. Journal of Microbiology and Biotechnology, 33(5), 668–679. https://doi.org/10.4014/jmb.2301.01008 Markowska, K., Szymanek-Majchrzak, K., Pituch, H., & Majewska, A. (2024). Understanding quorum-sensing and biofilm forming in anaerobic bacterial communities. International Journal of Molecular Sciences, 25(23). https://doi.org/10.3390/ijms252312808 Mishra, R., Panda, A. K., De Mandal, S., Shakeel, M., Bisht, S. S., & Khan, J. (2020). Natural anti-biofilm agents: strategies to control biofilm-forming pathogens. Frontiers in Microbiology, 11(October). https://doi.org/10.3389/fmicb.2020.566325 Munir, S., Shah, A. A., Shahid, M., Manzoor, I., Aslam, B., Rasool, M. H., Saeed, M., Ayaz, S., & Khurshid, M. (2020). Quorum sensing interfering strategies and their implications in the management of biofilm-associated bacterial infections. Brazilian Archives of Biology and Technology, 63. https://doi.org/10.1590/1678-4324-2020190555 Neil, B., Cheney, G. L., Rosenzweig, J. A., Sha, J., & Chopra, A. K. (2024). Antimicrobial resistance in aeromonads and new therapies targeting quorum sensing. Applied Microbiology and Biotechnology, 108(1), 205. https://doi.org/10.1007/s00253-024-13055-z Reis, F. Y. T., Rocha, V. P., Janampa-Sarmiento, P. C., Costa, H. L., Egger, R. C., Passos, N. C., de Assis, C. H. S., Carneiro, S. P., Santos, Á. F., Silva, B. A., Dorella, F. A., Leibowitz, M. P., Luz, R. K., Pierezan, F., Gallani, S. U., Tavares, G. C., & Figueiredo, H. C. P. (2023). Edwardsiella tarda in tambaqui (Colossoma macropomum): a pathogenicity, antimicrobial susceptibility, and genetic analysis of Brazilian Isolates. Animals, 13(18), 2910. https://doi.org/10.3390/ani13182910 Samir, S., Awad, A., & Younis, G. (2022). Prevalence, virulence determinants and antimicrobial-resistant profile of edwardsiella tarda isolated from nile tilapia (Oreochromis niloticus) in Egypt. Advances in Animal and Veterinary Sciences, 10(5), 1031–1038. https://doi.org/10.17582/journal.aavs/2022/10.5.1031.1038 Samreen, Qais, F. A., & Ahmad, I. (2022). Anti-quorum sensing and biofilm inhibitory effect of some medicinal plants against gram-negative bacterial pathogens: in vitro and in silico investigations. Heliyon, 8(10), e11113. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11113 Samrot, A. V., Mohamed, A. A., Faradjeva, E., Jie, L. S., Sze, C. H., Arif, A., Sean, T. C., Michael, E. N., Mun, C. Y., Qi, N. X., Mok, P. L., & Kumar, S. S. (2021). Mechanisms and impact of biofilms and targeting of biofilms using bioactive compounds—a review. Medicina (Lithuania), 57(8), 1–28. https://doi.org/10.3390/medicina57080839 Santos, R. A., Monteiro, M., Rangel, F., Jerusik, R., Saavedra, M. J., Carvalho, A. P., Oliva-Teles, A., & Serra, C. R. (2021). Bacillus spp. inhibit Edwardsiella tarda quorum-sensing and fish infection. Marine Drugs, 19(11), 602. https://doi.org/10.3390/md19110602 Saputra, M. A., Scabra, A. R., & Affandi, R. I. (2025). Effectiveness of octopus (Octopus sp.) ink exctract on the growth of catfish (Clarias sp.) infected with Aeromonas hydrophila. Journal of Fish Health, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.29303/jfh.v5i1.6102 Sharma, S., Mohler, J., Mahajan, S. D., Schwartz, S. A., Bruggemann, L., & Aalinkeel, R. (2023). Microbial biofilm: a review on formation, infection, antibiotic resistance, control measures, and innovative treatment. Microorganisms, 11(6), 1614. https://doi.org/10.3390/microorganisms11061614 Ta, C. A. K., & Arnason, J. T. (2016). Mini review of phytochemicals and plant taxa with activity as microbial biofilm and quorum sensing inhibitors. Molecules, 21(1). https://doi.org/10.3390/molecules21010029 Talagrand-Reboul, E., Jumas-Bilak, E., & Lamy, B. (2017). The social life of Aeromonas through biofilm and quorum sensing systems. Frontiers in Microbiology, 8(JAN). https://doi.org/10.3389/fmicb.2017.00037 Vetrivel, A., Ramasamy, M., Vetrivel, P., Natchimuthu, S., Arunachalam, S., Kim, G.-S., & Murugesan, R. (2021). Pseudomonas aeruginosa biofilm formation and its control. Biologics, 1(3), 312–336. https://doi.org/10.3390/biologics1030019 Zhang, M., Han, W., Gu, J., Qiu, C., Jiang, Q., Dong, J., Lei, L., & Li, F. (2022). Recent advances on the regulation of bacterial biofilm formation by herbal medicines. Frontiers in Microbiology, 13. https://doi.org/10.3389/fmicb.2022.1039297 Zhao, J., Chen, M., Quan, C. S., & Fan, S. D. (2014). Mechanisms of quorum sensing and strategies for quorum sensing disruption in aquaculture pathogens. Journal of Fish Diseases, 38(9), 771–786. https://doi.org/10.1111/jfd.12299

    ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA PRODUK ABON IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) DENGAN SUBSITUSI AMPAS KELAPA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi pada produk abon ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dengan penambahan ampas kelapa sebagai bahan substitusi. Ikan tuna sirip kuning merupakan komoditas perikanan unggulan di perairan Flores Timur yang kaya akan protein, dan berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan seperti abon. Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan berbeda yaitu penambahan ampas kelapa sebanyak 50g, 100g, dan 150g terhadap 200g daging ikan tuna. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat dengan metode uji proksimat (AOAC, 2005). Hasil analisis menunjukkan bahwa formulasi dengan penambahan 50g ampas kelapa (P1) memiliki komposisi gizi terbaik yaitu kadar protein tertinggi (26,223%), kadar karbohidrat tertinggi (42,906%), serta kadar air (4,917%), lemak (25,328%), dan abu (5,543%) yang masih memenuhi standar mutu SNI. Semakin tinggi jumlah ampas kelapa yang digunakan, kadar lemak dan kadar air meningkat, namun kadar protein dan karbohidrat menurun. Dengan demikian, penggunaan ampas kelapa dalam jumlah yang tepat dapat meningkatkan nilai gizi dan memperpanjang daya simpan produk abon ikan tuna. DAFTAR PUSTAKA   Angelia, I.O. 2016 ‘Analisis kadar lemak pada tepung ampas kelapa’, Jurnal Technopreneur (JTech), 4(1), pp. 19–23. AOAC. 1990. Official methods of analysis of the Association of Official Analytical Chemists (15th ed.). Arlington, VA: AOAC International. Astawan, M. 2011. Pangan Fungsional untuk Kesehatan yang Optimal. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB. Bogor. stawan, M, 2011, PangaAn Fungsional untuk Kesehatan yang Optimal.http://Masnafood,com, Diakses pada tanggal 12 Maret 2019. Hasanah, M. 2019. ‘Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Daun Kelor’, Teknologi Pangan : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 10(1), pp. 41–45. Huriyah, H., Mulyani, S., & Hidayat, T. 2019. Karakteristik fisikokimia dan organoleptik mie kering dengan substitusi tepung jagung. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 18(2), 123–132. Kurniawan, H., Utomo, R., & Yusiati, L. M. 2016. Kualitas nutrisi ampas kelapa (Cocos nucifera L.) fermentasi menggunakan Aspergillus niger. Buletin Peternakan, 40(1), 26–33 Muhajir A. 2007. Peningkatan Gizi Mie Isntan Dari Camputaj Tepung Terigu Dan Tepung Ubi Jalar Melalui Penambahan Tepung Tempe dan Tepung Ikan. Sripsi. Tidak Diterbitkan, Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara, Medan. Muchtadi, D. 1998. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bogor: PAU Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor. Nugrahawati, T. 2011. Kajian Karakteristik Mie Kering dengan Substitusi Bekatul. [Skripsi]. Surakarta: Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Petanian, Universitas Sebelas Maret. Nurjanah, Jacoeb AM, Nugraha R, Permatasari M. Sejati TKA. 2014. Perubahan komposisi kimia, aqktivitas antioksidan, vitamin c dan mineral tanaman genjer (Limnocharis flava) akibat pengukusan. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan. 3(3): 185-195. Prananto, F., Marliyanti, S. A., & Roosita, K. 2003. Peningkatan mutu gizi mie kering dengan pemanfaatan wortel (Daucus carota L) sebagai sumber β-karoten alami. Media Gizi dan Keluarga, 27(1), 86–97. Purwaningsih, R. 2015. Analisis nilai tambah produk perikanan lemuru Pelabuhan Muncar Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 14(1), 13–23. Qomariyah, N., & Utomo, D. 2016. Pengaruh penambahan biji lamtoro gung (Leucaena leucocephala) pada proses fermentasi tempe. Jurnal Teknologi Pangan, 7(1), 46–56. https://doi.org/10.35891/tp.v7i1.504. Sulistiani and H. Hafinudin, “Karakteristik mikrobiologi (ALT, E. coli dan Salmonella) pada produk hasil perikanan di BPMHP Semarang,” Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, vol. 3, no. 1, pp. 37–43, 2022. Sumardi, J. A., Suparmo, & Bambang, B. S. 1996. Kandungan asam lemak omega-3 beberapa jenis ikan laut dan ikan air tawar. Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya, Malang. 25 hlm.

    KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK MUTIARA INDAH GRESIK

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun di TK Mutiara Indah. Padahal sikap percayaan diri menjadi modal dasar dai suatu keberhasilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sikap percaya diri dan faktor yang mempengaruhi percaya diri anak usia 4-5 tahun di TK Mutiara Indah Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, subjek penelitiannya melibatkan 5 orang tua, 2 guru dan 5 siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis datanya dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan menyimpulan data atau verivikasi data, selanjutnya menguji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah terdapat 5 anak usia 4-5 tahun yang tingkat kepercayaan dirinya jika dilihat dari STTPA Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 tahun masih kurang. Percaya diri dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu konsep diri, harga diri, pengalaman dan pendidikan memang sangat berpengaruh pada proses perkembangan kepercayaan diri pada anak

    PENGARUH BEBAN RESISTIF MENGGUNAKAN FAKTOR PENGALI TERHADAP PENGUATAN FILTER RC FREKUENSI RENDAH ORDE PERTAMA

    Get PDF
    Beban resistif yang dipasang pada sisi output circuit filter RC frekuensi rendah orde pertama  mempengaruhi penguatan atau gain circuit pada frekuensi cut off. Perubahan penguatan circuit diindikasi oleh perubahan magnitudo dalam . Perubahan magnitudo sangat signifikan ketika beban resistif dengan nilai resistansi sangat rendah digunakan di circuit. Selain itu menentukan nilai resistansi beban resistif dengan tepat sangat penting karena berpengaruh pada kemampuan circuit untuk mentransfer daya listrik dari input ke output. Paper ini menyajikan perhitungan menggunakan model matematika sederhana dengan faktor pengali nilai resistansi beban resistif untuk mendapatkan penurunan gain terendah pada circuit filter RC frekuensi rendah orde pertama. Simulasi menunjukkan implementasi nilai resistansi beban resistif menggunakan faktor pengali 3 mampu memberikan penurunan gain terendah. Dengan nilai resistansi input 3.9 Ω maka nilai resistansi beban resistif yang dibutuhkan adalah 3900

    Peran Penalaran Moral Sebagai Mediator Pengaruh Iklim Etis Organisasi Terhadap Integritas Karyawan

    Get PDF
    Background: Several previous studies have proven the role of moral reasoning as an important determinant for someone to make ethical decisions and ethical behavior in organizations. Meanwhile, the ethical climate of the organization can affect the process of moral reasoning which is then translated into ethical behavior. Objective: Therefore, this study aims to determine the mediating role of moral reasoning on the influence of organizational ethical climate on employee integrity. Sampling with incidental sampling technique. Method: It was found that 101 employees were willing to fill out a questionnaire via google.form. Data is collected through an ethical integrity scale that refers to the Du Toit concept. (2015); Defining Issues Test (DIT) developed (Rest, 1979) and organizational ethical climate scale developed (Victor and Cullen, 1987). Data analysis used the SmartPLS 4 application which included measurement model analysis, good fit model testing, and structural model analysis. Result:  The results of the analysis show the role of law-oriented moral reasoning and social order as a partial mediator on the effect of organizational ethical climate on integrity

    GREEN WORD OF MOUTH, GREEN KNOWLEDGE, GREEN VALUE, DAN PURCHASE INTENTION PRODUK TUMBLER PADA GENERASI Z

    Get PDF
    Environmental degradation due to the use of single-use plastics has prompted the younger generation to reconsider their consumption patterns. This study aims to examine the influence of Green Word of Mouth (GWOM), Green Knowledge (GK), and Green Value (GV) on Purchase Intention (PI) or the intention to buy environmentally friendly tumbler products among Generation Z in Gresik, Indonesia. As a digital generation, Gen Z is at the intersection of global ecological awareness and daily consumption decisions. This study uses a quantitative approach involving 100 respondents selected through a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using SmartPLS 4 to test the direction of influence and research hypotheses, in order to determine the relationship between variables. The results show that the three variables: GWOM, GK, and GV have a positive and significant effect on purchase intention, with Green Value being the strongest predictor. This finding confirms that internalized environmental values are the main driver of sustainable consumption behavior, which is then strengthened by peer communication and ecological literacy. This study provides a strong theoretical contribution to the model of green consumer behavior, while also providing practical implications for marketers and policymakers in encouraging more environmentally conscious consumption. Through communication strategies that align with the values of the younger generation and authentic green narratives, behavioral change towards a sustainable future can be accelerated

    IMPLEMENTASI OPTICAL CHARACTER RECOGNITION DAN ALGORITMA AHO-CORASICK UNTUK DETEKSI BAHAN BERBAHAYA PADA PRODUK SKINCARE

    Get PDF
    Perkembangan industri skincare di Indonesia memunculkan tantangan terhadap keberadaan bahan kimia berbahaya dalam produk. Pengguna awam kesulitan mengidentifikasi bahan berbahaya dalam daftar komposisi pada kemasan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi otomatis berbasis Tesseract OCR untuk ekstraksi teks dari gambar kemasan, serta algoritma Aho-Corasick untuk mendeteksi bahan berbahaya. Dataset terdiri atas 5.328 bahan skincare dari Kaggle dan 1.004 bahan berbahaya dari CDPH yang diklasifikasikan ke dalam empat kategori risiko. Uji coba pada 30 gambar produk menunjukkan akurasi ekstraksi Tesseract OCR mencapai 93,43% (Word Accuracy) dan 97,06% (Character Accuracy). Deteksi bahan berbahaya menggunakan Aho-Corasick mencapai akurasi 100%. Hasil ini menunjukkan sistem efektif membantu konsumen dalam mengenali bahan berbahaya pada produk skincare.                                                                                                                                                         Kata Kunci: OCR, Tesseract, Aho-Corasick, skincare, bahan berbahaya, ekstraksi teks, deteksi otomatis.   ABSTRACT The growth of the skincare industry in Indonesia presents challenges regarding the presence of harmful chemical substances in products. General consumers often struggle to identify hazardous ingredients listed on product packaging. This study aims to develop an automated detection system using Tesseract OCR for text extraction from packaging images and the Aho-Corasick algorithm for detecting harmful ingredients. The dataset consists of 5,328 skincare ingredients from Kaggle and 1,004 hazardous substances from CDPH, classified into four risk categories. Experiments on 30 product images showed that Tesseract OCR achieved a text extraction accuracy of 93.43% (Word Accuracy) and 97.06% (Character Accuracy). The detection of hazardous substances using the Aho-Corasick algorithm reached 100% accuracy. These results indicate that the system is effective in assisting consumers in identifying harmful ingredients in skincare products

    IMPLEMENTASI PENGGUNAAN KOTAK MAKAN “ISI PIRINGKU” TERHADAP POLA MAKAN REMAJA DI MA MA’ARIF NU SIDOMUKTI

    Get PDF
    Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi akibat pola makan yang tidak seimbang. Kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji menjadi faktor utama permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan kotak makan “Isi Piringku” terhadap pola makan remaja di MA Ma'arif NU Sidomukti. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa pemberian kotak makan bersekat sesuai panduan “Isi Piringku” selama 19 hari. Data dikumpulkan menggunakan food record dan observasi kepatuhan penggunaan kotak makan, kemudian dianalisis dengan uji Repeated Measures ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menunjukkan kepatuhan tinggi dalam penggunaan kotak makan sebesar 61,5%. Terdapat peningkatan signifikan dalam asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat setelah intervensi. Dengan demikian, implementasi penggunaan kotak makan “Isi Piringku” efektif dalam memperbaiki pola makan remaja di MA Ma'arif NU Sidomukti

    HUBUNGAN PEMENUHAN KECUKUPAN GIZI DAN KEANEKARAGAMAN PANGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN BB/TB USIA 24-59 BULAN DI DUSUN NGARENG TUBAN

    Get PDF
    Masalah gizi di Indonesia terjadi akibat dari dampak defisiensi zat gizi, baik zat gizi makro maupun mikro. Adanya faktor kualitas dan kuantitas berpotensi buruk pada kejadian stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan pemenuhan kecukupan gizi, keanekaragaman pangan dengan status gizi balita di Dusun Ngareng Tuban. Penelitian observasional analitik dengan menggunakan prosedur simple random sampling dilakukan dengan sampel sejumlah 61 balita usia 24-59 bulan. Formulir IDDS, recall 24 jam, dan pengukuran status gizi digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang telah diperoleh diuji menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemenuhan kecukupan energi dan gizi makro (sig. Energi= 0,001; sig. protein= 0,016; sig. lemak= 0,000; sig. KH= 0,008) dengan status gizi BB/TB. Serta, ada hubungan antara keanekaragaman pangan dengan status gizi balita berdasarkan BB/TB (sig. 0,028 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pemenuhan kecukupan gizi dan kenakeragaman pangan terhadap status gizi balita usia 24-59 bulan

    4,394

    full texts

    4,732

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇