Open Journal Systems of University of Muhammadiyah Gresik
Not a member yet
4732 research outputs found
Sort by
The Vitality of Javanese Language in a Multilingual Society in Solo, Central Java
This study investigates the introduction of javanese vitality in Solo, Central Java, a region celebrated for its linguistic diversity and cultural richness. A significant gap in literature exists in understanding the interplay of sociolinguistic factors such as age, gender, and education on language usage. In this regard, the study intends to assess the current situation with the languages of Solo and the factors that come into play in their preservation and passing on. In this case, the mixed tool included the method of interviewing 40 informants from various populations in order to collect data. Details indicate that domestic languages are mainly used in homes and informal contexts while the Indonesian language was used mostly in formal and public settings. Such developments which are said to be caused by the change of generations, education, and urbanization, highlight the tendency towards the heavy compartmentalization of language usage among generations. Major conclusions report the weakening of the generational shift paradigm and the global tourist trend as one of the stimulating factors for the shift of the language. The focus of the conclusion is on the role of local communities and authorities in implementation of such measures to maintain language diversity and sustain the cultural identity tied to mother tongues. By addressing these challenges, the study contributes to the broader discourse on language preservation in multilingual societies
Kadar Logam Berat Dan Indeks Kondisi Kerang Hijau (Perna viridis) Yang Dihasilkan Dari Pembudidayaan Dengan Sistem Karamba Apung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kondisi kerang hijau (Perna viridis) yang dibudidayakan menggunakan sistem keramba apung di perairan Banyuurip, serta untuk menganalisis kadar logam berat dan kualitas air di sekitar lokasi budidaya. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel kerang hijau dan pengukuran langsung. Sampel kerang hijau diambil dari tali gantung pada kedalaman 5 meter dengan 20 kerang per meter. Variabel penelitian meliputi indeks kondisi, kadar logam berat, dan kualitas air, dengan parameter seperti suhu, salinitas, kecerahan, oksigen terlarut, dan pH. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam indeks kondisi antara area terang dan gelap, dengan nilai indeks kondisi lebih tinggi pada area gelap dan terdapat perbedaan signifikan antara titik terang dan titik gelap (p value 0.0004 < 0.05). Kadar logam berat Plubum (Pb), Merkuri (Hg), dan Staum (Sn) dalam kerang hijau (0.16525 mg/kg), (0.00735 mg/kg), (0.03915 mg/kg) masih dalam batas konsumsi yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional Indonesia (BSNI), 2009. Namun, kadar Kadmium (Cd) dan Arsen (As) melebihi batas standar BSNI, dengan nilai (0.28105 mg/kg) dan (1.0148 mg/kg) secara berturut- turut. Kualitas air di sekitar lokasi budidaya, meskipun tidak mencapai standar optimal, masih mendukung kelangsungan hidup kerang hijau
Penggunaan Gadget dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan gadget dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Orang tua, dan peserta didik kelas B1 sebanyak 12 orang. Alat pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang ada dianalisis secara interaktif (reduksi, penyajian data dan penarik kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Gadget Dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Di RA Perwanida 1 Bandar Lampung melalui beberapa tahap atau langkah sebagai berikut: 1) Tahap Persiapan, Pada tahap ini sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran guru terlebih dahulu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPPH). 2) Tahap Pelaksanaan, Pada tahap ini yaitu sebelum video pembelajaran ditayangkan guru memberikan peraturan kepada anak, setelah anak memperhatikan guru melakukan penayangan video pembelajaran, Durasi video yang ditayangkan oleh guru 10-15 menit. 3) Tahap Evaluasi, Tahap terakhir dimana diakhir kegiatan guru melakukan evaluasi untuk mengulas kembali kegiatan yang telah dilakukan. Dengan demikian dari hasil penelitian terlihat perkembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di kelompok B1 RA Perwanida 1 Bandar Lampung pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau cukup baik. Dari 12 anak pada kemampuan berbicara dalam penggunaan gadget diantaranya 2 anak berkembang sangat baik, 7 anak berkembang sesuai harapan, dan 3 anak mulai berkembang.
 
Determinants of Generation Z’s Purchasing Decisions On Environmentally Friendly Products: Green Perceived Value, Green Trust, And Green Satisfaction
This study aims to test and analyze the influence of green perceived value, green trust, and green satisfaction on the purchase decision of environmentally friendly products in Generation Z in Indonesia. This study uses a quantitative method with a survey approach. The population in this study is Gen Z consumers in Indonesia who use Wardah Green Series products in an unknown amount. The sample in this study amounted to 384 people, using a purposive sampling technique. Data was collected using an online questionnaire. Data analysis uses Multiple Linear Regression. The study results show that green perceived value, trust, and satisfaction can increase the purchase decision of Generation Z eco-friendly products.
 
KEBERSYUKURAN PADA BURUH SAWIT DENGAN STATUS PEKERJA LEPAS
Penelitian ini mengkaji kebersyukuran buruh sawit dengan pekerja lepas di kecamatan Perhentian Raja, Provinsi Riau, yang sering mengalami pendapatan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Meskipun menghadapi kesulitan ekonomi, buruh sawit yang mampu mengembangkan emosi positif menunjukkan sikap kebersyukuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologi dengan dua informan sebagai buruh sawit dengan pekerja lepas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua informan menunjukkan emosi positif yang menghasilkan perasaan bersyukur. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebersyukuran meliputi intensitas, frekuensi, rentang, dan kepadatan. Informan pertama menunjukkan kebersyukuran dengan selalu belajar untuk bersyukur, dapat berkumpul dengan keluarga, memberikan penghasilan kepada istri, dan memberikan bantuan kepada orang lain. Informan kedua menunjukkan kebersyukuran dengan menerima diri apa adanya, mengucapkan alhamdulillah secara rutin, menabung untuk memiliki sawit pribadi, dan memberikan serta menerima bantuan dari orang lain. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya kebersyukuran bagi kesehatan mental buruh sawit dengan pekerja lepas.
 
ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER KEJADIAN HUJAN LEBAT DENGAN METODE RED GREEN BLUE (RGB) DAN CLOUD CONVECTIVE OVERLAYS (CCO) DI BALIKPAPAN (STUDI KASUS 09 AGUSTUS 2024)
Hujan lebat yang terjadi di Kota Balikpapan pada 9 Agustus 2024 menyebabkan banjir dan tanah longsor yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut menggunakan data citra satelit Himawari-8 yang diolah dengan perangkat lunak SATAID. Analisis dilakukan melalui pengukuran suhu puncak awan, interpretasi citra Red, Green, and Blue (RGB), analisis pola angin menggunakan streamline, dan penghitungan parameter atmosfer (CAPE, LI, dan K-Index) untuk memahami dinamika atmosfer. Analisis Low-Level Moisture Transport (LLMT) juga dilakukan untuk menggambarkan distribusi kelembapan atmosfer pada lapisan rendah (500–1000 hPa). Hasil penelitian menunjukkan suhu puncak awan cumulonimbus yang sangat rendah (-74,2°C) dengan nilai CAPE mencapai 628 J/kg dan K-Index 34°C, yang mengindikasikan adanya energi konveksi signifikan dan ketidakstabilan atmosfer tinggi. Analisis LLMT menunjukkan transportasi kelembapan yang kuat dari Selat Makassar menuju Balikpapan, sementara pola angin pada lapisan 925–500 hPa mendukung konvergensi kelembapan yang intens. Interaksi antara kelembapan tinggi, pola angin konvergen, dan ketidakstabilan atmosfer menjadi faktor utama yang mendukung kejadian hujan lebat di Balikpapan.
 
FORMULASI DAN KARAKTERISASI NANOEMULSI EKSTRAK ETANOL 96% CUMI-CUMI (Loligo Sp) DAN VIRGIN COCONUT OIL
Cumi-cumi (Loligo Sp) salah satu biota laut yang mengandung lecithin, kolagen, dan memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang efektif untuk mencegah scavenger dan menurunkan stress oksidatif radikal bebas. Permasalahan yang timbul dari penggunaan bahan laut adalah kelarutan, ukuran partikel yang besar sehingga sukar menembus lapisan kulit dan tidak stabil saat formulasikan dalam bentuk sediaan. Tujuan Penelitian ini adalah membuat formula cumi-cumi (Loligo Sp) dalam sistem nanooemulsi dan karakterisasinya. Penelitian diawali dengan optimasi sistem nanoemulsi dengan sonikator ekstrak cumi-cumi (loligo Sp), VCO (fase minyak), dan PEG-7 (surfaktan). Hasil yang diperoleh terdapat 3 formula dengan perbandingan ekstrak:minyak:surfaktan F5 (0,4:15:70), F6 (0,4:20:60), dan F11 (0,4:2:85) yaitu uji organoleptik ekstrak cumi-cumi dan sediaan nanoemulsi tidak menunjukkan perbedaan tiap formula. Hasil ukuran partikel diperoleh berturut-turut 14,97nm , 24,70nm , 45 nm ; uji turbidimetri 3,37 NTU, 3,09 NTU, 4,77 NTU; Uji pH 6,44; 6,46; 6,45 ; uji antioksidan (DPPH) ekstrak diperoleh 1,5948 dan nanoemulsi 0,0480; uji viskositas 129,1 cp; 143,30 cp; 159,63 cp. Hasil uji stabilitas fisik metode cycling test pH dan viskositas menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara pH dan viskositas sebelum dan sesudah cycling test. Uji stabilitas fisik metode sentrifugasi didapatkan hasil sediaan stabil tidak terjadi pemisahan fase minyak dan air. Formulasi ekstrak etanol 96% cumi-cumi (loligo Sp) dan Virgin Coconut Oil yang optimal berdasarkan hasil evaluasi karakteristik fisik dan uji stabilitas adalah formula 5
Uji Efektivitas Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) dalam Menghambat Bakteri Staphylococcus epidermidis: Uji Efektivitas Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) dalam Menghambat Bakteri Staphylococcus epidermidis
Masalah kesehatan di negara tropis salah satunya indonesia yang tidak pernah dapat diobati secara tuntas adalah penyakit infeksi. Penyakit infeksi akibat bakteri yang paling sering dijumpai di lingkungan sekitar adalah jerawat. Staphylococcus epidermidis adalah salah satu bakteri paling banyak menyebabkan penyebab jerawat setelah Propionibacterium acne. Kunyit putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) merupakan tanaman yang berkhasiat untuk penyembuhan infeksi. Sebagai obat alami, kunyit putih memiliki kandungan senyawa aktif seperti kurkumin, flavonoid, minyak atsiri, fenolik, dan alkaloid menurut fitokimia. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui apakah ekstrak etanol dari kunyit putih mampu mencegah pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian eksperimental dengan desain post test only control group design menggunakan Metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat sebesar 30,78 mm pada kontrol positif, 0 mm pada kontrol negatif, 34,18 mm pada konsentrasi 20%, 35,38 mm pada konsentrasi 40%, 37,95 mm pada konsentrasi 60%, 41,27 mm pada konsentrasi 80%, dan 36,87 mm pada konsentrasi 100%. Konsentrasi tertinggi yaitu 80% dengan diameter hambat 41,27 mm. Ekstrak kunyit putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) dengan konsentrasi (20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%) memiliki efektivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidi
Analisis Ketepatan Pemorsian Buah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Instalasi Gizi Dr Soegiri Lamongan
Ketepatan pemorsian merupakan faktor kunci ketepatan diit pasien dan merupakan indikator standar pelayanan minimal pelayanan gizi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan pemorsian buah pada pasien diabetes mellitus, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan survey cross section. Jumlah sampel 68 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling kuota. Besar porsi rata-rata buah pisang 125,09 gram, buah papaya 121,04 gram dan buah melon 116,95 gram. Standar porsi buah DM 1500/1700 sebesar 125 gram, DM 1900 sebesar 150gram dan DM 2100 sebesar 175 gram. Hasil analisis ketepatan pemorsian pada pasien DM menunjukan hasil 41,18% tepat, sedangkan 58,82% tidak tepat. Hasil uji statistik independent T test pada diit DM 1500 nilai p-value 0,38, diit DM 1700 nilai p-value 0,01 pada diit DM 1900 dan 2100 nilai p-value 0.0001. Nilai p-value pada DM 1700/1900/2100 < 0.05 maka Ho ditolak yang berarti ada perbedaan besar porsi buah rata-rata dengan standar porsi buah diit DM, sedangkan pada diit DM 1500 nilai p-value > 0.05, Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaan besar porsi buah rata-rata dibandingkan standar porsi buah pada diit DM 1500
PENERAPAN TEKNOLOGI FILTER UDARA UNTUK MENANGGULANGI POLUSI UDARA DI DESA LAUT DENDANG
Tingginya tingkat polusi udara di Desa Laut Dendang yang berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak dan lansia. Polusi udara yang terus meningkat memengaruhi kualitas pernapasan dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, terutama gangguan pernapasan kronis. Dalam upaya mengatasi masalah ini, penerapan teknologi filter udara menjadi solusi yang relevan untuk mengurangi tingkat polusi dan meningkatkan kualitas udara di daerah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan teknologi filter udara yang efektif dalam mengurangi polusi udara di Desa Laut Dendang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kualitas udara untuk kesehatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan pembuatan filter udara kepada 9 orang kepala dusun dan pegawai kantor Desa Laut Dendang. Hasil yang didapatkan bahwa kepala dusun mahir dan terampil membuat alat filter udara yang diharapkan nantinya kepala dusun tersebut dapat mengajarkan kepada warganya untuk dapat membuat sendiri alat filter udara dan dapat digunakan di rumah masing-masing sehingga kualitas udara menjadi baik yang berpengaruh terhadap kesehatan dan menurunkan angka kejadian gangguan pernapasan