Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
Not a member yet
    256 research outputs found

    PEMANFAATAN AIR SUMUR BOR MENJADI AIR MINUM DALAM KEMASAN DENGAN REVERSE OSMOSIS DI KALURAHAN SERUT GEDANGSARI GUNUNG KIDUL

    Full text link
    Pengelolaan air bersih di Kalurahan Serut telah dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Karya Manunggal Jaya sejak tahun 2017. Pendistribusian air bersih yang belum merata ke masyarakat karena biaya pemasangan ke rumah masih relatif mahal. Hal ini menyebabkan pemerintah kalurahan Serut dan BUMKal menginisiasi pengelolaan air sumur bor menjadi air minum dalam kemasan (AMDK) untuk meningkatkan profit BUMKal dan menambah pengelolaan air bersih. Untuk merintis unit bisnis pengelolaan air diperlukan pengujian kelayakan air tanah terlebih dahulu. Salah satu metode yang digunakan untuk pengujian kelayakan air adalah metode filtrasi dan sterilisasi. Kualitas air tanah harus diuji untuk mengetahui kandungan bakteri serta serangkaian uji fisis dan kimiawi. Oleh karena itu, proses flukulasi dan filtrasi diperlukan untuk menghilangkan endapan lumpur, bakteria dan kandungan logam berat dari air tanah. Selanjutnya air tanah perlu disterilisasi dengan radiasi ultraviolet maupun proses klorinasi untuk menghilangkan virus dan bakteria. Hasil uji laboratorium air yang belum di filtrasi dan sterilisasi menunjukkan kandungan coliform serta mangan. Setelah dilakukan filtrasi dan sterilisasi dengan menggunakan reverse osmosis, hasil uji laboratorium air tanah menunjukkan tidak ada kandungan bakteri ataupun logam berat. Hasil pengujian air sumur bor telah memenuhi standar baku air minum kemasan, sehingga air layak untuk dikonsumsi secara langsung.Management of clean water in Kalurahan Serut has been managed by Kalurahan Owned Enterprise Agency (BUMKal) Karya Manunggal Jaya since 2017. The uneven distribution of clean water to the population because of the cost of installation to the house is still relatively expensive. This has led the government of Kalurahan Serut and BUMKal to initiate the management of well water into drinking water in packages to increase the profits of the company and increase clean water management. To pioneer a water management business unit, groundwater properties must be tested first. One of the methods used for testing water properties is the method of filtration and sterilization. Soil water quality must be tested for bacterial content as well as a series of physics and chemistry tests. Therefore, fluctuation and filtration processes are necessary to remove mud deposits, bacteria, and heavy metal content from groundwater. Subsequently, groundwater needs to be sterilized with ultraviolet radiation as well as chlorination processes to eliminate viruses and bacteria. Laboratory tests of unfiltered and unsterilized water showed coliform and manganese content. After filtering and sterilizing using reverse osmosis, groundwater lab tests showed no bacteria or heavy metals. The test results of the drill well water have met the standard of the packaging raw drinking water, so the water is suitable for direct consumption. Public understanding of the importance of planning a place to produce bottled drinking water that is standardized and by the Minister of Health Regulation. The results of measuring understanding indicators showed an increase of almost 100% with an average score after training of 70.5

    ANALYSIS OF THE CAUSES OF FALSE ALARM OCCURRING IN THE FIRE ALARM SYSTEM IN THE NUSANTARA I BUILDING OF THE DPR RI

    Full text link
    Peristiwa kebakaran di tempat kerja dapat membawa dampak yang merugikan bagi banyak pihak, sehingga dengan adanya kebakaran bisa menimbulkan banyak korban jiwa, kerugian material, kerugian kerja dan kerugian lainnya yang bisa berakibat fatal. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk memahami prinsip kerja sistem pendeteksi kebakaran , mengetahui peran fire alarm system terhadap keamanan dan keselamatan penghuni gedung, serta mengetahui penyebab terjadinya false alarm pada fire alarm system di Gedung Nusantara I DPR RI. Pada riset ini me nggunakan tata cara kualitatif dengan pendekatan deskriptif . M etode pengambilan informasi berbentuk observasi, wawancara , dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa sistem peringatan kebakaran ini mampu mendeteksi dan menimbulkan bunyi peringatan kepada semua penghuni gedung. Hal ini akibat adanya kebakaran yang diawali dengan pengiriman sinyal dari detektor dan terhubung sampai ke master panel. Sistem peringatan kebakaran di gedung berperan untuk memberikan peringatan kepada penghuni gedung, pekerja, atau pengunjung tentang adanya kebakaran, sehingga mereka dapat segera mengambil tindakan evakuasi yang tepat dan memadamkan api jika memungkinkan. Faktor penyebab terjadinya false alarm dikarenakan detektor pada fire alarm ini langsung mendeteksi seperti asap rokok, adanya debu, adanya masalah pada instalasi, dan detektor rusak.Workplace fire incidents can harm many parties, so a fire can cause fatalities, material losses, work losses, and other losses that can have fatal consequences. This research aims to understand the working principles of the fire detection system, determine the role of the fire alarm system in the security and safety of building occupants, and determine the causes of false alarms in the fire alarm system in the Nusantara I DPR RI Building. This research uses qualitative procedures with a descriptive approach. Information retrieval methods take the form of observation, interviews and documentation. The study showed that this fire warning system could detect and give a warning sound to all building occupants. This is due to a fire initiated by sending a signal from the detector and connected to the master panel. The role of a fire warning system in a building is to warn building occupants, workers or visitors about the presence of a fire so that they can immediately take appropriate evacuation action and extinguish the fire if possible. The factor that causes false alarms is that the detector in this fire alarm immediately detects things like cigarette smoke, dust, problems with the installation, and damaged detectors

    DEVELOPMENT STUDY OF LOW CAPACITY HYBRID FORCE-TORQUE STANDARD MACHINE FOR INDUSTRIAL CLASS

    Full text link
    Peran pengukuran standar untuk gaya dan torsi berkapasitas rendah semakin besar seiring dengan berkembangnya teknologi otomasi. mesin mikro, sistem biomekanikal dan lain sebagainya yang relatif ukurannya kecil. Pengembangan mesin standar gaya dan torsi perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pada penelitian ini dilakukan studi untuk mengevaluasi kemungkinan pembuatan mesin standar gaya torsi hybrid berkapasitas rendah,yaitu mesin standar gaya deadweight yang dioptimalkan fungsinya sehingga dapat digunakansebagai standar torsi. Pengembangan pendahuluan ini dirancang untuk kapasitas gaya 2,5 N – 50 N dan torsi 0,25 N·m – 20 N·m. Pengembangan rancangan dengan fungsi hybrid sebagai standar torsi dibangun dengan menggunakan lengan yang dapat dilepas (detachable) beserta wire sling, dan bearing pulley. Hasil perhitungan analisis dan simulasi awal menunjukkan bahwa pengembangan pembuatan mesin standar gaya-torsi hybrid berkapasitas rendah ini ternyata dapat dilakukan. Hal tersebut memenuhi target kebutuhan ketidakpastian mesin sebesar 0,1% untuk besaran gaya dan target 0,3% untuk besaran torsi. Target nilai ketidakpastian yang dapat dicapai bergantung pula pada proses manufakturnya.The role of standard measurements for low-capacity forces and torques is increasingly more significant, along with the development of automation technology, micromachines, biomechanical systems, and so on, which are relatively small in size. The force and torque standard machine needs to be developed to meet these needs. In this research, a study was conducted to evaluate the possibility of making a low capacities hybrid torque-force standard machine, that is a deadweight force standard machine whose function is optimized so that it can also be used as a torque standard. This preliminary development is designed for a 2.5 N – 50 N force capacity and torque of 0.25 N·m – 20 N·m. The development of a design with a hybrid function as a torque standard is built using a detachable arm along with a wire sling and pulley bearing. The results of preliminary analysis and simulation calculations show that developing a standard low-capacity hybrid torque-force engine is possible. That is meeting the machine uncertainty requirement target of 0.1% for force quantities and 0.3% target for torque quantities. The target uncertainty value that can be achieved also depend on the manufacturing process

    STRESS ANALYSIS AND CAUSES OF HARDNESS REDUCTION IN ARM LINK BRACKETS WITH 7050 T4751 ALUMINUM MATERIAL

    Full text link
    Pada dunia penerbangan keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga kualitas dan mutu dari komponen haru s memenuhi standar yang ditentukan. Salah satu komponen yang akan dibahas adalah bracket arm link yang terletak pada bagian wing atau sayap kiri pesawat yang berfungsi sebagai support fixture pada arm link. Komponen ini dibuat dengan material Aluminium 7050 T7451. Pada kasus ini ditemukan penurunan nilai kekerasan Aluminium 7050 T7451 dengan nilai 80 HB dari standar 82–92 HB yang dikhawatirkan menjadi masalah di kemudian hari. Sehingga perlu dicari tahu penyebabnya supaya dapat terhindar dari kejadian serupa. Metode yang dilakukan untuk analisis penyebab utama penurunan nilai kekerasan Al uminium 7050 T7451 yaitu dengan cara studi literatur terkait hal yang memungkinkan terjadinya penurunan kekerasan material dan menggunakan bantuan software CAD/CAE untuk Finite Element Analysis ( FEA ) . Hasil yang didapat dari penyebab penurunan kekerasan material Al uminium 7050 T7451 yaitu paparan panas yang merupakan sumber panas satu-satunya berdasarkan processing sheet dan terjadi paparan panas lebih dari satu kali . Selain itu, hasil simulasi termal menunjukkan area paparan panas menyebar secara merata pada seluruh bagian komponen pada satu kali paparan . Penyebab spesifik belum dapat diketahui mengingat sumber panas dari proses machiningmemiliki banyak faktor seperti keadaan coolant, keadaan cutter tools, dan kecepatan pemakanan yang tidak diketahui. Pada kasus ini hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimal 259,6 MPa masih dalam kategori aman dengan nilai safety factor 1,491.In aviation, security and safety are the main priorities, so the components' quality must meet specified standards. One of the components that will be discussed is the arm link bracket located on the wing or left wing of the aircraft, which functions as a support fixture for the arm link. This component is made from Aluminum 7050 T7451 material. In this case, a decrease in the hardness value of Aluminum 7050 T7451 was found to be 80 HB from the standard 82–92 HB, which is feared to be a problem in the future. So, it is necessary to find out the cause so that similar incidents can be avoided. The method used to analyze the leading causes of the decrease in the hardness value of Aluminum 7050 T7451 is by studying literature related to things that allow a reduction in material hardness and using the help of CAD/CAE software for Finite Element Analysis (FEA). The results obtained from the cause of the decrease in hardness of the Aluminum 7050 T7451 material are heat exposure, which is the only heat source based on sheet processing, and heat exposure occurs more than once. In addition, the thermal simulation results show that the heat exposure area spreads evenly across all parts in one exposure. The specific cause cannot yet be known, considering that the heat source of the machining process has many factors, such as the condition of the coolant, the condition of the cutter tools, and the unknown feed speed. In this case, the simulation results show that the maximum stress of 259.6 MPa is still in the safe category with a safety factor value of 1.491

    IMPLEMENTASI APLIKASI BASAMKA DI BANK SAMPAH MUGI BAROKAH DESA GETASSRABI KUDUS

    Full text link
    Waste is a severe challenge in Indonesia that requires comprehensive handling to generate economic benefits and maintain public health. The Mugi Barokah Waste Bank in Getassrabi Village, Kudus, emerged as an innovative solution using the 3R concept (Reduce, Reuse, and Recycle) to change the perception that waste has no economic value. This research aims to implement the Mugi Barokah Waste Bank (BASAMKA) application in Getassrabi Village, Kudus. This research focuses on designing a web-based Waste Bank system, namely BASAMKA, which aims to record transactions, monitor balances, provide information, and ensure easy accessibility at all times. The waterfall development methodology was adopted, starting with a needs analysis to understand technical and business requirements. Applications are designed by considering essential appearance and functionality features, while the application implementation or coding stage is carried out after the design is approved to ensure operations meet expectations. Lastly, this application will be updated regularly to maintain its quality and performance. BASAMKA brings convenience to officers and customers with efficient transaction recording, fast access to balance withdrawal history, and waste price information. Customers can view the history of waste deposits and withdraw balances. Security is also strengthened through email and WhatsApp verification processes. With the introduction of BASAMKA, Mugi Barokah Waste Bank officers and customers can experience ease in transactions and get better information. This application is ready to use, providing the convenience, security, and accessibility needed to support the smooth operations of the Waste Bank in Getassrabi Village, Kudus.Sampah merupakan tantangan serius di Indonesia yang membutuhkan penanganan menyeluruh guna menghasilkan manfaat ekonomi dan menjaga kesehatan masyarakat. Bank Sampah Mugi Barokah di Desa Getassrabi, Kudus, muncul sebagai solusi inovatif dengan menggunakan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) untuk mengubah persepsi bahwa sampah tidak memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi Bank Sampah Mugi Barokah (BASAMKA) di Desa Getassrabi, Kudus. Dalam penelitian ini, fokus diberikan pada perancangan sistem Bank Sampah berbasis web, yakni BASAMKA, yang bertujuan mencatat transaksi, memonitor saldo, memberikan informasi, dan memastikan aksesibilitas yang mudah setiap saat. Metodologi pengembangan waterfall menjadi pendekatan yang diadopsi, dimulai dengan analisis kebutuhan untuk memahami persyaratan teknis dan bisnis. Aplikasi dirancang dengan mempertimbangkan fitur tampilan dan fungsionalitas yang esensial, sedangkan tahap implementasi atau pengodean aplikasi dilakukan setelah desain disetujui untuk menjamin operasional sesuai harapan. Terakhir, aplikasi ini akan dipelihara dan diperbarui secara berkala untuk menjaga kualitas dan kinerjanya. BASAMKA membawa kemudahan bagi petugas dan nasabah dengan pencatatan transaksi yang efisien, akses cepat terhadap riwayat penarikan saldo dan informasi harga sampah. Nasabah dapat dengan praktis melihat riwayat setoran sampah dan menarik saldo. Keamanan juga diperkuat melalui proses verifikasi email dan WhatsApp. Dengan diperkenalkannya BASAMKA, petugas dan nasabah BASAMKA dapat mengalami kemudahan dalam bertransaksi dan mendapatkan informasi yang lebih baik. Aplikasi ini siap digunakan, memberikan kemudahan, keamanan, dan aksesibilitas yang diperlukan untuk mendukung kelancaran operasional Bank Sampah di Desa Getassrabi, Kudus

    IMPLEMENTATION OF WEBSITE-BASED ONLINE SALES SYSTEM IN UMKM TEMPE CHIPS IDOLA PATI

    Full text link
    TI (Teknologi Informasi) telah mempermudah berbagai bidang pekerjaan. TI dapat meningkatkan laba dan pemasaran produk, khususnya dalam sektor perdagangan dan ekonomi. UMKM Keripik Tempe Idola Pati yang bergerak dalam bidang produksi makanan dengan produk unggulannya yaitu keripik tempe, saat ini masih menggunakan sistem penjualan konvensional. Pemilik usaha memasarkan produknya dengan cara menjualnya di toko-toko terdekat. Hal ini menyebabkan produk tidak tersampaikan langsung kepada konsumen dan hanya mencakup wilayah pemasaran yang kecil. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan UMKM Keripik Tempe Idola Pati dalam melakukan pemasaran dan transaksi yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan metode pengembangan sistem waterfall. Hasil penelitian ini yaitu Sistem Penjualan Online Berbasis Website pada UMKM Keripik Tempe Idola Pati. Pengujian pada sistem dilakukan menggunakan metode blackbox dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Sistem Penjualan Online Berbasis Website pada UMKM Keripik Tempe Idola Pati telah berjalan dengan baik sehingga diharapkan dapat membantu pemilik usaha dalam mengembangkan bisnisnya.IT (Information Technology) has made various jobs easier. IT can increase product sales and marketing, especially in the trade and economic sectors. MSME’s Keripik Tempe Idola Pati, which operates in the food production sector with its main product being tempeh chips, currently still uses a conventional sales system. The business owner markets the product by selling it in nearby stores. This causes the product not to reach consumers directly and only covers a small marketing area. This study aims to facilitate MSME’s Keripik Tempe Idola Pati in conducting more effective marketing and transactions. This study uses qualitative methods and waterfall system development methods. The result of this study is an Online Sales System Based on a Website for MSME’s Keripik Tempe Idola Pati. System testing was conducted using the black box method, and the results showed that all features ran well. Based on these results, it can be concluded that the Online Sales System Based on Website for MSME’s Keripik Tempe Idola Pati has worked well and is expected to help business owners develop their business

    THE EFFECT OF THE NUMBER OF VAWT (VERTICAL AXIS WATER TURBINE) BLADES ON THE OUTPUT POWER OF PICO HYDRO PLTA

    No full text
    Perkembangan perangkat listrik modern yang semakin hemat energi, memberikan peluang untuk dikembangkannya pembangkit listrik berskala kecil. Indonesia yang beriklim tropis, dan memiliki curah hujan yang tinggi bisa dimanfaatkan sebagai sumber tenaga alternatif memberikan potensi dikembangkannya pembangkit listrik skala piko di masa depan. Penelitian ini akan mengembangkan turbin skala piko berjenis Turgo berdiameter 380 mm dengan memvariasikan jumlah sudu 8, 12, dan 16. Penelitian menggunakan pengujian eksperimental melalui prototipe alat uji Vertical Axis Water Turbine (VAWT) skala laboratorium dengan menggunakan debit aliran yang tetap sebesar 18 l/min. Dengan menghubungkan rotor turbin dengan generator menghasilkan putaran rotor turbin sebesar 515,3 rpm pada sudu turbin 8, mengalami kenaikan 14% bila dibanding sudu 12 dan kenaikan 17% bila dibanding dengan sudu turbin 16. Hasil putaran rotor memiliki tren yang sama dengan hasil tegangan listrik dimana tegangan listrik pada turbin 8 menghasilkan 12,4 Volt pada sudu 12 dan 16 mengalami peningkatan 9 % dan 10 %. Hasil daya output generator terbaik sebesar 13,23 Watt didapatkan dengan menggunakan sudu 12. Hasil terbaik ini dapat direkomendasikan dalam pemilihan jumlah sudu pada Turbin Turgo VAWT berskala Piko.The development of modern electrical devices that are increasingly energy efficient provides opportunities for the development of small-scale power plants. Indonesia, which has a tropical climate and high rainfall, can be used as an alternative energy source, providing the potential for developing pico-scale power plants in the future. This research will develop a Turgo-type pico-scale turbine with a diameter of 380 mm by varying the number of blades 8, 12, and 16. The research uses experimental testing through a laboratory scale Vertical Axis Water Turbine (VAWT) test equipment prototype using a constant flow rate of 18 l/min. Connecting the turbine rotor to the generator produces a turbine rotor rotation of 515.3 rpm on turbine blade 8, an increase of 14% compared to blade 12 and an increase of 17% compared to turbine blade 16. The rotor rotation results show the same trend as the electric voltage results. where the electrical voltage on turbine 8 produces 12.4 Volts on blades 12 and 16, experiencing an increase of 9% and 10%. The best generator output power result of 13.23 Watts was obtained using 12 blades. This best result can be recommended in selecting the number of blades for the Piko scale Turgo VAWT Turbine

    DIGITALIZATION OF KUDUS BATIK IN PRESERVING REGIONAL CULTURE

    No full text
    Batik merupakan salah satu seni budaya di Indonesia yang sangat beragam, banyaknya motif dan corak di setiap daerah menjadikan budaya ini memilki ciri khasnya tersendiri. Di Kudus memiliki motif dan corak barik khasnya yang menggambarkan budaya daerah dan serapan dari cerita dan budaya sekitar, serta dipengaruhi oleh batik pesisiran. Motif yang dibuat mempunyai arti ataupun kegunaan masing-masing. Batik Kudus sendiri pernah tergusur oleh industri kretek selama 20 tahun, dan hal itu menjadikan Kota Kudus lebih dikenal sebagai kota industri kretek setelah eksistensi batik Kudus mulai tergusur, bahkan banyak orang yang tak yakin bahwa Kudus memiliki tradisi batik. Hanya generasi tua dan pecinta batik yang mengetahui sejarah batik Kudus. Selama ini informasi tentang Batik Kudus masih sedikit dan hanya menjelaskan secara sekilas dan beberapa informasi masih manual serta perlunya buku literatur yang cukup untuk menggali beberapa informasi mengenai batik Kudus. Maka dibuatlah suatu sistem informasi batik Kudus berbasis web yang dibangun untuk menyajikan informasi dan pengalaman yang baru yaitu virtual tour dalam menemukan informasi mengenai batik yang ada di Kudus. Aplikasi ini diuji dengan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai kebutuhan. Dengan dibangunnya sistem ini, maka dapat membantu masyarakat dalam mencari informasi mengenai batik Kudus.Batik is one of the most diverse cultural arts in Indonesia. Each region’s many motifs and patterns give this culture its own characteristics. In Kudus, some typical batik motifs and patterns depict regional culture and absorption from surrounding stories and cultures and are influenced by coastal batik. The motifs created have their own meanings or uses. The Kretek industry once displaced Kudus Batik itself for 20 years, and this made Kudus City better known as a Kretek industry city. After the existence of Kudus batik began to be displaced, even many people were not sure that Kudus has a batik tradition. Only the older generation and batik lovers know the history of Kudus batik. So far, information about Kudus Batik is still limited and only explained briefly, and some information is still manual. There is a need for sufficient literature books to explore information about Kudus Batik. So, a web-based Kudus batik information system was created, which was built to present new information and experiences, namely a virtual tour to finding information about batik in Kudus. This application was tested using the black box testing method to ensure each function runs according to needs. Building this system can help the public find information about Kudus batik

    PEMANFAATAN SERESAH DAUN KERING SEBAGAI PUPUK KOMPOS DENGAN TEKNOLOGI KOMPOSTER DI DESA PARASREJO, PASURUAN

    Full text link
    Desa Parasrejo, Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu desa yang memiliki program bank sampah namun sudah tiga tahun terakhir kurang berjalan optimal sehingga masyarakat membakar sampahnya tanpa dipilah terlebih dahulu. Seresah daun kering menjadi sampah di lingkungan rumah yang jika dibiarkan akan mengganggu estetika rumah dan jika dibakar akan menghasilkan polusi lingkungan, sehingga tim pengabdian memperkenalkan teknologi komposter untuk mengolah sampah seresah daun kering menjadi pupuk kompos yang bernilai ekonomis dan mampu memperbaiki kesuburan tanah. Pelaksaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap antara lain; sosialisasi, praktek langsung dan monitoring. Hasil secara keseluruhan kegiatan ini adalah masyarakat Desa Parasrejo mampu membuat pupuk kompos yang berbahan dasar seresah daun kering, selanjutnya tim pengabdian dan mitra akan menindaklanjuti kegiatan dengan cara mendaftarkan produk pupuk kompos tersebut dan produk BUMDes serta UMKM lainnya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.Parasrejo Village, Pasuruan Regency is one of the villages that has a waste bank program, but over the last three years, it has not been running optimally so people burn their waste without sorting it first. Dry leaf litter becomes rubbish in the home environment which if not processed will disturb the aesthetics of the house and if burned will produce environmental pollution, so this activity aims to introduce composter technology to process dry leaf litter into good quality compost. economical value and able to reduce the existing waste problem. just burn it and leave it like that. Implementation of activities is carried out by combining several methods, including (1) socialization, (2) training or science and technology simulations, and (3) monitoring. The overallconclusion from this activity is that the people of Parasrejo Village are aware of the benefits of leaf litter which until now has only been burned and landfilled to become a processed product witheconomic value, namely compost. The next hope is that the community can make compost independently and there is collaboration between the service team and partners. This activity will be followed up by marketing the product to online stores and registering the brand with the Directorate General of Highways. Intellectual property rights

    PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM OMAH IWAK DI KABUPATEN KUDUS

    Full text link
    Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM Omah Iwak yaitu terkendala dalam aspek pemasaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan UMKM Omah Iwak dalam memanfaatkan digital marketing melalui aplikasi Grab Food dan Go Food untuk membantu peningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terdiri dari lima tahap yaitu analisis kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu UMKM Omah Iwak merasa terbantu dan memiliki aplikasi Grab Food dan Go Food yang dapat membantu peningkatan penjualan produk.One of the challenges faced by MSME Omah Iwak is constrained in the marketing aspect. The purpose of this service activity is to assist MSMEs Omah Iwak in utilizing digital marketing through the Grab Food and Go Food application to help increase sales. The methods used in community service activities consist of five stages, namely needs analysis, program design, training, training, and evaluation. The results of this community service activity indicate that the Omah Iwak SME feels supported and has experienced an increase in product sales through the Grab Food and Go Food applications. Sales increased from 50 transactions per month in January 2024 to 150 transactions per month in April 2024, with monthly revenue rising by 200%

    218

    full texts

    256

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇