Jurnal STT Warga (Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta)
Not a member yet
256 research outputs found
Sort by
PELATIHAN INSTALASI JARINGAN LISTRIK RUMAH TANGGA YANG TEPAT BAGI SISWA SMK WARGA SURAKARTA
Listrik memegang peranan terpenting pada kehidupan masyarakat sehari-hari seperti penerangan,produksi dan lain-lain. Untuk digunakan kegiatan sehari-hari pada kegiatan masyarakat maka diperlukan pemasangan dan penyambungan instalasi listrik 1 phase dengan baik dan benar sesuai dengan PUIL. Para siswa SMK Warga Surakarta saat ini belum memahami dan mengerti tentang proses pemasangan dan penyambungan instalasi listrik tegangan 220 volt untuk rumah tinggal. Hal ini disebabkan para siswa SMK Warga belum pernah mendapatkan pelajaran instalasi listrik tegangan rendah disekolahnya. Sehingga Team dari Program Studi Teknik Elektronika D3 Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta melakukan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan kepada siswa-siswi SMK Warga Surakarta. Tujuan dari kegiatan trainner instalasi listrik kepada para siswa SMK Warga Surakarta untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan ketrampilan tentang pemasangan instalasi listrik teganggan 220 volts yang benar dan aman untuk rumah tinggal. Trainner instalasi listrik untuk Siswa-siswi SMK Warga Surakarta dilakukan mulai tanggal 18 Juli sampai dengan 20 Juli 2022 di laboratorium Rangkaian Listrik, Prodi Elektronika, Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta. Metode pelatihan dilakukan dengan kegiatan Pre-Test, pemaparan materi instalasi listrik yang benar, pelatihan pemasangan dan penyambungan isntalasi listrik, dan Post-test. Hasil pelatihan menunjukkan semangat antusaiasme peserta dalam pelatihan yang cukup tinggi, dilihat dari tugas yang dapat diselesaikan dengan benar. Pemahaman tentang instalasi listrik yang tepat dari peserta secara umum mengalami peningkatan sebesar 85%, dengan standar kelulusan 70
PENERAPAN APLIKASI QASIR SEBAGAI SISTEM PENCATATAN KEUANGAN PADA RUMAH PRODUKSI BATIK “GENTAMAS” KUDUS
Batik Gentamas adalah salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang bergerak dibidang busana. Sebagai UMKM kekinian, batik Gentamas memerlukan pencatatan keuangan berbasis digital. Namun ketidakterampilan Batik Gentamas dalam menggunakan sistem keuangan digital membuat usahanya kurang berkembang terkait laporan keuangan. Salah satu aplikasi yang diperlukan Batik Gentamas adalah QASIR , yang memudahkan Batik Gentamas dalam pencatatan keuangan dan secara otomatis dapat menghasilkan laporan keuangan. Aplikasi QASIR cukup menggunakan smartphone , laporan keuangan sudah tersusun rapi. Dengan aplikasi QASIR ini masalah yang sering terjadi pada pencatatan transaksi dan laporan keuangan bisa diminimalkan. Perhitungan rugi laba juga bisa cepat diperoleh. Kegiatan pengabdian masyarakat dari tim fakultas Teknik Universitas Muria Kudus ini, bertujuan meningkatkan ketrampilan UMKM Batik Gentamas dalam menerapkan aplikasi QASIR untuk pencatatan keuangan. Melalui pelatihan ini, mitra menjadi terampil dalam pencatatan keuangan secara digital menggunakan aplikasi QASIR. Setelah aplikasi QASIR diterapkan, dilakukan posttest untuk melihat hasil pelatihan ini. Dari 6 responden menyatakan setuju dan banyak manfaat aplikasi QASIR ini
STUDI VARIASI TEMPERATUR HARDENING TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4340 MELALUI JOMINY TEST: STUDI VARIASI TEMPERATUR HARDENING TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4340 MELALUI JOMINY TEST
Baja AISI 4340 merupakan salah satu material yang dipilih sebagai bahan pembuatan komponen mesin. Bagian-bagian mesin seperti batang torak, poros, maupun roda gigi rentan terhadap gesekan dan tekanan. Gesekan dan tekanan yang diterima oleh komponen mesin akan menghasilkan deformasi, sehingga diperlukan perlakuan panas (heat treatment) untuk meningkatkan ketahanan fisis material baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan material Baja AISI 4340 melalui pengujian jominy dengan variasi temperatur hardening. Empat buah spesimen Baja AISI 4340 disiapkan sebagai sampel uji di antaranya raw material, serta sampel dengan pemanasan 750°C, 800°C, dan 850°C. Setiap sampel diberi perlakuan sesuai standar uji jominy ASTM A255. Hasil pengujian Hardness Rockwell Tester Skala C (HRC) menunjukkan nilai rata-rata kekerasan spesimen dengan proses heat treatment 800°C mengalami kenaikan 6,01% dari raw material, yaitu sebesar 50,15HRC, 48,6HRC, dan 41,68HRC. Nilai kekerasan spesimen tertinggi diperoleh dari hasil pengujian spesimen dengan proses heat treatment 850°C yang mengalami kenaikan nilai kekerasan 7,31% dari raw material yaitu sebesar 51,45HRC, 44,55HRC, dan 44,06HRC. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur akhir pemanasan pada spesimen baja 4340, berdampak ada peningkatan nilai kekerasan yang dihasilkan
PENGARUH NITROCARBURIZING TERHADAP KEKERASAN DAN LAJU KOROSI PADA BAJA TAHAN KARAT AISI 410
Baja tahan karat jenis AISI 410 adalah salah satu baja tahan karat yang sering digunakan dibidang medis.Perbaikan sifat mekanis pada baja tahan karat martensitik biasa dilakukan dengan metode pengerasan permukaan.Berbagai kegiatan rekayasa permukaan sudah dikembangkan untuk menaikkan tingkat kekerasan.contohnya dengan metode nitrocarburizing.Penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari adanya pengaruh variasi waktu1,2,3,4,5,dan 6 jam terhadap proses nitrocarburizing baja tahan karat jenis AISI 410 terhadap kekerasan dan laju korosi. Lapisan luar benda uji yang telah dihaluskan kemudian dibersihkan, kemudian dilakukan siklus nitrocarburizing pada suhu 400°C dengan variasi waktu:1,2,3,4,5, dan 6 jam. Dengan tekanan konstan 1,6 mbar. dalam iklim yang dipengaruhi oleh kombinasi gas hidrogen, nitrogen dan metana yang memiliki proporsi berat: 19,31% H2, 3,08% CH4 dan keseimbangan N2. Prosedur yang dipakai adalah pelepasan kilatan plasma akan membuat partikel N dan C disimpan ke lapisan luar benda uji. Benda uji yang muncul karena nitrocarburizing diuji kekerasannya dengan penganalisa kekerasan Vickers. Benda uji juga dicoba untuk uji korosi dengan galvanostat yang merupakan alat uji korosi yang memiliki tiga sel terminal menggunakan media NaCl 0,9%. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa contoh baja tahan karat AISI 410 diperlakukan dengan nitrocarburizing dengan nilai tertinggi selama waktu 5 jam dan diperoleh kekerasan senilai 367,78 VHN. Sedangkan kekerasan bahan baja tahan karat AISI 410 sebelum dilakukan proses nitrocarburizing memiliki nilai kekerasan 210,2 VHN. Sehingga didapatkan peningkatan kekerasan sebesar 157,78 VHN setelah dilakukan sistem nitrocarburizing. Hasil pengujian korosi menunjukan laju korosi pada bahan raw material baja tahan karat AISI 410 adalah sebesar 0,2990 mpy, setelah dilakukan proses nitrocarburizing pada baja tahan karat jenis AISI 410 pada suhu 400°C dengan tekananan konstan sebesar 1,6 mbar didapatkan nilai laju korosi tertinggi selama 2 jam ialah 0,3737 mpy. Sehingga dari hasil nitrocarburizing untuk tingkat laju korosi baja tahan karat AISI 410 mengalami penurunan sebesar 0,0747 mpy
PENGEMBANGAN POLA PEMBELAJARAN PEMOGRAMAN CNC MELALUI INTEGRASI G CODE, SIMULATOR CNC DAN CAM
Pemrograman CNC (Computer Numerical Control) adalah keterampilan kunci dalam industri manufaktur modern. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan pola pembelajaran pemrograman CNC yang efektif dengan mengintegrasikan pemrograman G Code, Simulator CNC, dan Software CAM. Metode kegiatan melibatkan pelatihan pembelajaran yang mensinkronkan ketiga aspek ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kompetensi peserta. Peningkatan paling mencolok terjadi pada penguasaan pengoperasian Software Simulator CNC, dengan peningkatan sebesar 37,9%. Selain itu, penguasaan Pemrograman CNC G Code Standard juga mengalami peningkatan sebesar 18,2%. Peningkatan yang baik juga terlihat pada penguasaan pengoperasian Software CAM, pemahaman tentang bagaimana Software CAM dapat membantu dalam pembelajaran pemrograman CNC, dan penguasaan pengoperasian mesin CNC, masing-masing dengan peningkatan sebesar 20,7%, 20,0%, dan 32,1%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan terintegratif yang mensinkronkan pemrograman G Code, Simulator CNC, dan CAM dalam pembelajaran memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi peserta. Dampak positif dari kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran pemrograman CNC di sekolah-sekolah. Kegiatan ini memberikan bukti nyata bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan terintegratif dapat berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pemrograman CNC, sebuah keterampilan yang sangat penting dalam dunia industri modern. Oleh karena itu, model pengembangan pola pembelajaran ini memiliki potensi untuk menjadi pedoman bagi pengembangan pendidikan teknologi CNC di masa depan
RANCANG BANGUN MESIN PERONTOK PADI DENGAN SISTEM PENYARING JERAMI BERPENGGERAK MOTOR BENSIN UNTUK UKM DI KECAMATAN PRACIMANTORO
Kegiatan pasca panen yang dilakukan petani salah satunya perontokan padi yaitu pemisahan butir padi dari tangkainya. Begitu juga yang dilakukan UKM Sidomukti yang berada di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Proses pemisahan butir padi dari tangkainya yang dilakukan masih menggunakan alat sederhana yaitu alat perontok padi manual yang terbuat dari papan kayu yang berukuran kecil. Sehingga perontokan padi dilakukan sangat lama dan hasil rontokan padi masih bercampur dengan jerami serta perlu dilakukan penyaringan. Hal ini mengakibatkan proses kerja menjadi lebih lama begitu juga dengan biaya yang dikeluarkan. Berdasar permasalahan ini penulis berupaya untuk membuat rancang bangun mesin perontok padi dengan ukuran lebih besar, memiliki bagian penyaring dan digerakkan oleh motor dengan kapasitas 5,5 PK. Hasil kerja dari alat perontok ini mampu merontokkan sebesar 700-800 kg/jam kerja dengan 4 orang operator dibandingkan alat perontok padi yang dijual di pasaran yang mampu merontokkan padi 500-600 kg/jam. Hasil panen padi dengan luas lahan 1 hektar dapat dikerjakan selama satu hari dibanding dengan alat perontok yang dimiliki mitra. Jadi dengan adanya alat perontok padi berpenyaring Jerami berpenggerak motor bensin ini dapat meningkatkan hasil perontokan padi pada mitra dan dapat mengurangi waktu kerja sehingga pengeluran biaya dapat ditekan
APLIKASI ESP8266 SEBAGAI PENGENDALI SMART ROOM
Teknologi mikrokontroller berkembang sangat cepat dengan menyajikan fitur sistem jaringan komputer. Sehingga mikrokontoller sangat mendukung untuk diaplikasikan pada sistem kendali cerdas. ESP8266 merupakan salah satu mikrokontroller yang didukung dengan teknologi WiFi dimana sangat memungkinkan perangkat mikrokontroller ini dikoneksikan dengan sebuah jaringan komputer sehingga dapat diakses menggunakan smartphone. Dengan demikian proses pengendalian bisa dilakukan menggunakan smartphone melalui jaringan komputer. Tujuan penelitian ini mengaplikasikan mikrokontroller ESP8266 sebagai perangkat kendali Smart Room. Penelitian dilakukan dengan tahapan penentuan obyek yang akan dikontrol pada Smart Room, dilanjutkan dengan menyiapkan perangkat yang dibutuhkan untuk merealisasikan sistem tersebut. Tahapan berikutnya menginstal MQTT broker pada Rapsberry Pi, pembuatan program pada ESP8266 dilanjutkan dengan merangkai perangkat kendali pada Smart Room. Pengujian sistem dengan menguji proses pengendalian pada sistem pencahayaan ruangan, AC ruangan, pengoperasian LCD projector dan pengaturan buka/tutup layar LCD. Hasil pengujian sistem sudah bekerja, baik pengendalian lewat HMI maupun Handphone
SIGAUL: SUPERIOR ACCREDITATION GUARD SYSTEM TO SUPPORT STRATEGIC PLANNING OF ACCREDITATION OF FACULTY OF COMPUTER SCIENCE
Fakultas Ilmu Komputer (FIK) memiliki jumlah mahasiswa aktif terbesar di Universitas Dian Nuswantoro yaitu sebesar 7104 mahasiswa dan tercatat 707 mahasiswa telah selesai mengikuti MBKM di semester genap tahun ajaran 2022/2023. Angka ini bukanlah hal yang mudah untuk ditangani secara manual, maka perlu adanya sistem yang terintegrasi untuk mengelola MBKM di tingkat fakultas. Sistem yang dibangun diberi nama SIGAUL atau Sistem Penjaga Akreditasi Unggul. Selain akan membantu pengarsipan digital juga akan dapat membantu pihak fakultas untuk mengukur nilai kecukupan akreditasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem Extreme Programming yang memiliki memiliki 4 tahap yaitu planning (analisis kebutuhan sistem), design (perancangan usecase dan user interface), pengkodingan (VueJS dan Laravel) serta pengujian sistem. Metode ini lebih sederhana sehingga dapat mendukung tercapainya luaran yang ditargetkan. Adapun luaran yang dicapai dalam penelitian ini adalah sistem bernama SIGAUL, yang akan mempermudah kinerja Koordinator Kemahasiswaan FIK, tim LPM, juga para Kepala Program Studi dalam mewadahi mahasiswa yang berkeinginan untuk mengambil kegiatan MBKM, serta memudahkan fakultas dalam mengukur poin-poin penunjang akreditasi sehingga dapat mencapai tujuan yaitu FIK tetap dapat menjaga akreditasi Unggul dengan baik.The Faculty of Computer Science (FIK) has the largest number of active students at Dian Nuswantoro University, namely 7104 students and it is recorded that 707 students have completed MBKM in the even semester of the 2022/2023 academic year. This figure is not something that is easy to handle manually, so there needs to be an integrated system to manage MBKM at the faculty level. The system that was built was named SIGAUL or Superior Accreditation Guard System. Apart from helping with digital archiving, it will also help the faculty to measure the adequacy of accreditation. The method used in this research is Extreme Programming which is adaptive and responsive to changes in system requirements. This method is also simpler so it can support the achievement of targeted outcomes. The hope is that the system built will facilitate the performance of the FIK Student Affairs Coordinator, the LPM team, as well as the Heads of Study Programs in accommodating students who wish to take part in MBKM activities, as well as making it easier for faculties to measure the supporting points for accreditation so that they can achieve the goal of FIK still being able to maintain Excellent accreditation well
IDENTIFICATION OF X-RAY RADIATION EXPOSURE FOR RADIATION SAFETY USING RANDOM FOREST CLASSIFICATION
Tingkat keamanan paparan X-Ray sangat penting karena mempunyai dampak jangka pendek dan jangka panjang yang sangat mempengaruhi kesehatan pekerja radiasi dan lingkungan sekitarnya. Pengukuran tingkat keamanan radiasi X-Ray pada umumnya dilakukan dengan cara konvensional, yaitu mengidentifikasi secara manual data nilai paparan radiasi bagi pekerja dan lingkungan sekitar dari survey meter, kemudian dijumlahkan secara berkala. Namun hal ini berpotensi menimbulkan kesalahan dalam penambahan sehingga metode menghasilkan data yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis paparan radiasi X-Ray menggunakan Random Forest Classification. Data radiasi yang diolah merupakan nilai dosis pengukuran paparan X-Ray dengan menggunakan survey meter digital (dalam µSv/h) sebanyak 160 data set dan terdiri dari 87 dosis aman dan 73 dosis tidak aman. Data diklasifikasikan menurut aturan nilai batas dosis International Atomic Energy Agency (IAEA). Kinerja Random Forest Classification dievaluasi dengan Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil penelitian menunjukkan nilai akurasi Random Forest Classification sebesar 90%, nilai akurasi Naïve Bayes sebesar 85%, dan nilai akurasi KNN sebesar 86%. Oleh karena itu, nilai kinerja dari Random Forest Classification sebesar 97% diambil sebagai hasil terbaik. Sebagai rangkuman penelitian ini, Random Forest Classification berkinerja lebih baik dibandingkan Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (KNN) lainnya dalam mengidentifikasi tingkat keamanan paparan radiasi X-Ray yang terbukti secara optimal berdasarkan parameter yang diterapkan.The safety level of X-ray exposure is very important because it has short-term and long-term effects that significantly affect the health of radiation workers and the surrounding environment. Measurements of the safety level of X-Ray radiation are generally carried out using conventional methods, namely manually identifying the radiation exposure value data for workers and the surrounding environment from a survey meter, then adding up periodically. However, this can potentially cause errors in the addition so that the method produces less accurate data. This study aims to X-Ray radiation exposure dose using Random Forest Classification. The radiation data processed is the dose value of X-Ray exposure measures using a digital survey meter (in µSv/h) unit of as many as 160 datasets and consists of 87 safe and 73 unsafe doses. Data are classified according to the International Atomic Energy Agency (IAEA) dosage limit value rule. The performance of Random Forest Classification is evaluated with Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (KNN). The result shows that the Random Forest Classification accuracy value is 90%, the Naïve Bayes accuracy value is 85%, and the KNN accuracy value is 86%. Therefore, the performance value from the Random Forest Classification of 97% is taken as the best result. As a summary of this study, Random Forest Classification performed better than other Naïve Bayes and K-Nearest Neighbor (KNN) for identifying the safety level of X-Ray radiation exposure as proven with the optimum given the parameters applied.  
EFEKTIVITAS PENGOLAHAN AIR SUNGAI BENGAWAN SOLO MENGGUNAKAN METODE DOUBLE STAGE COAGULATIONS UNTUK MENURUNKAN PARAMETER TURBIDITY DAN TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS)
Pengolahan air minum dengan sumber air baku sungai, diperlukan proses pengolahan lengkap yaitu proses fisika dan kimia dengan melibatkan salah satu proses terpenting yaitu koagulasi flokulasi. Sungai Bengawan Solo merupakan salah satu sumber air baku penting dalam sistem penyediaan minum, khususnya PDAM Kota Surakarta. Sebagai sumber air baku, sungai Bengawan Solo harus melalui proses pengolahan lengkap dengan melibatkan proses koagulasi flokulasi. Dalam prakteknya, proses koagulasi flokulasi yang dipergunakan dalam pengolahan air minum di PDAM Kota Surakarta masih menggunakan proses 100 % satu tahap. Proses koagulasi flokulasi 100% satu tahap memiliki kekurangan yang perlu dikaji jika dibandingkan dengan koagulasi flokulasi dua tahap, terutama pada sumber air baku permukaan yang memiliki kandungan kekeruhan dan bahan organik alami tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengusulkan implementasi proses koagulasi flokulasi dua tahap dalam pengolahan air minum. Metodologi dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan sungai Bengawan Solo, untuk menentukan titik pengambilan sampel. Alat utama yang dipergunakan adalah jar test, yang berfungsi sebagai prototipe dalam proses koagulasi, flokulasi dan sedimentasi dalam skala scale down. Analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode koagulasi dua tahap (double stage coagulations) memiliki perbedaan yang signifikan serta lebih baik dibandingkan dengan metode koagulasi satu tahap (one stage coagulation). Dosis dan rasio pembubuhan koagulan terbaik menggunakan metode double stage coagulations terjadi pada dosis 50 ppm menggunakan rasio 25% - 75% dengan menunjukan hasil removal kekeruhan hingga 100% dan removal TDS hingga 15%. Metode double stage coagulations mampu menurunkan angka kekeruhan maksimum hingga 100% dan menurunkan angka TDS maksimum hingga 26,43%