Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PETUGAS DAMKAR KOTA PADANG
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu faktor yang mencapai kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara persepsi terhadap program keselamatan dan kepuasan kerja (K3) dengan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertipe penelitian korelasional yang bertujuan untuk meneliti sejauh mana variabel satu berkaitan dengan variabel lain berdasarkan koefisien korelasi. Subjek penelitian ini adalah petugas Damkar Kota Padang yang berjumlah 65 orang. Karena subjek kurang dari seratus maka penelitian ini menggunakan semua populasi untuk penelitian.Hasil penelitian membuktikan Petugas Damkar Kota Padang, memiliki tingkat persepsi yang positif terhadap program K3, dibuktikan dengan 39 orang atau 60% memiliki tingkat persepsi terhadap program K3 yang positif, dan 26 orang atau 40% memiliki tingkat persepsi terhadap program K3 yang negatif dan juga memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi, ini dibuktikan dengan sebanyak 47 orang atau 72% memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi dan sebanyak 18 orang atau 28% memiliki tingkat kepuasan kerja yang rendah. Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan antara persepsi terhadap program K3 dengan kepuasan kerja pada petugas Damkar kota Padang.Kata Kunci:Â Persepsi Terhadap Program K3, Kepuasan Kerj
MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PARENTAL EMPATHY IBU-IBU BHAYANGKARI MELALUI PELATIHAN “MENGASUH DENGAN EMPATI, MENGASUH DENGAN HATIâ€
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan “mengasuh dengan empati, mengasuh dengan hati†dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan parental empathyibu-ibu bhayangkari. Penelitian ini berbentuk pelatihan dengan dasar pikiran experiential learningyang diberikan pada sekelompok ibu-ibu bhayangkari yang memiliki anak usia 3 sampai 5 tahun, dan merupakan penelitian dengan one group pretestdan posttest design. Penelitian ini dilakukan di Jakarta Timur dengan melibatkan partisipan sebanyak 13 orang ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun dengan diberikan pelatihan sebanyak 10 sesi dalam waktu 4 hari. Pretest dan posttest diberikan sebelum dan setelah pelatihan dengan instrumen yang mengukur kemampuan parental empathy berdasarkan Eagle dan Bylund Makoul yang dirancang oleh peneliti. Hasil pretestdan post testdiuji dengan uji non parametric Wilcoxon Signed Rank menunjukkan level signifikansi p.value0,003 (<0,05). Hasil ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-testdan post-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan “Mengasuh dengan Empati, Mengasuh dengan Hati†dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan parental empathyibu. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan kunjungan rumah kepada partisipan agar partisipan memperoleh umpan balik langsung dan kemampuan parental empathy akan lebih meningkat. Kata kunci: Pelatihan, Mengasuh dengan empati, Empati, Pengasuhan, Parental empathy, Ib
MICRO TRANSACTION DALAM ONLINE GAME: APAKAH MEMICU PERILAKU BELANJA ONLINE YANG BERMASALAH?
Pada penelitian ini, peneliti bermaksud untuk meneliti salah satu dampak dari online game yang timbul akibat adanya transaksi mikro, yakni perilaku belanja online yang bermasalah. Transaksi mikro merupakan fitur di dalam online game untuk mendapatkan kemampuan dan barang lebih sehingga memudahkan mereka dalam bermain, dan fitur tersebut diperoleh dengan cara membeli menggunakan uang di dunia nyata. Peneliti melibatkan 474 partisipan (55,6% perempuan) remaja yang berusia antara 14 - 18 tahun. Partisipan kemudian diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi Compulsive Online Shopping Scale atau COSS (α = 0,926) dan menyebutkan apakah mereka menggunakan transaksi mikro atau tidak dalam bermain online game. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan perilaku belanja kompulsif online pada kelompok pengguna transaksi mikro dan kelompok bukan pengguna transaksi mikro (p = 0,715 > 0,05). Hal ini karena remaja hanya menggunakan transaksi mikro sesekali, dan faktor yang menyebabkan remaja terjebak dalam perilaku belanja kompulsif adalah penguatan dari sebaya dan mencontoh dari orangtua. Sedangkan dalam bermain online game, kepuasan yang diperoleh dalam menggunakan transaksi mikro diperoleh secara internal, bukan eksternal seperti dari sebaya atau orangtua. Peneliti menyarankan agar orangtua tetap memantau remaja dalam bermain online game. Dan dalam penelitian selanjutnya, beberapa variabel kontrol bisa dilibatkan seperti frekuensi mengunakan transaksi mikro dalam sebulan dan genre dari online gameyang dimainkan. Kata kunci: Belanja Kompulsif Online, Remaja, Online Game, Transaksi Mikr
INTELIGENSI DAN KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR
Sekolah Dasar (SD) merupakan jenjang lanjutan pendidikan formal dasar setelah taman kanak- kanan/ pendidikan anak usia dini “PAUDâ€. Dua hal penting yang saling memiliki keterkaitan dalam persiapan pendidikan anak di sekolah dasar, yakni kematangan masuk sekolah (school maturity dan kesiapan masuk sekolah (school readiness). Kematangan meliputi pertumbuhan fisik sedangkan kesiapan terkait kualitas/keterampilan individu yang disebabkan oleh kematangan dan proses belajar. Variabel Y dalam penelitian ini adalah kesiapan masuk sekolah dasar dan variabel X adalah inteligensi (IQ). Penelitian bersifat deskriptif dan kuantitatif yang artinya penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis dan menggambarkan hasil hubungan antara variabel kesiapan masuk SD dengan Inteligensi anak. Subyek penelitian ini adalah calon siswa sekolah dasar dan Madrasah ibtidaiyah baik negeri maupun swasta di Jawa Timur dengan jumlah 295 calon siswa dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data adalah dokumen hasil tes CPM, dan NST calon siswa. Hasil analisa Korelasi Pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS menunjukan hasil rxy= 0,342 dan p= 0,000, artinya hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara inteligensi dengan kesiapan masuk sekolah dasar
PERAN MEDIA MASSA DALAM MEMBENTUK OPINI PUBLIK
Kehadiran teknologi tak pelak memberikan pengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia. Media massa masih diyakini memiliki kekuatan besar dalam pembentukan opini public. Dengan media massa, seseorang atau kelompok tertentu menanamkan pesan tertentu melalui informasi-informasi yang penyajiannya seringkali disetting terlebih dulu. Dengan media massa orang bisa mencitrakan dirinya, menaikkan pamor tokoh tertentu atau bahkan menjatuhkan figur lawan. Media massa sendiri memiliki berbagai peran, salah satunya ialah dalam mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang maupun sekelompok orang ataupun masyarakat. Media mempengaruhi pandangan masyarakat dalam proses pembentukan opini atau sudut pandangnya. Media massa dapat dikatakan merupakan senjata yang ampuh bagi perebutan citra (image)
PENGARUH BERITA UTAMA SKH RADAR LAMPUNG TERHADAP MINAT MEMBACA WARGA RT 01 RW 01 KEL LABUHAN RATU KEC. KEDATON BANDAR LAMPUNG
Berita yang ditampilkan oleh SKH Radar Lampung dapat mempengaruhi minat setiap orang membacanya karena berita yang ditampilkan mengandung hal yang baru. Sehingga minat tidak bersifat permanen, tetapi minat bersifat sementara atau dapat berubah-ubah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh berita utama SKH Radar Lampung terhadap minat membaca warga R t 01 Rw 01 Kel Labuhanratu Kec Kedaton Bandar Lampung dan untuk menumbuhkembangkan minat warga dalam membaca berita SKH Radar Lampung.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rumus statistik korelasi Product Moment. serta populasi berjumlah 23 warga.Berita utama SKH Radar Lampung berpengaruh terhadap minat membaca warga Rt 01 Rw 01 Kel Labuhanratu Kec Kedaton Bandar Lampung, pengaruh tersebut berada dalam kategori interpretasi tinggi dengan nilai 0,729, nilai tersebut berada antara 0,601 – 0,800. Adanya pengaruh berita utama SKH Radar Lampung terhadap minat membaca warga, terbukti dengan hasil perhitungan tersebut di atas bahwa 53% berita Radar Lampung mempengaruhi minat membaca warga, sedangkan 47% ditentukan oleh faktor minat lainnya. Kata kunci : Berita utama, Minat membac
KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT
Komunikasi mempunyai sejumlah pengaruh baik terhadap tipe, sasaran, tugas pemerintahan termasuk di dalamnya pemeliharaan hubungan. Tanpa adanya sarana dan fasilitas untuk hubungan komunikasi ke segala arah dalam suatu kegiatan, akan sulit diketahui apa yang sudah dicapai, apa yang akan diraih dan bagaimana kendala dalam pelaksanaan pekerjaan dan komunikasi adalah sumber informasi bagi pimpinan dalam menginformasikan berbagai kebijakan ataupun tentang pembangunan.Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.Teknik pengumpulan data terdiri dari angket, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 68 . Analisis data dengan uji statistik korelasi product moment.Hasil penelitian menunjukan terdapat peran komunikasi pembangunan kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di sektor pembangunan fisik Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, hal itu terbukti dari hasil pembahasan dengan menggunakan korelasi product moment di mana diperoleh nilai r hitung = 0,35 pada taraf signifikan 1% sebesar 0, 317 dan pada taraf signifikan 5% sebesar 0,244 .Dengan pengujian dan perhitungan dengan menggunakan t tes diperoleh hasil sebesar 3,035 pada taraf signifikan 1% sebesar 2,39 dan pada taraf signifikan 5% sebesar 1,67.Ini berarti terdapat peranan komunikasi pembangunan kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di sektor pembangunan fisik Desa Sidowaluyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan
HUBUNGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DAN OTONOMI KERJA DENGAN KOMITMEN AFEKTIF
Komitmen guru dapat menjadi salah satu hal utama untuk menentukan keberhasilan sekolah. Beberapa faktor yang berhubungan dengan komitmen afektif adalah persepsi dukungan organisasi dan otonomi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan otonomi kerja dengan komitmen afektif. Subjek penelitian ini (N=59) adalah guru SD dan SMA di Yayasan Khadijah Surabaya, lama bekerja minimal satu tahun. Pengukuran terhadap komitmen afektif, persepsi dukungan organisasi, dan otonomi kerja masing-masing dilakukan dengan menggunakan Affective Commitment Scale, Survey of Perceived Organizational Support, danBreaugh’s Work Autonomy Scale. Pengujian hipotesis menggunakan uji statistic korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan komitmen afektif (r = 0,489; p 0,05). Saran untuk organisasi agar organisasi dapat lebih memerhatikan dukungan yang diberikan kepada karyawan. Saran untuk penelitian selanjutnya, disarankan memertimbangkan variabel-variabel lainnya yang berkaitan dengan komitmen afektif, antara lain penghargaan organisasi, keadilan prosedural, dukungan atasan
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT STRES ORANG TUA DENGAN ANAK PENDERITA AUTISME
ABSTRAKOrang tua dari anak autis menghadapi tantangan yang menempatkan mereka pada risiko stres tingkat tinggi. Dukungan sosial dapat menurunkan dampak negatif dari stres. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua dari anak autis. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional.Teknik pengambilan sampel adalah teknik accidental sampling. Sampel dalam penelitian yaitu orang tua anak autis di SLB Bandarlampung sebanyak 39 orang. Dukungan sosial pada orang tua diukur dengan skala dukungan sosial dan tingkat stres diukur dengan skala Perceived Stress Scale 10. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yaitu uji korelasi Rank Sperman-Rho. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua dari anak autis memiliki tingkat stres rendah (59,0%) dan dukungan sosial tinggi (61,5%). Hasil uji Rank Spearman-Rho didapatkan nilai r=0,992 dan p=0,000. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua dari anak autis. Kata kunci: Gangguan Autis, Dukungan Sosial, Tingkat Stres, Orang tua, SL