Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH MELALUI PROGRAM KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH)
Government programs have an important role in community empowerment. There are several government programs engaged in community empowerment, one of which is the KOTAKU Program. This program is one of the strategic efforts of the Directorate General of Human Settlements in accelerating the handling of slum settlements. This study aims to describe the community empowerment process in the Kotaku Program in Sumber Agung Village, Kemiling Bandar Lampung. This type of research is descriptive qualitative by collecting data obtained from observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the Kotaku Program in increasing community empowerment has had a positive impact, this can be seen from the activities of small and medium enterprises (UKM) in the community which are running as well as improving the quality of life and the principles used in its application are in accordance with the principles of sharia economics. such as justice, equity, freedom and security and the absence of interest in providing business capital assistance to the community. It can be concluded that running this community empowerment program is not instantaneous, but it is necessary to monitor and evaluate periodically to ensure the accuracy of quality and activity targets, as well as quality human resources (HR), so that it can help accelerate the handling of slums and improve the economy. Public
ANALISIS STRATEGI PROMOSI BANK SYARIAH MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN
In such thigh competition, information plays an important role to attract customers or services provided by the bank. The information itself is not always in the from of promotion, but also information of any form delivered by every stakeholder related to banking business. Seeing the advantages, opportunities, prospects and acceleration of the development of Islamic banking above, we need an effective communication as a promotional tool to the community in maximizing income. This research is a type of field research, qualitative descriptive that is describing and describing the state of an object and then analyze it. The data source was obtained from primary data and secondary data, with data collection techniques through interviews with leaders and practitioners of banking and through questionnaire 100 (one hundred) respondents. From the analysis it was found that the promotion carried out by Bank Syariah Mandiri (BSM) uses all the promotion mix (Advertising, personal selling, sales promotion, publicity) not yet oriented to the long term, but rather to the short term emphasis, therefore a promotion strategy is needed to further increase is by personal selling with the approach and education to the communit
IMPLEMENTASI BPJS KESEHATAN DALAM UPAYA REFORMASI JAMINAN KESEHATAN MENUJU UNIVERSAL HEALTH COVERAGE DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARI’AH. (STUDI KASUS PADA BPJS KESEHATAN KOTA BANDAR LAMPUNG)
Social security is "at-takaful al-ijtima`i" which is defined as solidarity and mutual assistance to help among communities, both individuals and collectives and the role of the state to take positive steps with Islamic motivation. This meaning is in harmony with what has been determined by Al-Qur ʻan Al-Maidah Verse (2). Islam commands the state to guarantee the collective needs of the people without distinguishing between rich and poor with halal corridors. Indonesia needs a development approach that not only pursues economic growth, but is oriented towards aspects of social protection and poverty alleviation. Social security is essentially a protection strategy to sustain and maintain economic stability. BPJS Health was formed to organize the National Health Insurance program. Social security reform is expected to reach Universal Health Covarage. This research seeks to answer and examine the formulation of the problem namely; how is the implementation of Health Insurance reform towards Universal Health Coverage in Bandar Lampung in the Shariah Economic Perspective? . This research belongs to field research and is a qualitative descriptive research. The results showed that the implementation of Health Insurance reform towards Universal Health Coverage in Bandar Lampung City was not in accordance with sharia economic principles and principles. Based on the results of this study, it is recommended to conduct an academic study on the Concept of Social Security in Indonesia which is based on the perspective of Sharia Economy
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN REGULASI DIRI PADA SANTRI MADRASAH DINIYAH DI SIDOARJO
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena santri yang mengalami permasalahan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan positif antara religiusitas dan regulasi diri pada santri madrasah diniyah di Sidoarjo. Variabel yang terdapat dalam penelitian ini adalah religiusitas sebagai variabel bebas dan regulasi diri sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di madrasah diniyah dengan jumlah sampel sebanyak 65 santri yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua skala psikologi model Likert, yaitu skala religiusitas dan skala regulasi diri. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara religiusitas dengan regulasi diri pada santri madrasah diniyah di Sidoarjo. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik korelasi product moment dari Pearson menggunakan bantuan program SPSS for windows. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,720 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan positif antara religiusitas dengan regulasi diri yang signifikan dan searah. Sehingga semakin tinggi religiusitas maka semakin tinggi pula regulasi diri pada santri di Madrasah Diniyah di Sidoarjo, begitu pula sebaliknya. Adapun sumbangan efektif religiusitas terhadap regulasi diri adalah sebesar 51,1%
INTERNALISASI NILAI RELIGIUS PADA ANAK TINGKAT SMP DALAM MASYARAKAT ADAT DI KECAMATAN NITA KABUPATEN SIKKA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara internalisasi nilai religius pada anak tingkat SMP dalam masyarakat adat di kecamatan Nita dan mendeskripsikan Hambatan dalam menginternalisasi nilai religius anak tingkat SMP dalam masyarakat adat di kecamatan Nita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yakni mendeskripsikan cara internalisasi nilai religius pada anak melalui data yang di dapatkan dari orang tua, remaja, dan guru. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting yaitu ada dua metode yang digunakan orang tua dalam menginternalisasikan nilai religius pada anak yaitu keteladanan dan pembiasaan dan peneliti juga menemukan faktor penghambat dalam menginternalisasi nilai religius pada anak tingkat SMP dalam masyarakat adat di kecamatan Nita yaitu ada faktor dari dalam dan faktor dari luar faktor dari dalam terdiri dari individu dan orang tua sedangkan faktor dari luar terdiri dari lingkungan sekolah, media informasi dan lingkungan masyaraka
PENGARUH PENGHAYATAN PEERS SUPPORT TERHADAP SCHOOL ENGAGEMENT SISWA KELAS X SMA “X†BANDUNG
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penghayatan peers support terhadap school engagement pada Siswa Kelas X SMA “X†Bandung sejumlah 292 siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian pengaruh. Alat ukur yang digunakan disusun oleh Savitri (2018) yang berasal dari teori school engagement oleh Fredricks (2004), Alat ukur peers support disusun oleh peneliti berdasarkan teori peers support oleh House (1981). Berdasarkan pengolahan data ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari peers support terhadap tipe-tipe school engagement, yaitu behavioral engagement (R2 = 0,177), emotional engagement (R2 = 0,236), dan cognitive engagement (R2 = 0,132)
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA
Matematika merupakan mata pelajaran yang abstrak. Pembelajaran matematika membutuhkan media agar konsep matematika dapat teraplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi lebih konkret bagi peserta didik. Namun, beberapa guru matematika tidak menggunakan media dalam pembelajaran, terutama media yang berbasiskan teknologi informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah guru matematika menggunakan perangkat teknologi informasi sebagai media pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan skala Likert. Sampel penelitian adalah 35 guru matematika SMA di kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% guru matematika di Padang Pariaman belum memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pembelajaran matematika di kelas
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING PADA ERA DIGITAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecenderungan kemandirian mahasiswa pendidikan matematika setelah implementasi blended learning dalam proses pembelajaran dalam era digital. Adapun metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan analisa data menggunakan prosentase. Subjek penelitiannya yaitu mahasiwa Pendidikan Matematika Semester 4 pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Matematika. Pengumpulan datanya dengan angket kuesioner menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jawaban responden mengenai kecenderungan kemandirian belajar mahasiswa saat diterapkan blended learning adalah sebesar 83,85% yaitu berada pada kategori sangat positif
KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIK SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN HANDS-ON ACTIVITY
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemandirian belajar siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan Hands-On Activity dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen berupa angket kemandirian belajar matematik siswa yang terdiri dari 23 pernyataan (13 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif) dengan respon berdasarkan skala likert skor 1 sampai 4. Hasil yang diperoleh yaitu kemandirian belajar siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Hands-On Activity tidak lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Akan tetapi, meskipun pencapaian kemandirian belajar siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Hands-On Activity tidak lebih tinggi dari siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, jika Hands-On Activity ini secara konsisten diterapkan dalam pembelajaran maka bukan tidak mungkin akan memunculkan indikator kemandirian belajar dalam sikap siswa
EFISIENSI BMT SEBAGAI NADZIR DALAM PENGELOLAAN WAKAF UANG
Waqf is one of the Islamic economics instruments that is very important in the economisc empowerment of Muslims. So far waqf is only synonymous with Islamic charity in the form of fixed assets, such as land and buildings, but now the development of waqf is increasingly widespread with the existence of cash waqf. Cash waqf makes it easy to mobilize funds from the community through cash waqf certificates that can be made in various fractions according to the segment of the community, so that everyone can be a wakif. However, management of waqf has not been optimally empowered, so measurement of efficiency performance is expected to help in optimizing the potential of cash waqf management.This study aims to analyze the level of efficiency of cash waqf management institutions from several BMTs listed as Nadzir by BWI during the period 2012-2017. Two Stage DEA is used to measure the efficiency level of cash waqf management institutions and the factors that influence the level of efficiency. The collected funds, total labor and labor costs (X3) are input variables. The distribution of managed funds and profits are output variables