Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
Transformasi Filantropi Melalui Donasi Digital di Masyarakat
Praktik berbagi di masyarakat kini mengalami perubahan drastis melalui sistem donasi digital yang menggantikan mekanisme lama. Melalui analisis kualitatif terhadap literatur terkait, riset ini mengkaji bagaimana nilai-nilai filantropi tetap terjaga di tengah kemudahan teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi tidak sekadar mempermudah teknis pemberian, tetapi juga memperluas basis keterlibatan masyarakat dalam isu sosial. Kendati demikian, isu kepercayaan publik dan pemahaman teknologi tetap menjadi poin kritis. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kemudahan teknologi dengan tata kelola yang baik agar filantropi digital dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjuta
Enhancing Elementary Learners’ Vocabulary Mastery through Duolingo: A Study of Motivation and Learning Outcomes
The use of game-based digital applications has become increasingly popular in English language teaching at the elementary school level due to their potential to create engaging and learner-centered environments. Such applications are particularly relevant for young learners, who require interactive and enjoyable learning experiences to maintain motivation and attention. This study aims to examine the effect of using the Duolingo application on students’ learning motivation and English vocabulary achievement in an elementary school context. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. The participants consisted of 36 fifth-grade students, who were divided into an experimental group (18 students) and a control group (18 students). Data were collected through a learning motivation questionnaire and an English vocabulary achievement test comprising 20 multiple-choice items. The collected data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent samples t-test to determine statistical significance. The results revealed a significant difference in both learning motivation and vocabulary achievement between students who learned using the Duolingo application and those who received conventional instruction. The mean post-test score of the experimental group (83.40) was higher than that of the control group (71.85), with a significance value of 0.002 < 0.05. These findings suggest that the integration of Duolingo contributes positively to both affective and cognitive learning outcomes. Therefore, the Duolingo application can be considered an effective supplementary tool for enhancing elementary school students’ motivation and English vocabulary mastery
The Effect of Digital Flashcard Media on Vocabulary Improvement of Elementary School Students
Vocabulary mastery is a fundamental component of language learning that supports students’ abilities in reading, writing, speaking, and listening. However, many elementary school students still experience difficulties in understanding and using vocabulary effectively due to limited instructional media and teacher-centered learning approaches. This study aims to investigate the effect of digital flashcard media on vocabulary mastery among elementary school students at SD Negeri 2 Sukoharjo, Pringsewu, Lampung. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The participants consisted of 30 fourth-grade students selected through total sampling. Data were collected using a vocabulary test comprising 20 objective items administered before and after the implementation of digital flashcard-based instruction. The collected data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis in the form of a paired sample t-test. The results showed a significant improvement in students’ vocabulary mastery after the use of digital flashcards. The mean score increased from 60.13 in the pretest to 82.47 in the posttest. Indicator-based analysis revealed improvements in word meaning recognition, word–image matching, vocabulary usage in sentences, and vocabulary recall. The paired sample t-test indicated a significant difference between pretest and posttest scores at the 0.05 significance level (p < 0.05), confirming the effectiveness of digital flashcard media. The findings suggest that digital flashcards are an effective instructional medium for enhancing vocabulary learning at the elementary school level. Visualized vocabulary presentation and repeated exposure through digital flashcards support students’ comprehension and retention. This study provides empirical evidence supporting the integration of digital learning media in elementary language instruction and offers practical implications for teachers seeking innovative strategies to improve vocabulary mastery
Relevansi Pemikiran Abu Ubaid Al-Qasim Bin Salam Dalam Kitab Al-Amwal Mengenai Distribusi Kekayaan Dengan Kesejahteraan Sosial di Era Kontemporer
Kekayaan dalam perspektif Islam merupakan milik Allah SWT, dan manusia berperan sebagai pengelola untuk kesejahteraan bersama. Namun, praktik keserakahan dan penimbunan harta sering kali menghambat distribusi kekayaan yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah relevansi pemikiran ekonomi Abu Ubaid al-Qasim bin Salam dalam karyanya yaitu Kitab al-Amwal, terhadap distribusi kekayaan dengan kesejahteraan sosial di era kontemporer. Abu Ubaid menekankan prinsip keadilan sebagai fondasi utama perekonomian, yang mencakup keseimbangan antara hak individu, masyarakat, dan negara. Melalui instrumen keuangan publik seperti zakat, fa'i, kharaj, jizyah, dan khumus, ia merumuskan sistem distribusi yang mencegah monopoli sumber daya publik (seperti udara, api, dan padang rumput). Pemikirannya terbukti relevan dengan tantangan global saat ini, termasuk dalam pengaturan perdagangan internasional melalui kebijakan tarif dan bea cukai, serta pengakuan fungsi uang. Pengimplementasian prinsip keadilan dan kewenangan pemerintah dalam mengelola harta publik menurut Abu Ubaid sangat krusial untuk menciptakan keselarasan sosial dan menjamin standar kehidupan yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Modifikasi Kerangka Risiko dan Return Dalam Perspektif Keuangan Syariah
Artikel ini bertujuan mengkaji modofikasi kerangka risiko dan return dalam persefektif keuangan syariah.Sistem keuangan konvensional memandang risiko sebagai variabel yang harus diminimalkan untuk memperoleh keuntungan optimal.Sebaliknya,keuangan syariah menekakkna keadilan,pembagian risiko,serta pelanggaran unsur spekulasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi Pustaka dari artikel ilmiah yang terindeks google sholar.Hasil penelitian menunjukan bahwa kerangka syariah merekrontruksikan hubungan risiko dan return melaluli akad bagi hasil,penyimpangan investas halal,serta larangan riba,gharar,dan maysir.Prinsip ini menciptakan struktur keuangan yang lebih adil dan stabil.Kesimpulannya,modofikasi syariah tehadap kerangak resiko dan return tidak menghilangkan risiko,tetapi mendistribusikan secara adil serta selaras dengan tujuan keadilan ekonomi
Konsep Pajak dan Keuangan Publik Dalam Pemikiran Abu Yusuf Serta Relevansinya Bagi Ekonomi Modern
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pajak dan keuangan publik dalam pemikiran Abu Yusuf serta mengkaji relevansinya terhadap sistem ekonomi modern. Abu Yusuf sebagai salah satu tokoh ekonomi Islam klasik telah memberikan kontribusi penting dalam pengelolaan keuangan negara melalui karyanya Kitab al-Kharaj, yang membahas prinsip-prinsip perpajakan dan tanggung jawab negara dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan sumber data dari berbagai literatur, seperti kitab al kharaj, jurnal-jurnal terkait ekonomi Islam dan keuangan publik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pajak menurut Abu Yusuf menekankan prinsip keadilan, larangan pungutan yang zalim, serta orientasi pada kemaslahatan publik. Selain itu, pemikirannya mengenai peran negara dalam distribusi kekayaan dan kesejahteraan sosial memiliki kesesuaian dengan konsep pajak progresif, welfare state, dan prinsip good governance dalam ekonomi modern. Dengan demikian, pemikiran Abu Yusuf tidak hanya relevan secara historis, tetapi juga memiliki nilai konseptual yang dapat menjadi rujukan dalam pengembangan sistem keuangan publik kontemporer
OPTIMALISASI PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berbasis pemanfaatan abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen dalam pembuatan paving block di Desa Sendang Mulyo, Kabupaten Lampung Tengah. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah belum optimalnya pengelolaan limbah sekam padi serta tingginya ketergantungan terhadap semen sebagai bahan konstruksi utama. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan teknis yang meliputi sosialisasi, praktik pembakaran sekam padi secara terkendali, pencampuran material, dan pencetakan paving block dengan substitusi abu sekam padi sebesar 10% dari berat semen. Evaluasi dan monitoring dilakukan melalui observasi langsung, diskusi dengan peserta, serta analisis situasi pascapelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengaplikasikan teknologi tersebut secara mandiri tanpa kendala teknis berarti. Temuan ilmiah menunjukkan adanya perubahan persepsi masyarakat terhadap limbah sekam padi menjadi sumber daya bernilai guna, potensi pengurangan penggunaan semen, serta peluang efisiensi biaya produksi paving block. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pembangunan Sumur Bor dan Sistem Irigasi Pipa untuk Lahan Pertanian Tadah Hujan
Keterbatasan ketersediaan air merupakan permasalahan utama pada lahan pertanian tadah hujan yang berdampak pada rendahnya produktivitas dan kesejahteraan petani. Kondisi ini juga dialami oleh masyarakat Desa Munjuk Sempurna, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, yang sebagian besar menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian namun belum didukung oleh infrastruktur irigasi yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pembangunan sumur bor dan sistem irigasi pipa sebagai solusi penyediaan air bagi lahan pertanian tadah hujan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi survei lapangan, kajian teknis hidrogeologi, perencanaan dan pembangunan sumur bor, pemasangan sistem irigasi pipa, serta sosialisasi dan pelatihan pengoperasian kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sumur bor yang dibangun mampu menyediakan pasokan air yang relatif stabil dan sistem irigasi pipa dapat mendistribusikan air secara merata ke lahan pertanian. Selain menghasilkan luaran fisik berupa infrastruktur air, kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air secara mandiri. Dengan demikian, pembangunan sumur bor dan sistem irigasi pipa berbasis pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian tadah hujan dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa
Sustaining Oral Communication: A Quasi-Experimental Study of Project-Based Learning and Speaking Fluency in EFL Contexts
Speaking fluency is a crucial component of oral communication for English as a Foreign Language (EFL) learners, particularly in higher education where students are required to express ideas clearly and continuously. However, many EFL students experience limited fluency due to restricted opportunities for extended oral practice and the dominance of form-focused instruction. This study aims to examine the effect of Project-Based Learning (PBL) on undergraduate EFL students’ speaking fluency. A quantitative quasi-experimental design was employed involving 60 second-semester students at Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), divided into an experimental group (n = 30) and a control group (n = 30). The experimental group received instruction through Project-Based Learning, while the control group was taught using conventional speaking instruction. Data were collected through pre-test and post-test speaking tasks and analyzed using paired-sample and independent-sample t-tests. Speaking fluency was measured based on speech rate, pause frequency, and length of continuous utterances. The results showed that the experimental group’s mean score increased from 62.40 to 78.15, while the control group improved from 63.10 to 69.30. Statistical analysis revealed a significant difference in post-test scores between the two groups (t = 5.36, p < 0.05). These findings indicate that Project-Based Learning significantly enhances EFL students’ speaking fluency and provides effective opportunities for sustained oral communication in higher education contexts
REVITALISASI TAMAN SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA (SD AISYIYAH CANDIPURO)
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas revitalisasi taman sekolah sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan dalam meningkatkan literasi sains dan karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-situs, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi taman sekolah meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sains secara kontekstual, memperkuat pemahaman konsep tanaman, ekosistem, dan penerapan konsep lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perilaku peduli lingkungan siswa meningkat secara signifikan, termasuk merawat tanaman, menjaga kebersihan taman, dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Temuan ini memperkuat teori pembelajaran berbasis pengalaman dan konstruktivisme sosial, sekaligus menegaskan bahwa taman sekolah dapat menjadi sarana strategis dalam membangun literasi sains dan karakter peduli lingkungan secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif dan kebijakan pendidikan berbasis lingkungan di sekolah dasar