Online Journal System Universitas Muhammadiyah Lampung
Not a member yet
815 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTATION OF A PROBLEM-BASED LEARNING MODEL VIEWED FROM STUDENTS’ LEARNING STYLES ON STUDENTS’ MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING
Students’ mathematical problem-solving ability remains a challenge in secondary education, particularly due to the dominance of teacher-centered conventional methods. This study aims to analyze the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model in relation to students’ learning styles (visual, auditory, and kinesthetic) on mathematical problem-solving skills. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, involving 60 eleventh-grade students divided into experimental (PBL) and control (conventional) groups. Research instruments included a problem-solving test and a learning style questionnaire, with data analyzed using Two-Way ANOVA. The results revealed that: (1) there were significant differences in problem-solving abilities based on students’ learning styles; (2) the PBL model was more effective than the conventional model; and (3) a significant interaction existed between learning models and learning styles in influencing students’ problem-solving performance. Therefore, implementing PBL in alignment with students’ learning styles is proven to enhance the effectiveness of mathematics instruction in secondary schools.
Sistem Cerdas Manajemen Stok dan Prediksi Penjualan Berbasis Artificial Intelligence untuk Optimalisasi Laba UMKM Pakaian di Pasar Tanah Merah
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor pakaian di Pasar Tanah Merah menghadapi tantangan utama berupa pengelolaan stok yang belum optimal, ketidaktepatan dalam memprediksi permintaan, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dalam pengambilan keputusan bisnis. Kondisi ini berdampak pada terjadinya penumpukan barang, kekosongan stok produk laris, dan penurunan potensi laba. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM pakaian melalui penerapan sistem cerdas manajemen stok dan prediksi penjualan berbasis Artificial Intelligence (AI). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, perancangan dan implementasi sistem AI sederhana, pelatihan penggunaan sistem, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM mitra mampu memahami konsep dasar AI, mengoperasikan sistem manajemen stok secara digital, serta memanfaatkan hasil prediksi penjualan untuk perencanaan pengadaan barang. Implementasi sistem ini berdampak pada efisiensi pengelolaan stok, penurunan risiko overstock dan stockout, serta peningkatan potensi laba usaha. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penerapan teknologi AI yang aplikatif dan berkelanjutan bagi UMKM sektor perdagangan pakaian
PELATIHAN PENULISAN BIOGRAFI UNTUK BURUH YANG TERHIMPUN DALAM SERIKAT BURUH KERAKYATAN (SERBUK) KABUPATEN KARAWANG
Pengabdian kepada masyarakat yang khusus diperuntukkan kepada kaum buruh sangatlah minim. Padahal kaum buruh merupakan salah satu elemen dalam masyarakat yang sering dianggap sebagai subaltern. Meskipun sering dianggap sebagai subaltern, namun tak bisa dipungkiri bahwa kaum buruh sangat berperan penting bagi keberhasilan pembangunan di suatu negara. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan sosial para buruh yang dalam konteks ini yakni, meningkatkan keterampilan atau kecakapan dalam mengelola informasi, berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan mesti diselenggarakan. Kemudian dalam kegiatan PKM ini, tim pengabdi melakukan pelatihan penulisan biografi untuk buruh yang terhimpun dalam Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) di Kabupaten Karawang. Pelatihan penulisan biografi untuk buruh yang terhimpun dalam Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) di Kabupaten Karawang ini bagi tim pengabdi dirasa menjadi salah satu hal krusial, upaya strategis, dan tentu penting untuk diselenggarakan. Kemudian agar PKM ini menjadi PKM yang komprehensif, dalam pelaksanaannya PKM ini menggunakan metode pendekatan workshop yang dilakukan secara daring dan luring. Hasil dari PKM ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan berupa buku antologi biografi dari para buruh. Selain itu, hasil dari PKM ini juga berupa penerbitan kumpulan pengalaman biografis buruh sebagai bagian dari peningkatan kapasitas organisasi dan pengorganisasian buruh
Analisis Kebijakan Fiskal Era Umar bin Khattab: Transformasi Konsep Welfare State dalam Ekonomi Modern
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan fiskal pada masa pemerintahan Umar bin Khattab serta relevansinya terhadap konsep welfare state dalam ekonomi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang bersumber dari buku, jurnal, dan literatur ilmiah terkait ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal pada masa Umar bin Khattab telah mencerminkan prinsip negara kesejahteraan melalui diversifikasi sumber pendapatan negara seperti zakat, kharaj, jizyah, dan usyur, serta pengelolaan Baitul Mal sebagai lembaga pengelola keuangan negara. Pendapatan tersebut kemudian dialokasikan untuk jaminan sosial, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan fasilitas publik. Dengan demikian, kebijakan fiskal pada masa Umar bin Khattab dapat dipahami sebagai bentuk awal (proto welfare state) yang memiliki relevansi dengan konsep negara kesejahteraan dalam sistem ekonomi modern
Larangan Ihtikar sebagai Instrumen Keadilan Pasar: Studi Kasus Praktik Penimbunan BBM Subsidi di Bangka
Penelitian ini mengkaji larangan ihtikar (penimbunan) sebagai instrumen keadilan pasar dalam pemikiran ekonomi Islam dan relevansinya terhadap kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan menggunakan pendekatan normatif-yuridis kualitatif yang dikombinasikan dengan analisis studi kasus, penelitian ini menelusuri perkembangan historis larangan ihtikar dari tradisi kenabian hingga pemikiran ulama klasik seperti al-Ghaz?l?, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Khald?n, serta mengevaluasi penerapannya pada distorsi pasar modern. Temuan menunjukkan bahwa kasus penimbunan BBM di Bangka melibatkan 42.000 liter solar bersubsidi memiliki kesamaan struktural dengan ihtikar klasik dalam hal penciptaan kelangkaan artifisial, eksploitasi sistem subsidi publik, dan kerugian bagi kesejahteraan umum (muamalah). Penelitian ini berargumen bahwa pengintegrasian doktrin ihtikar ke dalam kerangka regulasi kontemporer dapat berfungsi sebagai mekanisme pencegahan dan penegakan hukum yang kuat terhadap spekulasi komoditas dan penyalahgunaan subsidi
Konsep Produksi Dalam Ekonomi Islam: Kajian Tujuan dan Etika Produksi Perspektif Syariah
Produksi adalah aktivitas penting dalam sistem ekonomi yang berperan dalam memenuhi kebutuhan manusia. Dalam praktik ekonomi biasa, produksi umumnya dilakukan demi mencapai keuntungan semata, tanpa memperhatikan aspek etika, keadilan sosial, atau nilai moral. Berbeda dengan pendekatan tersebut, bisnis Islam melihat produksi bukan hanya sebagai kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk amanah dan ibadah yang harus dijalani sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari konsep produksi dalam bisnis Islam, khususnya mengenai prinsip, tujuan, dan etika produksi dari perspektif syariah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber literatur yang relevan, seperti Al-Qur’an, Hadis, dan pemikiran para tokoh ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi dalam bisnis Islam didasarkan pada prinsip tauhid, kehalalan, keseimbangan, dan tanggung jawab moral. Tujuan produksi dalam konteks ini tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan, tetapi juga untuk mencapai kemaslahatan umat, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, etika produksi dalam Islam menekankan nilai-nilai kejujuran, keadilan, amanah, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kepentingan sosial. Dengan demikian, konsep produksi dalam bisnis Islam memberikan alternatif sistem produksi yang adil, berkelanjutan, dan memiliki nilai spiritual dalam menghadapi tantangan dunia ekonomi modern.
Analisis Cryptocurrency Dalam Pandangan Syariah
Cryptocurrency merupakan mata uang digital yang beroperasi secara terdesentralisasi tanpa keterlibatan otoritas pusat seperti bank sentral. Teknologi ini menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain efisiensi dalam proses transaksi, transparansi sistem, serta kemudahan dalam melakukan transfer nilai lintas negara. Di Indonesia, perkembangan Cryptocurrency tidak hanya dipandang sebagai inovasi dalam teknologi finansial, tetapi juga semakin populer sebagai alternatif instrumen investasi bagi masyarakat. Meski demikian, meningkatnya minat terhadap aset kripto turut memunculkan berbagai perdebatan, terutama terkait status hukumnya, mekanisme perdagangan, serta implikasi ekonomi yang mungkin timbul dari penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas serta kesesuaian Cryptocurrency dengan prinsip-prinsip hukum Islam di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif untuk menelaah posisi Cryptocurrency sebagai instrumen investasi dalam perspektif keuangan Islam. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, buku referensi, fatwa, serta berbagai dokumen regulasi yang berkaitan dengan aset kripto dan sistem keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia menetapkan penggunaan Cryptocurrency tidak diperbolehkan dalam perspektif hukum Islam. Selain itu, dalam sistem hukum Indonesia, Cryptocurrency tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, sehingga penggunaannya sebagai mata uang dinilai tidak legal
Analisis Kebijakan Fiskal Abu Yusuf dan Relevansinya terhadap Kesejahteraan Sosial Kontemporer
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kebijakan fiskal yang dikemukakan oleh Abu Yusuf serta menelaah relevansinya terhadap upaya peningkatan kesejahteraan sosial dalam konteks kontemporer. Abu Yusuf sebagai salah satu tokoh pemikir ekonomi Islam klasik menempatkan kebijakan fiskal sebagai instrumen penting dalam menciptakan keadilan distribusi, stabilitas ekonomi, dan kemakmuran masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengkaji pemikiran Abu Yusuf yang tertuang dalam karya monumentalnya, Kitab al-Kharaj, khususnya terkait pengelolaan pajak (kharaj), zakat, dan sumber-sumber penerimaan negara lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan fiskal menurut Abu Yusuf menekankan prinsip keadilan, proporsionalitas, kemaslahatan publik, serta tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat. Dalam perspektif kontemporer, gagasan tersebut masih relevan untuk diterapkan, terutama dalam penguatan sistem perpajakan yang adil, optimalisasi distribusi kekayaan, serta peningkatan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Dengan demikian, pemikiran fiskal Abu Yusuf tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga memberikan kontribusi normatif bagi perumusan kebijakan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan sosial di era modern
Analisis Pemikiran Ekonomi Islam dalam Madzhab Baqr As-Sadr, Madzhab Alternatif, dan Madzhab Mainstream
Penelitian ini menganalisis pemikiran ekonomi Islam dalam tiga madzhab: Baqir As-Sadr, Mainstream, dan Alternatif. Tujuannya untuk memahami perbedaan asumsi, metode, dan fokus masing-masing madzhab serta kontribusinya terhadap pengembangan teori ekonomi Islam modern. Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil menunjukkan Madzhab Baqir As-Sadr menekankan keadilan distribusi, nilai ideologis, dan peran negara dalam kesejahteraan sosial; Madzhab Mainstream mengakui kelangkaan namun tetap berpegang pada prinsip syariah; sedangkan Madzhab Alternatif menekankan sikap kritis, pengujian ilmiah, dan relevansi konteks. Kesimpulannya, ketiga madzhab berbeda dalam pendekatan, namun sama-sama bertujuan membangun ekonomi Islam yang adil, etis, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat
Bisnis Islam dalam Perspektif Modern: Konsep, Sejarah, Tujuan, Ciri - Ciri dan Prinsip Penerapannya
Perkembangan dunia bisnis modern menuntut adanya sistem ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan material, tetapi juga memperhatikan aspek moral, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Sistem bisnis konvensional kerap menimbulkan berbagai permasalahan, seperti praktik riba, eksploitasi, serta ketimpangan distribusi kekayaan, yang berdampak pada ketidakadilan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep bisnis Islam, sejarah perkembangannya, tujuan, ciri-ciri, aksioma, serta prinsip-prinsip dasarnya dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan topik bisnis Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa bisnis Islam merupakan aktivitas ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai tauhid, keadilan, keseimbangan, kebebasan yang bertanggung jawab, serta berorientasi pada pencapaian falah (kesejahteraan dunia dan akhirat). Oleh karena itu, bisnis Islam dinilai relevan untuk diterapkan dalam sistem ekonomi modern karena mampu mewujudkan aktivitas usaha yang beretika, berkelanjutan, dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat secara luas